Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Long Beliu: Memupuk Harapan dari Kampung Rotan Menuju Destinasi Ekowisata Berkelas

Long Beliu: Memupuk Harapan dari Kampung Rotan Menuju Destinasi Ekowisata Berkelas

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
  • visibility 277
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB- Di Balai Adat Kampung Long Beliu, Kamis (17/1), gema optimisme mengalun seiring pengukuhan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Long Beliu oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir. Peluncuran Ekowisata Kampung Rotan Long Beliu menjadi tonggak awal yang membuka peluang baru bagi desa di Kecamatan Kelay tersebut untuk menjadi salah satu destinasi ekowisata unggulan di Berau.

Long Beliu, yang dikenal sebagai kampung rotan, kini bersiap memperluas potensi ekonomi lokalnya melalui pengembangan wisata berbasis lingkungan. Menurut Ilyas, pengukuhan Pokdarwis menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan pengelolaan pariwisata dengan ekonomi kreatif (ekraf). Ia menegaskan, anggota Pokdarwis harus memiliki kemampuan yang mumpuni, mulai dari public speaking hingga hospitality, demi melayani wisatawan dengan optimal.

“Mereka bukan hanya bertugas mengenalkan daya tarik wisata, tetapi juga harus mengembangkan ekonomi kreatif. Pokdarwis menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi dan pengalaman terbaik bagi wisatawan,” ujar Ilyas.

Susur Sungai: Daya Tarik Utama yang Dijanjikan

Long Beliu memiliki potensi wisata yang memikat, salah satunya adalah wisata susur sungai. Dengan keindahan alami yang masih asri, sungai di desa ini menjadi magnet utama bagi pengunjung. Namun, Ilyas mengingatkan bahwa keberhasilan daya tarik ini membutuhkan persiapan yang matang, terutama terkait keamanan, fasilitas, dan pelatihan pemandu wisata.

“Setiap kapal harus dilengkapi pemandu yang dapat menjelaskan keunikan daya tariknya. Pelayanan prima akan menjadi nilai tambah untuk wisata susur sungai di Long Beliu,” lanjutnya.

Untuk mendukung promosi, Disbudpar Berau akan memanfaatkan berbagai platform, termasuk videotron di perkotaan, guna memperkenalkan paket wisata Long Beliu. Duta wisata juga akan dilibatkan untuk mempromosikan potensi budaya dan alam di desa ini.

Peluang bagi Generasi Muda

Kepala Kampung Long Beliu, John Patrik Ajang, memiliki mimpi besar untuk desanya. Ia optimistis, Pokdarwis yang baru dikukuhkan dapat menjadi pilar dalam mengembangkan ekowisata. Targetnya, pada 2025 Long Beliu mampu menawarkan lima hingga enam paket wisata, termasuk susur kampung, wisata budaya Dayak Gaai dan Dayak Punan, hingga menikmati kuliner khas.

“Kami ingin anak-anak muda di Long Beliu melihat peluang besar di kampung ini, tanpa harus mencari pekerjaan di luar. Ekowisata bisa menjadi masa depan mereka,” ungkap John penuh harap.

Long Beliu juga telah mengembangkan homestay berbasis masyarakat, memberikan kesempatan wisatawan untuk merasakan kehidupan masyarakat lokal dan belajar tentang nilai-nilai budaya Dayak. Selain itu, pengelolaan kawasan hutan desa oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) turut melengkapi pengembangan ekowisata yang berkelanjutan.

Dukungan Berkelanjutan untuk Masa Depan

Ilyas menambahkan, konsep ekowisata berkelanjutan yang diusung Long Beliu selaras dengan potensi pariwisata di Berau secara keseluruhan. Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah hingga pusat, diharapkan infrastruktur pariwisata desa ini akan terus berkembang.

“Kami optimistis, dengan kerja sama yang solid antara Pokdarwis, KUPS, dan stakeholder lainnya, Long Beliu bisa menjadi contoh sukses desa wisata berbasis ekowisata di Berau,” pungkasnya.

Bagi masyarakat Long Beliu, pengembangan ekowisata bukan hanya tentang mempromosikan keindahan alam atau budaya mereka, tetapi juga menjadi jalan untuk meningkatkan taraf hidup, membuka lapangan kerja, dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Dari Kampung Rotan, Long Beliu siap memetik mimpi besar menjadi destinasi wisata kelas dunia. (Mrt)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Tiga Kampung di Berau Penuhi Syarat Awal Program Kampung Nelayan Merah Putih

    ‎Tiga Kampung di Berau Penuhi Syarat Awal Program Kampung Nelayan Merah Putih

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 790
    • 0Komentar

    BERAU — Tiga kampung di Kabupaten Berau dinyatakan memenuhi syarat awal untuk diusulkan dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). ‎Plt Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Maulidiyah, mengatakan ada tiga kampung yang dapat ikut dalam Program ini yakni Buyung-Buyung, Talisayan, dan Biduk-Biduk. ‎“Semua sudah memenuhi syarat awal untuk diusulkan. Buyung-Buyung, […]

  • Dihebohkan Buaya 3 Meter Muncul Di Pemukiman, Warga Bertindak Sendiri Karena Tak Ada Respons Petugas  ‎

    Dihebohkan Buaya 3 Meter Muncul Di Pemukiman, Warga Bertindak Sendiri Karena Tak Ada Respons Petugas ‎

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.726
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Warga Jalan Pulau Semama, Gang Banua, dibuat heboh seekor buaya sepanjang sekitar tiga meter kembali muncul di area permukiman padat penduduk itu. Sabtu (25/10/2025) malam. Tanpa menunggu bantuan, warga pun nekat berjibaku menaklukkan hewan buas tersebut secara mandiri. ‎Selama hampir satu jam, belasan warga menyisir lokasi dengan peralatan seadanya. Di tengah pencarian, […]

  • ‎Blower AC Graha Pemuda Tak Berfungsi, Padahal Dana Rehabilitasi Capai Rp900 Juta !

    ‎Blower AC Graha Pemuda Tak Berfungsi, Padahal Dana Rehabilitasi Capai Rp900 Juta !

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 276
    • 0Komentar

    ‎BERAU – Blower pendingin ruangan (AC) di Gedung Graha Pemuda sampai saat ini belum berfungsi, meski gedung itu baru di rehabilitasi dengan anggaran sekitar Rp900 juta. ‎Kepala Dispora Berau, Amiruddin,Menanggapi arahan Bupati terkait kerusakan AC, ia mengakui kerusakan blower itu seharusnya masih menjadi tanggung jawab penyedia karena termasuk dalam paket pekerjaan yang sudah dibayar. ‎Namun, […]

  • H-7 Pilkada 2024, KPU Berau Gelar Simulasi Pencoblosan dan Perhitungan Suara

    H-7 Pilkada 2024, KPU Berau Gelar Simulasi Pencoblosan dan Perhitungan Suara

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 315
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau menggelar simulasi perhitungan dan pemungutan suara untuk Pilkada 2024 pada Rabu (20/11/2024), di Halaman Sekretariat KPU Berau. Simulasi ini dilakukan bersama panitia Ad hoc dari tingkat kecamatan serta Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) 11 Kelurahan Bugis, Kecamatan Tanjung Redeb, yang akan bertugas pada […]

  • Dedikasi Guru Honorer Berau: Mengajar di Tengah Badai Kebijakan Baru

    Dedikasi Guru Honorer Berau: Mengajar di Tengah Badai Kebijakan Baru

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di tengah ketegangan terkait larangan pengangkatan tenaga honorer baru, 197 tenaga honorer yang mengajar di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tetap melanjutkan tugas mereka. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), sektor pendidikan sempat menghadapi kekhawatiran atas kekurangan tenaga pengajar. Namun, hingga […]

  • Minim Antisipasi, Sekolah di Berau Belum Dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan

    Minim Antisipasi, Sekolah di Berau Belum Dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 928
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Peristiwa kebakaran yang menghanguskan delapan ruang kelas di SMPN 1 Segah menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan untuk menghadapai bencana di lingkungan sekolah. Namun, Dinas Pendidikan Kabupaten Berau mengakui hingga kini seluruh sekolah yang ada di Berau belum di alat darurat seperti APAR. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menilai keberadaan APAR seharusnya menjadi kebutuhan mendesak, […]

expand_less