Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Inflasi Kaltim Rendah, Tekanan Harga Bergeser ke Komoditas Nonpangan

Inflasi Kaltim Rendah, Tekanan Harga Bergeser ke Komoditas Nonpangan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 367
  • print Cetak

SAMARINDA — Laju inflasi Provinsi Kalimantan Timur pada Januari 2026 tetap berada dalam koridor terkendali. Normalisasi harga komoditas pangan dan transportasi pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru menjadi faktor utama meredanya tekanan harga di awal tahun.

Berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK), inflasi Kaltim tercatat sebesar 0,04 persen secara bulanan (month to month/mtm), jauh lebih rendah dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 0,71 persen (mtm). Dengan capaian tersebut, inflasi tahunan Kaltim berada di level 3,76 persen (year on year/yoy) dan inflasi tahun berjalan 0,04 persen (year to date/ytd).

Meski terkendali, inflasi tahunan Kaltim masih sedikit lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang tercatat 3,55 persen (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Jajang Hermawan, mengatakan bahwa inflasi Januari 2026 terutama disumbang oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, seiring berlanjutnya kenaikan harga emas di awal tahun.

“Rata-rata harga emas tercatat mencapai Rp2.860.000 per gram atau meningkat sekitar 12 persen dibandingkan Desember 2025. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi 3,17 persen (mtm) dengan andil 0,23 persen,” ujar Jajang, Selasa (3/2/2026).

Selain itu, tekanan inflasi juga berasal dari kelompok pakaian dan alas kaki yang mencatat inflasi 0,44 persen (mtm) dengan andil 0,02 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga. Kenaikan pada kelompok ini dipengaruhi meningkatnya permintaan pakaian dan penyesuaian tarif air minum PAM akibat kenaikan biaya operasional.
Di sisi lain, tekanan inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh penurunan harga pada kelompok bahan makanan dan transportasi. Penurunan harga pangan ditopang panen raya di sejumlah sentra produksi, khususnya komoditas cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah di wilayah Jawa dan Sulawesi.

Normalisasi tarif angkutan udara pasca lonjakan permintaan saat Nataru, serta penurunan harga BBM nonsubsidi pada awal Januari sekitar 3–4 persen, turut menjadi faktor penahan inflasi.
Untuk menjaga stabilitas harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Kaltim terus memperkuat langkah pengendalian melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dengan strategi 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
Sepanjang Januari 2026, TPID Kaltim melaksanakan sekitar 21 kegiatan gerakan pangan murah, operasi pasar, dan kegiatan serupa di berbagai kabupaten/kota. Dari sisi komunikasi, TPID juga rutin menggelar rapat koordinasi mingguan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk memantau perkembangan harga dan mengevaluasi kebijakan.

Sebagai penguatan kelembagaan, TPID Provinsi Kaltim juga menggelar capacity building pada 14–15 Januari 2026 guna meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaporan, sekaligus mempertahankan kinerja pengendalian inflasi daerah.
Dengan berbagai langkah tersebut, Bank Indonesia optimistis inflasi Kaltim ke depan tetap berada dalam sasaran nasional dan mendukung daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi daerah.(Zenn)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Layanan Kesehatan, Berau Gelar Orientasi Kader Posyandu

    Tingkatkan Layanan Kesehatan, Berau Gelar Orientasi Kader Posyandu

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 630
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kegiatan Orientasi Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Berau yang dilaksanakan di Balai Mufakat, pada Senin, (11/11/2024), dihadiri oleh para anggota Puskesmas se-Kabupaten Berau serta tamu undangan lainnya. Acara ini bertujuan untuk memperkuat peran kader Posyandu dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan primer di daerah tersebut. Integrasi Layanan Primer merupakan salah satu pilar dari Transformasi […]

  • Meski Molor, Empat Raperda Disetujui Menjadi Perda oleh DPRD Berau

    Meski Molor, Empat Raperda Disetujui Menjadi Perda oleh DPRD Berau

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Meski molor hingga 2 jam, namun rapat paripurna DPRD Berau pada Selasa (9/7/2024) tetap dilanjutkan setelah Bupati Berau, Sri Juniarsih tiba di Gedung Rapat Paripurna sekira pukul 16.36 Wita. Rapat tersebut merupakan lanjutan dari rapat paripurna pada 24 Juni lalu, yang sempat ditunda karena kuorum. Rapat tersebut membahas terkait Penyampaian Pendapat Akhir […]

  • ‎Pencarian KM Mina Maritim 148 Dihentikan, Tiga Korban Ditemukan, Tiga Masih Hilang

    ‎Pencarian KM Mina Maritim 148 Dihentikan, Tiga Korban Ditemukan, Tiga Masih Hilang

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.613
    • 0Komentar

    TALISAYAN – Setelah sepekan melakukan pencarian terhadap enam awak kapal KM Mina Maritim 148 yang dilaporkan tenggelam di perairan Talisayan pada Minggu, 26 Oktober lalu, tim gabungan akhirnya menghentikan operasi pencarian. Keputusan itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat. ‎ ‎”Operasi pencarian akan titutup pada pukul 15.00 Wita atau jam […]

  • SIGAP dari Berau hingga Bulungan, Model Baru Pembangunan Hijau Berbasis Desa

    SIGAP dari Berau hingga Bulungan, Model Baru Pembangunan Hijau Berbasis Desa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Di saat tekanan terhadap hutan dan krisis lingkungan kian menguat di berbagai daerah, sejumlah kampung di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara memilih jalur berbeda: membangun dari desa dengan menaruh pengelolaan sumber daya alam dan partisipasi warga sebagai titik tumpu. Pengalaman itu dipaparkan dalam Ekspos Program SIGAP bertajuk “Simpul Hijau: Merayakan Kolaborasi Pembangunan Daerah […]

  • IKN Jadi Pemicu Lahirnya Provinsi Baru? Ini Peluang Emas Kalimantan Tenggara

    IKN Jadi Pemicu Lahirnya Provinsi Baru? Ini Peluang Emas Kalimantan Tenggara

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 839
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Isu pembentukan Provinsi Kalimantan Tenggara yang akan mencakup wilayah dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan kembali mencuat ke permukaan. Menanggapi hal tersebut, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, memberikan penjelasan saat kunjungannya ke Bumi Batiwakkal pada Rabu (24/7/2024). Akmal Malik menegaskan bahwa saat ini pemerintah pusat tengah memberlakukan moratorium atau penghentian […]

  • Sufian Agus Laporkan Capaian Penurunan Stunting dalam Rapat Evaluasi Kinerja

    Sufian Agus Laporkan Capaian Penurunan Stunting dalam Rapat Evaluasi Kinerja

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 646
    • 0Komentar

     Tanjung Redeb – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus, melaporkan hasil kinerjanya selama menjabat sebagai Pjs Bupati dalam rapat evaluasi kinerja yang digelar secara daring bersama Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, pada Senin (18/11/2024). Rapat evaluasi ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menilai pelaksanaan tugas dan tanggung jawab para Penjabat Bupati […]

expand_less