Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kejati Kaltim Ungkap Aliran Dana Tambang Kukar, Rp271 Miliar Sudah Diamankan dari Tersangka

Kejati Kaltim Ungkap Aliran Dana Tambang Kukar, Rp271 Miliar Sudah Diamankan dari Tersangka

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 294
  • print Cetak

SAMARINDA – Tumpukan uang miliaran rupiah kembali memenuhi ruang penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur. Dalam pengembangan kasus dugaan korupsi pemanfaatan lahan transmigrasi untuk aktivitas tambang di Kutai Kartanegara, penyidik kembali menerima pengembalian uang sebesar Rp57,45 miliar dari tersangka berinisial BT, Rabu (20/5/2026).

Dengan penyerahan terbaru tersebut, total uang yang berhasil diamankan Kejati Kaltim kini mencapai Rp271,45 miliar. Nilai fantastis itu menjadi bagian dari upaya pemulihan kerugian negara dalam perkara tambang yang menyeret sejumlah pejabat dan pihak swasta.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kaltim, Gusti Hamdani, mengungkapkan tersangka BT sebelumnya juga telah menyerahkan dana sekitar Rp214 miliar kepada penyidik.

“Penyerahan hari ini sebesar Rp57,45 miliar. Sebelumnya yang bersangkutan juga sudah menyerahkan kurang lebih Rp214 miliar sehingga totalnya mencapai Rp271,45 miliar,” ujar Gusti Hamdani saat konferensi pers.

Tidak hanya uang tunai, penyidik juga memburu aset-aset lain yang diduga berasal dari perkara tersebut. Sejumlah rumah, tanah hingga kendaraan roda empat telah disita untuk kepentingan penyidikan.

“Penyidik juga sudah melakukan penyitaan terhadap rumah, tanah maupun barang-barang lainnya termasuk kendaraan roda empat,” katanya.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan lahan transmigrasi dan barang milik negara yang digunakan untuk aktivitas pertambangan di Kutai Kartanegara. Dalam penyidikan yang masih berjalan, Kejati Kaltim telah menetapkan tujuh tersangka.

Empat tersangka diketahui merupakan mantan pejabat Dinas Pertambangan dan Energi Kutai Kartanegara dari berbagai periode jabatan. Sementara tiga tersangka lainnya berasal dari pihak swasta yang diduga terlibat dalam aktivitas pertambangan PT JMB Group.

Meski ratusan miliar rupiah telah berhasil diamankan, Kejati Kaltim memastikan perburuan aset dan aliran dana belum berhenti. Penyidik kini masih menelusuri kemungkinan adanya tambahan kerugian negara maupun aset lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.

“Kami masih terus mengejar pemulihan kerugian negara dan melihat kemungkinan adanya tambahan nilai yang dapat dipulihkan,” tegas Gusti Hamdani. (ard)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • SIGAP dari Berau hingga Bulungan, Model Baru Pembangunan Hijau Berbasis Desa

    SIGAP dari Berau hingga Bulungan, Model Baru Pembangunan Hijau Berbasis Desa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Di saat tekanan terhadap hutan dan krisis lingkungan kian menguat di berbagai daerah, sejumlah kampung di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara memilih jalur berbeda: membangun dari desa dengan menaruh pengelolaan sumber daya alam dan partisipasi warga sebagai titik tumpu. Pengalaman itu dipaparkan dalam Ekspos Program SIGAP bertajuk “Simpul Hijau: Merayakan Kolaborasi Pembangunan Daerah […]

  • Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

    Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.195
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua PMI Berau, Fitrial Noor membantah maraknya informasi yang beredar, bahwa telah terjadi keracunan makanan terhadap sejumlah peserta kemah Jumbara yang ada di Stadion Mini Teluk Bayur. Fitrial Noor menjelaskan, sekira pukul 20.00 WITA malam tadi, hujan deras disertai angin kencang melanda bumi perkemahan. Tak ayal, membuat tenda-tenda peserta yang terpasang porak […]

  • Bertemu Dirjen IKMA Kemenperin, Disperindagkop “Curhat”  

    Bertemu Dirjen IKMA Kemenperin, Disperindagkop “Curhat”  

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 662
    • 0Komentar

    SAMBALIUNG – Berkesempatan meresmikan sentra tenun di Sukan Tengah oleh Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKMA) Kementerian Perindustrian RI, tak disia-siakan oleh Diskoperindag Berau. Dalam kesempatan singkat itu, semua permasalahan terkait kondisi pengrajin hingga UMKM, diutarakan. “Ibu Dirjen yang kami hormati, permasalahan yang ada saat ini khususnya untuk tenun, adalah pengrajin tenun saat ini seperti […]

  • Perbaikan Tersandera Status Aset

    Perbaikan Tersandera Status Aset

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    BERAU – Kawasan tracking mangrove di Teluk Semanting ditutup sementara akibat kerusakan yang dinilai cukup parah dan berpotensi membahayakan pengunjung. Hingga kini, upaya perbaikan belum dapat dilakukan karena terkendala status aset serta keterbatasan anggaran daerah. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Hj. Samsiah, mengatakan penutupan dilakukan demi menjaga keselamatan wisatawan. Kondisi jalur tracking yang rusak […]

  • Dinilai Membebani, Iccang Dorong Komunikasi Intensif Antara Guru dan Wali Murid Soal Kurikulum Merdeka

    Dinilai Membebani, Iccang Dorong Komunikasi Intensif Antara Guru dan Wali Murid Soal Kurikulum Merdeka

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 756
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Kurikulum Merdeka yang diterapkan di sekolah-sekolah di Kabupaten Berau menuai kritik dari orangtua murid. Banyak orangtua merasa terbebani dengan jumlah tugas yang harus diselesaikan oleh anak-anak mereka, yang membuat mereka juga ikut sibuk dalam mendampingi proses belajar di rumah. Anggota DPRD Berau, Ichsan Rapi mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi ini. Menurutnya, meskipun kurikulum ini […]

  • Serangan Buaya Kian Meresahkan, DPRD Berau Desak Pemerintah Segera Bangun Penangkaran

    Serangan Buaya Kian Meresahkan, DPRD Berau Desak Pemerintah Segera Bangun Penangkaran

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 653
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Konflik antara manusia dan buaya di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. DPRD Berau meminta pemerintah daerah segera merealisasikan rencana pembangunan penangkaran buaya sebagai langkah penanganan jangka panjang. Anggota DPRD Berau, Sakirman, mengatakan desakan tersebut muncul setelah insiden serangan buaya yang hampir merenggut nyawa seorang warga di Karang Mulyo, Kecamatan Tanjung Redeb. Peristiwa […]

expand_less