Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Harga TBS Mulai Turun, FPKS Kaltim Soroti Dampak Kebijakan Ekspor Sawit

Harga TBS Mulai Turun, FPKS Kaltim Soroti Dampak Kebijakan Ekspor Sawit

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 314
  • print Cetak

SAMARINDA – Forum Petani Kelapa Sawit Kalimantan Timur meminta pemerintah pusat menerapkan kebijakan tata niaga ekspor sawit secara hati-hati dan bertahap. Hal itu disampaikan menyusul kebijakan pemerintah terkait penguatan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam, termasuk crude palm oil (CPO).

Ketua FPKS Kaltim, Asbudi, menilai Indonesia memang memiliki posisi strategis sebagai produsen sawit terbesar dunia. Namun menurutnya, kekuatan produksi saja belum cukup untuk menjaga dominasi Indonesia di pasar internasional.

Ia menegaskan stabilitas kebijakan, kepercayaan buyer global, kepastian kontrak, hingga kesiapan sistem perdagangan juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan industri sawit nasional.

“Dalam perdagangan internasional, kekuatan produksi saja tidak cukup. Stabilitas kebijakan dan kepercayaan pasar internasional juga sangat menentukan,” ujar Asbudi dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

FPKS Kaltim mengaku memahami semangat pemerintah untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional dan memperbaiki tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam. Namun di sisi lain, pihaknya melihat adanya kekhawatiran di tingkat petani dan pelaku usaha terkait dampak implementasi kebijakan tersebut.

Menurut Asbudi, sejumlah persoalan mulai dirasakan di lapangan, mulai dari potensi terganggunya rantai pasok, ketidakstabilan harga, hingga menurunnya kepercayaan buyer internasional terhadap mekanisme perdagangan sawit Indonesia.

FPKS Kaltim juga menyoroti penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang disebut terjadi cukup cepat dalam beberapa hari terakhir setelah munculnya kebijakan baru tersebut.

“Kondisi ini menunjukkan pasar merespons bukan hanya dari sisi niat baik pemerintah, tetapi juga dari sisi kesiapan implementasi dan kepastian mekanisme teknis,” katanya.

Karena itu, FPKS Kaltim meminta pemerintah pusat, kementerian terkait, regulator, hingga seluruh pemangku kepentingan industri sawit duduk bersama melakukan evaluasi terbuka dan dialog konstruktif agar kebijakan yang diterapkan tidak justru membebani petani di daerah.

Asbudi menegaskan, tujuan memperkuat industri sawit nasional harus tetap memperhatikan keberlangsungan ekosistem usaha dari hulu hingga hilir.

Ia menilai kekuatan industri sawit Indonesia justru akan semakin besar apabila dibangun melalui tata kelola yang kuat, transisi kebijakan yang matang, komunikasi yang terbuka, dan keseimbangan antara kepentingan negara dengan stabilitas dunia usaha.

“FPKS Kaltim siap menjadi mitra dialog yang konstruktif demi menjaga keberlanjutan sawit Indonesia,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arus Mudik Udara Mulai Ramai, Bandara Kalimarau Minta Penumpang Jangan Abaikan Aturan Ini

    Arus Mudik Udara Mulai Ramai, Bandara Kalimarau Minta Penumpang Jangan Abaikan Aturan Ini

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau diperkirakan mulai meningkat menjelang libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026. Pihak bandara mengingatkan penumpang untuk memperhatikan aturan bagasi serta prosedur check-in agar perjalanan berjalan lancar. Kepala Bandara Kalimarau Patah Atabri mengatakan ketentuan bagasi bagi penumpang hingga kini masih mengacu pada kebijakan masing-masing maskapai dan belum mengalami […]

  • Empat Kasus Narkotika Terungkap di Berau, Barang Bukti 42,84 Gram Sabu Dimusnahkan

    Empat Kasus Narkotika Terungkap di Berau, Barang Bukti 42,84 Gram Sabu Dimusnahkan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    BERAU – Satuan Reserse Narkoba Polres Berau memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 42,84 gram pada Selasa, 5 Mei 2026. Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan empat kasus narkotika dengan lima orang tersangka. Pemusnahan dilakukan di Ruang Gelar Satresnarkoba Polres Berau dan disaksikan sejumlah pihak, mulai dari unsur pengadilan, kejaksaan, penasihat hukum, hingga instansi […]

  • Balangan Pelajari KTL Berau, Bagikan Pengalaman PJU Tenaga Surya

    Balangan Pelajari KTL Berau, Bagikan Pengalaman PJU Tenaga Surya

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, melakukan kunjungan kerja dan studi tiru ke Kabupaten Berau untuk mempelajari penerapan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL). Rombongan diterima langsung Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di Ruang Sangalaki, Kantor Bupati Berau, Selasa, 9 Juni 2026. Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Bupati Balangan Ahmad Fauzi bersama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten […]

  • Mesin Kapal Rusak, Tiga Nelayan Berau Terombang-ambing Berhari-hari di Laut

    Mesin Kapal Rusak, Tiga Nelayan Berau Terombang-ambing Berhari-hari di Laut

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 632
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Tiga nelayan asal Kabupaten Berau sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan antara Pulau Derawan dan Maratua. Ketiganya diketahui mengalami kerusakan mesin kapal sehingga terombang-ambing di tengah laut selama beberapa hari sebelum akhirnya berhasil kembali ke daratan dengan selamat. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 18.27 Wita. […]

  • Panggung Barintak Disiapkan Jadi Destinasi Rekreasi Malam Baru di Tanjung Redeb

    Panggung Barintak Disiapkan Jadi Destinasi Rekreasi Malam Baru di Tanjung Redeb

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 909
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Berau mulai menyiapkan konsep rekreasi malam kota melalui gelaran musik akustik rutin di Panggung Barintak, Tepian Segah. Program ini dirancang untuk menghidupkan kembali kawasan tepi sungai sebagai ruang berkumpul masyarakat setelah beraktivitas seharian. ‎Panggung Barintak yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani selama ini menjadi salah satu titik favorit warga, namun belum memiliki […]

  • Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat, DPRD Berau Dorong Peran Keluarga dan Lembaga Pendidikan

    Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat, DPRD Berau Dorong Peran Keluarga dan Lembaga Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 306
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Lonjakan kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Berau mulai memantik perhatian serius dari kalangan legislatif. Fenomena ini dinilai sebagai tanda bahaya yang tidak boleh diabaikan, mengingat anak-anak masih menjadi kelompok yang paling rentan menjadi korban di lingkungan tempat mereka tumbuh. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menilai meningkatnya kasus tersebut tidak […]

expand_less