Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » DPRD Berau Desak Pemkab Segera Selesaikan Sengketa Tapal Batas Tabalar

DPRD Berau Desak Pemkab Segera Selesaikan Sengketa Tapal Batas Tabalar

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
  • visibility 487
  • print Cetak

Tabalar – Permasalahan tapal batas di Kecamatan Tabalar kembali menjadi sorotan DPRD Berau. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan sengketa tersebut agar tidak semakin berlarut-larut dan berdampak negatif bagi masyarakat.

Menurut Gideon, permasalahan batas wilayah tidak hanya sekadar persoalan administratif, tetapi juga berpengaruh pada berbagai sektor, seperti pertanian, perkebunan, dan tata kelola pemerintahan di daerah tersebut.

“Ketidakjelasan batas wilayah bisa memicu perselisihan antarwarga, terutama dalam kepemilikan lahan yang digunakan untuk pertanian dan perkebunan. Jika dibiarkan, ini bisa berdampak buruk pada perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra itu menegaskan bahwa penyelesaian tapal batas harus dilakukan secara serius, bukan hanya sebatas pembahasan lisan, tetapi juga didokumentasikan secara tertulis dan disampaikan kepada Pemkab Berau agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Dengan adanya laporan tertulis, harapannya permasalahan ini bisa segera mendapatkan perhatian dan penyelesaian dari pihak terkait,” tambahnya.

Selain memicu konflik sosial, ketidakjelasan tapal batas juga dapat menghambat investasi dan program pembangunan di Tabalar. Gideon menekankan bahwa status lahan yang belum jelas akan membuat investor ragu untuk berinvestasi dan bisa memperlambat pengelolaan sumber daya alam di daerah tersebut.

Ia pun mengajak semua pihak, termasuk pemerintah kecamatan, desa, serta instansi terkait, untuk bersinergi dalam mencari solusi terbaik guna menyelesaikan sengketa ini.

“Kami di DPRD siap mengawal proses ini dan berharap pemerintah daerah bisa segera bertindak cepat agar masalah ini tidak terus berlarut-larut,” tegasnya.

Gideon juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat terkait penyelesaian batas wilayah agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari. Ia berharap Pemkab Berau bisa segera menyusun langkah konkret agar permasalahan tapal batas Tabalar bisa segera terselesaikan demi kepentingan bersama. (*adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Truk Tangki CPO Tabrak Avanza di Kelay, Penegakan Perda Dipertanyakan

    Viral Truk Tangki CPO Tabrak Avanza di Kelay, Penegakan Perda Dipertanyakan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    BERAU — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) dan mobil Toyota Avanza terjadi di kawasan Kilometer 35, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau. Peristiwa itu viral di media sosial setelah video amatir warga tersebar luas. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat kondisi kecelakaan yang cukup parah. Mobil Avanza mengalami kerusakan berat di […]

  • Tatap Muka Bersama Warga Maratua, Madri Terima Sejumlah Keluhan

    Tatap Muka Bersama Warga Maratua, Madri Terima Sejumlah Keluhan

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Maratua – Ketua DPRD Berau, Madri Pani menggelar komunikasi dan tatap muka bersama dengan masyarakat di empat kampung, Kecamatan Pulau Maratua. Kegiatan itu merupakan bagian dari perjalanannya sebagai wakil rakyat untuk mendengarkan suara-suara masyarakat, baik persoalan infrastruktur mendasar hingga terkait pariwisata di pulau terluar itu. Kunjungan itu dilaksanakan sejak Kamis (11/7/2024) hingga Jumat (12/7/2024), […]

  • Puluhan Pasien Antre Cuci Darah, Mesin Hemodialisis Masih Tersimpan di Gudang

    Puluhan Pasien Antre Cuci Darah, Mesin Hemodialisis Masih Tersimpan di Gudang

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Keterbatasan ruang pelayanan menjadi kendala utama dalam pengembangan layanan hemodialisis (HD) atau cuci darah di RSUD dr. Abdul Rivai, Kabupaten Berau. Akibatnya, puluhan pasien masih harus mengantre untuk mendapatkan layanan meski sejumlah mesin cuci darah yang siap digunakan masih tersimpan di gudang. Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan persoalan yang dihadapi rumah sakit […]

  • Disbudpar Rilis Agenda Wisata 2026, Ramadan Jadi Alasan Maret–April Tanpa Event di Berau

    Disbudpar Rilis Agenda Wisata 2026, Ramadan Jadi Alasan Maret–April Tanpa Event di Berau

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau merilis Calendar of Event Berau 2026 yang memuat rangkaian kegiatan pariwisata dan budaya sepanjang tahun. Kalender kegiatan tersebut diawali dengan Mam-Mam Fest pada Februari dan ditutup dengan tradisi Meja Panjang di Kampung Merasa pada Desember. Dalam kalender yang dirilis, berbagai agenda wisata dan budaya tersebar […]

  • Ayah di Berau Rudapaksa Anak Kandung sejak SD, Mengaku karena “Cinta”

    Ayah di Berau Rudapaksa Anak Kandung sejak SD, Mengaku karena “Cinta”

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 650
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Salah satu kasus di Kabupaten Berau yang saat ini ramai menjadi perbincangan adalah persetubuhan seorang ayah kandung kepada anaknya sendiri, yang terjadi di Trans Sambaliung. Mirisnya, hal itu dilakukan karena si ayah mengaku mencintai anaknya itu. Bukan cinta wajar bapak kepada anak, namun “cinta terlarang” yang sudah mengarah ke obsesi. Sehingga membuat […]

  • Generasi Muda Enggan Bertani, Produksi Pangan Berau Belum Mandiri

    Generasi Muda Enggan Bertani, Produksi Pangan Berau Belum Mandiri

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    BERAU — Minimnya minat masyarakat untuk bertani menjadi salah satu persoalan yang memengaruhi sektor pertanian di Kabupaten Berau. Kondisi ini berdampak pada produksi pangan daerah yang belum mampu memenuhi kebutuhan secara mandiri. Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Berau, Basri, mengatakan karakteristik petani di Berau berbeda dengan daerah lain seperti Pulau Jawa dan […]

expand_less