Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Dana Karbon untuk Kampung: Madu Kelulut dan Kompos Jadi Mesin Ekonomi Hijau Berau

Dana Karbon untuk Kampung: Madu Kelulut dan Kompos Jadi Mesin Ekonomi Hijau Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 348
  • print Cetak

Tanjung Redeb— Di tengah luasnya lanskap hutan Kalimantan Timur, Kabupaten Berau mulai menata model ekonomi baru yang lebih hijau dan lebih berpihak pada masyarakat. Pemerintah daerah memajukan program perhutanan sosial bukan hanya sebagai kebijakan lingkungan, tetapi sebagai jalan agar masyarakat sekitar hutan dapat hidup sejahtera tanpa menebang hutan yang menjadi pelindung mereka sendiri.

Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, menyebut luas lahan perhutanan sosial di Berau kini mencapai sekitar 98 ribu hektare—hamparan besar yang diharapkan menjadi laboratorium ekonomi hijau. Di lahan ini, warga didorong mengembangkan berbagai usaha produktif, mulai dari budi daya madu kelulut hingga produksi pupuk kompos, yang semuanya dirancang tanpa menimbulkan jejak merusak ekosistem.

“Lahan perhutanan sosial menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat untuk memanfaatkan hutan secara bijaksana,” ucap Said di Tanjung Redeb.

Di atas prinsip keberlanjutan yang sama, Pemkab Berau juga menjalankan Program Karbon Hutan Berau, upaya menekan emisi karbon sekaligus menjaga tegaknya pohon-pohon tua yang menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati. Program ini digerakkan bersama Pemerintah Provinsi Kaltim, Kementerian Kehutanan, NGO, serta lembaga pendonor internasional—sebuah kolaborasi yang fokus pada pencegahan deforestasi dan degradasi ekosistem hutan.

Program ini tak berhenti pada kertas. Perlindungan diberikan pada lebih dari 400 ribu hektare kawasan Sungai Kelay dan Sungai Segah—dua bentang alam yang bukan hanya kaya spesies, tetapi juga habitat orang utan Kalimantan. Di zona itulah, masa depan konservasi dan ekonomi hijau diuji.

Tahun ini, sebanyak 77 kampung di Berau menerima dana karbon rata-rata Rp350 juta. Dana tersebut digunakan untuk memperluas usaha-usaha hijau desa—mulai menambah koloni kelulut, hingga merancang unit ekonomi baru yang tak perlu menebang hutan untuk bertahan hidup.

“Dana karbon mendorong kampung membangun ekonomi tanpa merusak lingkungan,” ujar Said.

Namun, keberhasilan tidak datang dari satu pintu. Said mengingatkan pentingnya sinergi lintas sektor. Karena itu, forum seperti sosialisasi dokumen final Integrated Area Development (IAD) dan pembagian peran Kelompok Kerja (Pokja) Perhutanan Sosial terus digelar. Semua pihak bergerak bersama, tidak hanya menjalankan program tetapi juga saling menguatkan.

“Konsep perhutanan sosial memberi hak kelola kepada masyarakat. Kolaborasi menjaga agar hak ini berjalan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dengan tata kelola yang serius, Kabupaten Berau membayangkan masa depan di mana hutan tetap berdiri, ekonomi tetap tumbuh, dan warga kampung tidak lagi harus memilih antara kesejahteraan dan kelestarian.

Jika berhasil, ini bukan hanya kisah tentang pohon dan konservasi. Ini adalah kisah tentang manusia, ruang hidup, dan harapan — bahwa hijau bisa menjadi mata pencaharian, bukan sekadar warna dalam lanskap yang perlahan menghilang. (yfadv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ajak Perusahaan dan Masyarakat Berau Bantu Korban Kebakaran

    Ajak Perusahaan dan Masyarakat Berau Bantu Korban Kebakaran

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Anggota DPRD Kabupaten Berau, Nurung, menyampaikan keprihatinannya atas serangkaian musibah kebakaran yang terjadi di wilayah Berau dalam beberapa waktu terakhir. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam menjaga rumah dan penggunaan alat elektronik guna mencegah insiden serupa terulang. “Musibah kebakaran ini tidak bisa diprediksi dan dapat terjadi kapan saja. Namun, setidaknya kita […]

  • Berau Perkuat Pendidikan Lewat Sekolah Baru dan Seragam Gratis

    Berau Perkuat Pendidikan Lewat Sekolah Baru dan Seragam Gratis

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Mardiatul Idalisa, memastikan sejumlah agenda strategis sektor pendidikan akan menjadi prioritas pemerintah daerah. Hal itu ia sampaikan usai rapat bersama Komisi I DPRD Berau, Senin siang, yang membahas berbagai persoalan dan rencana pembangunan pendidikan di Bumi Batiwakkal. Menurut Mardiatul, pihaknya akan tetap memperjuangkan mandatory spending minimal 20 […]

  • Kasus COVID-19 Naik di Asia, Dinkes Berau Siaga dan Terbitkan Edaran

    Kasus COVID-19 Naik di Asia, Dinkes Berau Siaga dan Terbitkan Edaran

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 775
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau sudah menerima surat edaran (SE) tentang kewaspadaan terhadap peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia. Pasalnya, memasuki minggu ke-12 tahun 2025 sampai dengan saat ini, COVID-19 menunjukkan peningkatan di beberapa negara di kawasan Asia, yaitu Thailand, Hongkong, Malaysia maupun Singapura. “Kami sudah terima surat Kemenkes bernomor SR.03.01/C/1422/2025 itu. Tapi untuk […]

  • Bimtek Budaya Kerja Digelar, Sekkab Berau Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

    Bimtek Budaya Kerja Digelar, Sekkab Berau Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 576
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Budaya Kerja bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Balikpapan di Ballroom SM Tower, Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad […]

  • Pria 56 Tahun Ditikam 10 Kali di Berau, Polisi Dalami Dugaan Dendam Lama

    Pria 56 Tahun Ditikam 10 Kali di Berau, Polisi Dalami Dugaan Dendam Lama

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BERAU – Insiden berdarah yang menimpa seorang pria paruh baya di Jalan Bujangga, Kelurahan Sei Bedungun, pada Selasa (28/4/2026) malam, mengarah pada dugaan motif dendam pribadi. Meski pelaku masuk melalui jendela, aksi penikaman brutal secara berulang kali tanpa mengambil barang berharga memperkuat indikasi adanya persoalan lama antara pelaku dan korban. Korban bernama Ramli (56) kini […]

  • Subroto Ajak Warga Biasakan Konsumsi Ikan: Kunci Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Keluarga

    Subroto Ajak Warga Biasakan Konsumsi Ikan: Kunci Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mendorong masyarakat menjadikan konsumsi ikan sebagai kebiasaan harian. Ia menilai langkah sederhana itu dapat menjadi salah satu cara paling efektif untuk mencegah kekurangan gizi dan menekan angka stunting, terutama pada ibu hamil dan anak-anak yang termasuk kelompok paling rentan. Subroto mengingatkan bahwa isu stunting kini menjadi […]

expand_less