Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Lindungi Ekonomi Warga Pesisir, DPUPR Siapkan Proyek Pengaman Pantai Berbasis Riset di 4 Pulau Wisata

Lindungi Ekonomi Warga Pesisir, DPUPR Siapkan Proyek Pengaman Pantai Berbasis Riset di 4 Pulau Wisata

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 624
  • print Cetak

‎TANJUNG REDEB – Berau menetapkan perlindungan kawasan pesisir sebagai salah satu prioritas pembangunan 2025. Program ini diarahkan bukan hanya untuk menyelamatkan ekosistem pesisir, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pariwisata dan perikanan.

‎Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra Pranata, menyebut empat pulau wisata, yakni Derawan, Maratua, Sambit, dan Balikukup, mengalami abrasi signifikan yang sudah mulai mengancam aktivitas usaha warga dan akses wisatawan.

‎“Jika garis pantai terus mundur, bukan hanya lingkungan yang terdampak. Lapangan usaha masyarakat, homestay, spot diving, dan wilayah perikanan ikut terancam,” ujarnya.

‎Menurut Hendra, pembangunan pengaman pantai harus dipahami sebagai investasi untuk menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir. Ia menegaskan bahwa proyek ini tidak boleh hanya mengejar pembangunan fisik.

‎“Jangan sampai kita membangun pengaman pantai tetapi justru menutup peluang masyarakat untuk tetap bekerja dan berusaha. Pembangunan ini harus menguatkan ekonomi, bukan melemahkannya,” jelasnya.

‎DPUPR memastikan penerapan desain konstruksi mengikuti hasil kajian lingkungan dan ekonomi yang sedang berlangsung.

‎Hal itu sekaligus menjadi pembelajaran dari pengalaman sebelumnya ketika proyek pengaman pantai di Derawan dihentikan karena berpotensi mengganggu habitat penyu serta aktivitas pariwisata.

‎“Kami tidak lagi ingin bekerja terburu-buru. Semua harus terukur, semua keputusan harus berdasarkan data dan hasil kajian,” tegasnya.

‎Ia mengatakan Pemerintah sudah punya izin lengkap, tapi bukan berarti langkah boleh serampangan. Kami akan tetap mengontrol pengerjaan agar tidak mengganggu area bertelur penyu.

‎Untuk menjamin pendekatan konservasi berjalan seimbang dengan kepentingan ekonomi, DPUPR juga menggandeng World Wildlife Fund (WWF) sebagai mitra teknis dalam verifikasi zonasi dan desain.

‎“WWF akan memastikan konstruksi yang dibangun benar-benar ramah terhadap kehidupan biota laut. Jadi bukan hanya kuat secara teknis, tetapi juga aman bagi ekosistem,” ucapnya.

‎Pada 2024, proses kajian pembangunan mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Sementara pengerjaan fisik direncanakan dimulai pada 2025 dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 10–15 miliar.

‎Hendra berharap masyarakat memahami bahwa pembangunan ini merupakan langkah penting bagi masa depan pariwisata Berau.

‎“Pantai adalah aset terbesar masyarakat dan pariwisata. Menjaganya berarti menjaga pendapatan masyarakat, menjaga lapangan kerja, dan memastikan aktivitas wisata tidak berhenti,” tutupnya. (Adv/Akm).

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abrasi Gerus Pulau Kaniungan, Disbudpar Berau Sebut Penanganan Ada di Tangan Provinsi

    Abrasi Gerus Pulau Kaniungan, Disbudpar Berau Sebut Penanganan Ada di Tangan Provinsi

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BERAU – Abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir Pulau Kaniungan di Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, mulai menjadi perhatian. Meski demikian, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau mengaku belum melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan masih menunggu informasi resmi dari pemerintah kampung maupun kecamatan sebelum mengusulkan langkah penanganan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kondisi abrasi di […]

  • Banyak Destinasi Berau Terkendala Akses, Sri Juniarsih Bawa Usulan Infrastruktur ke Jakarta

    Banyak Destinasi Berau Terkendala Akses, Sri Juniarsih Bawa Usulan Infrastruktur ke Jakarta

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Berau masih menghadapi persoalan akses jalan. Kondisi itu menjadi salah satu kebutuhan yang dibawa Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dalam audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta. Sri Juniarsih datang bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Berau Fendra Firnawan serta jajaran untuk menyampaikan usulan pembangunan […]

  • Cuma 13 Orang, Penghulu di Berau Harus “Lari” dari Satu Akad ke Akad Lain

    Cuma 13 Orang, Penghulu di Berau Harus “Lari” dari Satu Akad ke Akad Lain

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 793
    • 0Komentar

    BERAU — Ketersediaan penghulu di Kabupaten Berau menjadi sorotan. Hingga 2026, jumlah penghulu tercatat belum bertambah, tetap 13 orang—setara dengan jumlah kecamatan yang ada. Kondisi ini membuat setiap kecamatan hanya memiliki satu penghulu. Beban kerja pun dinilai cukup tinggi, terutama di wilayah dengan volume pernikahan yang padat. Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Berau, Kabul Budiono, mengatakan […]

  • Warga Labanan Jaya Digegerkan Penemuan Jasad Pria di Area Perkebunan

    Warga Labanan Jaya Digegerkan Penemuan Jasad Pria di Area Perkebunan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BERAU – Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di area perkebunan warga di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Sabtu, 11 Juli 2026. Korban diketahui bernama Abas, warga Jalan Perkutut RT 10, Kampung Labanan Jaya. Peristiwa itu dilaporkan warga kepada Pos Polisi (Polpos) Labanan. Setelah menerima laporan, pihak kepolisian meminta bantuan […]

  • Sambaliung Gelar Rekapitulasi Hari Ini, Dijaga Ketat Aparat Keamanan

    Sambaliung Gelar Rekapitulasi Hari Ini, Dijaga Ketat Aparat Keamanan

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.399
    • 0Komentar

    SAMBALIUNG– Proses rekapitulasi surat suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di tingkat kecamatan resmi dimulai pada hari ini, Kamis, 28 November 2024. Dua kecamatan, yaitu Kecamatan Sambaliung dan Kecamatan Batu Putih, dijadwalkan yang pertama melaksanakan kegiatan rekapitulasi pasca Pilkada pada 27 November kemarin. Rekapitulasi di Kecamatan Sambaliung dilaksanakan di Gedung Bulu Tangkis, Jalan Limunjan, Sambaliung. […]

  • Berau Fokus Tingkatkan Skor Integritas, Rekomendasi KPK Jadi Acuan

    Berau Fokus Tingkatkan Skor Integritas, Rekomendasi KPK Jadi Acuan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.854
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan hal tersebut saat membuka Sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang, Kamis, 4 September 2025. Sri menegaskan praktik korupsi harus dipandang sebagai musuh bersama. Karena itu, seluruh […]

expand_less