Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Hutan Mangrove Pulau Besing Terancam, Bekantan Bisa Tinggalkan Habitatnya

Hutan Mangrove Pulau Besing Terancam, Bekantan Bisa Tinggalkan Habitatnya

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 29
  • print Cetak

BERAU — Pemerintah daerah menaruh perhatian pada kelestarian hutan mangrove di Pulau Besing, Kecamatan Gunung Tabur. Kawasan ini dikenal sebagai habitat utama bekantan, primata endemik yang menjadi ikon satwa khas Berau.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Samsiah Nawir, menekankan pentingnya menjaga kondisi hutan bakau agar tetap alami dan tidak mengalami kerusakan. Menurut dia, keberlangsungan habitat menjadi kunci utama bagi kelestarian populasi bekantan di wilayah tersebut.

“Kita berharap Pulau Besing tidak merambah hutannya, supaya bekantan itu tetap betah di pulau itu,” ujarnya, Rabu (29/4/26).

Pulau Besing selama ini menjadi rumah bagi ratusan bekantan yang hidup di kawasan mangrove. Jumlah tersebut menjadikannya salah satu lokasi dengan populasi bekantan terbanyak di Kabupaten Berau.

Meski demikian, Samsiah menyebut keberadaan bekantan tidak hanya ditemukan di Pulau Besing. Satwa itu juga dapat dijumpai di kawasan lain, seperti wisata susur sungai mangrove di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, meskipun populasinya tidak sebanyak di Pulau Besing.

“Di beberapa tempat juga ada, seperti di Tembudan, tapi memang tidak sebanyak di Pulau Besing,” jelasnya.

Potensi wisata berbasis alam ini dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Aktivitas bekantan dapat disaksikan secara langsung, terutama saat sore hari melalui kegiatan susur sungai di kawasan mangrove.

“Kalau di Pulau Besing, saat senja itu biasanya cukup banyak terlihat,” tambahnya.

Namun, ia menegaskan bahwa kelestarian habitat tetap menjadi faktor penentu. Upaya masyarakat untuk menghindari penebangan hutan dinilai sangat berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Samsiah juga mengingatkan bahwa bekantan memiliki kemampuan berpindah habitat jika merasa terancam. Satwa tersebut bahkan dapat berenang menyeberangi sungai untuk mencari tempat tinggal yang lebih aman.

“Kalau kehilangan pohon-pohon besar sebagai tempat tinggal, bekantan bisa berpindah ke pulau lain untuk mencari habitat yang lebih layak,” ungkapnya.

Karena itu, menjaga kelestarian hutan mangrove di Pulau Besing tidak hanya penting bagi lingkungan, tetapi juga untuk mempertahankan keberadaan bekantan sebagai kekayaan hayati daerah. Pemerintah berharap kesadaran masyarakat terus meningkat agar kawasan tersebut tetap terjaga sekaligus mendukung pengembangan ekowisata di Berau. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Perkuat Pendidikan Lewat Sekolah Baru dan Seragam Gratis

    Berau Perkuat Pendidikan Lewat Sekolah Baru dan Seragam Gratis

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 360
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Mardiatul Idalisa, memastikan sejumlah agenda strategis sektor pendidikan akan menjadi prioritas pemerintah daerah. Hal itu ia sampaikan usai rapat bersama Komisi I DPRD Berau, Senin siang, yang membahas berbagai persoalan dan rencana pembangunan pendidikan di Bumi Batiwakkal. Menurut Mardiatul, pihaknya akan tetap memperjuangkan mandatory spending minimal 20 […]

  • Tawaran Pekerjaan Palsu, Dokter Gadungan di Berau Berakhir di Jeruji Besi

    Tawaran Pekerjaan Palsu, Dokter Gadungan di Berau Berakhir di Jeruji Besi

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.552
    • 0Komentar

    Sambaliung – H (25) Dokter gadungan terpaksa harus digiring ke Mapolres Berau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. H diringkus jajaran Satreskrim Polres Berau bukan lantaran melakukan mal praktik. Namun, karena adanya aksi cabul terhadap seorang wanita berinisial K (22). Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Ardian Rahayu Priyatna mengatakan kronologis kejadiannya. Dimana, pada hari Minggu, 18 Agustus 2024 […]

  • “Smart Plantation Management”, Digitalisasi Disbun Dorong Transparansi, Potensi Kampung, dan Investasi Berkelanjutan

    “Smart Plantation Management”, Digitalisasi Disbun Dorong Transparansi, Potensi Kampung, dan Investasi Berkelanjutan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Transformasi digital di sektor perkebunan Kabupaten Berau memasuki babak baru. Dinas Perkebunan (Disbun) resmi mengakselerasi penerapan Sistem Informasi Perusahaan Perkebunan (SIPERIBUN) sebagai landasan utama membangun Smart Plantation Management—model pengawasan modern yang terukur, transparan, dan mendukung pengembangan potensi kampung hingga investasi hijau. Kepala Disbun Berau, Lita Handini, mengatakan bahwa digitalisasi ini menjadi langkah […]

  • Bupati Berau Jadi Korwil Apkasi, Siap Bawa Aspirasi Kaltim ke Level Nasional

    Bupati Berau Jadi Korwil Apkasi, Siap Bawa Aspirasi Kaltim ke Level Nasional

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, ditunjuk sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Kalimantan Timur dalam kepengurusan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) untuk periode 2025–2030. Penunjukan ini menandai pengakuan terhadap peran kepemimpinan perempuan pertama di Kabupaten Berau itu di level nasional. Keputusan tersebut diumumkan dalam Rapat Koordinasi Korwil Apkasi yang berlangsung di Sekretariat Apkasi, Jakarta […]

  • Relokasi Tanpa Disiplin Masyarakat, Sampah Jadi Sorotan Tanjung redeb

    Relokasi Tanpa Disiplin Masyarakat, Sampah Jadi Sorotan Tanjung redeb

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 580
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Jalan Padat Karya, Kelurahan Gunung Panjang, memang sudah dipindahkan. Namun jejaknya belum sepenuhnya hilang. Di lokasi lama, sampah masih tampak menggunung. Sebagian bahkan tercecer di tengah jalan, terlindas kendaraan yang melintas, menyisakan bau menyengat dan pemandangan yang tak sedap. Pada Ahad pagi, 15 Februari 2026, beberapa warga […]

  • Aspirasi Warga Sambaliung Tak Akan Berhenti di Sekadar Usulan

    Aspirasi Warga Sambaliung Tak Akan Berhenti di Sekadar Usulan

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Permasalahan yang masih tak kunjung tuntas di Kabupaten Berau adalah masalah banjir. Tak hanya di perkotaan, banjir juga menjadi masalah hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Berau, tak terkecuali di Kecamatan Sambaliung. Dalam resesnya beberapa waktu lalu, Ketua Komisi I DPRD Berau Elita Herlina, menegaskan jika usulan pembenahan infrastruktur di Kecamatan Sambaliung […]

expand_less