Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Pemkab Berau Dorong Kebangkitan Ekonomi Kampung lewat Pembinaan UMKM dan Penguatan Koperasi

Pemkab Berau Dorong Kebangkitan Ekonomi Kampung lewat Pembinaan UMKM dan Penguatan Koperasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB — Di Kabupaten Berau, perekonomian tidak hanya berdenyut di kota besar dan pusat industri. Ia juga hidup di kampung–kampung, tumbuh melalui tangan-tangan masyarakat yang mengolah tanah, laut, hingga bambu dan serat alam menjadi karya bernilai jual. Karena itulah Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyebut, ekonomi kampung adalah urutan pertama dari kekuatan ekonomi daerah—bukan pelengkapnya.

Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan pemberdayaan pelaku ekonomi kampung yang digelar bersama Diskoperindag dan DPMK Berau, Selasa (5/8/2025). Ia menegaskan, Dumaring memang dikenal dengan produk unggulannya, namun tidak satu-satunya. Banyak kampung lain memiliki potensi dan komoditas yang sama kuat—hanya menunggu disentuh pendampingan, manajemen usaha, dan dukungan pemasaran.

“Bukan hanya Dumaring. Kampung lain juga punya produk yang tak kalah bagus,” ucap Sri.

Potensi Kampung Besar — dan Pemerintah Mendorongnya untuk Bangkit

Pertanian rakyat, perikanan, olahan pangan, hingga kerajinan tangan lokal adalah wajah ekonomi kampung yang selama ini menopang kehidupan warga. Tantangannya bukan pada kualitas, melainkan akses pasar dan tata kelola usaha. Itulah yang kini menjadi fokus Pemkab Berau melalui pembinaan UMKM kampung, pelatihan manajemen usaha, hingga dukungan permodalan.

Sri ingin pembinaan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi bergerak menjadi sistem yang menguatkan pelaku usaha dari dalam.

“Pembinaan, pelatihan, dan permodalan harus terus diperkuat,” tegasnya.

Koperasi Jadi Motor Percepatan — Kolektif, Kuat, dan Berkelanjutan

Bupati juga menyoroti peran koperasi. Bukan sekadar organisasi ekonomi, tetapi wadah yang menghubungkan produksi dengan pasar, petani dengan pembeli, dan kampung dengan peluang bisnis yang lebih luas. Jika pengelolaan produk kampung dibangun berbasis koperasi, nilai tambahnya akan berlipat.

“Jika ini dikelola melalui koperasi, hasil produksi akan lebih berdaya, teratur, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan sumber daya alam yang melimpah—perkebunan, perikanan, tambak rakyat, hingga hutan bukan kayu—kampung-kampung di Berau berpeluang melangkah lebih jauh: jual tidak hanya untuk kebutuhan sendiri, namun tembus pasar luar daerah, bahkan ekspor.

Sinergi untuk Kemajuan — Pemerintah Buka Ruang, Kampung Bergerak

Pemerintah tidak bekerja sendiri. Sri ingin sinergi kampung, dinas teknis, dan masyarakat berjalan saling menguatkan. Ketika program, pelatihan, dan pendampingan berjalan simultan, produk kampung tidak lagi berdiri sebagai komoditas kecil, tetapi brand daerah yang layak dipamerkan ke pasar nasional.

“Tujuan kita jelas — produk kampung bukan hanya dikenal lokal, tetapi bisa bersaing secara nasional,” tutup Sri.

Dan dari kampung ke kampung, dari ladang hingga perairan, roda ekonomi Berau bergerak. Bukan dari pusat saja, namun dari akar — dari rumah-rumah kecil yang telah lama memproduksi pangan, kriya, dan ide yang layak tumbuh lebih besar.

Karena masa depan ekonomi Berau bukan hanya dibangun oleh gedung tinggi, tetapi oleh kampung yang percaya bahwa potensinya berharga — dan pemerintah yang hadir untuk memastikan potensi itu menjadi kesejahteraan nyata.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DLHK Diminta Aktif Awasi Uji Lab Air Sungai Pasca Tumpahan 7.000 Ton Batu Bara di Muara Mantaritip

    DLHK Diminta Aktif Awasi Uji Lab Air Sungai Pasca Tumpahan 7.000 Ton Batu Bara di Muara Mantaritip

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pejabat Sementara Bupati Berau, Sufian Agus, meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau terlibat aktif dalam pengawasan pengambilan sampel hingga uji laboratorium terkait tumpahan 7.000 ton batu bara di Muara Mantaritip. Menurutnya, hasil pemeriksaan ini harus transparan dan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat, terutama jika ditemukan adanya pencemaran. “DLHK tidak melakukan […]

  • Tuntas Krisis Air di Tembudan, Pemkab Berau Tambah Jaringan SPAM

    Tuntas Krisis Air di Tembudan, Pemkab Berau Tambah Jaringan SPAM

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat, termasuk penyediaan air bersih yang layak di seluruh wilayah Kabupaten Berau. Untuk itu, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Pemkab menganggarkan Rp 13,9 miliar untuk memperluas jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kampung Tembudan, […]

  • Gas Melon Kembali Tersedia di Berau, Harga Melonjak hingga Rp45 Ribu

    Gas Melon Kembali Tersedia di Berau, Harga Melonjak hingga Rp45 Ribu

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 981
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Setelah sempat menghilang beberapa waktu lalu, LPG 3 kilogram atau gas melon mulai terlihat lagi di toko-toko pengecer di Kabupaten Berau. Namun, seperti biasanya, usai menghilang, harga jual gas melon ini melambung. “Tadi saya dapat harga Rp40 ribu, tapi ternyata pas beli lagi sudah di harga Rp45 ribu. Padahal biasanya hanya Rp30 […]

  • ‎Memasuki Hari Ketiga Pencarian KM Mina Maritim 148 Enam ABK Masih Belum Ditemukan

    ‎Memasuki Hari Ketiga Pencarian KM Mina Maritim 148 Enam ABK Masih Belum Ditemukan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.147
    • 0Komentar

    TALISAYAN – Operasi pencarian enam anak buah kapal (ABK) KM Mina Maritim 148 yang tenggelam di perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, terus dilanjutkan. Memasuki hari ketiga, Selasa (28/10), tim SAR gabungan kembali menyisir perairan luas tanpa hasil. ‎Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, mengatakan pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WITA setelah […]

  • President Jokowi wore Dayak Gaai traditional clothes upon arrival at Kalimarau Airport, Berau, East Kalimantan, Thursday (26/9/2024). (ANTARA/HO-Muchlis Jr-Biro Press Setpres)

    Respon Cepat Jokowi: Masalah Kelistrikan Berau Sudah di Meja Menteri BUMN

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Masalah kondisi kelistrikan di Kabupaten Berau, rupanya telah sampai di telinga orang nomor satu di Indonesia yakni Presiden RI Joko Widodo. Dalam kunjungannya pada Kamis (26/9/2024) siang di Kota Sanggam, dengan tegas dikatakan Presiden RI Joko Widodo, bahwa hal ini telah disampaikan langsung juga ke Menteri BUMN dan Dirut PLN. “Saya sudah […]

  • Disdik Berau Pastikan Gaji Guru Honorer Tuntas Mei 2025: "InsyaAllah Aman"

    Disdik Berau Pastikan Gaji Guru Honorer Tuntas Mei 2025: “InsyaAllah Aman”

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Penantian panjang para guru honorer di Kabupaten Berau akhirnya terjawab. Beberapa dari tenaga pendidik ini telah mendapatkan haknya yakni gaji yang selama ini ditunggu-tunggu. “Sudah ada beberapa yang gajian, dan ada yang masih sedang proses pergeseran untuk proses penggajian. Jadi sekolah yang sudah melakukan pergeseran sudah bisa memberikan gajinya,” terang Kepala Dinas […]

expand_less