Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Pendidikan Bahasa Banua: Dari Regulasi, Buku Hingga SDM — Upaya Serius Menjaga Identitas Budaya Generasi Muda

Pendidikan Bahasa Banua: Dari Regulasi, Buku Hingga SDM — Upaya Serius Menjaga Identitas Budaya Generasi Muda

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 339
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Bahasa daerah bukan hanya kata-kata, tetapi identitas, sejarah, dan memori sosial yang melekat pada masyarakat Berau. Kesadaran itulah yang membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Berau terus mendorong pelestarian Bahasa Banua agar tidak hanya terdengar dalam percakapan warga, tetapi juga hidup dalam ruang pendidikan formal.

Salah satu langkah besar yang sedang disiapkan adalah menjadikan Bahasa Banua sebagai muatan lokal wajib di seluruh satuan pendidikan. Artinya, setiap sekolah di Berau nantinya akan mengajarkan bahasa daerah sebagai bagian dari pelajaran rutin, bukan sekadar kegiatan tambahan.

Namun jalan menuju penerapan kebijakan ini masih menunggu satu kunci penting—diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) tentang pelestarian bahasa daerah. Draft regulasi tersebut sebenarnya telah selesai disusun sejak 2024, namun finalisasinya tertunda karena antrean regulasi lain di bagian hukum Sekretariat Kabupaten.

“Bagian hukum harus menyelesaikan banyak Perbup lainnya, jadi prosesnya agak terhambat. Kalau draf ini diproses, harapannya bisa segera diselesaikan,” ujar Sekretaris Disdik Berau, Ali Syahbana.

Buku, Guru, dan Kesiapan Mengajar

Perbup yang belum rampung juga berimbas pada rencana penyediaan buku panduan Bahasa Banua, yang masih harus menunggu penganggaran tahun berikutnya. Jika regulasi selesai tahun ini, pengadaan buku dapat masuk ke APBD 2026.

Kendala lain adalah tenaga pengajar. Saat ini belum ada guru khusus bahasa daerah, namun Ali optimistis pemerintah bisa memberdayakan SDM lokal yang memiliki kemampuan berbahasa Banua. Bagi Disdik, bahasa daerah adalah milik masyarakat—dan masyarakat pula yang paling siap menjadi sumber pengetahuan awal.

“Namanya bahasa daerah, pasti ada ahlinya di situ. Orang Banua pasti bisa. Mereka itulah yang akan kami berdayakan sementara,” katanya.

Pelajaran yang Bukan Hanya Untuk Nilai

Ali menyebut pelajaran bahasa Banua memiliki fungsi penting: menjaga identitas budaya di tengah perubahan kurikulum nasional yang terus bergulir, mulai Kurikulum 2013 hingga Kurikulum Merdeka. Meski berganti sistem, muatan lokal tetap mempunyai ruang untuk diterapkan sepanjang daerah ingin mempertahankannya.

Karena itu, Disdik ingin Bahasa Banua menjadi mata pelajaran wajib bagi semua sekolah.

“Muatan lokal bisa disesuaikan masing-masing sekolah. Tapi khusus Bahasa Banua, kami akan wajibkan untuk semua,” tegasnya.

Harapannya sederhana namun besar. Anak-anak yang lahir dan tumbuh di tanah Banua setidaknya mampu memahami bahasa daerah yang menjadi identitas tempat mereka tinggal. Tidak harus fasih, tetapi mengerti—sebagai bentuk penghargaan budaya dan pengikat hubungan sosial.

“Paling tidak kalau orang bicara pakai Bahasa Banua, kita bisa mengerti. Karena kita sudah tinggal di tanah Banua ini, maka harus menghargai bahasanya juga,” tutup Ali.(akm/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat Belajar Budaya! Siswa Berau Ditugaskan Buat Laporan dari Pawai HUT Kabupaten dan Kota

    Semangat Belajar Budaya! Siswa Berau Ditugaskan Buat Laporan dari Pawai HUT Kabupaten dan Kota

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute jalan pawai budaya dalam rangka HUT ke-71 Kabupaten Berau dan HUT ke-214 Kota Tanjung Redeb. Pawai budaya bertajuk Berau Culture Festival yang digelar Pemkab Berau pada Senin (9/9/2024) pagi ini, tergolong berbeda dengan tahun sebelumnya. Di pawai Budaya tahun ini, anak-anak usia sekolah mulai dari tingkat PAUD, […]

  • Polres Berau Ringkus Pelaku Judi Online, Satu Situs Diblokir

    Polres Berau Ringkus Pelaku Judi Online, Satu Situs Diblokir

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 774
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Polres Berau berhasil menggulung seorang pelaku judi online yang berinisial W (37) di tepian Jalan Pulau Derawan, Minggu lalu (1/12/2024) sekitar pukul 23.00 Wita. Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas judi online di kawasan tersebut. Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Ardian Rahayu Priatna, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya […]

  • Kampung-Kampung di Biatan Pamer Prestasi dan Produk Unggulan

    Kampung-Kampung di Biatan Pamer Prestasi dan Produk Unggulan

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Gamalis, membuka Expo Biatan di Kecamatan Biatan, Kamis, 21 Agustus 2025. Kegiatan yang berlangsung hingga 31 Agustus ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Expo Biatan tahun ini diramaikan oleh partisipasi seluruh kampung, sekolah, dan perusahaan. Mereka menampilkan berbagai potensi lokal, produk unggulan, hingga capaian pembangunan […]

  • Dari Jual Es Hingga Jadi Calon Bupati: Madri Pani Berbagi Kisah Inspiratif

    Dari Jual Es Hingga Jadi Calon Bupati: Madri Pani Berbagi Kisah Inspiratif

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Calon Bupati Berau, Madri Pani, kembali menggelar kampanye di Kecamatan Sambaliung, Rabu (23/10/2024). Di hadapan ratusan warga RT 13 dan 14, Madri membagikan kisah perjuangan masa kecilnya yang tumbuh dari lingkungan penuh tantangan. “Saya bukan orang asing jika berbicara tentang perjuangan dalam kesulitan. Saya lahir di Samburakat. Saat SD, saya sudah mencari […]

  • Lima Tahun Dikeluhkan, Drainase Jalan HARM Ayoeb Gunung Tabur Belum Juga Tuntas

    Lima Tahun Dikeluhkan, Drainase Jalan HARM Ayoeb Gunung Tabur Belum Juga Tuntas

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    BERAU – Permasalahan drainase di Jalan HARM Ayoeb, Kecamatan Gunung Tabur, hingga kini belum juga teratasi. Dari pantauan di lapangan, bahu jalan terlihat dipenuhi genangan air serta tumpukan lumpur yang bercampur dengan rerumputan tinggi. Warga setempat menyebut kondisi ini telah berlangsung kurang lebih lima tahun. Situasi tersebut tidak hanya mengganggu keindahan kawasan, tetapi juga berpotensi […]

  • Bertemu Komisi II DPR, Menteri Anas Urai Penyelesaian Tenaga Non-ASN Hingga Digitalisasi Manajemen ASN

    Bertemu Komisi II DPR, Menteri Anas Urai Penyelesaian Tenaga Non-ASN Hingga Digitalisasi Manajemen ASN

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyampaikan berbagai transformasi strategis dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) telah diformulasikan dan dikonsolidasikan dengan lintas sektor. Transformasi strategis tersebut salah satunya dalam lingkup penyelesaian penataan tenaga non-ASN. Anas menguraikan pemerintah telah mengupayakan penyelesaian non-ASN melalui tiga peraturan. […]

expand_less