Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » ‎Tiga Kampung di Berau Penuhi Syarat Awal Program Kampung Nelayan Merah Putih

‎Tiga Kampung di Berau Penuhi Syarat Awal Program Kampung Nelayan Merah Putih

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 1.669
  • print Cetak

BERAU — Tiga kampung di Kabupaten Berau dinyatakan memenuhi syarat awal untuk diusulkan dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

‎Plt Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Maulidiyah, mengatakan ada tiga kampung yang dapat ikut dalam Program ini yakni Buyung-Buyung, Talisayan, dan Biduk-Biduk.

‎“Semua sudah memenuhi syarat awal untuk diusulkan. Buyung-Buyung, Talisayan, dan Biduk-Biduk sama-sama memiliki basis nelayan dan potensi sumber daya perikanan,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

‎Kesiapan lahan menjadi salah satu indikator penilaian dalam seleksi tahap awal. Buyung-Buyung dan Biduk-Biduk sebelumnya dinilai lebih dulu memenuhi kriteria karena memiliki lahan yang cukup. Namun, setelah dilakukan klarifikasi lanjutan ke KKP, lahan berukuran lebih kecil di Talisayan juga disetujui.

‎“Awalnya kami menerima informasi bahwa lahan minimal harus satu hektare. Setelah konfirmasi, ternyata lahan berukuran 50 x 50 meter juga diperbolehkan. Dengan demikian, Talisayan juga memenuhi ketentuan,” jelas Maulidiyah.

‎Dengan terpenuhinya persyaratan awal, ketiga kampung kini menunggu survei lapangan dari KKP. Proses survei akan menentukan jenis dukungan dan fasilitas perikanan yang akan dibangun, termasuk kampung yang akan menjadi lokasi percontohan.

‎“Survei tidak hanya mengecek lahan, tetapi menilai kebutuhan nelayan langsung di lapangan. Fasilitas yang diberikan nanti juga berbeda, tergantung pada kondisi masing-masing kampung,” terangnya.

‎Program Kampung Nelayan Merah Putih mengarahkan pembangunan sektor perikanan secara menyeluruh, mulai dari pelabuhan perikanan, cold storage, pabrik es, SPBN nelayan, hingga unit pengolahan hasil perikanan.

‎Penguatan koperasi juga menjadi salah satu sasaran utama untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

‎“Koperasi menjadi penggerak ekonomi kampung agar nelayan tidak lagi bergantung pada tengkulak,” ucap Maulidiyah.

‎Pemkab Berau saat ini sedang melengkapi administrasi dan data pendukung sambil menunggu jadwal survei dari KKP.

‎Maulidiyah menegaskan penilaian akhir akan bergantung pada kesiapan kampung, bukan pada wilayah yang lebih luas atau jumlah nelayan yang lebih besar.

‎ “Yang menentukan nanti bukan siapa paling besar, tetapi siapa paling siap dan paling sesuai kebutuhan masyarakat nelayan,” terangnya.

‎Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program nasional yang menargetkan pembentukan 1.000 kampung nelayan di berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya memperkuat sektor ekonomi pesisir berbasis komunitas nelayan. (Adv/Akm).

‎

‎

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Air Laut Masuk IPA Gurimbang, Distribusi Air Sejumlah Wilayah Berau Terganggu

    Air Laut Masuk IPA Gurimbang, Distribusi Air Sejumlah Wilayah Berau Terganggu

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BERAU — Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau sempat menghentikan sementara operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang setelah air laut masuk hingga ke sumber air baku dan meningkatkan kadar garam, Selasa, 25 Agustus 2026. Manajer Hubungan Masyarakat Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Rudy Hartono, mengatakan penghentian operasi dilakukan untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada […]

  • Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

    Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dua kampung di Kabupaten Berau telah melalui verifikasi lapangan, karena masuk sebagai nominasi 10 besar Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum Sanitasi (KP SPAMS) se-Kalimantan Timur. Dua kampung itu adalah Kampung Inaran Kecamatan Sambaliung dan Kampung Harapan Maju Kecamatan Tabalar. Verifikasi telah dilakukan sejak akhir Juni 2024 lalu oleh tim yang […]

  • Berau Perkuat Layanan Wisata Berbasis Pengalaman, Ilyas: “Destinasi Kita Harus Nyaman Sebelum Jadi Unggulan Dunia”

    Berau Perkuat Layanan Wisata Berbasis Pengalaman, Ilyas: “Destinasi Kita Harus Nyaman Sebelum Jadi Unggulan Dunia”

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 454
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat kualitas pariwisata daerah dengan menempatkan kenyamanan dan mutu layanan wisatawan sebagai prioritas utama. Langkah ini menjadi fondasi penting agar destinasi wisata Berau mampu bersaing tidak hanya secara nasional, tetapi juga di tingkat internasional sebagai bagian dari poros wisata bahari dan budaya Kalimantan Timur. Kepala Dinas Kebudayaan dan […]

  • Intervensi Harga Pokok: Pemkab Berau Akan Tambah Kios Penyeimbang di PSAD

    Intervensi Harga Pokok: Pemkab Berau Akan Tambah Kios Penyeimbang di PSAD

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 821
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Permasalahan inflasi di Kabupaten Berau, menjadi fokus penting yang menjadi perhatian. Bahkan, keseriusan ini ditunjukkan dengan hadirnya kios penyeimbang harga bahan pokok. “Ini baru awal. Nanti akan ada beberapa lagi kios penyeimbang, agar harga barang khususnya kebutuhan pokok di Pasar Sanggam Adji Dilayas bisa stabil,” ujar Pjs Bupati Berau Sufian Agus beberapa […]

  • Penjualan Miras di Hotel Disorot, DPMPTSP Berau Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    Penjualan Miras di Hotel Disorot, DPMPTSP Berau Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    BERAU – Sorotan tajam kini mengarah pada pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Berau Nomor 11 Tahun 2010, yang melarang pengedaran dan penjualan minuman beralkohol. Hal ini muncul setelah terungkapnya praktik penjualan minuman keras di salah satu Hotel di Tanjung Redeb, sebuah hotel bintang tiga, yang seharusnya tidak diperbolehkan berdasarkan ketentuan yang ada. (9/5/2026) Dalam Pasal […]

  • Arus Informasi Kian Cepat, Aparatur Berau Diminta Cermat Pilah Data

    Arus Informasi Kian Cepat, Aparatur Berau Diminta Cermat Pilah Data

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    BERAU — Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengingatkan aparatur pemerintah agar lebih cermat dalam menyampaikan informasi kepada publik. Ia menekankan pentingnya memahami batasan data yang dapat dipublikasikan, terutama di tengah arus informasi digital yang semakin cepat. Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan kunjungan kerja dan sosialisasi monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik pada badan publik […]

expand_less