Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Lindungi Ekonomi Warga Pesisir, DPUPR Siapkan Proyek Pengaman Pantai Berbasis Riset di 4 Pulau Wisata

Lindungi Ekonomi Warga Pesisir, DPUPR Siapkan Proyek Pengaman Pantai Berbasis Riset di 4 Pulau Wisata

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 593
  • print Cetak

‎TANJUNG REDEB – Berau menetapkan perlindungan kawasan pesisir sebagai salah satu prioritas pembangunan 2025. Program ini diarahkan bukan hanya untuk menyelamatkan ekosistem pesisir, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pariwisata dan perikanan.

‎Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra Pranata, menyebut empat pulau wisata, yakni Derawan, Maratua, Sambit, dan Balikukup, mengalami abrasi signifikan yang sudah mulai mengancam aktivitas usaha warga dan akses wisatawan.

‎“Jika garis pantai terus mundur, bukan hanya lingkungan yang terdampak. Lapangan usaha masyarakat, homestay, spot diving, dan wilayah perikanan ikut terancam,” ujarnya.

‎Menurut Hendra, pembangunan pengaman pantai harus dipahami sebagai investasi untuk menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir. Ia menegaskan bahwa proyek ini tidak boleh hanya mengejar pembangunan fisik.

‎“Jangan sampai kita membangun pengaman pantai tetapi justru menutup peluang masyarakat untuk tetap bekerja dan berusaha. Pembangunan ini harus menguatkan ekonomi, bukan melemahkannya,” jelasnya.

‎DPUPR memastikan penerapan desain konstruksi mengikuti hasil kajian lingkungan dan ekonomi yang sedang berlangsung.

‎Hal itu sekaligus menjadi pembelajaran dari pengalaman sebelumnya ketika proyek pengaman pantai di Derawan dihentikan karena berpotensi mengganggu habitat penyu serta aktivitas pariwisata.

‎“Kami tidak lagi ingin bekerja terburu-buru. Semua harus terukur, semua keputusan harus berdasarkan data dan hasil kajian,” tegasnya.

‎Ia mengatakan Pemerintah sudah punya izin lengkap, tapi bukan berarti langkah boleh serampangan. Kami akan tetap mengontrol pengerjaan agar tidak mengganggu area bertelur penyu.

‎Untuk menjamin pendekatan konservasi berjalan seimbang dengan kepentingan ekonomi, DPUPR juga menggandeng World Wildlife Fund (WWF) sebagai mitra teknis dalam verifikasi zonasi dan desain.

‎“WWF akan memastikan konstruksi yang dibangun benar-benar ramah terhadap kehidupan biota laut. Jadi bukan hanya kuat secara teknis, tetapi juga aman bagi ekosistem,” ucapnya.

‎Pada 2024, proses kajian pembangunan mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Sementara pengerjaan fisik direncanakan dimulai pada 2025 dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 10–15 miliar.

‎Hendra berharap masyarakat memahami bahwa pembangunan ini merupakan langkah penting bagi masa depan pariwisata Berau.

‎“Pantai adalah aset terbesar masyarakat dan pariwisata. Menjaganya berarti menjaga pendapatan masyarakat, menjaga lapangan kerja, dan memastikan aktivitas wisata tidak berhenti,” tutupnya. (Adv/Akm).

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pjs Bupati Berau Ajak ASN Bersikap Netral dan Amankan Pilkada

    Pjs Bupati Berau Ajak ASN Bersikap Netral dan Amankan Pilkada

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus, menggelar kunjungan ke lima organisasi perangkat daerah (OPD) pada Selasa (1/10/2024). Dalam kunjungan tersebut, Sufian menekankan pentingnya menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) di tengah suasana pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang semakin dekat. “Kepada seluruh ASN, saya minta untuk tetap netral. Jangan sampai ada yang […]

  • Titik Panas Berau Turun Signifikan, Menhut Minta Pengawasan Karhutla Jangan Kendur

    Titik Panas Berau Turun Signifikan, Menhut Minta Pengawasan Karhutla Jangan Kendur

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BERAU — Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni meninjau Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Rabu, 26 Agustus 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapsiagaan penanganan karhutla di Berau sekaligus mengevaluasi kondisi terkini di lapangan. Kedatangan Raja Juli Antoni disambut jajaran Pemerintah […]

  • Beasiswa Berau Cerdas 2025: Tahap Pertama Sasar 1.118 Penerima

    Beasiswa Berau Cerdas 2025: Tahap Pertama Sasar 1.118 Penerima

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.297
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersiap menyalurkan beasiswa program Berau Cerdas untuk tahun 2025. Penyaluran ini akan dimulai setelah proses koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tuntas dilakukan. Saat ini, dua program bantuan pendidikan tengah berjalan di wilayah tersebut: Berau Cerdas yang digagas Pemkab dan program Pendidikan Gratispol yang menjadi inisiatif Pemprov […]

  • APBD Berau 2025 Disahkan, Bupati Janji Tindak Lanjuti Temuan dan Koreksi

    APBD Berau 2025 Disahkan, Bupati Janji Tindak Lanjuti Temuan dan Koreksi

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BERAU – Seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Berau menyetujui penetapan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2025. Persetujuan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Berau yang berlangsung di ruang rapat paripurna pada Senin siang, 20 Juli 2026. Agenda tersebut merupakan […]

  • Resmi, Madri Pani Tinggalkan Kursi DPRD, Nurung Bersiap Melangkah ke Legislatif

    Resmi, Madri Pani Tinggalkan Kursi DPRD, Nurung Bersiap Melangkah ke Legislatif

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 825
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Saat ini, Nurung tengah melakukan pengurusan verifikasi berkas terkait dengan Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Berau, Madri Pani yang akan digantikan dengan dirinya. Verifikasi berkas tersebut ia lakukan di KPU Berau pada Rabu (16/10/2024). Verifikasi berkas dilakukan oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Berau, Samuel B Sattu. Berdasarkan aturan yang ada, […]

  • YouTube Dinilai Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak: Komdigi Beri Teguran Keras

    YouTube Dinilai Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak: Komdigi Beri Teguran Keras

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Jakarta – Surat teguran resmi dilayangkan kepada Google setelah platform YouTube dinilai belum mematuhi aturan perlindungan anak dalam PP Tunas. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah ini sebagai sinyal tegas bahwa pemerintah mulai bersikap keras terhadap platform digital yang abai regulasi. Teguran tersebut disampaikan langsung oleh Menkomdigi Meutya Hafid dalam konferensi pers […]

expand_less