Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » ‎Tiga Kampung di Berau Penuhi Syarat Awal Program Kampung Nelayan Merah Putih

‎Tiga Kampung di Berau Penuhi Syarat Awal Program Kampung Nelayan Merah Putih

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 1.617
  • print Cetak

BERAU — Tiga kampung di Kabupaten Berau dinyatakan memenuhi syarat awal untuk diusulkan dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

‎Plt Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Maulidiyah, mengatakan ada tiga kampung yang dapat ikut dalam Program ini yakni Buyung-Buyung, Talisayan, dan Biduk-Biduk.

‎“Semua sudah memenuhi syarat awal untuk diusulkan. Buyung-Buyung, Talisayan, dan Biduk-Biduk sama-sama memiliki basis nelayan dan potensi sumber daya perikanan,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

‎Kesiapan lahan menjadi salah satu indikator penilaian dalam seleksi tahap awal. Buyung-Buyung dan Biduk-Biduk sebelumnya dinilai lebih dulu memenuhi kriteria karena memiliki lahan yang cukup. Namun, setelah dilakukan klarifikasi lanjutan ke KKP, lahan berukuran lebih kecil di Talisayan juga disetujui.

‎“Awalnya kami menerima informasi bahwa lahan minimal harus satu hektare. Setelah konfirmasi, ternyata lahan berukuran 50 x 50 meter juga diperbolehkan. Dengan demikian, Talisayan juga memenuhi ketentuan,” jelas Maulidiyah.

‎Dengan terpenuhinya persyaratan awal, ketiga kampung kini menunggu survei lapangan dari KKP. Proses survei akan menentukan jenis dukungan dan fasilitas perikanan yang akan dibangun, termasuk kampung yang akan menjadi lokasi percontohan.

‎“Survei tidak hanya mengecek lahan, tetapi menilai kebutuhan nelayan langsung di lapangan. Fasilitas yang diberikan nanti juga berbeda, tergantung pada kondisi masing-masing kampung,” terangnya.

‎Program Kampung Nelayan Merah Putih mengarahkan pembangunan sektor perikanan secara menyeluruh, mulai dari pelabuhan perikanan, cold storage, pabrik es, SPBN nelayan, hingga unit pengolahan hasil perikanan.

‎Penguatan koperasi juga menjadi salah satu sasaran utama untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

‎“Koperasi menjadi penggerak ekonomi kampung agar nelayan tidak lagi bergantung pada tengkulak,” ucap Maulidiyah.

‎Pemkab Berau saat ini sedang melengkapi administrasi dan data pendukung sambil menunggu jadwal survei dari KKP.

‎Maulidiyah menegaskan penilaian akhir akan bergantung pada kesiapan kampung, bukan pada wilayah yang lebih luas atau jumlah nelayan yang lebih besar.

‎ “Yang menentukan nanti bukan siapa paling besar, tetapi siapa paling siap dan paling sesuai kebutuhan masyarakat nelayan,” terangnya.

‎Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program nasional yang menargetkan pembentukan 1.000 kampung nelayan di berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya memperkuat sektor ekonomi pesisir berbasis komunitas nelayan. (Adv/Akm).

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Baik untuk Pemudik, Penerbangan Tambahan AirAsia Segera Hadir di Berau

    Kabar Baik untuk Pemudik, Penerbangan Tambahan AirAsia Segera Hadir di Berau

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pengelola Bandara Kalimarau menyiapkan tambahan penerbangan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang menjelang arus mudik Lebaran 2026. Penambahan dilakukan melalui layanan extra flight dari maskapai AirAsia. Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan penerbangan tambahan tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 19 Maret 2026 sebagai bagian dari kesiapan menghadapi periode Angkutan Lebaran. “Untuk periode Angkutan […]

  • Musim Hujan di Depan Mata, Sri Juniarsih Dukung DPUPR Bergerak Cepat

    Musim Hujan di Depan Mata, Sri Juniarsih Dukung DPUPR Bergerak Cepat

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Menjelang musim hujan puncak yang diprediksi datang pada Januari dan Februari 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau mengambil langkah strategis untuk menanggulangi wilayah-wilayah yang rentan mengalami genangan air, baik di kawasan perkotaan maupun daerah lain di Kabupaten Berau. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata, mengatakan […]

  • Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    Pisah dari BPBD, Damkar Berau Diharapkan Lebih Gesit dan Profesional

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 732
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Rencana pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) sebagai instansi mandiri di Kabupaten Berau mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau. Pemisahan Damkar dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan profesionalisme dalam menangani kebakaran. Anggota DPRD Berau, Sutami, menegaskan bahwa tugas pemadam kebakaran sangat […]

  • Pemkab Berau Dorong Tanjung Batu Jadi Desa Wisata Berkelanjutan, Kreativitas Warga Semakin Berkembang

    Pemkab Berau Dorong Tanjung Batu Jadi Desa Wisata Berkelanjutan, Kreativitas Warga Semakin Berkembang

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Desa Wisata Tanjung Batu di Kecamatan Pulau Derawan menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kreativitas masyarakat mampu menaikkan potensi daerah ke panggung kompetisi pariwisata. Berada di jalur wisata bahari yang terkenal, desa ini terus bertransformasi menjadi destinasi yang tidak hanya menjual keindahan pantai, tetapi juga menghadirkan pengalaman budaya dan edukasi lingkungan. Di […]

  • Penegakan Hukum Jadi Kunci Wujudkan Pembangunan Akuntabel di Berau

    Penegakan Hukum Jadi Kunci Wujudkan Pembangunan Akuntabel di Berau

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.393
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kepatuhan terhadap hukum menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang akuntabel dan berintegritas di Kabupaten Berau. Hal itu mengemuka dalam kegiatan yang digelar di Tanjung Redeb, Rabu (22/10), dengan menghadirkan berbagai unsur pemerintahan, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui kerja […]

  • Kopi Liberika Berau: Potensi Komoditas Unggulan untuk Pasar Internasional

    Kopi Liberika Berau: Potensi Komoditas Unggulan untuk Pasar Internasional

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Selain cokelat, kopi menjadi komoditas pertanian kedua yang berpotensi besar untuk dikembangkan di Kabupaten Berau. Komoditas yang satu ini dianggap mampu memanfaatkan peluang pasar yang sama dengan cokelat Berau yang sudah menembus pasar internasional. Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, mengungkapkan bahwa kopi Berau, khususnya jenis Liberika, memiliki rasa yang unik dan berpotensi […]

expand_less