Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Evaluasi Bersama World Bank, Kaltim Jadikan EK-PERR Fondasi Kebijakan Rendah Emisi

Evaluasi Bersama World Bank, Kaltim Jadikan EK-PERR Fondasi Kebijakan Rendah Emisi

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 78
  • print Cetak

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama tim World Bank mulai menyusun Implementation Completion and Results Report (ICR) sebagai bagian dari evaluasi akhir pelaksanaan Program East Kalimantan Project for Emission Reduction Results (EK-PERR).

Pembahasan berlangsung dalam kegiatan Implementation Completion and Results Report (ICR) Mission di Hotel Mercure Samarinda, Kamis, 16 Juli 2026. Rapat dipimpin Kepala Bagian Sumber Daya Alam Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Nanang, dan dihadiri Senior Natural Resource Specialist World Bank, Franka Braun, serta perwakilan organisasi perangkat daerah yang terlibat dalam pelaksanaan program.

Nanang mengatakan penyusunan ICR merupakan bagian dari tahapan penutupan proyek untuk mengevaluasi pelaksanaan program secara menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga penyelesaian. Laporan tersebut juga akan merekam capaian, praktik baik, dan berbagai tantangan selama implementasi.

“Melalui rapat ini kita mengumpulkan masukan dari seluruh OPD dan instansi yang terlibat, kemudian menyusun Laporan ICR sebagai laporan resmi penutupan proyek kepada World Bank,” ujar Nanang.

Program EK-PERR merupakan bagian dari keterlibatan Indonesia dalam Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) Carbon Fund. Skema tersebut dikembangkan untuk menguji penerapan pendekatan REDD+ berbasis yurisdiksi sebagai upaya menurunkan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan.

Kalimantan Timur dipilih sebagai provinsi percontohan karena memiliki sekitar 6,5 juta hektare tutupan hutan tropis. Luas kawasan tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung target mitigasi perubahan iklim dan penurunan emisi nasional.

Dalam pelaksanaannya, penyusunan Emission Reductions Program Document (ERPD) dan negosiasi Emission Reductions Payment Agreement (ERPA) menjadi tahapan utama. Keduanya menjadi dasar penerapan skema pembayaran berbasis hasil atas keberhasilan pengurangan emisi yang telah diverifikasi.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menilai pengalaman implementasi program menunjukkan bahwa pendekatan REDD+ berbasis yurisdiksi tidak hanya berorientasi pada insentif karbon, tetapi juga mendorong pembenahan tata kelola hutan dan lahan secara berkelanjutan.

Keberhasilan program dinilai bergantung pada komitmen jangka panjang, koordinasi lintas sektor, penguatan kelembagaan, serta investasi pada sistem pendukung. Salah satu pembelajaran penting adalah perlunya membangun kelembagaan yang kuat sejak awal, disertai pembagian peran yang jelas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga pendukung.

Selain itu, keberlanjutan program dinilai perlu menjadi bagian dari sistem pemerintahan agar implementasinya tetap berjalan meski terjadi pergantian kepemimpinan maupun personel.

Melalui evaluasi akhir bersama World Bank tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap pengalaman selama pelaksanaan Program EK-PERR dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan pengelolaan hutan yang lebih berkelanjutan sekaligus memperkuat komitmen daerah terhadap pembangunan rendah karbon dan pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca nasional. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Faras Nur Ikbal Raih Posisi Keempat di Kejuaraan Sepeda Cilacap: Prestasi Membangun dari Berau

    Faras Nur Ikbal Raih Posisi Keempat di Kejuaraan Sepeda Cilacap: Prestasi Membangun dari Berau

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 901
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Kejuaraan lomba sepeda yang digelar di Cilacap, Jawa Tengah, pada 30 November hingga 2 Desember 2024, menyisakan cerita manis bagi tim sepeda asal Berau. Dari tiga atlet yang dikirim, Faras Nur Ikbal berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan menempati posisi keempat di kelas ‘men youth by point and by time’. Meski tidak berhasil meraih […]

  • Buku Profil Kependudukan Jadi Dasar Arah Pembangunan Berau

    Buku Profil Kependudukan Jadi Dasar Arah Pembangunan Berau

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 690
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggelar kegiatan peluncuran Buku Profil Perkembangan Kependudukan Kabupaten Berau Tahun 2024. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kebijakan pembangunan daerah berbasis data kependudukan yang akurat. Selasa, (14/10). Acara tersebut di hadiri oleh Pemerintah Kabupaten Berau Plt.Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Berau, Drs. Warji, mewakili Bupati […]

  • Rp 12 Miliar untuk Program Makan Bergizi Sehat Pelajar di Berau

    Rp 12 Miliar untuk Program Makan Bergizi Sehat Pelajar di Berau

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 776
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau bersama legislatif telah membahas terkait program makan siang gratis yang dicanangkan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Gibran. Untuk menyukseskan program tersebut, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 15/2024, pemerintah kabupaten diminta untuk mengalokasikan anggaran semampunya. Dikatakan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Berau, Endah Ernany Triariani, program makan […]

  • Relokasi Penampungan Pasir : DPRD Desak PUPR Sediakan Lahan Layak

    Relokasi Penampungan Pasir : DPRD Desak PUPR Sediakan Lahan Layak

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — DPRD Berau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pelaku usaha penambangan pasir, DPUPR, PDAM, dan beberapa instansi terkait lainnya untuk membahas persoalan rencana pemindahan lahan tambang pasir masyarakat. Rapat ini bertujuan untuk membahas dampak dari terhentinya penambangan pasir yang mempengaruhi pendapatan masyarakat buruh tambang pasir. Fery Hayadi, salah satu pemilik kapal […]

  • Tari di Tangan Anak Muda: Berau Menjaga Budaya Lewat Ruang Belajar dan Panggung Kecil Sekolah

    Tari di Tangan Anak Muda: Berau Menjaga Budaya Lewat Ruang Belajar dan Panggung Kecil Sekolah

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di tengah dunia yang bergerak cepat mengikuti teknologi, ada pemandangan yang menenangkan ketika anak-anak sekolah berdiri di panggung pemerintah daerah, melenturkan tangan, memutar tubuh, dan menghafal gerakan tarian tradisi. Mereka membawakan Bajau Berau Dayak atau tarian Babada, bukan sekadar tampil, tetapi menghidupkan kembali identitas yang telah diwariskan turun-temurun di Bumi Batiwakkal. Wakil […]

  • Peraturan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Menjadi Penghalang Utama

    Pembangunan Toilet di Tepian Ahmad Yani Tanjung Redeb Terganjal Aturan

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

    Beraunews.id,Tanjung Redeb — Sebagai salah satu Pusat Jajanan Kuliner yang tak pernah sepi dari Wisatawan atau Pengunjung, masyarakat berharap agar Pemkab Berau bisa membuatkan Toilet di sepanjang Tepian Ahmad Yani atau Tepian Segah. Namun, hal ini tak bisa terwujud lantaran terbentur Aturan. Ditemui Senin (1/7/2024) siang di ruang kerjanya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan (DLHK) Berau, Mustakim menjelaskan jika sepanjang Tepian Ahmad Yani itu merupakan Jalur Hijau dan adanya Garis Padan Sungai, maka sudah ada Aturan yang mengikat. Jika […]

expand_less