Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Sepi Peminat, SLB Kekurangan Guru

Sepi Peminat, SLB Kekurangan Guru

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
  • visibility 730
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tanjung Redeb hingga kini masih sangat kekurangan guru pengajar. Bahkan, jumlah guru yang mengajar hanya 22 orang, dengan jumlah siswa sebanyak 239 orang.

“Kalau dengan total jumlah segitu harusnya jumlah gurunya 50-60 orang, itu idealnya. Karena satu guru itu maksimal memegang 3 siswa saja. Saat ini mau tidak mau satu guru menghandle lebih dari 3 siswa,” ujar Ketua Forum Peduli ABK Berau, Agustam yang juga menjadi salah satu pengajar di SLB yang berlokasi di Jalan Durian II Tanjung Redeb tersebut.

Ditemui beberapa waktu lalu, Agustam menyebut jika permasalahan kurangnya guru khusus SLB ini telah diajukan berulang kali ke Pemkab Berau. Namun, hingga saat ini belum ada solusi dari masalah itu.

“Jadi kendalanya, yang pertama untuk guru dengan background pendidikan luar biasa (PLB) itu sangat minim di Berau. Yang kedua, memang karena peminatnya untuk Kabupaten Berau itu sangat minim juga. Begitu dibuka PPPK, yang dibutuhkan 100 lebih, yang daftar paling satu orang,” bebernya.

Dijelaskannya juga, untuk kebutuhan guru SLB ini prioritas utamanya adalah di tingkat provinsi Kaltim terlebih dahulu. Jadi saat ada pengajuan untuk mengajar maka SLB di provinsi yang didahulukan kuotanya.

“Jadi kami tinggal sisanya saja. Saat mereka sudah terpenuhi kuotanya baru dialihkan ke daerah. Karena di provinsi pun masih kekurangan,” imbuhnya.

Ditanya mengenai guru umum yang hendak mengajar di SLB, dikatakan Agustam tidak bisa. Karena di SLB memerlukan tenaga pengajar dengan pendidikan khusus, yang benar-benar memahami kondisi anal berkebutuhan khusus.

“Beda dengan guru inklusi. Karena SLB ini benar-benar khusus. Bahkan kemarin juga sempat diminta agar guru yang mengajar kelas inklusi, adalah guru PLB. Nah, bagaimana kelas inklusi bisa diajar oleh guru PLB, sedangkan kami di SLB pun masih kekurangan,” tutupnya.

Ditanya tantangannya mengajar di SLB, dikatakannya mayoritas adalah di orang tua si anak. Beberapa orang tua, memang masih belum paham bahwa anaknya masih perlu edukasi. Bukan hanya di sekolah, tapi perlu layanan okupasi, perlu terapi bicara, dan layanan pendampingan pendidikan lainnya. Namun kebanyakan orangtua hanya berfokus kalau pendidikan di SLB sudah selesai itu sudah cukup. (Amel)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Karya Berau di Panggung INACRAFT 2025

    Jejak Karya Berau di Panggung INACRAFT 2025

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    JAKARTA- Sorotan lampu-lampu pameran memantulkan kilau keemasan dari anyaman rotan yang tersusun rapi di salah satu stan di Jakarta Convention Center (JCC). Di balik meja pajangan, Sri Aslinda Gamalis, Ketua Dekranasda Kabupaten Berau, menyapa pengunjung dengan senyum hangat. Hari itu, Berau hadir dalam perhelatan akbar industri kerajinan, INACRAFT 2025, dengan harapan besar, membawa warisan budaya […]

  • Pemkab Berau Gelontorkan Rp30 Miliar untuk BPJS

    Pemkab Berau Gelontorkan Rp30 Miliar untuk BPJS

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan anggaran sekitar Rp30 miliar untuk menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP). Kebijakan ini menyusul pengalihan tanggung jawab pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ke pemerintah kabupaten. Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, memastikan sekitar 4.194 peserta tetap akan terakomodasi […]

  • Kepala Kampung Merupakan Garda Terdepan dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Efektif

    Kepala Kampung Merupakan Garda Terdepan dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Efektif

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.283
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dalam mewujudkan tata Kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel peran kepala kampung sangat penting karena perannya merupakan garda terdepan. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Bimtek Teknis (BImtek) Peningkatan Kapasitas Kepala Kampung se-Kabupaten Berau, yang digelar di Ruang Sangalaki Setkab Berau, Rabu (22/10). Seketaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyampaikan kepala […]

  • Akses Bacaan Masih Terbatas, Pemkab Dorong Perpustakaan di Tingkat Kampung

    Akses Bacaan Masih Terbatas, Pemkab Dorong Perpustakaan di Tingkat Kampung

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 921
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya memperluas akses literasi hingga ke pelosok terus digencarkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusda) Kabupaten Berau. Namun, sejauh ini jumlah perpustakaan di tingkat kampung masih tergolong minim. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau, Yudha Budisantoso, mengatakan dari 13 kecamatan yang ada, baru sekitar 30 persen kampung yang memiliki perpustakaan dan berfungsi […]

  • Prabowo Ambil Alih Kendali Ekspor SDA, Sawit hingga Batu Bara Kini Wajib Lewat BUMN

    Prabowo Ambil Alih Kendali Ekspor SDA, Sawit hingga Batu Bara Kini Wajib Lewat BUMN

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam. Kebijakan tersebut diumumkan langsung dalam rapat paripurna DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Melalui aturan baru itu, pemerintah mewajibkan penjualan ekspor sejumlah komoditas sumber daya alam strategis dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai pengekspor tunggal. […]

  • Kereta Kaltara–IKN Berproses, Investor Siap Gelontorkan Rp25 Triliun

    Kereta Kaltara–IKN Berproses, Investor Siap Gelontorkan Rp25 Triliun

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Rencana pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Kalimantan Utara dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan perkembangan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyatakan telah bertemu dengan investor yang berminat mendanai proyek tersebut dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp25 triliun. Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, mengatakan pertemuan dengan investor berlangsung lancar. Pertemuan digelar di […]

expand_less