Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Banjir di Kawasan Perkotaan, PUPR: Hujannya Kebanyakan, Drainase Sampai Over Kapasitas

Banjir di Kawasan Perkotaan, PUPR: Hujannya Kebanyakan, Drainase Sampai Over Kapasitas

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
  • visibility 743
  • print Cetak

Tanjung Redeb– Banjir menjadi momok tahunan bagi masyarakat Kabupaten Berau, terutama saat musim penghujan tiba. Beberapa kawasan perkotaan terdampak banjir memerlukan perhatian serius, serta langkah-langkah strategis yang harus diambil oleh pemerintah daerah dan dinas terkait guna mengatasi masalah ini secara komprehensif.

Sejumlah titik genangan air, seperti di kawasan Bedungun, Kedaung, Jalan Kalimarau, Pasar Adji Dilayas, Perumahan Berau Indah, dan Gunung Panjang, menjadi fokus peninjauan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau. Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Hendra Pranata, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan langsung di beberapa titik tersebut. Dari hasil tinjauan, ia menyebut bahwa meski aliran air terpantau lancar, kapasitas air yang melintasi area tersebut sudah melebihi batas normal.

“Air yang mengalir sangat over kapasitas. Hingga saat ini, kami masih terus mengupayakan peningkatan kapasitas drainase agar mampu menampung volume air yang lebih besar,” ujar Hendra.

Salah satu solusi yang diusulkan DPUPR adalah pembangunan RTH dalam bentuk area resapan air. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi volume air permukaan yang melimpah saat hujan lebat. Menurut Hendra, analisis masterplan drainase Berau menunjukkan adanya pengurangan kawasan hijau di wilayah hulu Sub-DAS Kedaung dan sekitarnya. Hal ini menyebabkan terjadinya erosi dan peningkatan debit aliran air permukaan, terutama saat hujan deras.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Berau juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar pada tahun ini untuk proyek penanganan banjir, termasuk pembangunan gorong-gorong, serta peningkatan kapasitas jaringan drainase di beberapa titik rawan. Proyek ini juga mencakup pembuatan kolam detensi dan perluasan RTH sebagai area resapan air.

“Kami sedang melanjutkan konektivitas jaringan drainase dan meningkatkan kapasitas saluran air, serta memperbanyak area resapan di sekitar kolam-kolam detensi yang ada. Semua ini merupakan bagian dari rencana besar untuk mengatasi banjir di wilayah Berau,” tambah Hendra.

Penyelesaian masalah banjir di Berau, kata Hendra, tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak saja. Partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama dengan merawat saluran air dan sungai, menjadi elemen penting dalam upaya penanganan banjir. Menurutnya, kesadaran publik untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kelestarian alam di sekitar sungai serta drainase akan membantu mengurangi risiko banjir.

“Banjir memang sulit dihindari sepenuhnya, tapi yang bisa kita lakukan adalah meminimalisir dampak dan risikonya melalui berbagai upaya yang sudah dan akan terus kami jalankan,” pungkasnya.

Hendra juga menyoroti perubahan fungsi lahan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tarum dan Rawa Indah, di mana dahulu kawasan tersebut merupakan sungai yang lebar dan hutan yang rimbun. Namun, seiring waktu, area tersebut berubah menjadi lahan terbuka dan pemukiman, yang turut memperparah risiko banjir. Oleh karena itu, Hendra menegaskan perlunya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk menangani masalah ini secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, harapannya, Kabupaten Berau bisa terbebas dari ancaman banjir yang terus membayangi setiap musim penghujan.(yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apel Hari Santri di SMKS Ma’arif NU Berau Berlangsung Khidmat, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

    Apel Hari Santri di SMKS Ma’arif NU Berau Berlangsung Khidmat, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BERAU, BERAUNEWS.ID – Upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Lapangan SMKS Ma’arif NU 01 Berau, Gunung Panjang, Tanjung Redeb, Rabu (22/10/2026), berlangsung khidmat. Upacara tersebut dihadiri para santri dan santriwati, pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Berau, serta tamu undangan lainnya. Dalam upacara tersebut, Ustaz Mahya selaku Wakil PCNU Berau membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, […]

  • Serangan Buaya Kian Meresahkan, DPRD Berau Desak Pemerintah Segera Bangun Penangkaran

    Serangan Buaya Kian Meresahkan, DPRD Berau Desak Pemerintah Segera Bangun Penangkaran

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 661
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Konflik antara manusia dan buaya di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. DPRD Berau meminta pemerintah daerah segera merealisasikan rencana pembangunan penangkaran buaya sebagai langkah penanganan jangka panjang. Anggota DPRD Berau, Sakirman, mengatakan desakan tersebut muncul setelah insiden serangan buaya yang hampir merenggut nyawa seorang warga di Karang Mulyo, Kecamatan Tanjung Redeb. Peristiwa […]

  • Majukan Bidang Kelautan dan Perikanan Dengan Manfaatkan DAK

    Majukan Bidang Kelautan dan Perikanan Dengan Manfaatkan DAK

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 653
    • 0Komentar

    (16/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Kabupaten Berau menerima DAK Fisik Bidang Kelautan dan Perikanan sebesar Rp 2,261,712,000 dari pemerintah pusat. Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah, berharap DAK tersebut dapat dimaksimalkan untuk mengatasi berbagai permasalahan di sektor kelautan dan perikanan. “Saya belum melihat secara detail di kelautan ini untuk apa. Tapi harapan kami, bisa […]

  • Kebutuhan BBM Nelayan Maratua Dinilai Masih Stabil, Rencana SPBN Belum Diputuskan

    Kebutuhan BBM Nelayan Maratua Dinilai Masih Stabil, Rencana SPBN Belum Diputuskan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau masih mengkaji rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di wilayah Kepulauan Maratua. Realisasi fasilitas tersebut disebut bergantung pada kebutuhan riil nelayan di lapangan. Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan pembangunan SPBN harus didasarkan pada pemetaan jumlah nelayan aktif dan kebutuhan bahan bakar di wilayah tersebut. “Pendirian SPBN […]

  • DPRD Berau Minta Disbudpar Siapkan Strategi Khusus Sambut Libur Lebaran

    DPRD Berau Minta Disbudpar Siapkan Strategi Khusus Sambut Libur Lebaran

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 904
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mengingatkan pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau untuk menyiapkan strategi khusus menjelang libur Lebaran. Persiapan tersebut dinilai penting untuk menjaga kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi di daerah itu. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah stabilitas harga makanan dan minuman di kawasan […]

  • Maratua Musik Festival 2026 Ditutup, Disbudpar Berau Dorong Event Jadi Pengungkit Pariwisata

    Maratua Musik Festival 2026 Ditutup, Disbudpar Berau Dorong Event Jadi Pengungkit Pariwisata

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

    MARATUA – Rangkaian Maratua Musik Festival (M2F) 2026 resmi berakhir pada Sabtu malam, 4 Juli 2026. Penampilan penyanyi Stevan Pasaribu menjadi penutup festival yang berlangsung selama lima hari di Pulau Maratua. Pemerintah Kabupaten Berau menilai penyelenggaraan M2F menjadi bagian dari strategi memperkuat sektor pariwisata melalui perpaduan potensi alam dan hiburan. Festival ini diharapkan mampu memberikan […]

expand_less