Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » 17 Subsektor Ekraf Dipetakan, Berau Tetapkan 6 Fokus Unggulan untuk Dipercepat

17 Subsektor Ekraf Dipetakan, Berau Tetapkan 6 Fokus Unggulan untuk Dipercepat

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 412
  • print Cetak

Tanjung Redeb —  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Ekonomi Kreatif yang dirangkaikan dengan workshop bertema Berau Menuju Kota Kreatif, Selasa (28/10). Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi dan penguatan strategi agar Berau mampu bersaing dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif.

Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, mengatakan ekonomi kreatif bukan hanya soal ide, namun tentang bagaimana kreativitas dapat menghasilkan nilai ekonomi. Ia mencontohkan bahwa karya kreatif baru dapat dikategorikan sebagai ekonomi kreatif jika mampu memberi pendapatan bagi pelakunya.

“Ekraf adalah kreativitas yang menghasilkan uang. Kalau tidak menghasilkan uang, artinya hanya kreatif saja. Misalnya lagu daerah Berau yang diaransemen menjadi dangdut, itu memberi nilai tambah,” ujarnya.

Dalam Peta Jalan Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah (Talanpekda) Berau 2024–2028, terdapat 17 subsektor ekonomi kreatif di Berau. Namun Disbudpar menetapkan tiga subsektor unggulan yang menjadi fokus awal pengembangan, yaitu wastra dan kriya, kuliner, serta seni pertunjukan. Adapun subsektor potensial meliputi fotografi, video, film, musik, dan aplikasi.

Ilyas menjelaskan bahwa penguatan ekonomi kreatif dilakukan secara bertahap, dimulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Pelaku ekonomi kreatif akan dibekali kemampuan agar dapat menghasilkan produk bernilai pasar. Jika kebutuhan pelatihan tidak tersedia di Berau, pihaknya membuka kemungkinan untuk mendatangkan instruktur dari luar.

Selain pelatihan, penyediaan sarana dan prasarana dinilai harus berjalan paralel. Ia mencontohkan Kampung Long Beliu di Kecamatan Kelay yang memiliki potensi rotan, namun terkendala ketersediaan bahan baku. Alternatif material atau inovasi perlu dicari agar produksi tetap berjalan.

“Kita siapkan SDM-nya dulu. Setelah terampil, baru wadah dan subsektor unggulan kita dorong,” sebutnya.

Disbudpar turut menjembatani pelaku ekraf untuk mendapatkan dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya seperti akses permodalan melalui Diskoperindag.

Menurut Ilyas, komitmen pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif terus ditunjukkan melalui penyediaan fasilitas ruang ekspresi, salah satunya amphitheater yang dapat digunakan untuk menampilkan karya pelaku kreatif.

“Kalau seluruh unsur berjalan, kami optimistis Berau bisa menjadi kota kreatif. Tinggal bagaimana memperkuat dan memfasilitasi pelaku ekraf,” tutupnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG Ungkap Penyebab Berau Jadi Wilayah Terpanas Indonesia Selama Dua Hari Berturut-turut

    BMKG Ungkap Penyebab Berau Jadi Wilayah Terpanas Indonesia Selama Dua Hari Berturut-turut

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tercatat sebagai wilayah dengan suhu maksimum tertinggi di Indonesia selama dua hari berturut-turut berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Dalam rilis suhu maksimum harian, Stasiun Meteorologi Kalimarau di Kabupaten Berau mencatat suhu tertinggi nasional pada periode 27–28 Maret 2026 dengan suhu mencapai 35,9 derajat Celsius. Sehari […]

  • KUPP Investigasi Kecelakaan Tongkang Batu Bara Yang Tumpah di Muara Berau

    KUPP Investigasi Kecelakaan Tongkang Batu Bara Yang Tumpah di Muara Berau

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.300
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kepala Kantor Urusan Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tanjung Redeb, mengatakan saat ini pihaknya tengah memintai keterangan terhadap awak kapal, surveyor dan master loading terkait dengan karamnya tongkang bermuatan batu bara milik PT Berau Coal, di perairan Sungai Mantaritip. “Awak kapal, surveyor dan master loading dalam proses dimintai keterangan terkait kejadian tersebut,” […]

  • ‎Disdik Berau Wacanakan Pembangunan SMP Baru di Kawasan Korpri, Jawab Keterbatasan Zonasi Sekolah Negeri

    ‎Disdik Berau Wacanakan Pembangunan SMP Baru di Kawasan Korpri, Jawab Keterbatasan Zonasi Sekolah Negeri

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.501
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan langkah strategis untuk mengatasi kepadatan siswa di sekolah negeri kawasan pusat kota. Melalui Dinas Pendidikan (Disdik), Pemkab Berau mulai mengkaji rencana pembangunan Sekolah Menengah Pertama baru di kawasan Perumahan Korpri, Tanjung Redeb. ‎Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan, wacana tersebut muncul setelah hasil evaluasi penerimaan peserta didik […]

  • Kejaksaan: Kasus Truk Rem Blong dengan Ancaman 6 Tahun Tak Layak Restorative Justice

    Kejaksaan: Kasus Truk Rem Blong dengan Ancaman 6 Tahun Tak Layak Restorative Justice

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 424
    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA – Tragedi lalu lintas maut kembali merenggut nyawa di Jalan Poros Bontang-Samarinda. Dua pengendara sepeda motor meregang nyawa setelah tertabrak truk yang mengalami rem blong di KM 25, Desa Santan Ulu, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Jumat (28/11/2025) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.30 WITA itu melibatkan sebuah truk […]

  • Cabai Melonjak Tajam di Berau, Musim Hujan dan Distribusi Tekan Harga

    Cabai Melonjak Tajam di Berau, Musim Hujan dan Distribusi Tekan Harga

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 524
    • 0Komentar

    BERAU – Harga bahan pokok mulai merangkak naik menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Di Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD), lonjakan paling terasa terjadi pada cabai tiung. Dalam beberapa hari terakhir, komoditas ini menembus Rp100 ribu per kilogram dua kali lipat lebih tinggi dibanding harga normal yang berkisar Rp40–50 ribu. Kenaikan itu bukan tanpa sebab. Pasokan cabai […]

  • Bau Menyengat TPS Jalan Milono, Ganggu Pengendara hingga Turunan Jembatan Sambaliung

    Bau Menyengat TPS Jalan Milono, Ganggu Pengendara hingga Turunan Jembatan Sambaliung

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 166
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Aroma tidak sedap dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di kawasan Jalan Milono, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, mulai dikeluhkan warga dan pengguna jalan sejak beberapa hari terakhir. Bau menyengat itu bahkan tercium hingga turunan Jembatan Sambaliung, terutama setelah hujan. Sejumlah pengendara mengaku terganggu saat melintas di jalur tersebut. Abay, salah seorang pengguna jalan, […]

expand_less