Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Kematian Mandala Jadi Sorotan Nasional, Mensos Singgung Validitas Data Bansos

Kematian Mandala Jadi Sorotan Nasional, Mensos Singgung Validitas Data Bansos

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 373
  • print Cetak

SAMARINDA — Meninggalnya Mandala Rizky Syaputra, pelajar SMKN 4 Samarinda, Kalimantan Timur, mulai mendapat perhatian pemerintah pusat. Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menilai kasus tersebut menjadi pengingat penting mengenai persoalan akurasi data masyarakat penerima bantuan sosial di Indonesia.

Mandala, siswa kelas XI Pemasaran 2, dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (24/4/2026) dini hari setelah mengalami sakit pada bagian kaki. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas serta dugaan kendala dalam memperoleh pengobatan memadai membuat kisahnya viral dan memicu perhatian publik.

Menanggapi hal itu, Saifullah Yusuf mengatakan Kementerian Sosial masih melakukan penelusuran untuk memastikan fakta-fakta yang berkembang di masyarakat.

“Kasus ini ya kita lagi menelusuri ya. Jadi berita itu apakah benar atau tidak benar, kita lihat. Masih sedang penelusuran,” kata Saifullah Yusuf dalam pernyataannya yang dipublikasikan melalui kanal YouTube IDN Times.

Meski demikian, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mengakui bahwa kasus tersebut berkaitan erat dengan persoalan validitas data kemiskinan dan penerima bantuan sosial.

Menurutnya, masih ada kemungkinan warga yang seharusnya mendapat perlindungan sosial justru belum masuk dalam sistem pendataan pemerintah. Karena itu, pemerintah saat ini tengah melakukan konsolidasi data secara nasional bersama pemerintah daerah.

“Secara umum bahwa ini bagian dari pentingnya data,” ujarnya.

Ia menegaskan data sosial tidak boleh hanya menjadi konsumsi pemerintah pusat, melainkan harus terbuka dan dapat dipantau bersama agar proses pengawasan lebih maksimal.

“Data ini harus bisa dibaca oleh kita semua. Tidak hanya oleh pemerintah pusat tapi juga oleh pemerintah daerah dan juga oleh masyarakat luas,” lanjutnya.

Kasus Mandala sendiri sebelumnya memunculkan empati luas dari masyarakat Samarinda. Banyak pihak menilai peristiwa tersebut menjadi alarm bahwa persoalan kemiskinan dan akses layanan kesehatan masih menjadi tantangan serius, terutama bagi keluarga dengan kondisi ekonomi rentan.

Hingga saat ini, pemerintah pusat disebut masih melakukan verifikasi untuk memastikan apakah keluarga Mandala telah terdaftar dalam program bantuan sosial maupun layanan jaminan kesehatan yang disediakan negara. (*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎UMKM Center Jadi Motor Pemerataan Ekonomi, Tak Lagi Terpusat di Kota

    ‎UMKM Center Jadi Motor Pemerataan Ekonomi, Tak Lagi Terpusat di Kota

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.118
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya memperkecil kesenjangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. ‎Salah satu strategi yang mulai digencarkan adalah menghadirkan fasilitas pengembangan UMKM yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berjualan, tetapi juga pusat peningkatan kapasitas pelaku usaha. ‎Tahun ini, Diskoperindag Berau memulai pembangunan kawasan terpadu berisi Mal Pelayanan Publik (MPP) […]

  • Papa Cookies Resmi Hadir di Berau, Pemkab Dorong UMKM Terus Naik Kelas

    Papa Cookies Resmi Hadir di Berau, Pemkab Dorong UMKM Terus Naik Kelas

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.203
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan sektor ekonomi kreatif (ekraf). Komitmen itu kembali ditunjukkan melalui kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, yang meresmikan pembukaan Papa Cookies Cake and Bakery Cabang Berau, Sabtu (18/10/2025) di Jalan Gatot Subroto No. 88, Sei Bedungun, Tanjung […]

  • UPA PERADI 2025 Wilayah Yogyakarta Digelar di Fakultas Hukum UGM

    UPA PERADI 2025 Wilayah Yogyakarta Digelar di Fakultas Hukum UGM

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 981
    • 0Komentar

    PRESS RELEASE SABTU, 6 DESEMBER 2025 DPN PERADI YOGYAKARTA – Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) kembali menggelar Ujian Profesi Advokat (UPA) Gelombang 2 Tahun 2025 yang digelar serentak se-Indonesia pada Sabtu, 6 Desember 2025. Ujian tersebut salah satunya di Kota Yogyakarta, yang digelar di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). Hadir di […]

  • Aksi Nekat! Mabuk, Dua Pemuda Gasak Motor di Malinau, Rencana Jual ke Bulungan Digagalkan!

    Aksi Nekat! Mabuk, Dua Pemuda Gasak Motor di Malinau, Rencana Jual ke Bulungan Digagalkan!

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Malinau – Dua Pria berinisial AA (23) dan RY (26) diamankan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Malinau. Para pelaku diringkus setelah melakukan pencurian sepeda motor. Kemudian kedua tersangka ditangkap beserta barang bukti kendaraan bermotor yang rencananya akan dijual di Kabupaten Bulungan. Pencurian bermula pada Sabtu dini hari (13/7), dimana kedua pelaku yang […]

  • Kampanye di Teluk Harapan: Madri Pani Tanggapi Keluhan Warga Maratua

    Kampanye di Teluk Harapan: Madri Pani Tanggapi Keluhan Warga Maratua

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 624
    • 0Komentar

    Maratua – Paslon nomor urut 1, Madri Pani-Agus Wahyudi, menggelar kampanye di Kampung Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, Rabu (16/10) sekira pukul 16.00 Wita. Ratusan masyarakat memadati kampanye yang dihadiri calon bupati Berau tersebut. Persoalan jaringan internet menjadi keluhan utama bagi warga empat kampung yang ada di Maratua. “Ini yang masih menjadi PR. Tapi saya ke […]

  • Pria Tewas Usai Diduga Curi Mangga di Bontang, Polisi Telusuri Jejak Pengeroyokan

    Pria Tewas Usai Diduga Curi Mangga di Bontang, Polisi Telusuri Jejak Pengeroyokan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    BONTANG — Kematian seorang pria berinisial Ri di kawasan permukiman padat Jalan KS Tubun Gang Bersama 7 RT 32, Kelurahan Api-Api, Kota Bontang, kini resmi masuk meja penyidik. Peristiwa yang terjadi pada malam hari itu mendadak menyedot perhatian publik setelah potongan video keributan warga beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang viral, tampak kegaduhan […]

expand_less