Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Rencana Bandara Baru di Maloy Disorot

Rencana Bandara Baru di Maloy Disorot

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 325
  • print Cetak

Samarinda — Rencana pembangunan bandar udara di Kawasan Perkotaan Baru (KPB) Maloy, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, mulai dibahas serius setelah pertemuan antara PT Indonesia Plantation Synergy (IPS) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur awal April lalu.

Audiensi yang turut melibatkan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menekankan pentingnya proyek tersebut sebagai penunjang investasi di kawasan strategis, khususnya Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK).

Pemerintah daerah menilai keberadaan bandara baru akan mempercepat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah industri tersebut. Namun, kepastian status lahan menjadi perhatian utama sebelum proyek dilanjutkan.

“Lahan harus dalam kondisi *clean and clear*, terutama yang berkaitan dengan HPL transmigrasi, agar tidak memicu konflik di kemudian hari,” ujar Seno Aji dalam pertemuan itu.

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, mengingatkan agar rencana pembangunan tetap mempertimbangkan efektivitas layanan kebandarudaraan di wilayah Kutai Timur.

Saat ini, terdapat dua bandara yang telah beroperasi, yakni Bandara Muara Wahau yang dikelola pemerintah daerah dan Bandara Khusus Tanjung Bara milik PT Kaltim Prima Coal. Jarak KPB Maloy ke Muara Wahau sekitar 125 kilometer, sedangkan ke Tanjung Bara sekitar 60 kilometer.

Mengacu pada ketentuan tatanan kebandarudaraan nasional, radius pelayanan bandara di Kalimantan berkisar 60 kilometer atau jarak antarbandsra sekitar 120 kilometer. Dengan kondisi itu, pembangunan bandara baru dinilai perlu kajian mendalam agar tidak terjadi tumpang tindih layanan.

Menurut Ferdinan, salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah menjadikan bandara di KPB Maloy sebagai bandara khusus, atau bandara khusus yang juga melayani kepentingan umum. Skema ini telah diterapkan di sejumlah wilayah, termasuk pada bandara milik perusahaan yang tetap membuka layanan terbatas bagi masyarakat.

Dari sisi operasional, ia menegaskan setiap bandara wajib memenuhi standar keselamatan, keamanan, serta pelayanan jasa kebandarudaraan jika melayani penerbangan umum. Sertifikasi akan diberikan oleh Kementerian Perhubungan setelah seluruh persyaratan dipenuhi.

Selain itu, aspek navigasi penerbangan juga menjadi catatan penting. Saat ini, layanan lalu lintas udara di wilayah Kutai Timur masih dilayani oleh AirNav Indonesia melalui Flight Information Center (FIC) Balikpapan. Kedua bandara yang ada belum memiliki menara pengawas (*tower*), sehingga pilot harus aktif melaporkan posisi selama penerbangan.

Keterbatasan jangkauan komunikasi radio VHF di sejumlah titik juga membuat pesawat harus menggunakan radio HF untuk menjaga komunikasi, terutama di wilayah yang masih mengalami *blank spot*.

Jika bandara KPB Maloy direalisasikan, pemerintah dan pengelola diwajibkan menyiapkan layanan navigasi minimal berupa Aerodrome Flight Information Service (AFIS) atau menara pengawas (TWR), termasuk pengaturan ruang udara dan sistem komunikasi yang memadai.

Ferdinan menambahkan, sebelum masuk tahap perencanaan teknis, pihak pengembang diharapkan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara serta AirNav Indonesia. Koordinasi ini mencakup standar teknis, keselamatan, navigasi, hingga integrasi ke dalam struktur organisasi operasional AirNav.

Selain itu, sejumlah dokumen pendukung juga perlu disiapkan, seperti nota kesepahaman, perjanjian kerja sama, hingga dokumen teknis lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. (*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisata Darat Harus Dibenahi, Fasilitas dan Kebersihan Kunci Utama

    Wisata Darat Harus Dibenahi, Fasilitas dan Kebersihan Kunci Utama

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komisi II DPRD Berau meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau untuk lebih aktif dalam mempromosikan destinasi wisata, baik di dalam maupun luar negeri. DPRD juga menekankan pentingnya pengembangan wisata darat agar tidak hanya terfokus pada keindahan bawah laut. “Kami ingin Disbudpar Berau bisa menjual dan mempromosikan destinasinya lebih luas lagi […]

  • Curanmor di Berau Terungkap, Pelaku Gadaikan Motor Rp2 Juta per Unit

    Curanmor di Berau Terungkap, Pelaku Gadaikan Motor Rp2 Juta per Unit

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 814
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Satuan Reserse Kriminal Polsek Tanjung Redeb, Polres Berau, berhasil membekuk seorang pria berinisial NI (27) yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Tanjung Redeb. Penangkapan dilakukan pada Rabu malam, 1 Oktober 2025, sekitar pukul 20.00 Wita, menyusul laporan masyarakat yang resah dengan maraknya kasus curanmor. Kepala Seksi Humas […]

  • JATAM: Lubang Tambang di DAS Kelay Berau Lebih Dalam dari Sungai, Ancam Keselamatan Warga

    JATAM: Lubang Tambang di DAS Kelay Berau Lebih Dalam dari Sungai, Ancam Keselamatan Warga

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Samarinda — Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kalimantan Timur (Kaltim), menilai dampak aktivitas pertambangan batu bara di Kabupaten Berau telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan.   Ancaman tersebut tidak lagi sebatas pencemaran air, melainkan perubahan bentang alam ekstrem yang berisiko langsung terhadap keselamatan masyarakat.   Sorotan publik kemudian menguat, setelah beredar luas di media sosial foto lubang […]

  • SraGam Talisayan: Dorong Pemekaran Daerah dan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Berau

    SraGam Talisayan: Dorong Pemekaran Daerah dan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Berau

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 771
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (Sragam), melanjutkan kampanye mereka dengan semangat di Kecamatan Talisayan, Jumat (18/10/2024). Salah satu titik yang dikunjungi yakni Kampung Talisayan yang disambut ribuan masyarakat. Dalam kampanye tersebut, Juru Kampanye dari Partai Golkar, Subroto, menjelaskan berbagai program telah direalisasikan di Kecamatan Talisayan, […]

  • Program Pasar Murah Siap Digelar Usai APBD Perubahan Disahkan

    Program Pasar Murah Siap Digelar Usai APBD Perubahan Disahkan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.373
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mempercepat langkah pengendalian inflasi dengan memperluas jangkauan program pasar murah. Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) bersama Dinas Pangan akan berbagi tugas agar kegiatan itu dapat menjangkau seratus kampung di seluruh wilayah Berau. Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yuanita, mengatakan keterbatasan waktu membuat dua instansi tersebut harus membagi peran agar sasaran […]

  • ​Babak Baru Sengketa Lahan Loa Kulu: Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Cacat Hukum dan Dokumen Palsu dalam Klaim Tanah

    ​Babak Baru Sengketa Lahan Loa Kulu: Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Cacat Hukum dan Dokumen Palsu dalam Klaim Tanah

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA – Kuasa Hukum atas lahan Yeanie Hartono dan Jenny Hartono, Davin Pramasditha dan rekan angkat bicara soal Sengketa lahan yang telah berlangsung 14 tahun. Tim kuasa hukum ahli waris lahan milik Yeanie Hartono meminta Presiden RI, DPR RI Komisi 1 hingga Kementerian ATR/BPN terkait polemik status tanah di wilayah Loa Kulu, Kutai Kartanegara […]

expand_less