Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 453
  • print Cetak

BERAU — Fenomena anak-anak yang berjualan di jalanan di Kabupaten Berau belakangan menjadi sorotan masyarakat. Sebagian pihak menilai kondisi tersebut mengganggu ketertiban dan dikhawatirkan mengurangi hak anak yang seharusnya masih menikmati masa bermain serta pendidikan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah, mengatakan masyarakat perlu memahami terlebih dahulu latar belakang anak-anak tersebut sebelum memberikan penilaian.

Menurut dia, tidak semua anak yang terlihat berjualan di jalan dapat langsung dikategorikan sebagai pekerja anak. Dalam sejumlah kasus, aktivitas itu justru menjadi bagian dari pembelajaran yang diberikan orang tua agar anak terbiasa mandiri.

“Kita perlu mengetahui dulu latar belakangnya. Ada anak yang berjualan sebagai latihan dari orang tuanya supaya ketika dewasa nanti sudah terbiasa. Selama hak-haknya sebagai anak tetap terpenuhi, sebenarnya tidak menjadi masalah,” kata Rabiatul, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan, selama anak tetap memperoleh hak utama seperti pendidikan, waktu istirahat, dan tidak dipaksa bekerja, aktivitas membantu orang tua berjualan masih dapat ditoleransi. Bahkan, ada anak yang memilih membantu orang tua berjualan setelah pulang sekolah untuk memperoleh tambahan uang jajan.

“Misalnya setelah pulang sekolah dia membantu berjualan. Daripada hanya bermain, dia memilih membantu orang tuanya dan mendapatkan uang jajan. Itu tidak masalah selama tidak ada paksaan dan hak-haknya tetap terpenuhi,” ujarnya.

Meski demikian, Rabiatul menegaskan bahwa kondisi berbeda akan terjadi apabila anak bekerja hingga mengabaikan pendidikan atau hak dasar lainnya. Jika ditemukan situasi seperti itu, pihaknya akan menelusuri dan menindaklanjuti lebih lanjut.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak serta-merta melabeli fenomena anak yang berjualan sebagai pekerja anak. Menurutnya, penting untuk membedakan antara anak yang membantu orang tua bekerja dengan kategori pekerja anak.

“Kita harus bisa membedakan antara anak yang bekerja membantu orang tua dan pekerja anak. Jangan langsung menyimpulkan bahwa di Berau banyak pekerja anak. Harus dilihat dulu kriterianya,” katanya.

Rabiatul juga mengharapkan partisipasi masyarakat, termasuk media, untuk memberikan informasi jika menemukan kondisi anak yang diduga mengalami eksploitasi. Hal ini dinilai penting mengingat keterbatasan jangkauan pengawasan pemerintah di lapangan.

“Kalau memang melihat ada kondisi yang tidak wajar, silakan datangi dan tanyakan. Informasi itu juga bisa disampaikan kepada kami agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya. (fp*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 123 Desa di Kaltara Masih Gelap, Pemerintah Kejar Elektrifikasi Wilayah Terisolasi

    123 Desa di Kaltara Masih Gelap, Pemerintah Kejar Elektrifikasi Wilayah Terisolasi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 593
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Upaya pemerataan listrik di Kalimantan Utara kembali diuji oleh kerasnya kondisi geografis. Hingga awal 2026, sebanyak 123 desa di provinsi termuda Indonesia ini masih belum menikmati aliran listrik, sebagian besar berada di wilayah terpencil dan terisolasi. Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kini memulai langkah konkret dengan melakukan survei lapangan ke […]

  • KSBSI Kaltim Imbau Peringatan May Day Digelar Tanpa Aksi

    KSBSI Kaltim Imbau Peringatan May Day Digelar Tanpa Aksi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    BERAU — Johansyah dari LBH KSBSI Kalimantan Timur menyatakan rencana aksi yang akan dilakukan Federasi Hukatan di Kabupaten Berau tidak melalui koordinasi dengan pihak konfederasi. “Untuk besok, secara umum tidak ada agenda aksi dari KSBSI. Hanya kelihatannya dari Hukatan yang merencanakan aksi,” kata Johansyah saat dikonfirmasi, Kamis, (30/4). Ia menjelaskan, pihaknya baru menerima tembusan surat […]

  • ‎Bukan Sekadar Produksi Dinas Perikanan Membantu, Agar Pelaku Usaha Tak Lagi Gagal Jual Hasil

    ‎Bukan Sekadar Produksi Dinas Perikanan Membantu, Agar Pelaku Usaha Tak Lagi Gagal Jual Hasil

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.827
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB — Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah mengatakan banyak pelaku usaha Perikanan telah mampu menghasilkan produk berkualitas, namun pemasarannya masih menjadi kendala. ‎Ia juga menjelaskan bahwa tidak sedikit pelaku usaha yang mengalami kesulitan menjual hasil budidaya maupun olahannya, meski produksi telah berjalan baik. ‎“Tantangan terbesar adalah memasarkan. karena pasar ikan air […]

  • Bonus Atlet Berau Masih Belum Jelas, KONI Desak Segera Dianggarkan

    Bonus Atlet Berau Masih Belum Jelas, KONI Desak Segera Dianggarkan

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 814
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Penantian para atlet Kabupaten Berau yang telah mengharumkan nama daerah melalui berbagai ajang olahraga, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON), masih belum berakhir. Hingga kini, kejelasan terkait pencairan bonus yang dijanjikan masih menjadi tanda tanya besar. Ketua KONI Berau, Taupan Majid, menyampaikan bahwa persoalan bonus atlet turut menjadi pembahasan dalam rapat dengar pendapat […]

  • Pedagang Diimbau Beralih ke Pembayaran Non-Tunai untuk Tingkatkan Daya Saing

    Pedagang Diimbau Beralih ke Pembayaran Non-Tunai untuk Tingkatkan Daya Saing

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) mulai mempercepat modernisasi transaksi di pasar tradisional. Salah satu langkah yang kini didorong adalah perluasan penggunaan pembayaran digital oleh pedagang untuk mengikuti pola belanja masyarakat yang semakin berubah. Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menyebut peralihan ke sistem non-tunai bukan lagi sekadar pilihan, melainkan […]

  • Bekerja dengan Hati dan Etika, Itu Harapan untuk PPPK Berau

    Bekerja dengan Hati dan Etika, Itu Harapan untuk PPPK Berau

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 669
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Sebanyak 1.462 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) resmi dilantik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau pada Senin pagi, 21 April 2025. Prosesi pelantikan yang berlangsung di Tanjung Redeb itu diwarnai pesan tegas dari Bupati Berau, Sri Juniarsih, yang mengingatkan para PPPK agar menjunjung tinggi kedisiplinan dan loyalitas dalam menjalankan tugas. Dalam sambutannya, […]

expand_less