Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » ‎Tiga Kampung di Berau Penuhi Syarat Awal Program Kampung Nelayan Merah Putih

‎Tiga Kampung di Berau Penuhi Syarat Awal Program Kampung Nelayan Merah Putih

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 1.642
  • print Cetak

BERAU — Tiga kampung di Kabupaten Berau dinyatakan memenuhi syarat awal untuk diusulkan dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

‎Plt Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Maulidiyah, mengatakan ada tiga kampung yang dapat ikut dalam Program ini yakni Buyung-Buyung, Talisayan, dan Biduk-Biduk.

‎“Semua sudah memenuhi syarat awal untuk diusulkan. Buyung-Buyung, Talisayan, dan Biduk-Biduk sama-sama memiliki basis nelayan dan potensi sumber daya perikanan,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

‎Kesiapan lahan menjadi salah satu indikator penilaian dalam seleksi tahap awal. Buyung-Buyung dan Biduk-Biduk sebelumnya dinilai lebih dulu memenuhi kriteria karena memiliki lahan yang cukup. Namun, setelah dilakukan klarifikasi lanjutan ke KKP, lahan berukuran lebih kecil di Talisayan juga disetujui.

‎“Awalnya kami menerima informasi bahwa lahan minimal harus satu hektare. Setelah konfirmasi, ternyata lahan berukuran 50 x 50 meter juga diperbolehkan. Dengan demikian, Talisayan juga memenuhi ketentuan,” jelas Maulidiyah.

‎Dengan terpenuhinya persyaratan awal, ketiga kampung kini menunggu survei lapangan dari KKP. Proses survei akan menentukan jenis dukungan dan fasilitas perikanan yang akan dibangun, termasuk kampung yang akan menjadi lokasi percontohan.

‎“Survei tidak hanya mengecek lahan, tetapi menilai kebutuhan nelayan langsung di lapangan. Fasilitas yang diberikan nanti juga berbeda, tergantung pada kondisi masing-masing kampung,” terangnya.

‎Program Kampung Nelayan Merah Putih mengarahkan pembangunan sektor perikanan secara menyeluruh, mulai dari pelabuhan perikanan, cold storage, pabrik es, SPBN nelayan, hingga unit pengolahan hasil perikanan.

‎Penguatan koperasi juga menjadi salah satu sasaran utama untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

‎“Koperasi menjadi penggerak ekonomi kampung agar nelayan tidak lagi bergantung pada tengkulak,” ucap Maulidiyah.

‎Pemkab Berau saat ini sedang melengkapi administrasi dan data pendukung sambil menunggu jadwal survei dari KKP.

‎Maulidiyah menegaskan penilaian akhir akan bergantung pada kesiapan kampung, bukan pada wilayah yang lebih luas atau jumlah nelayan yang lebih besar.

‎ “Yang menentukan nanti bukan siapa paling besar, tetapi siapa paling siap dan paling sesuai kebutuhan masyarakat nelayan,” terangnya.

‎Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program nasional yang menargetkan pembentukan 1.000 kampung nelayan di berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya memperkuat sektor ekonomi pesisir berbasis komunitas nelayan. (Adv/Akm).

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • JATAM: Lubang Tambang di DAS Kelay Berau Lebih Dalam dari Sungai, Ancam Keselamatan Warga

    JATAM: Lubang Tambang di DAS Kelay Berau Lebih Dalam dari Sungai, Ancam Keselamatan Warga

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Samarinda — Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kalimantan Timur (Kaltim), menilai dampak aktivitas pertambangan batu bara di Kabupaten Berau telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan.   Ancaman tersebut tidak lagi sebatas pencemaran air, melainkan perubahan bentang alam ekstrem yang berisiko langsung terhadap keselamatan masyarakat.   Sorotan publik kemudian menguat, setelah beredar luas di media sosial foto lubang […]

  • Jokowi: RSUD Abdul Rivai Segera Dapat Pembaruan Alkes dari Pemerintah Pusat

    Jokowi: RSUD Abdul Rivai Segera Dapat Pembaruan Alkes dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pasca kunjungan Presiden RI Joko Widodo di RSUD Abdul Rivai pada Kamis (26/9/2024) siang, kabar gembira pun langsung disampaikan di hadapan masyarakat. “Jadi kita sudah lihat tadi beberapa Alkes, misalnya CT Scan itu sudah berusia 14 tahun, sehingga perlu pembaruan. Kita usahakan tahun ini, tapi kalau tidak bisa, kita usahakan di tahun […]

  • Gelaran Maratua Jazz Jangan Hanya Sebatas Acara Musik

    Gelaran Maratua Jazz Jangan Hanya Sebatas Acara Musik

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Anggota DPRD Kabupaten Berau dari Komisi II, Sakirman, menyampaikan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan Maratua Jazz Festival. Pasalnya, meskipun telah digelar beberapa kali, tidak terlihat perkembangan wisata yang signifak. Padahal, acara ini termasuk dalam gelaran internasional. “Meskipun kegiatan tersebut memiliki nilai positif, namun perlu dilakukan penyesuaian agar semakin relevan dan menarik bagi […]

  • HGU Mangkrak dan Batas Kabur: RDP DPRD Berau Bedah Masalah Perbatasan Gunung Tabur

    HGU Mangkrak dan Batas Kabur: RDP DPRD Berau Bedah Masalah Perbatasan Gunung Tabur

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    BERAU — Persoalan lama di garis batas Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, kembali mengemuka di ruang rapat DPRD Berau, Senin, 18 Mei 2026. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu, RT 17 Kelurahan Gunung Tabur—wilayah yang bersisian dengan eks permukiman Kelompok Adat Terpencil (KAT) Kampung Birang—dipotret sebagai contoh nyata bagaimana sengketa tapal […]

  • 18 Kasus Narkotika Terbongkar, Polres Berau Musnahkan 3,2 Kg Sabu

    18 Kasus Narkotika Terbongkar, Polres Berau Musnahkan 3,2 Kg Sabu

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 775
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Polres Berau melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) terus menunjukkan komitmen dalam memberantas peredaran narkotika. Sepanjang periode Oktober hingga Desember 2025, aparat berhasil mengungkap 18 kasus narkotika dengan barang bukti sabu mencapai total berat bersih 3.221,52 gram. Sebagai bagian dari proses penegakan hukum, Polres Berau memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu […]

  • Nelayan Bunyu Terhimpit Pendangkalan Sungai, Pemprov Akui Keterbatasan dan Tunggu Peran Pusat

    Nelayan Bunyu Terhimpit Pendangkalan Sungai, Pemprov Akui Keterbatasan dan Tunggu Peran Pusat

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Pendangkalan Sungai Buaya di Kecamatan Bunyu Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, hingga kini belum juga mendapat penanganan. Kondisi ini sudah berlangsung sekitar 15 tahun tanpa adanya pengerukan atau perbaikan berarti. Akibatnya, aktivitas masyarakat yang bergantung pada sungai, terutama nelayan, menjadi terganggu. Mereka mengaku kesulitan melaut, khususnya saat air surut karena perahu tidak […]

expand_less