Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Bapenda Berau Terapkan Pajak Digital, Usaha yang Tolak Alat Pemantau Terancam Ditutup

Bapenda Berau Terapkan Pajak Digital, Usaha yang Tolak Alat Pemantau Terancam Ditutup

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • visibility 1.360
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERAU – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau akan mulai menerapkan sistem pajak digital berbasis Transaction Monitoring Device (TMD) atau alat pemantau transaksi di sejumlah tempat usaha mulai 1 November 2025. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat transparansi pelaporan pajak dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie, menjelaskan bahwa penerapan TMD merupakan bagian dari Rancangan Peraturan Bupati tentang Elektronik Pajak Daerah yang saat ini memasuki tahap akhir.

Regulasi tersebut akan menjadi dasar hukum dalam pelaporan, pembayaran, dan kewajiban penggunaan alat pemantau transaksi bagi para pelaku usaha.

“TMD ini berfungsi merekam setiap transaksi yang terjadi di tempat usaha. Data transaksi tersebut langsung tersimpan secara otomatis dalam sistem Bapenda, sehingga laporan pajak menjadi lebih akurat dan transparan,” ujar Djupiansyah
usai menghadiri kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Bupati tentang Sistem Online Pajak Daerah, Jumat (17/10/2025).

Pada tahap awal, pemasangan alat difokuskan pada sektor strategis seperti hotel, restoran, tempat hiburan, dan parkir. Sebanyak 10 hotel, 10 restoran, dan 13 tempat hiburan di Tanjung Redeb, serta 25 hotel dan kafe di Maratua, akan menjadi lokasi uji coba pertama.

Melalui sistem ini, setiap transaksi yang dilakukan konsumen akan terekam secara real time, mengurangi potensi manipulasi data, dan memudahkan pelaku usaha dalam proses pelaporan pajak.

“Laporan pajak tidak perlu lagi dibuat manual. Semua sudah tercatat otomatis dari setiap transaksi,” terang Djupiansyah.

Dalam rancangan aturan tersebut, pelaku usaha diwajibkan menerima pemasangan TMD. Bagi yang menolak, Bapenda akan memberikan tiga kali teguran, sebelum akhirnya diserahkan kepada Satpol PP untuk penindakan, termasuk kemungkinan penutupan usaha.

“Jika tetap menolak setelah diberi peringatan, maka tindakan tegas bisa dilakukan. Ini demi tertib administrasi pajak dan keadilan bagi semua pelaku usaha,” tegasnya.

Untuk mendukung implementasi awal, Bapenda menggandeng sektor perbankan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Bank Kaltimtara menjadi mitra pertama yang membiayai penuh pemasangan alat di Kecamatan Maratua.

Djupiansyah berharap dukungan juga datang dari BNI, BRI, dan Bank Mandiri agar program ini dapat diperluas ke wilayah lain. Apabila jumlah alat belum mencukupi, Bapenda akan menerapkan sistem pemasangan bergilir setiap enam bulan. Setelah masa uji coba, alat akan dipindahkan ke lokasi lain untuk mengukur potensi pendapatan secara bergantian.

“Kita akan pasang secara rotasi agar semua sektor bisa terpantau. Dari situ, kita bisa mengetahui rata-rata potensi pajak masing-masing usaha,” imbuhnya.

Melalui kebijakan ini, Bapenda menargetkan peningkatan PAD sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan daerah.
“Dengan sistem yang transparan dan akuntabel, pendapatan daerah diharapkan meningkat, sehingga pemerintah bisa lebih optimal dalam meningkatkan pelayanan publik,” pungkas Djupiansyah.

(Akm)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Kemajuan Ekonomi Pariwisata, OPD dan Stakeholder Tingkatkan Kolaborasi

    Dorong Kemajuan Ekonomi Pariwisata, OPD dan Stakeholder Tingkatkan Kolaborasi

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Berau melakukan rapat koordinasi yang dibuka langsung oleh Pjs. Bupati Berau Sufian Agus dan dihadiri oleh Kepala OPD lainnya serta stalkholder di Gedung Balai Mufakat. Senin (4/11/2024). Pjs Bupati Berau Sufian Agus menyambut baik tersenlanggaranya kegiatan tersebut dalam rangka memperkuat komitmen untuk memajukan sektor ekonomi kreatif Kabupaten Berau […]

  • Siapkan Strategi Pemulihan Kerja Melalui Ekonomi Kreatif

    Siapkan Strategi Pemulihan Kerja Melalui Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tengah geliat ekonomi yang terus berubah, kabar penutupan salah satu perusahaan besar di Berau menjadi pukulan berat bagi ribuan pekerja yang menggantungkan hidup pada sektor industri tersebut. Namun bagi Ketua Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong, kabar ini bukan hanya peristiwa — tapi sinyal peringatan bahwa daerah harus bergerak lebih cepat. […]

  • Polres Berau Ungkap 6 Kasus Menggemparkan

    Polres Berau Ungkap 6 Kasus Menggemparkan

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 260
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sejak awal Mei hingga awal Juni 2025 ini, tercatat ada enam kasus fenomenal yang ditangani oleh Polres Berau. Mengapa fenomenal? Karena kasus yang ada merupakan kasus menonjol bahkan viral di sosial media. Seperti kasus pemerkosaan di Gunung Panjang Kecamatan Tanjung Redeb beberapa waktu lalu, yang sempat viral di sosial media, dan memudahkan […]

  • Batik Berau Tembus Pasar Nasional, DPRD Dorong Penguatan Perajin Lokal dan Ekonomi Kreatif

    Batik Berau Tembus Pasar Nasional, DPRD Dorong Penguatan Perajin Lokal dan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 511
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- DPRD Berau mendorong pemerintah daerah memperkuat pemberdayaan perajin batik lokal. Batik khas Berau saat ini tidak hanya dipasarkan di wilayah sendiri, tetapi juga telah menembus pasar nasional. Sejumlah instansi, baik dari dalam maupun luar daerah, bahkan memesan batik tersebut sebagai bahan seragam. Anggota Komisi I DPRD Berau, Srie Yulianawati, menilai batik Berau memiliki […]

  • Bikin Warga Berau Pusing, Gas Melon Makin Susah Ditemukan

    Bikin Warga Berau Pusing, Gas Melon Makin Susah Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 483
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (gas melon) kembali menjadi keluhan bagi masyarakat, terutama pedagang kecil. Salah satunya, Idawati, seorang pedagang kaki lima yang mengaku seringkali kesulitan mendapatkan pasokan gas melon untuk menjalankan usahanya. “Sering sekali saya harus mencari gas ke beberapa pangkalan, tapi seringkali habis. Kalau pun ada di tingkat pengecer, harga sudah […]

  • No Event No Party! Berau Harus Lebih Kreatif Bikin Wisata Makin Hype!

    No Event No Party! Berau Harus Lebih Kreatif Bikin Wisata Makin Hype!

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 589
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pasca gelaran event Maratua Run yang mendatangkan banyak wisatawan dari luar Berau, haruslah menjadi motivasi untuk menggelar kembali event serupa. “Saya berharap ke depan Berau lebih banyak membuat event-event. Ini kami membantu men-trigger dengan event Maratua Run ini. Ini kan potensinya hebat, luar biasa. Jangan sampai disia-siakan,” ujar Pj Gubernur Kaltim beberapa […]

expand_less