Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Aset Kampung Jangan Menganggur

Aset Kampung Jangan Menganggur

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah kampung di Kabupaten Berau didorong tidak terus bergantung pada sumber pendapatan yang selama ini tersedia. Pengembangan potensi ekonomi lokal dinilai perlu menjadi strategi untuk memperkuat kemandirian keuangan kampung sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau meminta setiap pemerintah kampung mulai memetakan peluang usaha berdasarkan karakteristik wilayah masing-masing. Pengelolaan aset kampung dan pengembangan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) menjadi dua instrumen yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sumber pemasukan baru.

Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu, mengatakan potensi yang dimiliki kampung semestinya dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif. Peluang tersebut tidak harus selalu berasal dari usaha baru, tetapi juga bisa memanfaatkan aset yang selama ini belum dikelola secara optimal.

“Ada peluang potensi harus digunakan, terutama kalau usaha kampung itu kan BUMK. Jadi bisa melalui BUMK, bisa juga melalui pengelolaan aset kampung sendiri,” ujarnya.

Menurut Tenteram, pendekatan pengembangan usaha perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing kampung. Wilayah yang memiliki potensi perkebunan, misalnya, dapat menjajaki kemitraan dengan perusahaan yang bergerak di sektor tersebut.

Peluang kerja sama dengan perusahaan di sekitar kampung juga dinilai dapat membuka ruang ekonomi baru. Dengan memanfaatkan potensi wilayah dan jaringan usaha yang tersedia, kampung diharapkan tidak hanya menjadi lokasi aktivitas perusahaan, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari keberadaan investasi di sekitarnya.

Meski demikian, membangun usaha kampung bukan perkara instan. Pemerintah kampung perlu mempertimbangkan kemampuan pengelolaan, prospek pasar, serta keberlanjutan usaha agar modal dan aset yang dimiliki tidak justru menjadi beban.

Di sisi lain, pemerintah kampung tetap menghadapi kewajiban pembiayaan rutin. Penghasilan tetap aparatur, kebutuhan operasional pemerintahan, hingga santunan bagi masyarakat miskin merupakan sejumlah kebutuhan yang harus tetap diperhatikan.

“Yang penting operasional pemerintah kampung, gaji, penghasilan tetap, santunan kemiskinan dan sebagainya itu tetap ada, diupayakan tetap ada,” katanya.

DPMK Berau mengakui, pengembangan ekonomi kampung masih membutuhkan pendampingan. Karena itu, pemerintah kampung didorong membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan, pihak swasta, hingga organisasi nonpemerintah atau NGO.

Pendampingan tersebut diharapkan membantu kampung mengidentifikasi potensi, menyusun model usaha, serta membangun pengelolaan BUMK yang lebih produktif.

Pada akhirnya, kemandirian ekonomi kampung tidak cukup dibangun dengan mengandalkan aset yang tersedia. Kemampuan membaca peluang, membangun kemitraan, dan mengelola usaha secara berkelanjutan menjadi faktor penting agar potensi lokal benar-benar berubah menjadi sumber pendapatan bagi kampung. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Berau Targetkan Persoalan Jaringan Telekomunikasi Tuntas pada 2029

    Bupati Berau Targetkan Persoalan Jaringan Telekomunikasi Tuntas pada 2029

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menargetkan persoalan pemerataan jaringan telekomunikasi di seluruh kampung dapat dituntaskan paling lambat pada 2029. Target tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dengan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Nezar Patria, di Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2026. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Komdigi […]

  • Peran Swasta Turunkan Stunting

    Peran Swasta Turunkan Stunting

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 691
    • 0Komentar

    (2/10/2023)  Beraunews — Kasus stunting di Kabupaten Berau masih cukup tinggi. Dan menjadi PR besar bagi Pemkab Berau. Meskipun di tahun 2022 terjadi penurunan kasus mencapai 4,1 persen. Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah mengatakan, penanganan kasus stunting adalah tanggungjawab bersama. Tidak hanya Eksekutif atau seluruh OPD teknis pemerintah, tapi juga anggota DPRD Berau […]

  • Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 946
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Sebuah video yang diunggah oleh seorang netizen di Facebook bernama Dhewy Pyaar, menduga bahwa uang palsu pecahan Rp100.000 telah beredar di Kabupaten Berau. Dalam unggahannya, video tersebut memperlihatkan uang yang bisa dikupas dengan mudah, sebuah ciri yang tidak dimiliki oleh uang asli. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat tentang adanya peredaran uang palsu di […]

  • 325 Visa Petugas Haji 2026 Tertahan, Menteri Ungkap Kendala Teknis

    325 Visa Petugas Haji 2026 Tertahan, Menteri Ungkap Kendala Teknis

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sebanyak 325 petugas haji dilaporkan belum menerima visa keberangkatan untuk musim haji 2026. Kondisi ini membuat sebagian dari mereka terancam batal berangkat menjelang jadwal akhir April. Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, menyebut keterlambatan tersebut disebabkan oleh kendala teknis dalam proses pengajuan visa. Ia mengatakan, pemerintah saat ini tengah melakukan penelusuran dan […]

  • Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 935
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketergantungan ekonomi Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan dinilai tak bisa terus dibiarkan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong pemerintah daerah untuk mulai beralih dan memperkuat sektor hilirisasi komoditas unggulan sebagai fondasi ekonomi jangka panjang. Menurut Sumadi, sudah saatnya Berau membangun kekuatan ekonomi baru dengan memaksimalkan potensi sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit […]

  • Video Call Jadi Alternatif Kunjungan di Rutan Tanjung Redeb

    Video Call Jadi Alternatif Kunjungan di Rutan Tanjung Redeb

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.279
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb kini memfasilitasi warga binaan dengan layanan kunjungan online. Inovasi ini memungkinkan keluarga tetap berkomunikasi melalui video call tanpa harus datang langsung ke rutan. Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Yudhi Khairudin, mengatakan fasilitas tersebut hadir untuk menjawab kebutuhan warga binaan dan keluarga yang terkendala jarak. […]

expand_less