Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Long Beliu: Memupuk Harapan dari Kampung Rotan Menuju Destinasi Ekowisata Berkelas

Long Beliu: Memupuk Harapan dari Kampung Rotan Menuju Destinasi Ekowisata Berkelas

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
  • visibility 692
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Di Balai Adat Kampung Long Beliu, Kamis (17/1), gema optimisme mengalun seiring pengukuhan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Long Beliu oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir. Peluncuran Ekowisata Kampung Rotan Long Beliu menjadi tonggak awal yang membuka peluang baru bagi desa di Kecamatan Kelay tersebut untuk menjadi salah satu destinasi ekowisata unggulan di Berau.

Long Beliu, yang dikenal sebagai kampung rotan, kini bersiap memperluas potensi ekonomi lokalnya melalui pengembangan wisata berbasis lingkungan. Menurut Ilyas, pengukuhan Pokdarwis menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan pengelolaan pariwisata dengan ekonomi kreatif (ekraf). Ia menegaskan, anggota Pokdarwis harus memiliki kemampuan yang mumpuni, mulai dari public speaking hingga hospitality, demi melayani wisatawan dengan optimal.

“Mereka bukan hanya bertugas mengenalkan daya tarik wisata, tetapi juga harus mengembangkan ekonomi kreatif. Pokdarwis menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi dan pengalaman terbaik bagi wisatawan,” ujar Ilyas.

Susur Sungai: Daya Tarik Utama yang Dijanjikan

Long Beliu memiliki potensi wisata yang memikat, salah satunya adalah wisata susur sungai. Dengan keindahan alami yang masih asri, sungai di desa ini menjadi magnet utama bagi pengunjung. Namun, Ilyas mengingatkan bahwa keberhasilan daya tarik ini membutuhkan persiapan yang matang, terutama terkait keamanan, fasilitas, dan pelatihan pemandu wisata.

“Setiap kapal harus dilengkapi pemandu yang dapat menjelaskan keunikan daya tariknya. Pelayanan prima akan menjadi nilai tambah untuk wisata susur sungai di Long Beliu,” lanjutnya.

Untuk mendukung promosi, Disbudpar Berau akan memanfaatkan berbagai platform, termasuk videotron di perkotaan, guna memperkenalkan paket wisata Long Beliu. Duta wisata juga akan dilibatkan untuk mempromosikan potensi budaya dan alam di desa ini.

Peluang bagi Generasi Muda

Kepala Kampung Long Beliu, John Patrik Ajang, memiliki mimpi besar untuk desanya. Ia optimistis, Pokdarwis yang baru dikukuhkan dapat menjadi pilar dalam mengembangkan ekowisata. Targetnya, pada 2025 Long Beliu mampu menawarkan lima hingga enam paket wisata, termasuk susur kampung, wisata budaya Dayak Gaai dan Dayak Punan, hingga menikmati kuliner khas.

“Kami ingin anak-anak muda di Long Beliu melihat peluang besar di kampung ini, tanpa harus mencari pekerjaan di luar. Ekowisata bisa menjadi masa depan mereka,” ungkap John penuh harap.

Long Beliu juga telah mengembangkan homestay berbasis masyarakat, memberikan kesempatan wisatawan untuk merasakan kehidupan masyarakat lokal dan belajar tentang nilai-nilai budaya Dayak. Selain itu, pengelolaan kawasan hutan desa oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) turut melengkapi pengembangan ekowisata yang berkelanjutan.

Dukungan Berkelanjutan untuk Masa Depan

Ilyas menambahkan, konsep ekowisata berkelanjutan yang diusung Long Beliu selaras dengan potensi pariwisata di Berau secara keseluruhan. Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah hingga pusat, diharapkan infrastruktur pariwisata desa ini akan terus berkembang.

“Kami optimistis, dengan kerja sama yang solid antara Pokdarwis, KUPS, dan stakeholder lainnya, Long Beliu bisa menjadi contoh sukses desa wisata berbasis ekowisata di Berau,” pungkasnya.

Bagi masyarakat Long Beliu, pengembangan ekowisata bukan hanya tentang mempromosikan keindahan alam atau budaya mereka, tetapi juga menjadi jalan untuk meningkatkan taraf hidup, membuka lapangan kerja, dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Dari Kampung Rotan, Long Beliu siap memetik mimpi besar menjadi destinasi wisata kelas dunia. (Mrt)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Tarif Air Bersih di Berau: Pemkab Kembalikan Tarif Sesuai Kebijakan Awal 2011

    Polemik Tarif Air Bersih di Berau: Pemkab Kembalikan Tarif Sesuai Kebijakan Awal 2011

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 810
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Polemik mengenai tarif air bersih di Kabupaten Berau akhirnya menemui titik terang. Pemerintah Kabupaten Berau melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Berau Nomor 10/2025 kembali menetapkan tarif air minum sesuai dengan tarif awal yang berlaku pada tahun 2011. Keputusan ini mulai berlaku pada 14 Januari 2025 dan menghapuskan SK sebelumnya yang telah mengatur tarif […]

  • Beras 100 Ton, Jagung 1.000 Ton: Strategi Berau Redam Gejolak Harga Pangan

    Beras 100 Ton, Jagung 1.000 Ton: Strategi Berau Redam Gejolak Harga Pangan

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.341
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mengklaim laju inflasi di wilayahnya hingga Mei 2026 masih dalam batas aman, terutama pada kelompok pangan. Di balik angka yang relatif terkendali itu, pemerintah daerah tetap memasang kuda-kuda: stok bahan pokok diamankan, produksi pertanian digenjot. Bupati Berau, Sri Juniarsih menuturkan, posisi inflasi di daerahnya tidak termasuk yang mengkhawatirkan jika dibandingkan […]

  • Tanpa Penangkaran, Setiap Buaya yang Ditangkap di Berau Wajib Dikembalikan ke Alam Liar

    Tanpa Penangkaran, Setiap Buaya yang Ditangkap di Berau Wajib Dikembalikan ke Alam Liar

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau kian sering berhadapan dengan buaya yang muncul di tengah permukiman warga. Reptil besar itu dinilai membahayakan, namun setiap ekor yang berhasil diamankan tak boleh dimusnahkan. Statusnya sebagai satwa dilindungi membuat buaya-buaya tersebut wajib dikembalikan ke habitat alaminya, sejauh mungkin dari aktivitas manusia. Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi […]

  • Tebing Jalan Poros Trans Kaltara di Sungai Urang Longsor, Pengendara Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

    Tebing Jalan Poros Trans Kaltara di Sungai Urang Longsor, Pengendara Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 880
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Tebing di ruas jalan poros Trans Kalimantan Utara kawasan Sungai Urang, Kelurahan Tanjung Palas Hilir, Kabupaten Bulungan, dilaporkan mengalami longsor pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Peristiwa tersebut sempat membuat pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut waspada. Informasi awal mengenai kejadian itu beredar melalui video yang diunggah di media sosial. […]

  • Rute Penerbangan Langsung Berau-Yogyakarta Segera Dibuka Agustus Mendatang

    Rute Penerbangan Langsung Berau-Yogyakarta Segera Dibuka Agustus Mendatang

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 797
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Kabar gembira kembali hadir dari Dunia Penerbangan di Bumi Batiwakkal. Agustus mendatang, Rute Penerbangan Langsung atau Direct Flight Berau-Jogjakarta dan sebaliknya, bakal segera dibuka. Berdasarkan informasi yang diterima media ini melalui Kepala Kantor BLU UPBU Kalimarau, Ferdinan Nurdin, rute penerbangan yang paling banyak peminatnya ini akan menggandeng Pesawat Batik Air B737-800 dengan Kapasitas Penumpang Ekonomi sebanyak 150 Seats dan Bisnis 12 Seats. “Insya Allah bila tidak ada halangan, bulan depan,” ujarnya, Jumat […]

  • Berau Terpanas di Indonesia, Suhu Sentuh 36,4 Derajat Celsius

    Berau Terpanas di Indonesia, Suhu Sentuh 36,4 Derajat Celsius

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.725
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara paling panas di Indonesia hari ini berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Data ini berdasarkan perbandingan dari 20 stasiun meteorologi di seluruh Indonesia selama 24 jam, sejak pukul 07.00 WIB, Sabtu kemarin. Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, suhu maksimum […]

expand_less