Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Harga TBS Mulai Turun, FPKS Kaltim Soroti Dampak Kebijakan Ekspor Sawit

Harga TBS Mulai Turun, FPKS Kaltim Soroti Dampak Kebijakan Ekspor Sawit

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 267
  • print Cetak

SAMARINDA – Forum Petani Kelapa Sawit Kalimantan Timur meminta pemerintah pusat menerapkan kebijakan tata niaga ekspor sawit secara hati-hati dan bertahap. Hal itu disampaikan menyusul kebijakan pemerintah terkait penguatan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam, termasuk crude palm oil (CPO).

Ketua FPKS Kaltim, Asbudi, menilai Indonesia memang memiliki posisi strategis sebagai produsen sawit terbesar dunia. Namun menurutnya, kekuatan produksi saja belum cukup untuk menjaga dominasi Indonesia di pasar internasional.

Ia menegaskan stabilitas kebijakan, kepercayaan buyer global, kepastian kontrak, hingga kesiapan sistem perdagangan juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan industri sawit nasional.

“Dalam perdagangan internasional, kekuatan produksi saja tidak cukup. Stabilitas kebijakan dan kepercayaan pasar internasional juga sangat menentukan,” ujar Asbudi dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

FPKS Kaltim mengaku memahami semangat pemerintah untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional dan memperbaiki tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam. Namun di sisi lain, pihaknya melihat adanya kekhawatiran di tingkat petani dan pelaku usaha terkait dampak implementasi kebijakan tersebut.

Menurut Asbudi, sejumlah persoalan mulai dirasakan di lapangan, mulai dari potensi terganggunya rantai pasok, ketidakstabilan harga, hingga menurunnya kepercayaan buyer internasional terhadap mekanisme perdagangan sawit Indonesia.

FPKS Kaltim juga menyoroti penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang disebut terjadi cukup cepat dalam beberapa hari terakhir setelah munculnya kebijakan baru tersebut.

“Kondisi ini menunjukkan pasar merespons bukan hanya dari sisi niat baik pemerintah, tetapi juga dari sisi kesiapan implementasi dan kepastian mekanisme teknis,” katanya.

Karena itu, FPKS Kaltim meminta pemerintah pusat, kementerian terkait, regulator, hingga seluruh pemangku kepentingan industri sawit duduk bersama melakukan evaluasi terbuka dan dialog konstruktif agar kebijakan yang diterapkan tidak justru membebani petani di daerah.

Asbudi menegaskan, tujuan memperkuat industri sawit nasional harus tetap memperhatikan keberlangsungan ekosistem usaha dari hulu hingga hilir.

Ia menilai kekuatan industri sawit Indonesia justru akan semakin besar apabila dibangun melalui tata kelola yang kuat, transisi kebijakan yang matang, komunikasi yang terbuka, dan keseimbangan antara kepentingan negara dengan stabilitas dunia usaha.

“FPKS Kaltim siap menjadi mitra dialog yang konstruktif demi menjaga keberlanjutan sawit Indonesia,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Kairul Azam, Bocah Maratua yang Digigit Hiu Saat Temani Ayah Cari Udang

    Kisah Kairul Azam, Bocah Maratua yang Digigit Hiu Saat Temani Ayah Cari Udang

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 601
    • 0Komentar

    MARATUA – Seorang bocah bernama Kairul Azam berusia 11 tahun harus mengalami nasib naas. Niat membantu sang ayah justru membuatnya harus mendapatkan luka cukup serius di bagian lengan tangan dan kaki karena serangan hiu. Hal ini bermula ketika si anak ikut ayahnya ke Pulau Semut di Teluk Alulu Kecamatan Maratua untuk mencari Udang, pada Minggu […]

  • Udang Windu Berkelanjutan Disiapkan Pemkab Berau

    Udang Windu Berkelanjutan Disiapkan Pemkab Berau

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.473
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mulai menggeser arah pembangunan sektor perikanannya ke model yang lebih ramah lingkungan. Melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, konsep budidaya udang windu berkelanjutan mulai disiapkan di Kampung Pegat Betumbuk, Kecamatan Pulau Derawan—wilayah yang dikenal memiliki ekosistem pesisir sensitif namun sangat potensial. Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menjelaskan […]

  • Dua Kepala Kampung di Berau Tak Kebagian Perpanjangan Masa Jabatan, Ini Alasannya

    Dua Kepala Kampung di Berau Tak Kebagian Perpanjangan Masa Jabatan, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dari 100 kepala kampung (Kakam) di Berau yang dikukuhkan untuk perpanjangan masa jabatannya, dua Kakam, yakni Kakam Sei Bebanir Bangun dan Kakam Teluk Sumbang, tertinggal. Hal ini dikarenakan kedua kampung tersebut saat ini masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) atau penjabat (Pj) kepala kampung. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Berau, […]

  • Sri Juniarsih: "Apapun Hasilnya, Saya Ridho dan Ikhlas"

    Sri Juniarsih: “Apapun Hasilnya, Saya Ridho dan Ikhlas”

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menunjukkan komitmennya terhadap proses demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Berau 2024 pada Rabu (27/11). Ia mencoblos di TPS 14, Jalan Al Bina Atas, didampingi oleh anggota keluarganya. Usai mencoblos, Sri Juniarsih menyempatkan diri menyapa petugas dan warga di TPS. Kepada media, ia mengungkapkan optimismenya […]

  • BPBD Berau Tangani Ratusan Kejadian Darurat Sepanjang 2025, Evakuasi Hewan Liar Dominan

    BPBD Berau Tangani Ratusan Kejadian Darurat Sepanjang 2025, Evakuasi Hewan Liar Dominan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau mencatat ratusan pelayanan kedaruratan dan kebencanaan sepanjang tahun anggaran 2025. Data menunjukkan, penanganan tidak hanya didominasi kebakaran permukiman, tetapi juga evakuasi hewan liar yang kerap masuk ke wilayah pemukiman warga. Berdasarkan rekapitulasi pelayanan pemadam kebakaran dan penyelamatan BPBD Berau, tercatat sebanyak 49 kejadian kebakaran permukiman […]

  • Beredar Telegram Panglima TNI Soal Instruksi Siaga Prajurit, Antisipasi Situasi Global

    Beredar Telegram Panglima TNI Soal Instruksi Siaga Prajurit, Antisipasi Situasi Global

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Jakarta – Beredar dokumen Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto berisi instruksi Siaga 1 ke seluruh prajurit. Perintah ini sebagai bentuk antisipasi perkembangan dan situasi global saat ini, khususnya di Timur Tengah. Telegram dengan Nomor TR/283/2026 ditekan oleh Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun, pada 1 Maret 2026. Dalam dokumen tersebut, tertulis bahwa telegram […]

expand_less