Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » JATAM: Lubang Tambang di DAS Kelay Berau Lebih Dalam dari Sungai, Ancam Keselamatan Warga

JATAM: Lubang Tambang di DAS Kelay Berau Lebih Dalam dari Sungai, Ancam Keselamatan Warga

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 629
  • print Cetak

Samarinda — Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kalimantan Timur (Kaltim), menilai dampak aktivitas pertambangan batu bara di Kabupaten Berau telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan.

 

Ancaman tersebut tidak lagi sebatas pencemaran air, melainkan perubahan bentang alam ekstrem yang berisiko langsung terhadap keselamatan masyarakat.

 

Sorotan publik kemudian menguat, setelah beredar luas di media sosial foto lubang tambang terbuka di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kelay yang terlihat lebih dalam dibandingkan badan sungai itu sendiri.

 

Dinamisator JATAM Kaltim, Mustari Sihombing, mengungkapkan bahwa padatnya izin usaha pertambangan (IUP) di Berau telah memicu perubahan lanskap secara masif.

 

Berdasarkan data overlay JATAM, terdapat 94 konsesi tambang di Kabupaten Berau, dengan tujuh konsesi berada di wilayah hulu dan tengah DAS Kelay.

 

“Sungai Kelay merupakan urat nadi masyarakat Berau. Ketika lubang tambang dibuat lebih dalam dari aliran sungai, risiko yang ditanggung sangat besar, mulai dari perubahan aliran air tanah hingga potensi jebolnya struktur tanah saat hujan lebat,” kata Mustari, pada Sabtu (24/1/2025).

 

Temuan tersebut diperkuat hasil investigasi lapangan Jaringan Penulis Alam (JPA) yang menunjukkan jarak antara lubang tambang terbuka (open pit) dengan aliran Sungai Kelay berada pada posisi kritis.

 

Aktivitas pengerukan itu diduga berada dalam konsesi PT Supra Bara Energi (SBE) yang mengantongi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) seluas 2.543 hektare, meliputi wilayah Kecamatan Sambaliung dan Teluk Bayur.

 

Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Bambang Erwanto, menegaskan bahwa meski kewenangan perizinan pertambangan berada di pemerintah pusat.

 

Pemerintah daerah, menurutnya akan tetap memiliki tanggung jawab moral untuk melakukan pengawasan.

 

“Tidak elok jika pemerintah daerah terkesan menutup mata terhadap kondisi yang terjadi di wilayahnya sendiri. Kami akan berkoordinasi dengan Inspektur Pertambangan sebagai perpanjangan tangan Kementerian ESDM,” ujar Bambang.

 

Ia menyampaikan, Dinas ESDM Kaltim berencana memanggil perusahaan terkait untuk memaparkan dokumen perizinan serta metode penggalian yang diterapkan.

 

Setelah itu, Inspektur Tambang akan melakukan pemeriksaan lapangan, termasuk menilai kesesuaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

 

“Fokus pengawasan kami adalah jarak galian yang dinilai terlalu dekat dengan sungai. Jika hal tersebut tercantum dalam Amdal, maka mitigasi geotekniknya akan kami cermati secara serius,” kata Bambang.

 

Namun, bagi JATAM, langkah administratif saja dinilai sangat belum cukup, mengingat bahwa kondisi dampak dan akibat dari kerusakan lingkunganya sangat parah.

 

Mustari bahkan mengingatkan bahwa ancaman di DAS Kelay bukan sekadar potensi, melainkan telah terbukti melalui peristiwa banjir besar pada Mei 2021, ketika luapan Sungai Kelay merusak tanggul tambang dan merendam permukiman warga di Kampung Bena Baru.

 

“Sungai Kelay tidak rusak karena faktor alam semata. Kerusakan ini merupakan hasil dari kebijakan yang lebih berpihak pada kepentingan tambang dibandingkan keselamatan warga,” ujar Mustari.

 

JATAM Kaltim mendesak pemerintah segera melakukan audit lingkungan menyeluruh serta membekukan sementara aktivitas pertambangan di kawasan berisiko hingga proses audit tuntas dilakukan.

 

“Jika dibiarkan, yang sedang dikeruk bukan hanya batu bara, tetapi juga masa depan dan keselamatan masyarakat Berau,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemadaman Tak Kunjung Usai, DPRD Desak PLN Beri Solusi Konkret

    Pemadaman Tak Kunjung Usai, DPRD Desak PLN Beri Solusi Konkret

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 771
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — PLN UP3 Berau kembali berulah. Beberapa hari terakhir warga Berau kembali mendapati ‘surat cinta’ dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu. Surat cinta alias jadwal pemadaman bergilir disebar melalui grup-grup WhatsApp seperti biasa dilakukan PLN sebelum-sebelumnya. Beriringan dengan jadwal pemadaman tersebut, PLN mengemukakan alasan pihaknya yang disebut terpaksa melakukan pemadaman bergilir untuk […]

  • Pembangunan Jalan KBNK di Berau Dilakukan Secara Bertahap karena Kendala Anggaran

    Pembangunan Jalan KBNK di Berau Dilakukan Secara Bertahap karena Kendala Anggaran

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    BERAU – Pembangunan jalan di kawasan berstatus Kawasan Budidaya Non Kehutanan (KBNK) di Kabupaten Berau belum dapat dilaksanakan secara optimal. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran yang menjadi penghambat utama, sehingga beberapa ruas jalan yang telah ditetapkan sebagai KBNK belum sepenuhnya bisa dilakukan pengaspalan. Fendra Firnawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, […]

  • UMB dan Kelurahan Karang Ambon Sabet Juara I Berau Pengarusutamaan Gender Award 2025

    UMB dan Kelurahan Karang Ambon Sabet Juara I Berau Pengarusutamaan Gender Award 2025

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 982
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) mengumumkan para pemenang Berau Pengarusutamaan Gender (PUG) Award 2025. Kamis, (16/10). Tahun ini, Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) dan Kelurahan Karang Ambon berhasil meraih Juara I pada masing-masing kategori. Ajang PUG Award diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada lembaga […]

  • Pemkab Berau Perketat Standar Keamanan Destinasi Wisata Demi Keselamatan Pengunjung

    Pemkab Berau Perketat Standar Keamanan Destinasi Wisata Demi Keselamatan Pengunjung

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 465
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sebuah insiden yang terjadi di salah satu destinasi wisata di Berau menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau. Situasi tersebut menjadi pengingat bahwa aspek keamanan dan keselamatan pengunjung wajib menjadi prioritas utama dalam pengelolaan objek wisata. Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, menegaskan bahwa […]

  • Prof. Zamroni Dianugerahi “Pemimpin Inspiratif” oleh PERMAPENDIS di Forum Internasional UNUJA

    Prof. Zamroni Dianugerahi “Pemimpin Inspiratif” oleh PERMAPENDIS di Forum Internasional UNUJA

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.342
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO, – Di tengah forum akademik bergengsi International Conference “The Future is Now: Reimagining Knowledge, Power, and Justice in A Changing World” yang digelar di Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Probolinggo, Sabtu (18/10/2025), Prof. Dr. Zamroni, M.Pd., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, menerima penghargaan “Pemimpin Inspiratif” […]

  • Tak Hanya Komoditas, Udang Galah Segah Kini Dibidik Jadi Daya Tarik Wisata

    Tak Hanya Komoditas, Udang Galah Segah Kini Dibidik Jadi Daya Tarik Wisata

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 549
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Potensi udang galah di aliran Sungai Segah terus didorong menjadi salah satu sumber penggerak ekonomi masyarakat sekaligus daya tarik wisata di Kabupaten Berau. Upaya tersebut terlihat melalui kegiatan Fun Fishing Udang Galah yang digelar di Kampung Bukit Makmur, Kecamatan Segah, Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang diikuti 21 peserta itu tidak hanya menjadi ajang […]

expand_less