Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemkab Berau Pisahkan Damkar dari BPBD, Layanan Pemadaman Difokuskan

Pemkab Berau Pisahkan Damkar dari BPBD, Layanan Pemadaman Difokuskan

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 436
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau resmi memisahkan fungsi pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pemisahan ini dilakukan melalui terbitnya Peraturan Bupati tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja yang menandai berdirinya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) sebagai perangkat daerah tersendiri.

Nofian Hidayat, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, kini dipercaya sebagai Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan di Disdamkarmat. Ia menyatakan siap menjalankan tugas untuk memperkuat layanan pemadaman kebakaran dan penyelamatan di wilayah Berau.

Menurut Nofian, pemisahan kelembagaan ini bertujuan agar penanganan kebakaran dan kebencanaan dapat dilakukan secara lebih fokus sesuai dengan bidang masing-masing.

“Disdamkarmat akan fokus pada teknis pemadaman saat terjadi kebakaran di permukiman maupun kegiatan penyelamatan. Sementara BPBD tetap menangani bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga kebakaran hutan dan lahan,” kata Nofian, Sabtu, 14 Maret 2026.

Meski secara organisasi telah berdiri sendiri, untuk sementara Disdamkarmat masih menempati gedung yang sama dengan BPBD. Penggunaan kantor bersama tersebut bersifat sementara sambil menunggu keputusan mengenai lokasi kantor permanen.

“Untuk saat ini masih berbagi ruang kantor dengan BPBD. Namun dari sisi tugas dan fungsi sudah berjalan masing-masing,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Berau juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp9 miliar dari APBD tahun ini untuk mendukung operasional kedua lembaga tersebut setelah pemisahan organisasi.

Di sisi lain, BPBD Berau masih menghadapi berbagai potensi bencana alam di daerah tersebut. Setidaknya terdapat sekitar 10 jenis ancaman bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Berau, antara lain banjir bandang, abrasi pantai, angin ekstrem, hingga gempa bumi.

Karena itu, penguatan sumber daya manusia dinilai penting agar penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih optimal.

Saat ini jumlah personel pemadam kebakaran di Berau tercatat sekitar 88 orang yang tersebar di tujuh pos layanan. Jumlah tersebut termasuk tambahan sekitar 20 personel baru yang direkrut untuk memperkuat kesiapsiagaan.

Sementara BPBD Berau diproyeksikan memiliki sekitar 67 personel setelah pembagian tugas dilakukan antara kedua lembaga.

“Kami sudah memproyeksikan pembagian personel. Yang memiliki dasar sebagai pemadam kebakaran tetap berada di Damkar, sedangkan yang fokus pada penanganan kebencanaan berada di BPBD,” kata Nofian.(*/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Raja Alam Digadang Jadi Solusi Padatnya RSUD Abdul Rivai

    RSUD Raja Alam Digadang Jadi Solusi Padatnya RSUD Abdul Rivai

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    BERAU — Beroperasinya Rumah Sakit Raja Alam diharapkan mampu mengurangi kepadatan pasien di RSUD Abdul Rivai, meski saat ini baru satu bangunan yang siap difungsikan dari total tiga bangunan yang direncanakan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menilai kehadiran rumah sakit baru tersebut menjadi langkah awal untuk mengurai beban layanan kesehatan di rumah sakit lama. […]

  • Percepat Penyaluran Bantuan Rumah untuk Warga di 10 Kecamatan

    Percepat Penyaluran Bantuan Rumah untuk Warga di 10 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, secara resmi meluncurkan Strategi Percepatan Penyaluran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (SIRAP ULIN) bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Acara peluncuran ini digelar pada Minggu (25/8/2024) malam di Stand Berau Expo 2024, sebagai bagian dari rangkaian acara peringatan HUT Kabupaten Berau. Program SIRAP ULIN merupakan inisiatif dari Dinas Perumahan dan […]

  • DPUPR Berau Turun Tangan Cek Drainase Usai Genangan di Jalan Murjani II

    DPUPR Berau Turun Tangan Cek Drainase Usai Genangan di Jalan Murjani II

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 597
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan genangan air di kawasan Jalan Murjani II, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Air dari parit dilaporkan meluap hingga merendam badan jalan dan masuk ke sejumlah rumah warga. Ketinggian air di dalam saluran drainase bahkan terpantau hampir sejajar dengan permukaan jalan, sehingga aliran pembuangan air […]

  • Akad Simpel Jadi Pilihan, KUA Berbenah Ikuti Selera Gen Z

    Akad Simpel Jadi Pilihan, KUA Berbenah Ikuti Selera Gen Z

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    BERAU – Tren pernikahan sederhana di kalangan generasi Z menunjukkan peningkatan. Fenomena ini terlihat dari bertambahnya pasangan muda yang memilih melangsungkan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA). Pilihan tersebut dinilai lebih praktis dan tidak membebani keluarga, baik dari sisi biaya maupun persiapan. Kondisi ini mendorong sejumlah KUA untuk berbenah, terutama dalam penyediaan balai nikah […]

  • Inovasi “Kawan Baik” Antar Dinas Perikanan Berau Raih Peringkat Pertama KID 2025

    Inovasi “Kawan Baik” Antar Dinas Perikanan Berau Raih Peringkat Pertama KID 2025

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 726
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau menorehkan prestasi baru di ajang Kompetisi Inovasi Daerah (KID) 2025. Inovasi bertajuk “Kawan Baik” atau Kolaborasi Pengelolaan Udang Windu Berbasis Kawasan berhasil meraih peringkat pertama di tingkat kabupaten. Plt. Kepala Dinas Perikanan Berau, Maulidiyah, mengatakan capaian tersebut diumumkan pada 4 September 2025 melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan […]

  • Polemik Merger Kampus di Berau: Ricuh di DPRD, Kesepakatan Akhir Ditunggu

    Polemik Merger Kampus di Berau: Ricuh di DPRD, Kesepakatan Akhir Ditunggu

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 891
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Polemik rencana penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) ke Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) terus bergulir. Puncaknya, rapat dengar pendapat (RDP) yang mempertemukan kedua kampus ini digelar di ruang rapat gabungan DPRD, Senin (6/6/2025). Berjalan sejak pukul 9.00 WITA, RDP cukup alot bahkan sempat diwarnai kericuhan dan pemukulan meja oleh perwakilan mahasiswa STIPER […]

expand_less