Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Meniru Pola Penanganan COVID-19, Berau Bangun Gerakan Desa Lawan TBC

Meniru Pola Penanganan COVID-19, Berau Bangun Gerakan Desa Lawan TBC

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • visibility 943
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menyiapkan strategi baru dalam upaya menekan angka kasus Tuberkulosis (TBC). Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, mengatakan pihaknya akan mengadopsi pola pemberdayaan masyarakat yang terbukti efektif saat penanganan pandemi COVID-19.

Langkah ini disampaikan Lamlay usai menghadiri rapat bersama Menteri Dalam Negeri yang membahas percepatan penanggulangan TBC secara nasional. Menurutnya, pendekatan berbasis masyarakat menjadi kunci agar program pencegahan dan penanganan TBC bisa berjalan lebih optimal.

“Setiap kampung akan dilibatkan secara aktif. Kami akan mem-breakdown program berdasarkan data dan kondisi masing-masing desa, sehingga intervensi yang dilakukan lebih tepat sasaran,” ujar Lamlay, Rabu, 1 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, model pemberdayaan ini akan menitikberatkan pada peran keluarga dan perangkat desa untuk mendeteksi dini dan mendorong pengobatan bagi warga yang terindikasi TBC. Pola tersebut, kata Lamlay, akan menyerupai sistem gotong royong yang diterapkan selama masa pandemi COVID-19.

“Secara umum polanya sama, hanya konteksnya berbeda. Jika dulu fokus pada COVID-19, sekarang bagaimana masyarakat bisa berperan aktif dalam mengendalikan TBC,” imbuhnya.

Dinkes Berau menargetkan strategi berbasis pemberdayaan desa ini mampu menurunkan kasus TBC secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Upaya tersebut juga diharapkan dapat memperkuat jejaring layanan kesehatan hingga ke tingkat kampung.

“Harapan kami, penanganan TBC tak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi menjadi gerakan bersama masyarakat,” kata Lamlay.

Program ini akan dimulai dengan pemetaan wilayah dan pendataan kasus di tiap kampung, sebelum dilanjutkan dengan pelatihan kader kesehatan serta kampanye edukatif di masyarakat.

Dengan pendekatan partisipatif ini, Pemerintah Kabupaten Berau optimistis angka kasus TBC bisa ditekan secara berkelanjutan.

(*Akmal)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.131
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Beberapa hari terakhir, cuaca panas yang melanda Kabupaten Berau memicu terjadinya kebakaran lahan di sejumlah wilayah. Dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sistem informasi Sipongi yang dikembangkan oleh Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi acuan utama dalam pemantauan titik api di Indonesia. Sipongi berfungsi […]

  • Bupati Berau: Guru Honorer Tetap Diakomodasi Melalui Skema Paruh Waktu

    Bupati Berau: Guru Honorer Tetap Diakomodasi Melalui Skema Paruh Waktu

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 357
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menyatakan masih akan mengakomodasi keberadaan guru non-ASN atau guru honorer meski pemerintah pusat telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026 tentang penugasan guru non-ASN di satuan pendidikan. Surat edaran tersebut mengatur bahwa pemerintah daerah tidak diperbolehkan lagi melakukan pengangkatan guru honorer baru di luar […]

  • Sufian Agus: Saya Akan Tetap Berkomunikasi Pasca Menjabat Pjs Bupati Berau

    Sufian Agus: Saya Akan Tetap Berkomunikasi Pasca Menjabat Pjs Bupati Berau

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 756
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meskipun jabatannya sebagai penjabat sementara Bupati Berau hanya tinggal menghitung jam, Sufian Agus menegaskan jika dirinya akan tetap memberi support penuh bagi Kabupaten Berau. “Meskipun singkat hanya dua bulan, tapi saya sedikit banyak sudah paham apa dan bagaimana permasalahan di Berau ini, sehingga walaupun nantinya saya sudah tidak menjabat lagi, saya masih terbuka […]

  • Bangga Batik Berau: Promosi Kearifan Lokal untuk Pasar Internasional

    Bangga Batik Berau: Promosi Kearifan Lokal untuk Pasar Internasional

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 646
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Batik Berau telah menjadi salah satu oleh-oleh khas yang terkenal tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga hingga mancanegara. Produk batik dengan motif dan desain yang unik ini menjadi kebanggaan masyarakat Berau, Kalimantan Timur. Meski demikian, upaya untuk terus mempromosikan batik Berau kepada masyarakat yang lebih luas masih perlu digencarkan agar produk […]

  • Sri Juniarsih Dorong Pengawasan Delapan SPBU di Berau untuk Cegah Penyimpangan

    Sri Juniarsih Dorong Pengawasan Delapan SPBU di Berau untuk Cegah Penyimpangan

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menggelar pertemuan dengan manajemen PT Pertamina untuk membahas kondisi distribusi bahan bakar minyak di Kabupaten Berau. Pertemuan di ruang kerja bupati pada Selasa, 28 Juli 2026, itu difokuskan pada pencarian solusi atas keluhan masyarakat mengenai ketersediaan BBM. Sri Juniarsih mengatakan persoalan BBM menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten […]

  • Pengangguran di Berau 5,15 Persen, Pemkab Genjot Job Fair dan BLK

    Pengangguran di Berau 5,15 Persen, Pemkab Genjot Job Fair dan BLK

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 565
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Berau pada Agustus 2024 tercatat 5,15 persen. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan tantangan yang harus dijawab pemerintah daerah, terutama dengan bertambahnya penduduk usia produktif serta derasnya arus pencari kerja dari luar daerah. Berau memang menjadi magnet karena memiliki upah minimum tertinggi di Kalimantan Timur. Dinas Tenaga Kerja […]

expand_less