Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Pendidikan Bahasa Banua: Dari Regulasi, Buku Hingga SDM — Upaya Serius Menjaga Identitas Budaya Generasi Muda

Pendidikan Bahasa Banua: Dari Regulasi, Buku Hingga SDM — Upaya Serius Menjaga Identitas Budaya Generasi Muda

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 501
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Bahasa daerah bukan hanya kata-kata, tetapi identitas, sejarah, dan memori sosial yang melekat pada masyarakat Berau. Kesadaran itulah yang membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Berau terus mendorong pelestarian Bahasa Banua agar tidak hanya terdengar dalam percakapan warga, tetapi juga hidup dalam ruang pendidikan formal.

Salah satu langkah besar yang sedang disiapkan adalah menjadikan Bahasa Banua sebagai muatan lokal wajib di seluruh satuan pendidikan. Artinya, setiap sekolah di Berau nantinya akan mengajarkan bahasa daerah sebagai bagian dari pelajaran rutin, bukan sekadar kegiatan tambahan.

Namun jalan menuju penerapan kebijakan ini masih menunggu satu kunci penting—diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) tentang pelestarian bahasa daerah. Draft regulasi tersebut sebenarnya telah selesai disusun sejak 2024, namun finalisasinya tertunda karena antrean regulasi lain di bagian hukum Sekretariat Kabupaten.

“Bagian hukum harus menyelesaikan banyak Perbup lainnya, jadi prosesnya agak terhambat. Kalau draf ini diproses, harapannya bisa segera diselesaikan,” ujar Sekretaris Disdik Berau, Ali Syahbana.

Buku, Guru, dan Kesiapan Mengajar

Perbup yang belum rampung juga berimbas pada rencana penyediaan buku panduan Bahasa Banua, yang masih harus menunggu penganggaran tahun berikutnya. Jika regulasi selesai tahun ini, pengadaan buku dapat masuk ke APBD 2026.

Kendala lain adalah tenaga pengajar. Saat ini belum ada guru khusus bahasa daerah, namun Ali optimistis pemerintah bisa memberdayakan SDM lokal yang memiliki kemampuan berbahasa Banua. Bagi Disdik, bahasa daerah adalah milik masyarakat—dan masyarakat pula yang paling siap menjadi sumber pengetahuan awal.

“Namanya bahasa daerah, pasti ada ahlinya di situ. Orang Banua pasti bisa. Mereka itulah yang akan kami berdayakan sementara,” katanya.

Pelajaran yang Bukan Hanya Untuk Nilai

Ali menyebut pelajaran bahasa Banua memiliki fungsi penting: menjaga identitas budaya di tengah perubahan kurikulum nasional yang terus bergulir, mulai Kurikulum 2013 hingga Kurikulum Merdeka. Meski berganti sistem, muatan lokal tetap mempunyai ruang untuk diterapkan sepanjang daerah ingin mempertahankannya.

Karena itu, Disdik ingin Bahasa Banua menjadi mata pelajaran wajib bagi semua sekolah.

“Muatan lokal bisa disesuaikan masing-masing sekolah. Tapi khusus Bahasa Banua, kami akan wajibkan untuk semua,” tegasnya.

Harapannya sederhana namun besar. Anak-anak yang lahir dan tumbuh di tanah Banua setidaknya mampu memahami bahasa daerah yang menjadi identitas tempat mereka tinggal. Tidak harus fasih, tetapi mengerti—sebagai bentuk penghargaan budaya dan pengikat hubungan sosial.

“Paling tidak kalau orang bicara pakai Bahasa Banua, kita bisa mengerti. Karena kita sudah tinggal di tanah Banua ini, maka harus menghargai bahasanya juga,” tutup Ali.(akm/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Berau Buka Wisata Belanja Ramadan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

    Sekda Berau Buka Wisata Belanja Ramadan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Sekretaris Daerah Kabupaten Berau Muhammad Said membuka kegiatan Wisata Belanja Ramadan 2026 bagi anak yatim piatu dan dhuafa yang diselenggarakan oleh manajemen PT Pamapersada Nusantara di Pasar Adji Dilayas, Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 anak yang berasal dari wilayah lingkar tambang, khususnya Kecamatan Sambaliung dan Teluk Bayur. Dalam […]

  • Indra Teguh Resmi Maju Calon Ketua SMSI Kaltim: Siap Perjuangkan Kesejahteraan Media Daerah

    Indra Teguh Resmi Maju Calon Ketua SMSI Kaltim: Siap Perjuangkan Kesejahteraan Media Daerah

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 772
    • 0Komentar

    Samarinda – Ketua SMSI Kabupaten Berau, Indera Teguh Nur Cahyadi, resmi mencalonkan diri sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalimantan Timur dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-II yang akan digelar pada 11 Mei 2025 mendatang. Ia mendaftar di hari terakhir pendaftaran dengan tekad kuat dan persiapan matang. Sebelumnya, bursa calon hanya diramaikan tiga nama, […]

  • Siap Berebut Kursi Bupati Berau

    Siap Berebut Kursi Bupati Berau

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Persaingan dalam perebutan kursi kepala daerah di Berau semakin memanas. Setelah Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) memberikan rekomendasi kepada Madri Pani sebagai bakal calon bupati, kini giliran Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang mengikutinya. Informasi ini disampaikan oleh Ketua DPD NasDem Berau, Liliansyah, yang mengonfirmasi bahwa rekomendasi tersebut diserahkan […]

  • Program MBG Tak Lagi Saat Libur Sekolah, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Anggaran Rp20 Triliun

    Program MBG Tak Lagi Saat Libur Sekolah, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Anggaran Rp20 Triliun

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah resmi mengubah skema penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membatasi distribusi hanya pada hari sekolah, setelah evaluasi menunjukkan penyaluran saat hari libur kurang efektif. Meski demikian, bantuan tetap diberikan penuh kepada kelompok rentan, wilayah 3T, dan daerah dengan tingkat stunting tinggi, dengan potensi penghematan anggaran hingga Rp 20 triliun per tahun. […]

  • FJPI Kaltim Gandeng SMSI Berau, Tekankan Pentingnya Peran Media dalam Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

    FJPI Kaltim Gandeng SMSI Berau, Tekankan Pentingnya Peran Media dalam Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 620
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kaltim menggelar diskusi bertema “Peran Media Informasi dalam Perlindungan Korban Kekerasan Seksual” yang dihadiri oleh sejumlah jurnalis perempuan dari berbagai media online dan cetak, serta mahasiswi dari beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Berau, Rabu (13/11/2024). Kegiatan ini menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) […]

  • DOB Berau Pesisir Selatan Mandek Sejak 2011, DPD RI Minta Komitmen Baru

    DOB Berau Pesisir Selatan Mandek Sejak 2011, DPD RI Minta Komitmen Baru

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.055
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Andi Sopian Hasdam, menegaskan bahwa pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) tidak bisa dilakukan tanpa memenuhi sejumlah persyaratan pokok. Persetujuan kepala daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) disebut sebagai kunci utama. “Di DPD RI ada 189 usulan DOB, di DPR RI lebih dari 200, […]

expand_less