Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Program BSPS di Berau Jalan Terbatas, Pemkab Targetkan Minimal 300 Rumah per Tahun

Program BSPS di Berau Jalan Terbatas, Pemkab Targetkan Minimal 300 Rumah per Tahun

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • visibility 1.181
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Berau tahun ini berjalan dalam keterbatasan. Dari ribuan rumah tidak layak huni yang tercatat, hanya 45 unit yang bisa ditingkatkan kualitasnya melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Jumlah itu merosot tajam dibanding 2024, ketika Berau memperoleh alokasi 345 unit. Penurunan drastis tersebut membuat daftar tunggu masyarakat penerima semakin panjang.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Berau, Juli Mahendra, mengatakan meski kuota minim, pelaksanaan program tetap berjalan sesuai mekanisme. Proses verifikasi calon penerima, pembentukan kelompok, hingga sosialisasi bersama masyarakat sudah rampung.

“Sekarang tinggal penyusunan rencana anggaran sesuai kebutuhan masing-masing rumah. Semua penerima sudah tergabung dalam kelompok dan siap melaksanakan tahap berikutnya,” kata Juli.

BSPS difokuskan pada rehabilitasi rumah, bukan pembangunan baru. Setiap penerima memperoleh bantuan Rp32 juta, terdiri dari Rp28 juta untuk material dan Rp4 juta untuk upah pekerja. Dana disalurkan melalui rekening kelompok penerima di Bankaltimtara, sementara bahan bangunan dipesan di toko material yang disepakati. Untuk meringankan beban warga, material diantar langsung ke rumah penerima tanpa biaya tambahan.

Dinas Perkim mencatat, masih ada sekitar 4.200 rumah tidak layak huni di Berau. Pemerintah daerah menargetkan setidaknya 300 unit rumah bisa ditingkatkan kualitasnya setiap tahun agar kebutuhan dasar perumahan masyarakat terpenuhi secara bertahap.

“Kami berharap tahun depan situasi anggaran kembali normal. Targetnya bisa sesuai rencana semula, sehingga masyarakat yang masih menunggu bisa segera mendapat bantuan,” ujar Juli.

Program BSPS sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan pembangunan tiga juta rumah, termasuk renovasi bagi warga berpenghasilan rendah.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyadari bahwa jumlah kuota BSPS 2025 yang hanya 45 unit jauh dari cukup untuk menjawab kebutuhan perbaikan rumah tidak layak huni di Bumi Batiwakkal.

“Kami akan terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar tahun depan kuota bisa kembali normal bahkan meningkat,” ujar Sri Juniarsih.(akmal/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berau Beri Tenggat hingga 15 Juni untuk Tindak Lanjut Polemik BPHTB

    DPRD Berau Beri Tenggat hingga 15 Juni untuk Tindak Lanjut Polemik BPHTB

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BERAU – Polemik penghitungan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi pembahasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Berau yang digelar pada Senin, 8 Juni 2026. Dalam rapat tersebut, sejumlah warga menyampaikan keberatan terkait mekanisme penetapan BPHTB yang dinilai menimbulkan ketidakpastian hukum dan menghasilkan nilai pajak yang lebih tinggi dari perkiraan. […]

  • Perpustakaan Berau Siap Jadi Ruang Publik yang Diminati Semua Kalangan

    Perpustakaan Berau Siap Jadi Ruang Publik yang Diminati Semua Kalangan

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.079
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang dijalankan di Kabupaten Berau, bisa menjadi salah satu upaya mengubah perpustakaan menjadi ruang terbuka bagi masyarakat. Membuka sosialisasi Program TPBIS dalam mengembangkan perpustakaan, Sekda Berau Muhammad Said menyebut jika program ini dapat meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat melalui perpustakaan. “Saya berharap program ini […]

  • M2F 2026: Ketika Musik Menjadi Suara Alam Maratua

    M2F 2026: Ketika Musik Menjadi Suara Alam Maratua

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Maratua — Dentuman musik tak selalu hanya menghadirkan hiburan. Di Pulau Maratua, alunan nada justru menjadi pengingat bahwa alam adalah panggung utama yang harus dijaga bersama. Melalui Maratua Music Festival (M2F) 2026, Event Organizer Mata Sanggam Production menghadirkan wajah festival yang berbeda. Selain menyuguhkan hiburan, budaya lokal, dan promosi pariwisata, M2F juga mengajak seluruh peserta, […]

  • Kesejahteraan Masyarakat Jadi Prioritas: Madri Pani-Agus Wahyudi di Tengah Hujan

    Kesejahteraan Masyarakat Jadi Prioritas: Madri Pani-Agus Wahyudi di Tengah Hujan

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 850
    • 0Komentar

    Teluk Bayur – Antusiasme masyarakat Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, tidak surut meskipun diguyur hujan. Ribuan masyarakat tetap hadir guna melihat secara langsung sosok calon pemimpin Berau, Madri Pani-Agus Wahyudi. Paslon nomor urut 1 tersebut menggelar kampanye di Kelurahan Rinding, pada Minggu (13/10) sekira pukul 14.00 Wita. 24 program dipaparkan oleh kedua paslon yang disambut […]

  • Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    Pisah dari BPBD, Damkar Berau Diharapkan Lebih Gesit dan Profesional

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 751
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Rencana pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) sebagai instansi mandiri di Kabupaten Berau mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau. Pemisahan Damkar dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan profesionalisme dalam menangani kebakaran. Anggota DPRD Berau, Sutami, menegaskan bahwa tugas pemadam kebakaran sangat […]

  • Sistem Coretax Disorot, Purbaya Yudhi Sadewa Janji Hapus Ketergantungan Joki Pajak

    Sistem Coretax Disorot, Purbaya Yudhi Sadewa Janji Hapus Ketergantungan Joki Pajak

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Jakarta – Fenomena “joki pajak” mencuat di tengah keluhan wajib pajak soal rumitnya sistem digital Coretax. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sistem perpajakan digital Coretax masih memiliki sejumlah kelemahan, yang memicu munculnya fenomena penggunaan jasa “joki” dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak yang dilansir pada Kompas.com. Isu ini mencuat seiring banyaknya keluhan wajib pajak […]

expand_less