Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Berau Hadapi Tekanan Perubahan Iklim, Perusahaan dan Masyarakat Diminta Turun Tangan

Berau Hadapi Tekanan Perubahan Iklim, Perusahaan dan Masyarakat Diminta Turun Tangan

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 6
  • print Cetak

BERAU – Ancaman perubahan iklim mulai ditempatkan sebagai persoalan nyata dalam arah pembangunan Kabupaten Berau. Pemerintah daerah mengingatkan bahwa cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan hingga terganggunya keanekaragaman hayati tidak lagi cukup dijawab dengan kampanye seremonial.

Pesan itu disampaikan Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih dalam puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Ballroom Hotel Mercure, beberapa waktu lalu.

Mengusung tema “Saatnya Bekerja Untuk Iklim”, pemerintah daerah mendorong keterlibatan lebih luas, mulai dari masyarakat, sekolah, kampung hingga dunia usaha.

Dalam sambutannya, Sri Juniarsih mengingatkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun kelompok pemerhati lingkungan. Perubahan perilaku masyarakat dinilai menjadi bagian penting menghadapi tekanan terhadap lingkungan.

“Menjaga lingkungan sama artinya menjaga kualitas hidup kita sendiri,” ujar Bupati.

Sejumlah langkah sederhana disebut dapat dimulai dari rumah, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah, menanam pohon, menghemat energi dan air, menjaga sungai hingga tidak melakukan pembakaran lahan.

Namun tanggung jawab lingkungan tidak berhenti pada masyarakat.

Pemkab Berau juga mendorong dunia usaha mengambil peran lebih besar melalui penerapan kegiatan usaha yang ramah lingkungan dan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan.

Hal tersebut menjadi penting mengingat aktivitas ekonomi Berau berjalan berdampingan dengan kawasan yang memiliki nilai ekologis dan konservasi tinggi.

Pemerintah daerah menyatakan akan terus menjalankan sejumlah program, antara lain pengelolaan sampah, rehabilitasi lingkungan, perlindungan kawasan bernilai konservasi tinggi, pengurangan emisi, serta memperkuat edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Perhatian juga diberikan kepada petugas kebersihan dan pertamanan yang bekerja langsung menjaga kondisi lingkungan perkotaan.

“Di balik lingkungan Berau yang bersih, hijau, dan nyaman, ada kerja keras yang sering kali tak terlihat,” ucap Bupati.

Menurut pemerintah, penghargaan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan lingkungan tidak boleh berhenti sebagai bentuk apresiasi. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan.

Sekolah penerima Adiwiyata diminta terus membangun kebiasaan menjaga lingkungan sejak dini. Kampung juga didorong memaksimalkan sarana pengelolaan sampah yang telah tersedia.

Sementara perusahaan diharapkan membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi tetap dapat berjalan tanpa mengabaikan perlindungan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyerahkan sejumlah penghargaan, bantuan dan apresiasi kepada sekolah, perusahaan, kampung, fasilitas kesehatan, lembaga, mitra pembangunan, petugas kebersihan serta petugas pertamanan yang dinilai berkontribusi terhadap pengelolaan lingkungan di Berau.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Berau, Zulkifli Azhari, menyebut kondisi lingkungan daerah menunjukkan perkembangan positif.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, kualitas lingkungan hidup di Berau menunjukkan tren yang sangat positif,” ungkapnya.

Pemerintah daerah kini menghadapi tantangan menjaga tren tersebut di tengah pertumbuhan kawasan, aktivitas ekonomi dan tekanan perubahan iklim yang semakin nyata.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup pun menjadi pengingat bahwa keberhasilan menjaga lingkungan Berau pada akhirnya tidak hanya diukur dari jumlah penghargaan atau seremoni, tetapi dari seberapa jauh kebijakan dan perilaku masyarakat mampu menekan kerusakan lingkungan dalam jangka panjang.(*afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepatan Izin Kapal Jadi Prioritas: DPRD Berau Minta Pemerintah Hadirkan Layanan Perizinan Ramah Nelayan

    Percepatan Izin Kapal Jadi Prioritas: DPRD Berau Minta Pemerintah Hadirkan Layanan Perizinan Ramah Nelayan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Komisi II DPRD Berau meminta Pemerintah Kabupaten Berau, khususnya Dinas Perikanan, segera membuka gerai layanan perizinan bagi nelayan. Usulan ini mencuat setelah berulang kali muncul keluhan soal lambannya proses penerbitan izin kapal. Ketua Komisi II, Rudi P. Mangunsong, mengatakan para nelayan datang mengadukan persoalan yang sama: dokumen perizinan yang mereka urus tak kunjung […]

  • ‎Keamanan Dokumen Pemerintahan Jadi Prioritas, Berau Perkuat Sistem Digital dan Fasilitas Arsip Fisik

    ‎Keamanan Dokumen Pemerintahan Jadi Prioritas, Berau Perkuat Sistem Digital dan Fasilitas Arsip Fisik

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.760
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Penguatan sistem elektronik dan fasilitas penyimpanan fisik kini menjadi dua pilar utama untuk memastikan keamanan informasi dan mencegah kehilangan arsip penting. ‎Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menyampaikan bahwa transformasi digital bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga untuk menjaga agar dokumen pemerintahan tidak mudah hilang, rusak, atau disalahgunakan. ‎“Kita ingin […]

  • Kebutuhan BBM Nelayan Maratua Dinilai Masih Stabil, Rencana SPBN Belum Diputuskan

    Kebutuhan BBM Nelayan Maratua Dinilai Masih Stabil, Rencana SPBN Belum Diputuskan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau masih mengkaji rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di wilayah Kepulauan Maratua. Realisasi fasilitas tersebut disebut bergantung pada kebutuhan riil nelayan di lapangan. Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan pembangunan SPBN harus didasarkan pada pemetaan jumlah nelayan aktif dan kebutuhan bahan bakar di wilayah tersebut. “Pendirian SPBN […]

  • Tak Masuk Agenda Resmi 2026, Nasib Tradisi Manutung Jukut di Berau Masih Menunggu Kepastian

    Tak Masuk Agenda Resmi 2026, Nasib Tradisi Manutung Jukut di Berau Masih Menunggu Kepastian

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Tradisi Irau Manutung Jukut yang identik dengan kegiatan membakar ikan bersama dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb tidak tercantum dalam Calendar of Event Berau 2026. Agenda budaya yang setiap tahun dinantikan masyarakat tersebut sebelumnya juga sempat ditiadakan pada 2025. Kondisi itu membuat warga kembali mempertanyakan kepastian pelaksanaan […]

  • H-8 Menuju Pilkada 2024, Warga Berau Berharap Tidak Ada Pertikaian Karena Politik 

    H-8 Menuju Pilkada 2024, Warga Berau Berharap Tidak Ada Pertikaian Karena Politik 

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 646
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Pilkada serentak tahun 2024 tinggal 8 hari lagi. Masyarakat di beberapa kecamatan menunjukkan antusiasme dan kesiapan mereka dalam menyambut pesta demokrasi ini. Terutama di Kecamatan Tanjung Redeb, yang berharap pilkada kali ini berlangsung damai tanpa ada pertikaian yang disebabkan oleh politik. Jubaidah, seorang warga Tanjung Redeb, mengungkapkan bahwa sebagai bagian dari masyarakat, ia […]

  • Minat Generasi Muda ke Pertanian Menurun, Berau Rancang Program Regenerasi Petani

    Minat Generasi Muda ke Pertanian Menurun, Berau Rancang Program Regenerasi Petani

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb– Dinas Pangan Kabupaten Berau mulai menyusun rencana pelaksanaan Program Petani Muda Tangguh untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan melalui rapat koordinasi bersama PT Pamapersada Nusantara (PAMA). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Kakaban, Sekretariat Daerah Kabupaten Berau, Rabu (24/6/2026), menjadi langkah awal membangun kolaborasi lintas sektor untuk mendorong regenerasi petani di daerah. Rapat tersebut dihadiri […]

expand_less