Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Maratua Music Festival 2026 Siap Jadi Ajang Promosi Wisata Berau

Maratua Music Festival 2026 Siap Jadi Ajang Promosi Wisata Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 52
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) memastikan pelaksanaan Maratua Music Festival (M2F) 2026 akan dikemas berbeda dibanding tahun sebelumnya. Dalam press conference yang digelar di Hotel Palmy, Jumat sore (12/06/2026), Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga menggabungkan unsur budaya lokal, lingkungan, serta promosi pariwisata.

Yudha mengatakan, M2F merupakan agenda yang sebelumnya telah dilaksanakan pada tahun 2025. Namun, pada penyelenggaraan tahun kedua ini, pihaknya melakukan sejumlah pengembangan dengan memasukkan unsur budaya Bajau, salah satunya melalui seni musik kulintang dan kegiatan budaya “Dakayu Maratua”.

“Yang sedikit berbeda tahun ini kita padukan dengan kegiatan budaya, khususnya budaya Bajau. Ada Dakayu Maratua, kulintang. Jadi intinya kami ingin memadukan seni musik dan seni budaya,” jelasnya, Jumat (12/06/2026).

Pelaksanaan M2F 2026 akan berlangsung selama lima hari, mulai 30 Juni hingga 4 Juli 2026 di Pulau Maratua. Berbeda dari tahun sebelumnya yang lebih banyak berfokus pada kegiatan malam hari, tahun ini rangkaian acara akan berlangsung sejak siang hingga malam hari.

Menurut Yudha, konsep tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman lebih bagi wisatawan yang datang, sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat setempat.

“Kegiatan ini waktunya cukup lama, mudah-mudahan dengan perpaduan ini lebih menarik lagi bagi wisatawan yang berkunjung maupun hiburan bagi masyarakat di sana,” ujarnya.

Selain hiburan dan budaya, Disbudpar juga memastikan keterlibatan pelaku usaha lokal melalui bazar UMKM. Sebanyak 13 kecamatan di Kabupaten Berau diundang untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, meski tidak seluruhnya dipastikan dapat hadir.

“Kita jangan melupakan peran serta UMKM. Kita siapkan lapak-lapak, termasuk mengundang 13 kecamatan untuk ikut berpartisipasi. Walaupun mungkin tidak semuanya bisa ikut, kita tetap berharap ada partisipasi dari kecamatan maupun pelaku UMKM,” kata Yudha.

Tidak hanya mengangkat sektor ekonomi kreatif, M2F 2026 juga membawa konsep kepedulian lingkungan. Sejumlah kegiatan seperti aksi bersih pantai, penanaman pohon, hingga pelepasan tukik akan menjadi bagian dari rangkaian acara.

Sementara itu, EO Matasanggam, Morten, menjelaskan konsep M2F tahun ini memang dirancang lebih luas dengan mengkolaborasikan festival musik, budaya, kesenian, serta lingkungan.

“Jadi tahun ini akan kita kerjakan sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Konsepnya mengkolaborasikan festival musik dengan budaya, kesenian, kemudian lingkungan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, rangkaian acara selama lima hari akan dibuat penuh tanpa jeda. Pada hari pertama, kegiatan akan diawali dengan pelatihan kulintang, pembukaan bazar UMKM, serta festival budaya termasuk tradisi tolak bala yang masih berkaitan dengan budaya masyarakat Bajau.

Selain itu, akan ada lomba karaoke “Maratua Magdendang” yang berarti bernyanyi dalam bahasa Bajau, serta lomba tari tingkat Maratua untuk melibatkan masyarakat lokal.

Hari berikutnya, kegiatan masih diisi dengan pelatihan kulintang, bazar UMKM, lomba budaya, hingga pertunjukan seni. Kemudian pada hari ketiga, pengunjung akan disuguhkan penampilan musik lokal dari Gastik, serta pertunjukan musik sape untuk memperkenalkan keberagaman budaya di Berau.

“Walaupun kita bermain di pulau, kita ingin wisatawan lokal maupun asing melihat bahwa di Berau juga ada budaya Dayak dan budaya lainnya. Kita tampilkan sape agar semakin dikenal,” ujar Morten.

Memasuki hari keempat, pihak penyelenggara mulai menghadirkan agenda promosi wisata dengan melibatkan artis nasional. Sebelum tampil, para artis akan mengikuti kegiatan promosi melalui konsep island hopping untuk memperkenalkan destinasi wisata Maratua.

Morten menegaskan, kehadiran artis dalam M2F bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari strategi promosi wisata Berau.

“Tujuan utamanya promosi. Kita mendapatkan exposure dari artis. Artis yang kita pilih juga yang bersedia membantu mempromosikan keindahan Berau, mau ikut kegiatan, membuat konten, dan mengambil video promosi wisata,” jelasnya.

Pada malam keempat, artis Arpian Dwi dijadwalkan tampil sebagai salah satu pengisi acara. Kemudian pada malam terakhir, panggung M2F akan menghadirkan Stevan Pasaribu.

Selain penampilan artis, penyelenggara tetap menekankan keterlibatan talenta lokal Maratua melalui tarian daerah, musik tradisional, serta berbagai pertunjukan budaya.

Morten menambahkan, konsep utama M2F tetap menempatkan wisata sebagai tujuan utama. Musik menjadi daya tarik pendukung, sementara budaya lokal dan keindahan Maratua menjadi pesan utama yang ingin diperkenalkan kepada wisatawan.

“Yang paling utama adalah promosi wisatanya. Lokal pride tetap harus dapat karena kita berada di Pulau Maratua, kita tampilkan budaya, tarian daerah, alat musik, serta talent lokal Maratua,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi Lantik Gus Ipul Jadi Menteri Sosial Gantikan Risma

    Presiden Jokowi Lantik Gus Ipul Jadi Menteri Sosial Gantikan Risma

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 690
    • 0Komentar

    Jakarta — Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melantik Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebagai Menteri Sosial (Mensos) di Istana Negara Jakarta, Rabu (11/9/2024). Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 102P Tahun 2024 tentang Pengangkatan Menteri Sosial Kabinet Indonesia Maju periode sisa masa jabatan 2019-2024 yang dibacakan […]

  • Atlet Berprestasi PON 2024 Bakal Diganjar Bonus Istimewa

    Atlet Berprestasi PON 2024 Bakal Diganjar Bonus Istimewa

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 996
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Besaran jumlah bonus atlet peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 hingga saat ini belum diketahui. Pasalnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, Amiruddin belum bisa menyebutkan nilai bonus yang disebut-sebut lebih besar dari Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 silam. Meski demikian, Amir mengatakan dirinya telah berkomunikasi dengan Bupati Berau, […]

  • Kejati Kaltim Ungkap Aliran Dana Tambang Kukar, Rp271 Miliar Sudah Diamankan dari Tersangka

    Kejati Kaltim Ungkap Aliran Dana Tambang Kukar, Rp271 Miliar Sudah Diamankan dari Tersangka

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Tumpukan uang miliaran rupiah kembali memenuhi ruang penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur. Dalam pengembangan kasus dugaan korupsi pemanfaatan lahan transmigrasi untuk aktivitas tambang di Kutai Kartanegara, penyidik kembali menerima pengembalian uang sebesar Rp57,45 miliar dari tersangka berinisial BT, Rabu (20/5/2026). Dengan penyerahan terbaru tersebut, total uang yang berhasil diamankan Kejati Kaltim kini mencapai […]

  • Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

    Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 713
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Komitmen penuntasan open defecation free atau praktik buang air besar sembarangan, terus digaungkan Pemkab Berau. Keseriusam itu terlihat dari gencarnya sosialisasi ODF, yang merupakan salah satu pilar pertama dari lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Tak hanya sekadar sosialisasi, tindakan nyata juga dilakukan agar Kabupaten Berau bisa mencapai status kabupaten kota sehat. […]

  • Sutami: Warga Pulau Derawan Terbebani Biaya Tambat Kapal yang Tinggi

    Sutami: Warga Pulau Derawan Terbebani Biaya Tambat Kapal yang Tinggi

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 796
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Masyarakat Kampung Pulau Derawan kembali menyuarakan aspirasi mereka terkait pembangunan Pelabuhan Tambat di Tanjung Redeb. Pelabuhan ini dinilai krusial sebagai akses utama distribusi bahan pangan, sembako, serta kebutuhan pokok lainnya ke Pulau Derawan dan Kecamatan Maratua. Anggota DPRD Berau, Sutami, mengungkapkan bahwa kebutuhan akan pelabuhan khusus untuk tambat kapal sudah lama diusulkan […]

  • Penguatan Pajak Daerah Digital, Senjata Baru Tingkatkan PAD

    Penguatan Pajak Daerah Digital, Senjata Baru Tingkatkan PAD

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat strategi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor pajak. Salah satu langkah kunci yang tengah dijalankan adalah penerapan Transaction Monitoring Device (TMD), sistem digital yang memungkinkan pemerintah memantau transaksi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) secara real-time. TMD diterapkan pada sektor dengan perputaran ekonomi tinggi […]

expand_less