Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Berau Mantapkan Transisi Ekonomi Hijau Menuju Masa Depan Pasca-Tambang

Berau Mantapkan Transisi Ekonomi Hijau Menuju Masa Depan Pasca-Tambang

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB — Pagi di UPT Balai Benih Padi dan Hortikultura Kampung Sei Bebanir Bangun bergerak pelan, namun penuh makna. Bukan sekadar seremonial penyerahan alat pertanian, tetapi sinyal perubahan arah ekonomi Kabupaten Berau. Di tengah dominasi pertambangan yang selama ini menjadi tulang punggung daerah, pemerintah mulai menyiapkan tahap berikutnya — menanam ekonomi baru, bukan hanya menggali yang lama.

Wakil Bupati Gamalis berdiri di hadapan para petani Brigade Pangan dengan pesan yang tidak menggema lewat pengeras suara, tetapi terasa dalam di nadi pembangunan: pertambangan tidak selamanya akan menopang Berau. Ada masa pakai, ada titik habis, dan sebelum tiba waktunya, roda ekonomi harus sudah mencari poros baru.

“Beberapa tahun ke depan, pertambangan akan tergantikan karena habis masanya,” tegasnya.

37 Alat, 400 Kg Benih, dan Satu Tujuan: Pertanian Bangkit Kembali

Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diserahkan hari itu tidak kecil jumlahnya — 37 unit, mulai dari:

🔹 10 traktor roda crawler
🔹 17 traktor roda dua
🔹 10 rice transplanter
🔹 400 kg benih padi untuk Kampung Tumbit Dayak & Tabalar Muara

Bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut bukan hanya angka, tetapi modal perubahan. Teknologi menggantikan cangkul, kecepatan menggantikan keterbatasan tenaga. Lahan yang dulu memakan waktu berhari-hari untuk dibajak, kini bisa selesai hanya dalam hitungan jam.

Harapannya jelas: sawah tidak hanya hijau, tapi produktif.

Berau Pernah Jadi Lumbung — dan Bisa Kembali Lagi

Gamalis mengingatkan bahwa Berau pernah menjadi pusat pertanian kuat di Kaltim. Jagung tumbuh luas, panen melimpah, dan petani menjadi pondasi pangan daerah. Namun, perlahan sektor ini meredup — kalah oleh tren komoditas dan kenyamanan sesaat.

Kini pemerintah memilih menekan pedal gas kembali. Tahun demi tahun, peningkatan SDM pertanian dilakukan agar generasi baru tidak sekadar memanen, tapi mengelola dengan strategi.

“Kita harus fokus. Jangan ikut tren sesaat. Padi adalah komoditas unggulan yang harus dijaga,” katanya.

Dari Batu Bara ke Bulir Padi

Perubahan ekonomi bukan hanya soal mengganti sektor, tapi mengubah cara pandang masyarakat. Pertanian kini bukan identik dengan kerja berat, tapi dengan efisiensi, inovasi, dan peluang pasar yang luas. Jika pertambangan adalah fase, maka pertanian berpotensi menjadi warisan panjang — yang bisa diwariskan jauh lebih lama dibanding sumber daya yang digali dari tanah.

Alsintan yang dibagikan hari itu adalah simbol peralihan:
dari galian ke tanaman,
dari batu bara ke lumbung pangan,
dari ekstraksi alam ke produksi yang tumbuh kembali.

Berau sedang bergerak, dan pergerakan itu dimulai dari sawah yang kembali hidup.

(akm/adv)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Pastikan Perda Tenaga Kerja Tak Sekadar Administrasi

    Pemkab Berau Pastikan Perda Tenaga Kerja Tak Sekadar Administrasi

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau menegaskan komitmennya untuk melindungi tenaga kerja lokal melalui implementasi Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur secara khusus soal perlindungan dan pemberdayaan tenaga kerja asli daerah. Kebijakan ini diarahkan sebagai respons terhadap minimnya representasi warga lokal dalam pasar kerja, meskipun pembangunan ekonomi terus tumbuh di Berau. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan bahwa […]

  • FPK Desak Pemkab Berau Awasi Ketat Aktivitas Pertambangan

    FPK Desak Pemkab Berau Awasi Ketat Aktivitas Pertambangan

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Permasalahan aktivitas pertambangan PT.Berau Coal yang dianggap melanggar aturan, terus bergulir. Senin (22/7/2024) siang, puluhan pemuda yang menamakan dirinya Front Pemuda Kaltim (FPK) mendatangi kantor Bupati Berau, untuk menyuarakan hal ini. Ditemui Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, mediasi dan diskusi bersama FPK dilakukan secara terbuka, di ruang rapat Kakaban Setkab […]

  • Stok Beras Melimpah, Bulog Sebut Aman Hingga 7 Bulan Kedepan

    Stok Beras Melimpah, Bulog Sebut Aman Hingga 7 Bulan Kedepan

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 981
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Stok Beras di Kabupaten Berau diklaim masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga tujuh bulan kedepan. Hal ini diketahui dari Bulog Berau yang merupakan penyedia stok salah satu kebutuhan utama tersebut. “Saat ini ada stok 500 ton lebih di gudang. Dan yang sedang on the way atau dalam perjalanan masuk ke Berau […]

  • Sufian Agus: Uang Negara Harus Beredar di Indonesia, Bukan Dilarikan ke Luar Negeri

    Sufian Agus: Uang Negara Harus Beredar di Indonesia, Bukan Dilarikan ke Luar Negeri

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pelaksana Tugas (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus, menekankan pentingnya pencegahan korupsi yang harus dilakukan sejak tahap perencanaan program dan penggunaan anggaran. Hal tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara usai membuka acara Mini Expo di halaman Kantor Inspektorat Kabupaten Berau, Senin (11/11/2024). Sufian Agus mengungkapkan bahwa dalam acara yang baru saja dihadirinya bersama kepala […]

  • Plot Twist Buruh Berau: Cari Wamen, Malah Dapat Kabar OTT

    Plot Twist Buruh Berau: Cari Wamen, Malah Dapat Kabar OTT

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Jakarta – Seorang buruh dari Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), Herbert Sinambela (47) menyambangi kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta Selatan. Dia mengaku hendak mengadu kepada Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel. Herbert terlihat membawa sebuah spanduk berukuran sedang yang isinya meminta Noel memperhatikan aduannya. “Pak Wamen. Tolong perhatikan nasib kami buruh yang ada di Kalimantan Timur. Kami […]

  • Kesejahteraan Masyarakat Jadi Prioritas: Madri Pani-Agus Wahyudi di Tengah Hujan

    Kesejahteraan Masyarakat Jadi Prioritas: Madri Pani-Agus Wahyudi di Tengah Hujan

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Teluk Bayur – Antusiasme masyarakat Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, tidak surut meskipun diguyur hujan. Ribuan masyarakat tetap hadir guna melihat secara langsung sosok calon pemimpin Berau, Madri Pani-Agus Wahyudi. Paslon nomor urut 1 tersebut menggelar kampanye di Kelurahan Rinding, pada Minggu (13/10) sekira pukul 14.00 Wita. 24 program dipaparkan oleh kedua paslon yang disambut […]

expand_less