Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Berau Mantapkan Transisi Ekonomi Hijau Menuju Masa Depan Pasca-Tambang

Berau Mantapkan Transisi Ekonomi Hijau Menuju Masa Depan Pasca-Tambang

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • visibility 524
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Pagi di UPT Balai Benih Padi dan Hortikultura Kampung Sei Bebanir Bangun bergerak pelan, namun penuh makna. Bukan sekadar seremonial penyerahan alat pertanian, tetapi sinyal perubahan arah ekonomi Kabupaten Berau. Di tengah dominasi pertambangan yang selama ini menjadi tulang punggung daerah, pemerintah mulai menyiapkan tahap berikutnya — menanam ekonomi baru, bukan hanya menggali yang lama.

Wakil Bupati Gamalis berdiri di hadapan para petani Brigade Pangan dengan pesan yang tidak menggema lewat pengeras suara, tetapi terasa dalam di nadi pembangunan: pertambangan tidak selamanya akan menopang Berau. Ada masa pakai, ada titik habis, dan sebelum tiba waktunya, roda ekonomi harus sudah mencari poros baru.

“Beberapa tahun ke depan, pertambangan akan tergantikan karena habis masanya,” tegasnya.

37 Alat, 400 Kg Benih, dan Satu Tujuan: Pertanian Bangkit Kembali

Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diserahkan hari itu tidak kecil jumlahnya — 37 unit, mulai dari:

🔹 10 traktor roda crawler
🔹 17 traktor roda dua
🔹 10 rice transplanter
🔹 400 kg benih padi untuk Kampung Tumbit Dayak & Tabalar Muara

Bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut bukan hanya angka, tetapi modal perubahan. Teknologi menggantikan cangkul, kecepatan menggantikan keterbatasan tenaga. Lahan yang dulu memakan waktu berhari-hari untuk dibajak, kini bisa selesai hanya dalam hitungan jam.

Harapannya jelas: sawah tidak hanya hijau, tapi produktif.

Berau Pernah Jadi Lumbung — dan Bisa Kembali Lagi

Gamalis mengingatkan bahwa Berau pernah menjadi pusat pertanian kuat di Kaltim. Jagung tumbuh luas, panen melimpah, dan petani menjadi pondasi pangan daerah. Namun, perlahan sektor ini meredup — kalah oleh tren komoditas dan kenyamanan sesaat.

Kini pemerintah memilih menekan pedal gas kembali. Tahun demi tahun, peningkatan SDM pertanian dilakukan agar generasi baru tidak sekadar memanen, tapi mengelola dengan strategi.

“Kita harus fokus. Jangan ikut tren sesaat. Padi adalah komoditas unggulan yang harus dijaga,” katanya.

Dari Batu Bara ke Bulir Padi

Perubahan ekonomi bukan hanya soal mengganti sektor, tapi mengubah cara pandang masyarakat. Pertanian kini bukan identik dengan kerja berat, tapi dengan efisiensi, inovasi, dan peluang pasar yang luas. Jika pertambangan adalah fase, maka pertanian berpotensi menjadi warisan panjang — yang bisa diwariskan jauh lebih lama dibanding sumber daya yang digali dari tanah.

Alsintan yang dibagikan hari itu adalah simbol peralihan:
dari galian ke tanaman,
dari batu bara ke lumbung pangan,
dari ekstraksi alam ke produksi yang tumbuh kembali.

Berau sedang bergerak, dan pergerakan itu dimulai dari sawah yang kembali hidup.

(akm/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Gelar Soft Opening MPP, Tingkatkan Kemudahan Layanan Publik

    Pemkab Berau Gelar Soft Opening MPP, Tingkatkan Kemudahan Layanan Publik

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 569
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau melaksanakan soft opening Mal Pelayanan Publik (MPP) pada Senin (28/7/2025). Hal itu sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan publik yang terintegrasi dan mudah dijangkau masyarakat. MPP ini mengusung konsep one-stop service yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan sekaligus mendorong iklim investasi di daerah. Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengatakan […]

  • Peran Diskominfo Berau : Siaran Live Streaming Tarik Penonton dari Berbagai Daerah Perkenalkan Budaya Berau

    Peran Diskominfo Berau : Siaran Live Streaming Tarik Penonton dari Berbagai Daerah Perkenalkan Budaya Berau

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Lomba Perahu Panjang Tradisional kembali menjadi magnet bagi masyarakat Berau dalam rangka peringatan HUT Kabupaten Berau. Kegiatan yang digelar Rabu (29/10/2025) lalu, berlangsung meriah dengan kehadiran ribuan warga yang memadati sepanjang Tepian Teratai. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan tahun ini memanfaatkan teknologi live streaming sehingga perlombaan dapat disaksikan bukan hanya oleh warga […]

  • Harga Bawang Merah hingga Kopi Dongkrak Inflasi Berau Agustus 2025 ke 1,87 Persen

    Harga Bawang Merah hingga Kopi Dongkrak Inflasi Berau Agustus 2025 ke 1,87 Persen

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.205
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Laju inflasi di Kabupaten Berau pada Agustus 2025 tercatat sebesar 1,87 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y). Angka ini terlihat dari kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang bergerak dari 106,69 pada Agustus 2024 menjadi 108,69 pada Agustus 2025. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Berau, Yudi Wahyudin, menyebut pergerakan harga sejumlah komoditas masih menjadi faktor […]

  • Menuju Destinasi Internasional, Maratua Berbenah dari Kantor hingga Pengelolaan Sampah

    Menuju Destinasi Internasional, Maratua Berbenah dari Kantor hingga Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 678
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Maratua, Rabu malam, 11 Februari 2026, tak sekadar menjadi forum rutin tahunan. Di Ruang Rapat Sangalaki, Kantor Bupati Berau, arah pembangunan pulau terluar itu kembali dipertajam: pariwisata harus naik kelas, tapi fondasi dasarnya tak boleh rapuh. Di satu sisi, Maratua telah menjelma menjadi etalase wisata Berau. Di […]

  • Ketua DPRD Berau Desak PT Berau Coal Perkuat CSR dan Tuntaskan Reklamasi Tambang

    Ketua DPRD Berau Desak PT Berau Coal Perkuat CSR dan Tuntaskan Reklamasi Tambang

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua DPRD Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto, mendesak PT Berau Coal untuk meningkatkan kontribusi sosial serta menuntaskan kewajiban reklamasi tambang di wilayah operasionalnya. Menurut Dedy, perusahaan yang telah beroperasi selama puluhan tahun di Berau itu seharusnya memberikan dampak yang lebih nyata bagi masyarakat, terutama melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). “CSR […]

  • Titik Panas Berau Turun Signifikan, Menhut Minta Pengawasan Karhutla Jangan Kendur

    Titik Panas Berau Turun Signifikan, Menhut Minta Pengawasan Karhutla Jangan Kendur

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    BERAU — Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni meninjau Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Rabu, 26 Agustus 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapsiagaan penanganan karhutla di Berau sekaligus mengevaluasi kondisi terkini di lapangan. Kedatangan Raja Juli Antoni disambut jajaran Pemerintah […]

expand_less