Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Pendidikan Bahasa Banua: Dari Regulasi, Buku Hingga SDM — Upaya Serius Menjaga Identitas Budaya Generasi Muda

Pendidikan Bahasa Banua: Dari Regulasi, Buku Hingga SDM — Upaya Serius Menjaga Identitas Budaya Generasi Muda

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 499
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Bahasa daerah bukan hanya kata-kata, tetapi identitas, sejarah, dan memori sosial yang melekat pada masyarakat Berau. Kesadaran itulah yang membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Berau terus mendorong pelestarian Bahasa Banua agar tidak hanya terdengar dalam percakapan warga, tetapi juga hidup dalam ruang pendidikan formal.

Salah satu langkah besar yang sedang disiapkan adalah menjadikan Bahasa Banua sebagai muatan lokal wajib di seluruh satuan pendidikan. Artinya, setiap sekolah di Berau nantinya akan mengajarkan bahasa daerah sebagai bagian dari pelajaran rutin, bukan sekadar kegiatan tambahan.

Namun jalan menuju penerapan kebijakan ini masih menunggu satu kunci penting—diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) tentang pelestarian bahasa daerah. Draft regulasi tersebut sebenarnya telah selesai disusun sejak 2024, namun finalisasinya tertunda karena antrean regulasi lain di bagian hukum Sekretariat Kabupaten.

“Bagian hukum harus menyelesaikan banyak Perbup lainnya, jadi prosesnya agak terhambat. Kalau draf ini diproses, harapannya bisa segera diselesaikan,” ujar Sekretaris Disdik Berau, Ali Syahbana.

Buku, Guru, dan Kesiapan Mengajar

Perbup yang belum rampung juga berimbas pada rencana penyediaan buku panduan Bahasa Banua, yang masih harus menunggu penganggaran tahun berikutnya. Jika regulasi selesai tahun ini, pengadaan buku dapat masuk ke APBD 2026.

Kendala lain adalah tenaga pengajar. Saat ini belum ada guru khusus bahasa daerah, namun Ali optimistis pemerintah bisa memberdayakan SDM lokal yang memiliki kemampuan berbahasa Banua. Bagi Disdik, bahasa daerah adalah milik masyarakat—dan masyarakat pula yang paling siap menjadi sumber pengetahuan awal.

“Namanya bahasa daerah, pasti ada ahlinya di situ. Orang Banua pasti bisa. Mereka itulah yang akan kami berdayakan sementara,” katanya.

Pelajaran yang Bukan Hanya Untuk Nilai

Ali menyebut pelajaran bahasa Banua memiliki fungsi penting: menjaga identitas budaya di tengah perubahan kurikulum nasional yang terus bergulir, mulai Kurikulum 2013 hingga Kurikulum Merdeka. Meski berganti sistem, muatan lokal tetap mempunyai ruang untuk diterapkan sepanjang daerah ingin mempertahankannya.

Karena itu, Disdik ingin Bahasa Banua menjadi mata pelajaran wajib bagi semua sekolah.

“Muatan lokal bisa disesuaikan masing-masing sekolah. Tapi khusus Bahasa Banua, kami akan wajibkan untuk semua,” tegasnya.

Harapannya sederhana namun besar. Anak-anak yang lahir dan tumbuh di tanah Banua setidaknya mampu memahami bahasa daerah yang menjadi identitas tempat mereka tinggal. Tidak harus fasih, tetapi mengerti—sebagai bentuk penghargaan budaya dan pengikat hubungan sosial.

“Paling tidak kalau orang bicara pakai Bahasa Banua, kita bisa mengerti. Karena kita sudah tinggal di tanah Banua ini, maka harus menghargai bahasanya juga,” tutup Ali.(akm/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maroko Dapat Uang Hadiah Luar Biasa ke Semifinal Piala Dunia

    Maroko Dapat Uang Hadiah Luar Biasa ke Semifinal Piala Dunia

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Jakarta, CNN Indonesia — Timnas Maroko mendapat hadiah besar setelah untuk kali pertama memastikan lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2022. The Atlas Lions melaju ke babak semifinal setelah mengalahkan Portugal dengan skor 1-0. Satu-satunya gol dalam laga Sabtu (11/11) malam tersebut dilesakkan Youssef En Nesyri lewat sundulan. FIFA menetapkan, setiap tim yang lolos ke babak […]

  • Kabar Gembira! Seluruh Desa Di Berau Siap Terlistriki pada 2027

    Kabar Gembira! Seluruh Desa Di Berau Siap Terlistriki pada 2027

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 753
    • 0Komentar

    BERAU – PT PLN (Persero) terus memperluas jangkauan listrik hingga ke pelosok pedalaman dan kepulauan Kabupaten Berau melalui program Listrik Desa. Langkah ini ditargetkan mampu menghadirkan Listrik di seluruh desa di Berau pada tahun 2027 mendatang. SRM Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Kalimantan Timur, Ferdyan Hijrah Kusuma, menegaskan bahwa perluasan akses Listrik ini bukan […]

  • Bupati Berau Harap Tingkatkan Produktivitas Pertanian

    Bantuan Stimulan Dipercepat, Bupati Berau Harap Tingkatkan Produktivitas Pertanian

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Bupati Berau Sri Juniarsih menginstruksikan agar semua Program OPD dilakukan percepatan. Seperti Sektor Pertanian Dan Peternakan, juga menjadi salah satu fokus yang digenjot tahun ini, karena sebagai salah satu upaya Ketahanan Pangan. “Saya minta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura Dan Perkebunan (DTPHP) Berau, mempercepat program peningkatan Produktivitas Hasil Pertanian, agar Ketahanan Pangan Berau bisa berjalan,” katanya, Rabu (3/7/2024). Berdasarkan laporan Kepala DTPHP Berau Junaidi, Program Bantuan berupa Alsintan ini, merupakan […]

  • Tak Cukup Alam Indah, Berau Siapkan Generasi Melek Bahasa demi Pariwisata

    Tak Cukup Alam Indah, Berau Siapkan Generasi Melek Bahasa demi Pariwisata

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di tengah geliat sektor pariwisata yang terus tumbuh, Pemerintah Kabupaten Berau menaruh perhatian serius pada satu aspek yang kerap luput, kemampuan berbahasa asing di kalangan generasi muda. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menilai penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, sebagai prasyarat penting bagi anak-anak Berau untuk tidak hanya menjadi bagian dari lanskap wisata, […]

  • HGU Mangkrak dan Batas Kabur: RDP DPRD Berau Bedah Masalah Perbatasan Gunung Tabur

    HGU Mangkrak dan Batas Kabur: RDP DPRD Berau Bedah Masalah Perbatasan Gunung Tabur

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    BERAU — Persoalan lama di garis batas Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, kembali mengemuka di ruang rapat DPRD Berau, Senin, 18 Mei 2026. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu, RT 17 Kelurahan Gunung Tabur—wilayah yang bersisian dengan eks permukiman Kelompok Adat Terpencil (KAT) Kampung Birang—dipotret sebagai contoh nyata bagaimana sengketa tapal […]

  • Pilkada Berau 2024: MP-AW Resmi Diusung oleh Empat Partai Terkenal

    Pilkada Berau 2024: MP-AW Resmi Diusung oleh Empat Partai Terkenal

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.051
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Madri Pani (MP) dan Agus Wahyudi (AW) resmi mengantongi empat rekomendasi dari empat partai, yang mengusung kedua pasangan calon tersebut untuk melaku ke Pilkada 2024. Rekomendasi tersebut diantaranya dikeluarkan oleh Partai Nasdem, PKB, Hanura dan PDI-P, yang diambil langsung oleh MP dan AW ke DPP Partai bersangkutan, beberapa hari lalu. Kabar itu dibenarkan […]

expand_less