Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Cegah Konflik Lahan dan Banjir, Pemkab Berau Matangkan Tata Ruang Tanjung Redeb Timur

Cegah Konflik Lahan dan Banjir, Pemkab Berau Matangkan Tata Ruang Tanjung Redeb Timur

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 87
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mulai mematangkan arah pengembangan kawasan Tanjung Redeb Timur. Melalui penyusunan Rencana Detail Tata Ruang atau RDTR, kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu penyangga perkembangan ibu kota kabupaten, sekaligus ruang baru bagi permukiman, perdagangan, jasa, dan investasi.

Pembahasan itu mengemuka dalam Konsultasi Publik RDTR yang digelar di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang Berau, Kamis, 6 Agustus 2026. Forum tersebut dibuka Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Berau, drh. Mustakim Suharjana, mewakili Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas.

Penyusunan RDTR menjadi penting lantaran pertumbuhan kawasan tidak hanya membutuhkan ruang bagi kegiatan ekonomi. Pemerintah juga harus mengantisipasi persoalan yang kerap muncul ketika pembangunan berlangsung lebih cepat dibandingkan perencanaan, mulai dari konflik pemanfaatan lahan, banjir, kemacetan, berkurangnya ruang terbuka hijau, hingga kebutuhan infrastruktur dasar.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Mustakim, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Forum Penataan Ruang, Bapperida Berau, tim penyusun, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan dokumen tersebut.

Konsultasi publik menjadi salah satu tahapan untuk menyerap masukan masyarakat dan pemangku kepentingan sebelum arah pemanfaatan ruang ditetapkan lebih rinci.

“Tata ruang merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Penataan ruang yang baik akan menentukan arah pertumbuhan wilayah, mendukung investasi, menjaga kelestarian lingkungan, serta menghadirkan ruang hidup yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Mustakim membacakan sambutan Bupati.

Berau memiliki sejumlah sektor ekonomi yang membutuhkan kepastian ruang, mulai dari pertambangan, perkebunan, perikanan, pariwisata, perdagangan hingga jasa. Karena itu, RDTR diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi menjadi acuan yang lebih detail dalam menentukan kegiatan apa yang dapat dikembangkan pada suatu kawasan.

Bagi dunia usaha, keberadaan RDTR juga berkaitan langsung dengan kepastian pemanfaatan lahan dan proses perizinan. Pemerintah berharap dokumen tersebut dapat menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif sekaligus mengurangi potensi tumpang tindih pemanfaatan ruang.

Tanjung Redeb Timur mendapat perhatian khusus karena posisinya dinilai strategis dalam menopang pertumbuhan pusat Kabupaten Berau.

Pengembangan kawasan tersebut nantinya harus mempertimbangkan pembagian ruang untuk permukiman, pusat perdagangan dan jasa, fasilitas pendidikan dan kesehatan, jaringan transportasi, ruang terbuka hijau, kawasan lindung, hingga penyediaan infrastruktur dasar.

Di sisi lain, pemerintah mengingatkan bahwa ekspansi kawasan perkotaan tetap harus disesuaikan dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

Perencanaan yang tidak terkendali berisiko melahirkan persoalan baru ketika kawasan semakin padat, terutama banjir, kemacetan, berkurangnya ruang hijau dan konflik penggunaan lahan.

Melalui konsultasi publik tersebut, Pemkab Berau berharap masukan masyarakat, pelaku usaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dapat masuk dalam penyempurnaan RDTR.

Dokumen akhirnya diharapkan tidak hanya memberikan kepastian bagi pembangunan dan investasi, tetapi juga menjaga agar pertumbuhan Tanjung Redeb Timur tidak mengorbankan kualitas lingkungan dan ruang hidup masyarakat.(afn*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Layanan RSUD Abdul Rifai Didorong Lebih Sigap, Sekda Soroti Pengawasan dan Empati

    Layanan RSUD Abdul Rifai Didorong Lebih Sigap, Sekda Soroti Pengawasan dan Empati

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.791
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menaruh perhatian serius terhadap kualitas layanan di RSUD Abdul Rivai. Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, menegaskan pentingnya reformasi internal rumah sakit agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih manusiawi, responsif, dan profesional. Menurut Said, layanan kesehatan menyangkut langsung keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, ia menilai pembenahan sistem […]

  • Warga Long Ayap Mengungsi, Banjir Putus Akses dan Picu Penyakit

    Warga Long Ayap Mengungsi, Banjir Putus Akses dan Picu Penyakit

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 845
    • 0Komentar

    SEGAH – Sejak terjadinya banjir besar pada Selasa (27/5/2025) dini hari, masyarakat di Kampung Long Ayap bergegas mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. Berdiam di pengungsian, semua yang mereka butuhkan juga terbatas. Mereka seolah terisolasi dari dunia luar. Lokasi kampung yang cukup jauh hingga harus melewati jalan area perkebunan sawit selama berjam-jam, menjadi kendala bantuan […]

  • Nobar Piala Dunia 2026, Pemprov Kaltim Bidik Euforia Bola Dongkrak UMKM

    Nobar Piala Dunia 2026, Pemprov Kaltim Bidik Euforia Bola Dongkrak UMKM

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.161
    • 0Komentar

    Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mematangkan strategi menyambut penayangan Piala Dunia FIFA 2026 melalui TVRI Kalimantan Timur sebagai official broadcaster. Selain menghadirkan tontonan gratis bagi masyarakat, Pemprov juga menyiapkan agenda nonton bareng (nobar) berskala luas dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen […]

  • Pemkab Berau Komitmen Perluas Akses Internet, Ajukan 41 BTS Tahun Ini

    Pemkab Berau Komitmen Perluas Akses Internet, Ajukan 41 BTS Tahun Ini

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 782
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Keterbatasan akses internet masih menjadi tantangan besar bagi sejumlah kampung di Kabupaten Berau. Jangkauan jaringan yang terbatas dan kualitas sinyal yang lemah berdampak pada berbagai sektor, mulai dari layanan publik hingga aktivitas ekonomi masyarakat. Untuk mengatasi persoalan ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau kembali mengusulkan pembangunan 41 menara Base Transceiver Station (BTS) […]

  • Pemkab Berau Belum Bisa Jawab Seluruh Tuntutan Massa, Sri Juniarsih Singgung Batas Regulasi

    Pemkab Berau Belum Bisa Jawab Seluruh Tuntutan Massa, Sri Juniarsih Singgung Batas Regulasi

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BERAU — Bupati Berau Sri Juniarsih mengakui tidak seluruh dari 18 tuntutan yang disampaikan Aliansi Masyarakat Berau dapat diselesaikan dalam pertemuan di Kantor Pemkab Berau, Selasa, 15 September 2026. Menurut Sri, sejumlah persoalan yang disuarakan massa berada di luar kewenangan penuh pemerintah kabupaten. Penyelesaiannya masih memerlukan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun kementerian terkait. “Tidak mungkin sepenuhnya […]

  • Kementerian Terbitkan Aturan untuk Pembelajaran di Bulan Ramadan, Cek Hari Liburnya

    Kementerian Terbitkan Aturan untuk Pembelajaran di Bulan Ramadan, Cek Hari Liburnya

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 842
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dalam rangka mengatur pembelajaran selama bulan Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi, tiga kementerian, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri, telah mengeluarkan Surat Edaran Bersama dengan Nomor 2 Tahun 2025 dan Nomor 400.1/320/SJ. Surat edaran tersebut mengatur jadwal serta pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan libur di sekolah, madrasah, dan […]

expand_less