Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Berau Mantapkan Transisi Ekonomi Hijau Menuju Masa Depan Pasca-Tambang

Berau Mantapkan Transisi Ekonomi Hijau Menuju Masa Depan Pasca-Tambang

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • visibility 462
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Pagi di UPT Balai Benih Padi dan Hortikultura Kampung Sei Bebanir Bangun bergerak pelan, namun penuh makna. Bukan sekadar seremonial penyerahan alat pertanian, tetapi sinyal perubahan arah ekonomi Kabupaten Berau. Di tengah dominasi pertambangan yang selama ini menjadi tulang punggung daerah, pemerintah mulai menyiapkan tahap berikutnya — menanam ekonomi baru, bukan hanya menggali yang lama.

Wakil Bupati Gamalis berdiri di hadapan para petani Brigade Pangan dengan pesan yang tidak menggema lewat pengeras suara, tetapi terasa dalam di nadi pembangunan: pertambangan tidak selamanya akan menopang Berau. Ada masa pakai, ada titik habis, dan sebelum tiba waktunya, roda ekonomi harus sudah mencari poros baru.

“Beberapa tahun ke depan, pertambangan akan tergantikan karena habis masanya,” tegasnya.

37 Alat, 400 Kg Benih, dan Satu Tujuan: Pertanian Bangkit Kembali

Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diserahkan hari itu tidak kecil jumlahnya — 37 unit, mulai dari:

🔹 10 traktor roda crawler
🔹 17 traktor roda dua
🔹 10 rice transplanter
🔹 400 kg benih padi untuk Kampung Tumbit Dayak & Tabalar Muara

Bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut bukan hanya angka, tetapi modal perubahan. Teknologi menggantikan cangkul, kecepatan menggantikan keterbatasan tenaga. Lahan yang dulu memakan waktu berhari-hari untuk dibajak, kini bisa selesai hanya dalam hitungan jam.

Harapannya jelas: sawah tidak hanya hijau, tapi produktif.

Berau Pernah Jadi Lumbung — dan Bisa Kembali Lagi

Gamalis mengingatkan bahwa Berau pernah menjadi pusat pertanian kuat di Kaltim. Jagung tumbuh luas, panen melimpah, dan petani menjadi pondasi pangan daerah. Namun, perlahan sektor ini meredup — kalah oleh tren komoditas dan kenyamanan sesaat.

Kini pemerintah memilih menekan pedal gas kembali. Tahun demi tahun, peningkatan SDM pertanian dilakukan agar generasi baru tidak sekadar memanen, tapi mengelola dengan strategi.

“Kita harus fokus. Jangan ikut tren sesaat. Padi adalah komoditas unggulan yang harus dijaga,” katanya.

Dari Batu Bara ke Bulir Padi

Perubahan ekonomi bukan hanya soal mengganti sektor, tapi mengubah cara pandang masyarakat. Pertanian kini bukan identik dengan kerja berat, tapi dengan efisiensi, inovasi, dan peluang pasar yang luas. Jika pertambangan adalah fase, maka pertanian berpotensi menjadi warisan panjang — yang bisa diwariskan jauh lebih lama dibanding sumber daya yang digali dari tanah.

Alsintan yang dibagikan hari itu adalah simbol peralihan:
dari galian ke tanaman,
dari batu bara ke lumbung pangan,
dari ekstraksi alam ke produksi yang tumbuh kembali.

Berau sedang bergerak, dan pergerakan itu dimulai dari sawah yang kembali hidup.

(akm/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Dorong Angkutan Sekolah Gratis Wilayah Pesisir, Tekan Risiko Kecelakaan Pelajar

    Pemkab Berau Dorong Angkutan Sekolah Gratis Wilayah Pesisir, Tekan Risiko Kecelakaan Pelajar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 873
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengusulkan pengembangan sistem transportasi angkutan sekolah khusus bagi wilayah pesisir sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan menekan beban biaya masyarakat, terutama bagi pelajar yang tinggal di daerah terpencil dan kepulauan. Usulan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan arahan kepada jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten […]

  • Pembangunan Harus Merata

    Pembangunan Harus Merata

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    (14/11/2023)  Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggota DPRD Berau Darlena meminta Pemkab Berau untuk melakukan pemerataan pembangunan. Pembangunan tidak hanya terpusat di kota, tapi juga di seluruh wilayah kecamatan terjauh. APBD 2024 Berau disepakati sebesar Rp 4,7 triliun. Anggaran tersebut cukup untuk membangun kampung menjadi lebih baik lagi. Darlena mengatakan, fraksi Nasdem kerap memberikan catatan dalam […]

  • Air Panas Pemapak Makin Cantik, Berau Siapkan Dana Miliaran untuk Pariwisata

    Air Panas Pemapak Makin Cantik, Berau Siapkan Dana Miliaran untuk Pariwisata

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 991
    • 0Komentar

    A-news.id, Biatan — Pemkab Berau kembali menggelontorkan anggaran Rp 5,5 miliar di APBD 2025, untuk pembenahan wisata air panas Pemapak Biatan. Hal ini diungkapkan Bupati Berau Sri Juniarsih, di pembukaan expo HUT ke-79 RI di Kecamatan Biatan, Senin (5/8/2024) sore. “Sebagai mitra IKN, Kabupaten Berau memiliki potensi pariwisata unggulan yang harus dijaga. Salah satunya wisata […]

  • Ikon Baru! Gapura Selamat Datang Berau Hadirkan Pesona Pariwisata

    Ikon Baru! Gapura Selamat Datang Berau Hadirkan Pesona Pariwisata

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 770
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pembangunan Gapura Selamat Datang di perempatan kilometer 5 Tanjung Redeb hampir rampung. Saat melakukan peninjauan langsung pada Selasa (17/9/2024), Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyatakan optimis proyek ini akan selesai pada Desember 2024. Gapura tersebut bukan sekadar ucapan selamat datang, tetapi juga menjadi media promosi keindahan pariwisata Berau melalui videotron yang terpasang. “InsyaAllah, […]

  • Tekan Nikah Siri, KUA di Berau Beri Layanan Pernikahan Gratis bagi Warga Kurang Mampu

    Tekan Nikah Siri, KUA di Berau Beri Layanan Pernikahan Gratis bagi Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    BERAU — Praktik nikah siri yang masih terjadi di Kabupaten Berau mendorong Kementerian Agama setempat menghadirkan layanan pernikahan gratis di Kantor Urusan Agama (KUA). Kebijakan ini ditujukan untuk memberi akses bagi masyarakat kurang mampu agar dapat menikah secara resmi tanpa biaya. Kepala Kemenag Berau, Kabul Budiono, menyatakan pelayanan gratis diberikan bagi warga kurang mampu yang […]

  • Si Jago Merah Lahap Rumah Warga di Biatan, Satu Balita Meninggal Dunia

    Si Jago Merah Lahap Rumah Warga di Biatan, Satu Balita Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BERAU – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Kampung Manunggal Jaya, Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau, Rabu (24/6/2026) sore. Dalam peristiwa tersebut, seorang balita berusia 2 tahun 8 bulan dilaporkan meninggal dunia. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 16.30 Wita dari Pos Polisi Kecamatan Biatan. […]

expand_less