Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » AKBP Rido Doly Kristian Beberkan Faktor yang Memicu Kejahatan Begal

AKBP Rido Doly Kristian Beberkan Faktor yang Memicu Kejahatan Begal

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 190
  • print Cetak

JAKARTA – Maraknya kasus pembegalan yang terjadi di berbagai daerah belakangan ini kembali menjadi perhatian publik. Tidak sedikit pelaku yang nekat menggunakan senjata tajam hingga senjata api rakitan saat beraksi, sehingga membahayakan keselamatan masyarakat maupun petugas yang melakukan penindakan.

AKBP Rido Doly Kristian, anggota Polri aktif yang memiliki kajian di bidang kriminologi, menjelaskan bahwa aksi begal merupakan salah satu bentuk kejahatan jalanan atau street crime yang umumnya menyasar pengguna jalan dengan cara merampas harta benda maupun kendaraan menggunakan ancaman atau kekerasan.

Menurutnya, dalam perspektif hukum pidana, tindakan pembegalan masuk dalam kategori pencurian dengan kekerasan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Karakteristik utama kejahatan ini adalah pelaku datang secara tiba-tiba, bekerja secara berkelompok, menggunakan ancaman atau kekerasan, lalu melarikan diri dengan cepat setelah berhasil menguasai barang milik korban.

“Pelaku biasanya lebih dari satu orang untuk membagi peran. Mereka juga sering mempertontonkan aksi kekerasan untuk memberikan efek ketakutan kepada korban maupun masyarakat di sekitar lokasi kejadian,” ujar Rido dalam tulisannya.

Pelaku Tidak Memilih Korban Secara Acak

Berdasarkan pengalaman dalam pengungkapan kasus pembegalan dan ditinjau dari berbagai teori kriminologi, Rido menilai pelaku umumnya tidak memilih korban secara acak.

Sebelum beraksi, pelaku biasanya melakukan pengamatan terhadap calon korban yang dianggap rentan. Korban yang menjadi sasaran antara lain pengendara perempuan, pengendara yang melintas seorang diri, maupun anak-anak yang mengendarai sepeda motor.

Selain itu, pelaku juga cenderung memilih lokasi yang sepi, minim penerangan, serta jauh dari pengawasan masyarakat maupun aparat keamanan.

“Pelaku akan mempertimbangkan peluang keberhasilan aksinya. Mereka memilih korban yang dinilai lemah dan kecil kemungkinan melakukan perlawanan,” katanya.

Tidak hanya itu, pelaku juga mengincar kendaraan atau barang yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan mudah dijual kembali. Korban yang terlihat membawa barang berharga secara mencolok, seperti tas yang digantung di lengan atau mengenakan perhiasan mencolok saat berkendara, juga dinilai lebih berisiko menjadi target.

Modus yang Sering Digunakan

Rido mengungkapkan terdapat beberapa modus yang kerap digunakan pelaku begal.

Pertama, modus “amati, buntuti, dan pepet”. Dalam modus ini, pelaku membuntuti korban dari jarak tertentu sebelum memepet dan menghentikan kendaraan korban di lokasi yang dianggap aman bagi pelaku.

Kedua, modus berpura-pura bertanya alamat atau meminta bantuan. Pelaku memanfaatkan kebaikan korban agar berhenti secara sukarela sebelum kemudian mengancam dan merampas barang miliknya.

Ketiga, modus tuduhan palsu. Pelaku menuduh korban telah menyenggol kendaraan atau terlibat masalah tertentu, lalu menggunakan intimidasi dan ancaman untuk mengambil barang berharga milik korban.

Ditinjau dari Teori Kriminologi

Dalam kajian kriminologi, Rido menjelaskan fenomena begal dapat dianalisis melalui beberapa pendekatan teori.

Teori Pilihan Rasional (Rational Choice Theory) menjelaskan bahwa pelaku melakukan perhitungan untung-rugi sebelum melakukan kejahatan. Mereka melihat keuntungan yang diperoleh lebih besar dibandingkan risiko tertangkap.

Sementara itu, Teori Aktivitas Rutin (Routine Activity Theory) menyebut kejahatan terjadi ketika tiga unsur bertemu dalam waktu bersamaan, yaitu adanya target yang rentan, pelaku yang termotivasi, dan tidak adanya pengawasan atau penjaga yang mampu mencegah kejahatan.

Sedangkan Teori Ketegangan (Strain Theory) yang dikemukakan Robert K. Merton menjelaskan bahwa kejahatan dapat muncul akibat kesenjangan antara keinginan memperoleh kesuksesan ekonomi dengan keterbatasan sarana legal yang dimiliki seseorang.

“Faktor ekonomi, pengangguran, gaya hidup konsumtif, kecanduan narkoba maupun judi online dapat menjadi pemicu seseorang memilih jalan pintas melalui tindakan kriminal,” jelasnya.

Tips Menghindari Aksi Begal

Untuk mengurangi risiko menjadi korban pembegalan, masyarakat disarankan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama pada malam hari.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain menghindari penggunaan perhiasan mencolok, tidak menggantung tas berisi barang berharga di bagian luar tubuh, menghindari jalur sepi dan minim penerangan, serta sebisa mungkin berkendara bersama rekan ketika harus bepergian pada malam hari.

Masyarakat juga dianjurkan menyimpan nomor darurat 110, memasang GPS tracker pada kendaraan, serta memanfaatkan perangkat kamera atau dashcam sebagai alat bantu keamanan.

Menurut Rido, upaya pencegahan yang dilakukan masyarakat harus berjalan beriringan dengan penindakan yang dilakukan aparat kepolisian agar angka kejahatan jalanan dapat terus ditekan.

“Pelaku begal selalu mencari kesempatan dan kelemahan korban. Karena itu, meningkatkan kewaspadaan dan memahami pola kejahatan menjadi salah satu langkah penting untuk menghindari menjadi sasaran,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBM Naik, Pemkab Berau Rem Perjalanan Dinas OPD

    BBM Naik, Pemkab Berau Rem Perjalanan Dinas OPD

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    BERAU — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai memengaruhi aktivitas operasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Berau. Pemerintah daerah memperketat penggunaan BBM, termasuk dengan membatasi mobilisasi dan perjalanan dinas. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengatakan kebijakan efisiensi BBM yang telah diterapkan sebelumnya kini mulai terasa dampaknya, terutama pada kendaraan operasional di lapangan. “Untuk […]

  • Wabup Gamalis: Ini Arahan Penting Jokowi untuk Semua Daerah!

    Wabup Gamalis: Ini Arahan Penting Jokowi untuk Semua Daerah!

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 545
    • 0Komentar

    IKN- Hadir dalam rapat bersama kepala daerah se-Indonesia di Ibu Kota Negara (IKN) pada Selasa (13/8/2024), Wabup Berau Gamalis mengatakan jika sesuai arahan Presiden Jokowi maka kebijakan yang dibuat daerah harus sejalan dengan pemerintah pusat. Presiden Jokowi saat rapat didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris […]

  • Program Nasional Prabowo, DPRD Berau Dorong Pemkab Implementasikan Makan Gratis

    Program Nasional Prabowo, DPRD Berau Dorong Pemkab Implementasikan Makan Gratis

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 714
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau, Peri Kombong, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden Prabowo Subianto harus segera terealisasi di Kabupaten Berau. Menurutnya, program ini sangat penting untuk mendukung kesehatan dan kecerdasan pelajar dari jenjang TK hingga SMP. “Saya rasa program makan gratis yang sehat, bergizi tinggi, dan susu berkualitas harus […]

  • Jaga Warisan Sejarah, Ketua DPRD Berau Dorong Revitalisasi Museum Gunung Tabur

    Jaga Warisan Sejarah, Ketua DPRD Berau Dorong Revitalisasi Museum Gunung Tabur

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 689
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti berbagai persoalan infrastruktur di Kecamatan Gunung Tabur, mulai dari kondisi jalan, sekolah, hingga museum peninggalan sejarah yang membutuhkan perhatian serius. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Gunung Tabur beberapa waktu lalu, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di daerah tersebut. […]

  • Hadiah Utama Motor! Kemeriahan Jalan Sehat KPU Berau Sambut Pilkada 2024

    Hadiah Utama Motor! Kemeriahan Jalan Sehat KPU Berau Sambut Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 655
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan masyarakat dari 4 kecamatan terdekat di Kabupaten Berau mengikuti jalan sehat gelaran KPU Berau. Berpusat di lapangan Pemuda Tanjung Redeb, jalan sehat pada Minggu (29/9/2024) pagi, yang merupakan salah satu dari tahapan sosialisasi, diikuti antusias oleh masyarakat. Ketua KPU Berau Budi Hariyanto saat membuka acara mengatakan jika jalan sehat ini menjadi […]

  • Soal BPJS Kesehatan dan RSUD dr Abdul Rivai, AKP Ardian : Dilaporkan Pun Belum Tentu Ada Pelanggaran

    Soal BPJS Kesehatan dan RSUD dr Abdul Rivai, AKP Ardian : Dilaporkan Pun Belum Tentu Ada Pelanggaran

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 801
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dugaan pungli BPJS Kesehatan dan pemalsuan kenaikan tarif rumah sakit dr Abdul Rivai masih dalam tahap pemeriksaan Satreskrim Polres Berau. Hal itu diakui Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Ardian Rahayu Priyatna. Ardian menyebut, dalam persoalan delik laporan, setiap masyarakat diperkenankan dan memiliki hak yang sama di mata hukum. “Siapapun boleh dan dipersilakan […]

expand_less