Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Kematian Mandala Jadi Sorotan Nasional, Mensos Singgung Validitas Data Bansos

Kematian Mandala Jadi Sorotan Nasional, Mensos Singgung Validitas Data Bansos

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 398
  • print Cetak

SAMARINDA — Meninggalnya Mandala Rizky Syaputra, pelajar SMKN 4 Samarinda, Kalimantan Timur, mulai mendapat perhatian pemerintah pusat. Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menilai kasus tersebut menjadi pengingat penting mengenai persoalan akurasi data masyarakat penerima bantuan sosial di Indonesia.

Mandala, siswa kelas XI Pemasaran 2, dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (24/4/2026) dini hari setelah mengalami sakit pada bagian kaki. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas serta dugaan kendala dalam memperoleh pengobatan memadai membuat kisahnya viral dan memicu perhatian publik.

Menanggapi hal itu, Saifullah Yusuf mengatakan Kementerian Sosial masih melakukan penelusuran untuk memastikan fakta-fakta yang berkembang di masyarakat.

“Kasus ini ya kita lagi menelusuri ya. Jadi berita itu apakah benar atau tidak benar, kita lihat. Masih sedang penelusuran,” kata Saifullah Yusuf dalam pernyataannya yang dipublikasikan melalui kanal YouTube IDN Times.

Meski demikian, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mengakui bahwa kasus tersebut berkaitan erat dengan persoalan validitas data kemiskinan dan penerima bantuan sosial.

Menurutnya, masih ada kemungkinan warga yang seharusnya mendapat perlindungan sosial justru belum masuk dalam sistem pendataan pemerintah. Karena itu, pemerintah saat ini tengah melakukan konsolidasi data secara nasional bersama pemerintah daerah.

“Secara umum bahwa ini bagian dari pentingnya data,” ujarnya.

Ia menegaskan data sosial tidak boleh hanya menjadi konsumsi pemerintah pusat, melainkan harus terbuka dan dapat dipantau bersama agar proses pengawasan lebih maksimal.

“Data ini harus bisa dibaca oleh kita semua. Tidak hanya oleh pemerintah pusat tapi juga oleh pemerintah daerah dan juga oleh masyarakat luas,” lanjutnya.

Kasus Mandala sendiri sebelumnya memunculkan empati luas dari masyarakat Samarinda. Banyak pihak menilai peristiwa tersebut menjadi alarm bahwa persoalan kemiskinan dan akses layanan kesehatan masih menjadi tantangan serius, terutama bagi keluarga dengan kondisi ekonomi rentan.

Hingga saat ini, pemerintah pusat disebut masih melakukan verifikasi untuk memastikan apakah keluarga Mandala telah terdaftar dalam program bantuan sosial maupun layanan jaminan kesehatan yang disediakan negara. (*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat Deadline Masih Byarpet, PLN Sebut Mesin Baru OTW Berau

    Lewat Deadline Masih Byarpet, PLN Sebut Mesin Baru OTW Berau

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 813
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Masyarakat Berau mempertanyakan kondisi kelistrikan yang hingga saat ini masih byarpet. Padahal sesuai informasi terakhir dari Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik beberapa waktu lalu saat mengunjungi Berau, menyebut jika kondisi ini akan berakhir di 20 November 2024. Ditemui kemarin, Pjs Bupati Berau Sufian Agus menjelaskan jika dirinya belum mengupdate informasi tersebut. Namun, dengan […]

  • Video Call Jadi Alternatif Kunjungan di Rutan Tanjung Redeb

    Video Call Jadi Alternatif Kunjungan di Rutan Tanjung Redeb

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.262
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb kini memfasilitasi warga binaan dengan layanan kunjungan online. Inovasi ini memungkinkan keluarga tetap berkomunikasi melalui video call tanpa harus datang langsung ke rutan. Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Yudhi Khairudin, mengatakan fasilitas tersebut hadir untuk menjawab kebutuhan warga binaan dan keluarga yang terkendala jarak. […]

  • Keluhan Warga Soal Jalan Tak Beraspal, DPRD Berau Desak OPD Terkait

    Keluhan Warga Soal Jalan Tak Beraspal, DPRD Berau Desak OPD Terkait

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 562
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kondisi infrastruktur jalan di beberapa kampung di Kabupaten Berau yang belum memadai menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman. Ia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) agar segera mengakomodir keluhan masyarakat terkait jalan yang masih belum tersentuh pengaspalan. “Memang ada beberapa kampung yang belum […]

  • Ayah di Berau Rudapaksa Anak Kandung sejak SD, Mengaku karena “Cinta”

    Ayah di Berau Rudapaksa Anak Kandung sejak SD, Mengaku karena “Cinta”

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 682
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Salah satu kasus di Kabupaten Berau yang saat ini ramai menjadi perbincangan adalah persetubuhan seorang ayah kandung kepada anaknya sendiri, yang terjadi di Trans Sambaliung. Mirisnya, hal itu dilakukan karena si ayah mengaku mencintai anaknya itu. Bukan cinta wajar bapak kepada anak, namun “cinta terlarang” yang sudah mengarah ke obsesi. Sehingga membuat […]

  • Tragedi di Perbatasan Indonesia: Pesawat Pengangkut BBM Terbakar, Satu Pilot Gugur

    Tragedi di Perbatasan Indonesia: Pesawat Pengangkut BBM Terbakar, Satu Pilot Gugur

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 828
    • 0Komentar

    KALTARA — Sebuah pesawat kargo pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik Pelita Air jatuh di wilayah Gunung Pa’belaban, Desa Kampung Baru, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis, 19 Februari 2026, sekitar pukul 12.15 WITA. Pilot pesawat ditemukan meninggal dunia di dalam badan pesawat yang terbakar. Pesawat dengan nomor penerbangan PAS 7101 dan registrasi […]

  • Dispusip Berau Wanti-wanti: Anak Terlalu Lama Main Gadget Bisa ‘Lupa’ Buku

    Dispusip Berau Wanti-wanti: Anak Terlalu Lama Main Gadget Bisa ‘Lupa’ Buku

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 686
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menyoroti meningkatnya penggunaan gadget di kalangan anak-anak yang dinilai berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari gangguan kesehatan hingga penurunan minat baca. Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan ketergantungan pada perangkat digital tanpa pengawasan orang tua dapat memengaruhi fokus, kesehatan mental, serta perkembangan anak. Menurut […]

expand_less