Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 459
  • print Cetak

BERAU — Fenomena anak-anak yang berjualan di jalanan di Kabupaten Berau belakangan menjadi sorotan masyarakat. Sebagian pihak menilai kondisi tersebut mengganggu ketertiban dan dikhawatirkan mengurangi hak anak yang seharusnya masih menikmati masa bermain serta pendidikan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah, mengatakan masyarakat perlu memahami terlebih dahulu latar belakang anak-anak tersebut sebelum memberikan penilaian.

Menurut dia, tidak semua anak yang terlihat berjualan di jalan dapat langsung dikategorikan sebagai pekerja anak. Dalam sejumlah kasus, aktivitas itu justru menjadi bagian dari pembelajaran yang diberikan orang tua agar anak terbiasa mandiri.

“Kita perlu mengetahui dulu latar belakangnya. Ada anak yang berjualan sebagai latihan dari orang tuanya supaya ketika dewasa nanti sudah terbiasa. Selama hak-haknya sebagai anak tetap terpenuhi, sebenarnya tidak menjadi masalah,” kata Rabiatul, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan, selama anak tetap memperoleh hak utama seperti pendidikan, waktu istirahat, dan tidak dipaksa bekerja, aktivitas membantu orang tua berjualan masih dapat ditoleransi. Bahkan, ada anak yang memilih membantu orang tua berjualan setelah pulang sekolah untuk memperoleh tambahan uang jajan.

“Misalnya setelah pulang sekolah dia membantu berjualan. Daripada hanya bermain, dia memilih membantu orang tuanya dan mendapatkan uang jajan. Itu tidak masalah selama tidak ada paksaan dan hak-haknya tetap terpenuhi,” ujarnya.

Meski demikian, Rabiatul menegaskan bahwa kondisi berbeda akan terjadi apabila anak bekerja hingga mengabaikan pendidikan atau hak dasar lainnya. Jika ditemukan situasi seperti itu, pihaknya akan menelusuri dan menindaklanjuti lebih lanjut.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak serta-merta melabeli fenomena anak yang berjualan sebagai pekerja anak. Menurutnya, penting untuk membedakan antara anak yang membantu orang tua bekerja dengan kategori pekerja anak.

“Kita harus bisa membedakan antara anak yang bekerja membantu orang tua dan pekerja anak. Jangan langsung menyimpulkan bahwa di Berau banyak pekerja anak. Harus dilihat dulu kriterianya,” katanya.

Rabiatul juga mengharapkan partisipasi masyarakat, termasuk media, untuk memberikan informasi jika menemukan kondisi anak yang diduga mengalami eksploitasi. Hal ini dinilai penting mengingat keterbatasan jangkauan pengawasan pemerintah di lapangan.

“Kalau memang melihat ada kondisi yang tidak wajar, silakan datangi dan tanyakan. Informasi itu juga bisa disampaikan kepada kami agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya. (fp*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersiap Sambut Lonjakan Wisatawan Nataru DPRD Minta Pengamanan Diperkuat, Destinasi Kampung & Bahari Dioptimalkan

    Bersiap Sambut Lonjakan Wisatawan Nataru DPRD Minta Pengamanan Diperkuat, Destinasi Kampung & Bahari Dioptimalkan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026, Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, meminta Pemkab memperkuat standar keamanan serta kesiapan destinasi wisata — mulai dari kampung wisata hingga kawasan bahari dan konservasi laut. Ia menyebut periode Nataru biasanya menjadi puncak kunjungan, baik dari warga lokal maupun wisatawan luar daerah. Menurut Suriansyah, arus […]

  • ‎Bukan Sekadar Produksi Dinas Perikanan Membantu, Agar Pelaku Usaha Tak Lagi Gagal Jual Hasil

    ‎Bukan Sekadar Produksi Dinas Perikanan Membantu, Agar Pelaku Usaha Tak Lagi Gagal Jual Hasil

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.830
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB — Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah mengatakan banyak pelaku usaha Perikanan telah mampu menghasilkan produk berkualitas, namun pemasarannya masih menjadi kendala. ‎Ia juga menjelaskan bahwa tidak sedikit pelaku usaha yang mengalami kesulitan menjual hasil budidaya maupun olahannya, meski produksi telah berjalan baik. ‎“Tantangan terbesar adalah memasarkan. karena pasar ikan air […]

  • Curanmor di Berau Terungkap, Pelaku Gadaikan Motor Rp2 Juta per Unit

    Curanmor di Berau Terungkap, Pelaku Gadaikan Motor Rp2 Juta per Unit

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 907
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Satuan Reserse Kriminal Polsek Tanjung Redeb, Polres Berau, berhasil membekuk seorang pria berinisial NI (27) yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Tanjung Redeb. Penangkapan dilakukan pada Rabu malam, 1 Oktober 2025, sekitar pukul 20.00 Wita, menyusul laporan masyarakat yang resah dengan maraknya kasus curanmor. Kepala Seksi Humas […]

  • Nelayan Tak Perlu ke Jakarta, Pemkab Berau Siapkan GREI

    Nelayan Tak Perlu ke Jakarta, Pemkab Berau Siapkan GREI

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 771
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengungkapkan upaya Pemerintah Kabupaten Berau bersama berbagai pihak untuk mengatasi kendala yang selama ini dihadapi nelayan dalam mengurus surat kapal. Permasalahan administratif tersebut dinilai berdampak pada menurunnya pasokan ikan di sejumlah daerah Berau. “Kurangnya pasokan ikan itu karena banyak kapal pengantar dan kapal penangkap yang belum memiliki surat […]

  • Di Hadapan Warga Gunung Tabur, Sri Juniarsih Paparkan Kesuksesan 18 Program Unggulan

    Di Hadapan Warga Gunung Tabur, Sri Juniarsih Paparkan Kesuksesan 18 Program Unggulan

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 734
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Calon bupati Berau nomor urut 2, Sri Juniarsih Mas (SraGam), kembali melanjutkan kampanye di Kecamatan Gunung Tabur, Selasa (1/10/2024). Kampanye tersebut menyasar tiga titik, yakni Kampung Batubatu, Kampung Pulau Besing, dan Makassang, Kelurahan Gunung Tabur. Dalam kunjungannya ke Kampung Batubatu dan Pulau Besing, Sri Juniarsih didampingi sejumlah tokoh dari partai pendukung, termasuk […]

  • Pengangguran di Berau 5,15 Persen, Pemkab Genjot Job Fair dan BLK

    Pengangguran di Berau 5,15 Persen, Pemkab Genjot Job Fair dan BLK

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Berau pada Agustus 2024 tercatat 5,15 persen. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan tantangan yang harus dijawab pemerintah daerah, terutama dengan bertambahnya penduduk usia produktif serta derasnya arus pencari kerja dari luar daerah. Berau memang menjadi magnet karena memiliki upah minimum tertinggi di Kalimantan Timur. Dinas Tenaga Kerja […]

expand_less