Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Long Beliu: Memupuk Harapan dari Kampung Rotan Menuju Destinasi Ekowisata Berkelas

Long Beliu: Memupuk Harapan dari Kampung Rotan Menuju Destinasi Ekowisata Berkelas

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
  • visibility 663
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Di Balai Adat Kampung Long Beliu, Kamis (17/1), gema optimisme mengalun seiring pengukuhan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Long Beliu oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir. Peluncuran Ekowisata Kampung Rotan Long Beliu menjadi tonggak awal yang membuka peluang baru bagi desa di Kecamatan Kelay tersebut untuk menjadi salah satu destinasi ekowisata unggulan di Berau.

Long Beliu, yang dikenal sebagai kampung rotan, kini bersiap memperluas potensi ekonomi lokalnya melalui pengembangan wisata berbasis lingkungan. Menurut Ilyas, pengukuhan Pokdarwis menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan pengelolaan pariwisata dengan ekonomi kreatif (ekraf). Ia menegaskan, anggota Pokdarwis harus memiliki kemampuan yang mumpuni, mulai dari public speaking hingga hospitality, demi melayani wisatawan dengan optimal.

“Mereka bukan hanya bertugas mengenalkan daya tarik wisata, tetapi juga harus mengembangkan ekonomi kreatif. Pokdarwis menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi dan pengalaman terbaik bagi wisatawan,” ujar Ilyas.

Susur Sungai: Daya Tarik Utama yang Dijanjikan

Long Beliu memiliki potensi wisata yang memikat, salah satunya adalah wisata susur sungai. Dengan keindahan alami yang masih asri, sungai di desa ini menjadi magnet utama bagi pengunjung. Namun, Ilyas mengingatkan bahwa keberhasilan daya tarik ini membutuhkan persiapan yang matang, terutama terkait keamanan, fasilitas, dan pelatihan pemandu wisata.

“Setiap kapal harus dilengkapi pemandu yang dapat menjelaskan keunikan daya tariknya. Pelayanan prima akan menjadi nilai tambah untuk wisata susur sungai di Long Beliu,” lanjutnya.

Untuk mendukung promosi, Disbudpar Berau akan memanfaatkan berbagai platform, termasuk videotron di perkotaan, guna memperkenalkan paket wisata Long Beliu. Duta wisata juga akan dilibatkan untuk mempromosikan potensi budaya dan alam di desa ini.

Peluang bagi Generasi Muda

Kepala Kampung Long Beliu, John Patrik Ajang, memiliki mimpi besar untuk desanya. Ia optimistis, Pokdarwis yang baru dikukuhkan dapat menjadi pilar dalam mengembangkan ekowisata. Targetnya, pada 2025 Long Beliu mampu menawarkan lima hingga enam paket wisata, termasuk susur kampung, wisata budaya Dayak Gaai dan Dayak Punan, hingga menikmati kuliner khas.

“Kami ingin anak-anak muda di Long Beliu melihat peluang besar di kampung ini, tanpa harus mencari pekerjaan di luar. Ekowisata bisa menjadi masa depan mereka,” ungkap John penuh harap.

Long Beliu juga telah mengembangkan homestay berbasis masyarakat, memberikan kesempatan wisatawan untuk merasakan kehidupan masyarakat lokal dan belajar tentang nilai-nilai budaya Dayak. Selain itu, pengelolaan kawasan hutan desa oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) turut melengkapi pengembangan ekowisata yang berkelanjutan.

Dukungan Berkelanjutan untuk Masa Depan

Ilyas menambahkan, konsep ekowisata berkelanjutan yang diusung Long Beliu selaras dengan potensi pariwisata di Berau secara keseluruhan. Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah hingga pusat, diharapkan infrastruktur pariwisata desa ini akan terus berkembang.

“Kami optimistis, dengan kerja sama yang solid antara Pokdarwis, KUPS, dan stakeholder lainnya, Long Beliu bisa menjadi contoh sukses desa wisata berbasis ekowisata di Berau,” pungkasnya.

Bagi masyarakat Long Beliu, pengembangan ekowisata bukan hanya tentang mempromosikan keindahan alam atau budaya mereka, tetapi juga menjadi jalan untuk meningkatkan taraf hidup, membuka lapangan kerja, dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Dari Kampung Rotan, Long Beliu siap memetik mimpi besar menjadi destinasi wisata kelas dunia. (Mrt)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berau Soroti SiLPA Rp 893 Miliar, Tuding Lemahnya Perencanaan dan Serapan Anggaran

    DPRD Berau Soroti SiLPA Rp 893 Miliar, Tuding Lemahnya Perencanaan dan Serapan Anggaran

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 523
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Komisi II DPRD Kabupaten Berau menyoroti membengkaknya angka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Berau Tahun Anggaran 2024 yang mencapai Rp 893 miliar. Angka ini dinilai terlalu besar dan mencerminkan lemahnya koordinasi, perencanaan, serta rendahnya serapan anggaran oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Ketua Komisi II DPRD […]

  • Operasional Terganggu, BPBD dan KPU Berau Butuh Kantor Terpisah

    Operasional Terganggu, BPBD dan KPU Berau Butuh Kantor Terpisah

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 559
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Keberadaan beberapa instansi dalam satu gedung kantor ternyata tidak maksimal. Selain pelayanan yang tidak bisa efektif, faktor lainnya juga bisa menjadi pengganggu jalannya operasional suatu instansi. Seperti penggunaan kantor gedung KPU Berau, yang juga dipergunakan bersama dengan BPBD Berau. “Bisa dibilang kantor ini tidak sehat karena saat ini ada dua instansi yang […]

  • Ironi Sektor Perkebunan, Penopang Ekonomi Daerah Tapi Sepi Peminat

    Ironi Sektor Perkebunan, Penopang Ekonomi Daerah Tapi Sepi Peminat

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 986
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Job fair yang digelar di Tanjung Redeb kemarin mencatatkan tren menarik. Dari berbagai sektor yang membuka peluang kerja, perkebunan menjadi yang paling sedikit diminati. Hal itu diungkapkan Dewi Rakhmasari, perwakilan Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau. Menurut dia, faktor lokasi serta pertimbangan gaji membuat pencari kerja […]

  • Bupati Berau Ingatkan Kepala Kampung Jangan Ambil Keputusan Tanpa Koordinasi

    Bupati Berau Ingatkan Kepala Kampung Jangan Ambil Keputusan Tanpa Koordinasi

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau melantik dan mengambil sumpah jabatan empat kepala kampung hasil Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) Serentak serta Kepala Kampung Pengganti Antar Waktu (PAW) di Balai Mufakat, Selasa, 9 Juni 2026. Empat kepala kampung yang dilantik yakni Mudassir T. sebagai Kepala Kampung Biduk-Biduk, Kecamatan Biduk-Biduk; Sopiyadi M. sebagai Kepala Kampung Suaran, Kecamatan Sambaliung; […]

  • Dana Penanganan Banjir Menipis, DPUPR Berau Andalkan Perawatan Drainase dan Sub-DAS

    Dana Penanganan Banjir Menipis, DPUPR Berau Andalkan Perawatan Drainase dan Sub-DAS

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau mengakui anggaran penanganan drainase dan normalisasi sungai pada 2026 sangat terbatas. Kondisi tersebut membuat dinas lebih memprioritaskan pemeliharaan infrastruktur pengairan yang telah ada dibanding pembangunan fasilitas baru. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata, mengatakan pihaknya belum merinci total anggaran yang […]

  • Pemerintah Siap Blokir Akun Anak di Bawah Umur, Diskominfo Berau Ungkap Tantangan di Lapangan

    Pemerintah Siap Blokir Akun Anak di Bawah Umur, Diskominfo Berau Ungkap Tantangan di Lapangan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau menyatakan siap mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait rencana pemblokiran akun digital bagi pengguna di bawah umur. Meski demikian, pelaksanaannya di daerah dinilai memiliki sejumlah tantangan. Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat setelah regulasi terkait kebijakan tersebut beredar […]

expand_less