Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Utang Piutang Berujung Teror: Kronologi Perampokan Satu Keluarga di Samarinda

Utang Piutang Berujung Teror: Kronologi Perampokan Satu Keluarga di Samarinda

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 168
  • print Cetak

SAMARINDA — Modus pura-pura menjadi kurir paket dipakai komplotan perampok bersenjata untuk menyatroni sebuah rumah di Jalan KH Harun Nafsi Gang Pandan, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda. Aksi yang menyasar satu keluarga itu kini terungkap, empat orang terduga pelaku sudah ditangkap aparat kepolisian.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja tim gabungan Polsek Samarinda Seberang, Polresta Samarinda, dan Jatanras Polda Kalimantan Timur. Para tersangka diringkus sepekan setelah perampokan yang terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026 tersebut.

Kapolsek Samarinda Seberang, AKP Baihaki, menyebut empat orang yang diamankan masing-masing berinisial RD, MY, LP, dan MG. Tiga di antaranya berperan langsung masuk ke rumah korban dengan menyamar sebagai pengantar paket.

“Pelaku datang berpura-pura mengantar paket. Saat anak korban keluar rumah, langsung ditodong menggunakan senjata mirip pistol,” ujar Baihaki dalam keterangan pers, Senin, 11 Mei 2026.

Korban dalam peristiwa ini adalah Syamsuddin (58), warga Gang Pandan, Jalan KH Harun Nafsi, Loa Janan Ilir. Dari hasil penyelidikan, insiden bermula ketika anak Syamsuddin membuka pintu karena mengira ada paket kiriman. Saat itu, RD disebut langsung menodongkan senapan angin genggam ke arah anak korban.

Dua pelaku lain kemudian ikut menerobos masuk. Anak korban dilumpuhkan dengan cara diikat menggunakan lakban di tangan, kaki, dan mulut. Di saat bersamaan, Syamsuddin sedang melaksanakan salat Asar di kamar.

Begitu selesai salat dan keluar dari kamar, Syamsuddin mendapati tiga pria bermasker sudah berada di dalam rumahnya. “Korban awalnya mengira para pelaku hanya bercanda atau teman anaknya. Namun salah satu pelaku langsung menodongkan badik ke leher dan perut korban,” jelas Baihaki.

Syamsuddin kemudian diikat dan dipaksa menunjukkan tempat penyimpanan uang. Untuk menebar ketakutan, salah satu pelaku sempat melepaskan tembakan ke arah plafon rumah. Setelah menguasai situasi, komplotan ini menguras isi rumah.

Mereka membawa kabur uang tunai sekitar Rp16 juta, sejumlah perangkat elektronik antara lain MacBook, laptop, iPad, serta beberapa telepon genggam milik keluarga tersebut. “Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp30 juta,” kata Baihaki.

Usai kejadian, polisi bergerak cepat dengan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Jejak para pelaku mulai teridentifikasi. Pada Kamis, 7 Mei 2026, tim gabungan menangkap MY di rumahnya di kawasan Rapak Dalam. Dari penangkapan ini, polisi menemukan satu unit ponsel milik korban.

Hasil interogasi terhadap MY mengantarkan polisi kepada dua pelaku lain. LP ditangkap di kawasan Pasar Baqa, sedangkan RD dibekuk di rumahnya di Loa Janan Ilir. Satu orang lain, MG, turut diamankan karena diduga meminjamkan sepeda motor Yamaha NMax yang digunakan komplotan saat beraksi.

“Di rumah tersangka juga ditemukan barang bukti berupa senapan angin genggam, dua bilah badik, masker, sarung tangan, lakban, serta barang-barang milik korban,” ungkap Baihaki.

Dari pemeriksaan awal, polisi menduga aksi perampokan ini dipicu persoalan utang piutang antara salah satu tersangka dan korban. Atas perbuatannya, keempat orang tersebut kini berstatus tersangka. “Atas perbuatannya para tersangka dijerat Pasal 479 ayat 2 huruf d Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pisah dari Dinas Damkar, Komisi I Mendukung Penuh Wacana Ini

    Pisah dari Dinas Damkar, Komisi I Mendukung Penuh Wacana Ini

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 675
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komisi I DPRD Berau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Setkab Berau pada Januari 2025 lalu. Rapat ini membahas rencana pemisahan BPBD dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), yang merupakan amanat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kepala BPBD Berau, […]

  • DTPHP Berau Antisipasi Kemarau: Perbaikan Irigasi dan Cadangan Pompa Air Dipercepat

    DTPHP Berau Antisipasi Kemarau: Perbaikan Irigasi dan Cadangan Pompa Air Dipercepat

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    BERAU– Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Berau tengah mengambil langkah proaktif untuk mengatasi dampak dari musim kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung hingga November 2026. Mereka melakukan evaluasi terhadap saluran irigasi dan menyiapkan bantuan pompa air di beberapa wilayah penghasil padi, termasuk Tasuk, Labanan, Semurut, dan Buyung-Buyung. Kepala DTPHP Kabupaten Berau, Lita Handini, […]

  • Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat, DPRD Berau Dorong Peran Keluarga dan Lembaga Pendidikan

    Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat, DPRD Berau Dorong Peran Keluarga dan Lembaga Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 291
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Lonjakan kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Berau mulai memantik perhatian serius dari kalangan legislatif. Fenomena ini dinilai sebagai tanda bahaya yang tidak boleh diabaikan, mengingat anak-anak masih menjadi kelompok yang paling rentan menjadi korban di lingkungan tempat mereka tumbuh. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menilai meningkatnya kasus tersebut tidak […]

  • Bau Menyengat TPS Jalan Milono, Ganggu Pengendara hingga Turunan Jembatan Sambaliung

    Bau Menyengat TPS Jalan Milono, Ganggu Pengendara hingga Turunan Jembatan Sambaliung

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 144
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Aroma tidak sedap dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di kawasan Jalan Milono, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, mulai dikeluhkan warga dan pengguna jalan sejak beberapa hari terakhir. Bau menyengat itu bahkan tercium hingga turunan Jembatan Sambaliung, terutama setelah hujan. Sejumlah pengendara mengaku terganggu saat melintas di jalur tersebut. Abay, salah seorang pengguna jalan, […]

  • Berau Dilanda Panas Menyengat: BMKG Prediksi Puncak Kemarau September 2024

    Berau Dilanda Panas Menyengat: BMKG Prediksi Puncak Kemarau September 2024

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 897
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Masyarakat Kabupaten Berau akhir-akhir ini mengeluhkan kondisi cuaca yang terasa panas dan gerah, baik pada siang maupun malam hari. Suhu udara yang terasa panas ini, disebabkan karena adanya pemanasaan permukaan akibat pembentukan awan dan curah hujan yang berkurang. “Kondisi tersebut terjadi karena wilayah Kabupaten Berau secara umum sudah memasuki musim kemarau sejak […]

  • Berau Belum Punya Cold Storage

    Berau Belum Punya Cold Storage

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau hingga pertengahan 2026 masih belum memiliki fasilitas gudang pendingin (cold storage) maupun pabrik es yang dapat digunakan secara mandiri untuk mendukung aktivitas nelayan. Kondisi tersebut diakui menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan sektor perikanan daerah. Sekretaris Dinas Perikanan Berau, Yunda, mengatakan program yang dijalankan instansinya saat ini masih berfokus pada […]

expand_less