Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemkab Berau Pisahkan Damkar dari BPBD, Layanan Pemadaman Difokuskan

Pemkab Berau Pisahkan Damkar dari BPBD, Layanan Pemadaman Difokuskan

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 383
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau resmi memisahkan fungsi pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pemisahan ini dilakukan melalui terbitnya Peraturan Bupati tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja yang menandai berdirinya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) sebagai perangkat daerah tersendiri.

Nofian Hidayat, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, kini dipercaya sebagai Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan di Disdamkarmat. Ia menyatakan siap menjalankan tugas untuk memperkuat layanan pemadaman kebakaran dan penyelamatan di wilayah Berau.

Menurut Nofian, pemisahan kelembagaan ini bertujuan agar penanganan kebakaran dan kebencanaan dapat dilakukan secara lebih fokus sesuai dengan bidang masing-masing.

“Disdamkarmat akan fokus pada teknis pemadaman saat terjadi kebakaran di permukiman maupun kegiatan penyelamatan. Sementara BPBD tetap menangani bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga kebakaran hutan dan lahan,” kata Nofian, Sabtu, 14 Maret 2026.

Meski secara organisasi telah berdiri sendiri, untuk sementara Disdamkarmat masih menempati gedung yang sama dengan BPBD. Penggunaan kantor bersama tersebut bersifat sementara sambil menunggu keputusan mengenai lokasi kantor permanen.

“Untuk saat ini masih berbagi ruang kantor dengan BPBD. Namun dari sisi tugas dan fungsi sudah berjalan masing-masing,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Berau juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp9 miliar dari APBD tahun ini untuk mendukung operasional kedua lembaga tersebut setelah pemisahan organisasi.

Di sisi lain, BPBD Berau masih menghadapi berbagai potensi bencana alam di daerah tersebut. Setidaknya terdapat sekitar 10 jenis ancaman bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Berau, antara lain banjir bandang, abrasi pantai, angin ekstrem, hingga gempa bumi.

Karena itu, penguatan sumber daya manusia dinilai penting agar penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih optimal.

Saat ini jumlah personel pemadam kebakaran di Berau tercatat sekitar 88 orang yang tersebar di tujuh pos layanan. Jumlah tersebut termasuk tambahan sekitar 20 personel baru yang direkrut untuk memperkuat kesiapsiagaan.

Sementara BPBD Berau diproyeksikan memiliki sekitar 67 personel setelah pembagian tugas dilakukan antara kedua lembaga.

“Kami sudah memproyeksikan pembagian personel. Yang memiliki dasar sebagai pemadam kebakaran tetap berada di Damkar, sedangkan yang fokus pada penanganan kebencanaan berada di BPBD,” kata Nofian.(*/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Warga Hadiri Kampanye Akbar Sragam di GOR Pemuda

    Ribuan Warga Hadiri Kampanye Akbar Sragam di GOR Pemuda

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 718
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kampanye Akbar pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 2, Sri Juniarsih dan Gamalis jadi lautan massa. Ketua Panitia, Agus Uriansyah menyebutkan, bahwa Kampanye Akbar kali ini dipersembahkan kepada seluruh masyarakat Berau. Ia menyebut, saat ini adalah momentum masyarakat Berau untuk bersatu pada membulatkan tekad memberikan dukungan sepenuhnya kepada SraGam. […]

  • Puskesmas Gunung Tabur Resmi Beroperasi 24 Jam, Frans Lewi: Pemerintah Hadir untuk Rakyat

    Puskesmas Gunung Tabur Resmi Beroperasi 24 Jam, Frans Lewi: Pemerintah Hadir untuk Rakyat

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 357
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Hal itu ditandai dengan diresmikannya Puskesmas Non-Rawat Inap dan Layanan Persalinan 24 Jam di Kecamatan Gunung Tabur, yang disebut sebagai langkah nyata mewujudkan pemerataan layanan kesehatan di Bumi Batiwakkal. Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, menilai kehadiran fasilitas baru […]

  • Madri Pani-Agus Wahyudi Temui Warga Kelay, Usung Visi Pembangunan Berau yang Pro Rakyat

    Madri Pani-Agus Wahyudi Temui Warga Kelay, Usung Visi Pembangunan Berau yang Pro Rakyat

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Kelay — Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 1, Madri Pani dan Agus Wahyudi (MP-AW), terus mengintensifkan kampanye mereka ke berbagai titik di Kabupaten Berau. Setelah menyapa warga di pesisir selatan dan daerah wisata, kali ini giliran masyarakat Kecamatan Kelay yang menjadi tujuan safari politik pasangan ini. Pada Jumat (18/10/2024), Paslon MP-AW […]

  • 112 Rumah Warga Berau Dapat Bantuan Perbaikan Tahun Ini, Disperkim Mulai Petakan Lokasi

    112 Rumah Warga Berau Dapat Bantuan Perbaikan Tahun Ini, Disperkim Mulai Petakan Lokasi

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Berau mengalokasikan 112 unit bantuan rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada anggaran murni tahun 2026. Kepala Bidang Perumahan Disperkim Berau, Juli Mahendra, mengatakan program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memperbaiki rumah yang tidak layak huni. “Untuk kegiatan BSPS tahun ini tersedia anggaran […]

  • Berau Terapkan Skema 80-20, Tambak Udang Windu Ramah Lingkungan di Pegat Betumbuk

    Berau Terapkan Skema 80-20, Tambak Udang Windu Ramah Lingkungan di Pegat Betumbuk

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.170
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara ekonomi dan ekologi. Melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, konsep budidaya udang windu ramah lingkungankini tengah digagas di Kampung Pegat Betumbuk, Kecamatan Pulau Derawan. Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menjelaskan bahwa proyek ini dirancang dengan mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan. Dalam […]

  • Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.333
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Izin operasional PT Berau Coal di Kabupaten Berau akan berakhir pada 22 April 2025. Namun, seiring mendekatnya tenggat waktu, masyarakat mulai bersuara, mengungkapkan keluhan yang selama ini terpendam. Anggota DPR RI Komisi XII, Syafruddin, menyampaikan berbagai permasalahan terkait kewajiban perusahaan yang dinilai belum tuntas. Salah satu sorotan utama adalah reklamasi lahan bekas tambang […]

expand_less