Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Hutan Mangrove Pulau Besing Terancam, Bekantan Bisa Tinggalkan Habitatnya

Hutan Mangrove Pulau Besing Terancam, Bekantan Bisa Tinggalkan Habitatnya

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 321
  • print Cetak

BERAU — Pemerintah daerah menaruh perhatian pada kelestarian hutan mangrove di Pulau Besing, Kecamatan Gunung Tabur. Kawasan ini dikenal sebagai habitat utama bekantan, primata endemik yang menjadi ikon satwa khas Berau.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Samsiah Nawir, menekankan pentingnya menjaga kondisi hutan bakau agar tetap alami dan tidak mengalami kerusakan. Menurut dia, keberlangsungan habitat menjadi kunci utama bagi kelestarian populasi bekantan di wilayah tersebut.

“Kita berharap Pulau Besing tidak merambah hutannya, supaya bekantan itu tetap betah di pulau itu,” ujarnya, Rabu (29/4/26).

Pulau Besing selama ini menjadi rumah bagi ratusan bekantan yang hidup di kawasan mangrove. Jumlah tersebut menjadikannya salah satu lokasi dengan populasi bekantan terbanyak di Kabupaten Berau.

Meski demikian, Samsiah menyebut keberadaan bekantan tidak hanya ditemukan di Pulau Besing. Satwa itu juga dapat dijumpai di kawasan lain, seperti wisata susur sungai mangrove di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, meskipun populasinya tidak sebanyak di Pulau Besing.

“Di beberapa tempat juga ada, seperti di Tembudan, tapi memang tidak sebanyak di Pulau Besing,” jelasnya.

Potensi wisata berbasis alam ini dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Aktivitas bekantan dapat disaksikan secara langsung, terutama saat sore hari melalui kegiatan susur sungai di kawasan mangrove.

“Kalau di Pulau Besing, saat senja itu biasanya cukup banyak terlihat,” tambahnya.

Namun, ia menegaskan bahwa kelestarian habitat tetap menjadi faktor penentu. Upaya masyarakat untuk menghindari penebangan hutan dinilai sangat berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Samsiah juga mengingatkan bahwa bekantan memiliki kemampuan berpindah habitat jika merasa terancam. Satwa tersebut bahkan dapat berenang menyeberangi sungai untuk mencari tempat tinggal yang lebih aman.

“Kalau kehilangan pohon-pohon besar sebagai tempat tinggal, bekantan bisa berpindah ke pulau lain untuk mencari habitat yang lebih layak,” ungkapnya.

Karena itu, menjaga kelestarian hutan mangrove di Pulau Besing tidak hanya penting bagi lingkungan, tetapi juga untuk mempertahankan keberadaan bekantan sebagai kekayaan hayati daerah. Pemerintah berharap kesadaran masyarakat terus meningkat agar kawasan tersebut tetap terjaga sekaligus mendukung pengembangan ekowisata di Berau. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG Berau Peringatkan Warga Waspadai Hujan Lebat dan Potensi Banjir di Sejumlah Wilayah

    BMKG Berau Peringatkan Warga Waspadai Hujan Lebat dan Potensi Banjir di Sejumlah Wilayah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.061
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Berau menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir, genangan air, hingga tanah longsor di beberapa wilayah. ‎Imbauan ini disampaikan menyusul curah hujan ekstrem yang melanda sejak kamis malam hingga jumat (24/10). Kepala BMKG Beray, Ade Heryadi, menjelaskan hujan dengan […]

  • Berau Mantapkan Transisi Ekonomi Hijau Menuju Masa Depan Pasca-Tambang

    Berau Mantapkan Transisi Ekonomi Hijau Menuju Masa Depan Pasca-Tambang

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pagi di UPT Balai Benih Padi dan Hortikultura Kampung Sei Bebanir Bangun bergerak pelan, namun penuh makna. Bukan sekadar seremonial penyerahan alat pertanian, tetapi sinyal perubahan arah ekonomi Kabupaten Berau. Di tengah dominasi pertambangan yang selama ini menjadi tulang punggung daerah, pemerintah mulai menyiapkan tahap berikutnya — menanam ekonomi baru, bukan hanya […]

  • Peringati Harkopnas ke-78, Bupati Berau Dorong Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Kampung

    Peringati Harkopnas ke-78, Bupati Berau Dorong Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Kampung

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 483
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Perayaan Hari Koperasi Nasional ke-78 di Kabupaten Berau tak hanya menjadi momen seremoni, tetapi juga ruang refleksi atas peran koperasi dalam pembangunan ekonomi lokal. Jumat (1/8/2025), Gedung Graha Pemuda menjadi saksi semaraknya syukuran dan pembukaan Turnamen Futsal serta Food Festival, yang digelar sebagai bagian dari peringatan hari jadi gerakan koperasi nasional tersebut. Dalam […]

  • Kejaksaan: Kasus Truk Rem Blong dengan Ancaman 6 Tahun Tak Layak Restorative Justice

    Kejaksaan: Kasus Truk Rem Blong dengan Ancaman 6 Tahun Tak Layak Restorative Justice

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 367
    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA – Tragedi lalu lintas maut kembali merenggut nyawa di Jalan Poros Bontang-Samarinda. Dua pengendara sepeda motor meregang nyawa setelah tertabrak truk yang mengalami rem blong di KM 25, Desa Santan Ulu, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Jumat (28/11/2025) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.30 WITA itu melibatkan sebuah truk […]

  • Gamalis: Masa Depan Berau Ada di Tangan Pemimpin Terpilih

    Gamalis: Masa Depan Berau Ada di Tangan Pemimpin Terpilih

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 663
    • 0Komentar

    A-News.id, Tanjung Redeb – Wakil Bupati Berau, Gamalis, bersama kedua anaknya, memberikan hak suara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Rabu (27/11). Ia menggunakan hak pilihnya di TPS 02, Kelurahan Gayam, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Ditemui setelah pencoblosan, Gamalis mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada. “Saya berharap masyarakat Kabupaten Berau datang ke TPS […]

  • Kesenjangan Keterampilan Hambat Naker Lokal: BLK Jadi Solusi Peningkatan Daya Saing di Berau

    Kesenjangan Keterampilan Hambat Naker Lokal: BLK Jadi Solusi Peningkatan Daya Saing di Berau

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 444
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meski Kabupaten Berau menjadi salah satu daerah yang cukup padat dengan aktivitas perusahaan besar, terutama di sektor pertambangan dan perkebunan, persoalan klasik terkait rendahnya penyerapan tenaga kerja lokal masih terus terjadi. Kurangnya keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri menjadi kendala utama yang perlu segera diatasi. Menanggapi persoalan tersebut, anggota Komisi III DPRD […]

expand_less