RSUD Raja Alam Digadang Jadi Solusi Padatnya RSUD Abdul Rivai
- account_circle admin
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 33
- print Cetak

BERAU — Beroperasinya Rumah Sakit Raja Alam diharapkan mampu mengurangi kepadatan pasien di RSUD Abdul Rivai, meski saat ini baru satu bangunan yang siap difungsikan dari total tiga bangunan yang direncanakan.
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menilai kehadiran rumah sakit baru tersebut menjadi langkah awal untuk mengurai beban layanan kesehatan di rumah sakit lama. Dari total tiga bangunan yang direncanakan, baru satu bangunan yang akan mulai beroperasi dengan kapasitas sekitar 120 tempat tidur.
“Minimal ini bisa mengurangi kepadatan rumah sakit yang ada. Harapannya ke depan, dua bangunan lainnya juga bisa segera difungsikan,” ujar Sumadi, Selasa, 28 April 2026.
Meski persiapan peresmian RSUD Raja Alam disebut masih menyisakan sekitar 9 persen pekerjaan, Sumadi tetap optimistis rumah sakit tersebut dapat mulai beroperasi pada 20 Mei mendatang.
Menurut dia, percepatan pemanfaatan fasilitas kesehatan itu perlu dilakukan agar bangunan yang telah selesai dibangun tidak terbengkalai dan berpotensi mengalami kerusakan.
“Kita optimistis pembukaan rumah sakit ini bisa segera dimaksimalkan, karena jika terlalu lama tidak digunakan justru berisiko menimbulkan masalah baru, seperti kerusakan bangunan,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya sosialisasi kepada masyarakat, terutama terkait mekanisme pelayanan dan penggunaan BPJS Kesehatan di rumah sakit baru tersebut.
“Harus disampaikan dengan baik ke masyarakat, agar tidak terjadi kesalahpahaman soal penggunaan BPJS,” tambahnya.
Kehadiran RSUD Raja Alam diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Berau sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan medis yang lebih optimal. (tnr)
- Penulis: admin
