Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Curhat Jalan Rusak ke Menhut, Warga Tumbit Dayak Minta Aspal Disambung

Curhat Jalan Rusak ke Menhut, Warga Tumbit Dayak Minta Aspal Disambung

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 67
  • print Cetak

BERAU – Keluhan soal kondisi jalan mencuat di tengah kunjungan kerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ke wilayah Kampung Merasa dan Tumbit Dayak, Kabupaten Berau, Rabu (26/8).

Agenda yang semula berfokus pada penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla itu berubah menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

Dalam dialog bersama masyarakat, Raja Juli meminta warga ikut menjaga kawasan hutan dan lahan di sekitar kampung. Partisipasi masyarakat dinilai penting sebagai langkah awal mencegah munculnya titik api, terutama pada musim kering.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menjaga kawasan hutan sekaligus melindungi sumber mata pencaharian warga dari ancaman kebakaran.

“Jadi ini amanah ya pak tolong di jaga lahan dan hutannya” ucapnya. Rabu (26/8/2026)

Di sela pembahasan mengenai karhutla, seorang warga Tumbit Dayak kemudian menyampaikan persoalan akses jalan di wilayah mereka. Warga mengeluhkan kondisi pengaspalan yang belum tersambung secara menyeluruh.

“Tolong pak untuk jalan kami diperbaiki karena aspalnya putus putus, karena itu ada kawasan pak” ucap salah satu warga

Aspirasi tersebut langsung mendapat respons dari rombongan Kementerian Kehutanan. Meski pembangunan dan perbaikan jalan bukan menjadi kewenangan teknis kementerian, persoalan itu diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Berau.

Raja Juli kemudian mengarahkan keluhan warga tersebut kepada Wakil Bupati Berau yang turut mendampingi kunjungan di lapangan. Pemerintah daerah diharapkan dapat menindaklanjuti persoalan jalan sesuai kewenangannya.

Kunjungan itu sekaligus memperlihatkan bahwa persoalan masyarakat di sekitar kawasan hutan tidak hanya berkaitan dengan konservasi dan pencegahan karhutla. Infrastruktur dasar, terutama akses jalan, masih menjadi kebutuhan yang disuarakan warga.

Perbaikan akses tersebut juga dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat tanpa mengesampingkan upaya menjaga kawasan hutan di sekitar Tumbit Dayak dan Kampung Merasa. (*afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menggali Potensi Desa untuk Menutup Celah Fiskal di Kabupaten Berau

    Menggali Potensi Desa untuk Menutup Celah Fiskal di Kabupaten Berau

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.334
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan strategi menghadapi ancaman pemotongan transfer ke daerah (TKD) dan dana bagi hasil (DBH) tahun depan. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyebut kunci penguatan pendapatan asli daerah (PAD) justru terletak di tingkat kampung. Sri Juniarsih menilai optimalisasi pajak restoran maupun sektor lain yang selama ini dikelola pemerintah daerah tidak […]

  • Aksi Mahasiswa Kepung DPRD Kaltim, Minta Audit Independen Kasus Jembatan Ditabrak Tongkang

    Aksi Mahasiswa Kepung DPRD Kaltim, Minta Audit Independen Kasus Jembatan Ditabrak Tongkang

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Desakan transparansi soal ganti rugi insiden tongkang menabrak jembatan di Sungai Mahakam kembali menguat. Rabu siang, 13 Mei 2026, Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Kalimantan Timur (AMAK Kaltim) menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kalimantan Timur, Samarinda. Puluhan mahasiswa datang membawa poster dan spanduk, menyoroti rangkaian kecelakaan tongkang yang menabrak Jembatan Mahakam dan […]

  • Kualitas Udara Masih Tidak Sehat, BDR di Berau Diperpanjang hingga 10 September

    Kualitas Udara Masih Tidak Sehat, BDR di Berau Diperpanjang hingga 10 September

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau kembali memperpanjang penerapan Belajar Dari Rumah atau BDR bagi peserta didik hingga 10 September 2026. Kebijakan tersebut diambil karena kualitas udara di wilayah Berau masih berada dalam kategori tidak sehat. Keputusan itu tertuang dalam surat Sekretariat Daerah Kabupaten Berau Nomor 800/3187/Umpeg-Disdik tertanggal 7 September 2026 tentang Belajar Dari Rumah. Surat […]

  • ‎Tak Hanya Gelar, Sri Juniarsih Minta Wisudawan UMB Bawa Perubahan

    ‎Tak Hanya Gelar, Sri Juniarsih Minta Wisudawan UMB Bawa Perubahan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB –Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan harapannya agar para wisudawan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) dapat berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada acara wisuda UMB yang digelar di Tanjung Redeb. ‎ ‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan-wisudawati yang hari ini resmi […]

  • Pasar Sanggam Adji Dilayas Memanas, UPT Buka Portal Demi Redam Ketegangan

    Pasar Sanggam Adji Dilayas Memanas, UPT Buka Portal Demi Redam Ketegangan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Suasana Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) sempat memanas, Rabu (25/2/2026) pagi. Sejumlah pedagang meluapkan protes terhadap penerapan portal parkir elektronik yang baru sehari dioperasikan. Akibatnya, fasilitas di pintu masuk dan keluar pasar mengalami kerusakan. Menanggapi situasi tersebut, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar PSAD langsung mengambil langkah cepat. Portal parkir elektronik untuk sementara […]

  • 2026, Berau Usulkan 1.200 Unit Rumah BSPS

    2026, Berau Usulkan 1.200 Unit Rumah BSPS

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.761
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) terus mendorong pemenuhan kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam Program 3 Juta Rumah. Pelaksana tugas Kepala Disperkim Berau, Rusnan Hefni, mengatakan sejumlah strategi dijalankan, mulai dari sosialisasi persetujuan bangunan gedung (PBG) […]

expand_less