Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Long Beliu: Memupuk Harapan dari Kampung Rotan Menuju Destinasi Ekowisata Berkelas

Long Beliu: Memupuk Harapan dari Kampung Rotan Menuju Destinasi Ekowisata Berkelas

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
  • visibility 418
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB- Di Balai Adat Kampung Long Beliu, Kamis (17/1), gema optimisme mengalun seiring pengukuhan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Long Beliu oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir. Peluncuran Ekowisata Kampung Rotan Long Beliu menjadi tonggak awal yang membuka peluang baru bagi desa di Kecamatan Kelay tersebut untuk menjadi salah satu destinasi ekowisata unggulan di Berau.

Long Beliu, yang dikenal sebagai kampung rotan, kini bersiap memperluas potensi ekonomi lokalnya melalui pengembangan wisata berbasis lingkungan. Menurut Ilyas, pengukuhan Pokdarwis menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan pengelolaan pariwisata dengan ekonomi kreatif (ekraf). Ia menegaskan, anggota Pokdarwis harus memiliki kemampuan yang mumpuni, mulai dari public speaking hingga hospitality, demi melayani wisatawan dengan optimal.

“Mereka bukan hanya bertugas mengenalkan daya tarik wisata, tetapi juga harus mengembangkan ekonomi kreatif. Pokdarwis menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi dan pengalaman terbaik bagi wisatawan,” ujar Ilyas.

Susur Sungai: Daya Tarik Utama yang Dijanjikan

Long Beliu memiliki potensi wisata yang memikat, salah satunya adalah wisata susur sungai. Dengan keindahan alami yang masih asri, sungai di desa ini menjadi magnet utama bagi pengunjung. Namun, Ilyas mengingatkan bahwa keberhasilan daya tarik ini membutuhkan persiapan yang matang, terutama terkait keamanan, fasilitas, dan pelatihan pemandu wisata.

“Setiap kapal harus dilengkapi pemandu yang dapat menjelaskan keunikan daya tariknya. Pelayanan prima akan menjadi nilai tambah untuk wisata susur sungai di Long Beliu,” lanjutnya.

Untuk mendukung promosi, Disbudpar Berau akan memanfaatkan berbagai platform, termasuk videotron di perkotaan, guna memperkenalkan paket wisata Long Beliu. Duta wisata juga akan dilibatkan untuk mempromosikan potensi budaya dan alam di desa ini.

Peluang bagi Generasi Muda

Kepala Kampung Long Beliu, John Patrik Ajang, memiliki mimpi besar untuk desanya. Ia optimistis, Pokdarwis yang baru dikukuhkan dapat menjadi pilar dalam mengembangkan ekowisata. Targetnya, pada 2025 Long Beliu mampu menawarkan lima hingga enam paket wisata, termasuk susur kampung, wisata budaya Dayak Gaai dan Dayak Punan, hingga menikmati kuliner khas.

“Kami ingin anak-anak muda di Long Beliu melihat peluang besar di kampung ini, tanpa harus mencari pekerjaan di luar. Ekowisata bisa menjadi masa depan mereka,” ungkap John penuh harap.

Long Beliu juga telah mengembangkan homestay berbasis masyarakat, memberikan kesempatan wisatawan untuk merasakan kehidupan masyarakat lokal dan belajar tentang nilai-nilai budaya Dayak. Selain itu, pengelolaan kawasan hutan desa oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) turut melengkapi pengembangan ekowisata yang berkelanjutan.

Dukungan Berkelanjutan untuk Masa Depan

Ilyas menambahkan, konsep ekowisata berkelanjutan yang diusung Long Beliu selaras dengan potensi pariwisata di Berau secara keseluruhan. Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah hingga pusat, diharapkan infrastruktur pariwisata desa ini akan terus berkembang.

“Kami optimistis, dengan kerja sama yang solid antara Pokdarwis, KUPS, dan stakeholder lainnya, Long Beliu bisa menjadi contoh sukses desa wisata berbasis ekowisata di Berau,” pungkasnya.

Bagi masyarakat Long Beliu, pengembangan ekowisata bukan hanya tentang mempromosikan keindahan alam atau budaya mereka, tetapi juga menjadi jalan untuk meningkatkan taraf hidup, membuka lapangan kerja, dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Dari Kampung Rotan, Long Beliu siap memetik mimpi besar menjadi destinasi wisata kelas dunia. (Mrt)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian Terbitkan Aturan untuk Pembelajaran di Bulan Ramadan, Cek Hari Liburnya

    Kementerian Terbitkan Aturan untuk Pembelajaran di Bulan Ramadan, Cek Hari Liburnya

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 524
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dalam rangka mengatur pembelajaran selama bulan Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi, tiga kementerian, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri, telah mengeluarkan Surat Edaran Bersama dengan Nomor 2 Tahun 2025 dan Nomor 400.1/320/SJ. Surat edaran tersebut mengatur jadwal serta pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan libur di sekolah, madrasah, dan […]

  • Pecahkan Masalah Laporan Barang, Tanjung Redeb Andalkan Inovasi Cerdas Transpilar

    Pecahkan Masalah Laporan Barang, Tanjung Redeb Andalkan Inovasi Cerdas Transpilar

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    A-News.id, Tanjung Redeb – Pemerintah Kecamatan Tanjung Redeb resmi meluncurkan inovasi bertajuk Transformasi Pengelolaan Keuangan dalam Penginputan Laporan Persediaan Barang atau disingkat Transpilar. Peluncuran dilakukan oleh Camat Tanjung Redeb, Toto Marjito, di kantor kecamatan setempat, Kamis, 24 April 2025. Transpilar merupakan aksi perubahan yang digagas oleh Endah Puspita Sari, Sekretaris Camat Tanjung Redeb, sebagai bagian […]

  • Gedung Kesenian Berau, Kolaborasi Tradisi dan Modernitas dalam Satu Atap

    Gedung Kesenian Berau, Kolaborasi Tradisi dan Modernitas dalam Satu Atap

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.484
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pembangunan Gedung Kesenian atau Berau Creative Hub menjadi salah satu program strategis yang diusulkan dalam 8 program prioritas Pemerintah Kabupaten Berau. Langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, sekaligus memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan berinovasi. Gedung kesenian ini dirancang sebagai ruang inklusif, yang […]

  • MBG Kian Menggeliat di Berau: Anak Sehat, Ekonomi Petani Tumbuh

    MBG Kian Menggeliat di Berau: Anak Sehat, Ekonomi Petani Tumbuh

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Pemerintah Kabupaten Berau mulai menunjukkan dampak nyata. Bukan sekadar menjamin kebutuhan gizi ribuan pelajar, inisiatif ini perlahan bergerak menjadi pengungkit ekonomi baru bagi sektor pertanian dan koperasi lokal. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menilai MBG sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, […]

  • Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Religi dan Budaya

    Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Religi dan Budaya

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 748
    • 0Komentar

    Gunung Tabur – Peringatan Hari Jadi ke-72 Kabupaten Berau dan Hari Jadi ke-215 Kota Tanjung Redeb diwarnai tradisi ziarah ke makam raja pertama Kerajaan Berau, Baddit Dipattung bergelar Aji Raden Surya Nata Kusuma. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 13 September 2025, itu dipusatkan di Kampung Merancang Hulu, Kecamatan Gunung Tabur. Rombongan ziarah dipimpin Ketua Dewan […]

  • Stok Aman, Harga Stabil! DPRD Berau Dorong Pasar Murah Lebih Luas

    Stok Aman, Harga Stabil! DPRD Berau Dorong Pasar Murah Lebih Luas

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Sri Kumalasari, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk memperbanyak gelaran bazar pasar murah atau pangan murah selama bulan Ramadan. Langkah ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memastikan masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. “Kami […]

expand_less