Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Tak Hanya Kontribusi Untuk PAD Berau, PT Hutan Sanggam Juga Dorong Ketahanan Pangan dan Pemulihan Hutan

Tak Hanya Kontribusi Untuk PAD Berau, PT Hutan Sanggam Juga Dorong Ketahanan Pangan dan Pemulihan Hutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • visibility 1.758
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — PT Hutan Sanggam Berau (HSB) bersama masyarakat Kampung Batu Rajang, Kecamatan Segah, memanen perdana jagung seluas lima hektare pada Agustus 2025 lalu. Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara perusahaan dan warga untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus pemulihan kawasan hutan yang dikelola HSB.

Panen perdana itu juga mendapat pendampingan dari Dinas Pertanian Kabupaten Berau serta aparat Polsek Segah. Berdasarkan hasil pemantauan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), produktivitas jagung kali ini masih tergolong rendah, sekitar 1,2 ton per hektare.

Direktur PT HSB, Roby Maula, tidak menampik capaian tersebut belum maksimal. Ia menjelaskan, sejumlah faktor teknis menjadi penyebab utama, mulai dari pengolahan lahan yang kurang optimal, jarak tanam yang belum sesuai, hingga pemupukan yang masih minim.

“Hasil panen memang belum tinggi, hanya sekitar 1,2 ton per hektare. Ini karena beberapa faktor teknis, seperti tidak adanya pengolahan lahan pasca panen padi dan kurangnya pemupukan,” kata Roby saat ditemui di Tanjung Redeb, Kamis (9/10/2025).

Meski begitu, Roby menilai hasil tersebut tetap memberi harapan. Jagung hasil panen pertama diterima oleh Bulog Berau dengan harga Rp6.400 per kilogram setelah proses penjemuran, lebih tinggi dari harga dasar yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp5.500 per kilogram.

“Kami bersyukur hasil panen perdana ini bisa diterima Bulog dengan harga baik. Ini menjadi penyemangat bagi kami dan masyarakat untuk terus memperbaiki metode tanam ke depan,” ujarnya.

Potensi Pertanian Berau

Menurut Roby, Kabupaten Berau memiliki potensi besar di sektor pertanian, terutama untuk komoditas jagung. Pada 2021, Berau bahkan tercatat sebagai salah satu daerah dengan produktivitas jagung tertinggi di Kalimantan Timur, mencapai enam ton per hektare.

Melihat potensi itu, PT HSB berencana memperluas program pertanian terpadu. Tak hanya berfokus pada jagung, program ini akan dikembangkan untuk komoditas lain seperti padi, kedelai, kopi, dan kakao. Strategi ini menjadi bagian dari model pengelolaan hutan berkelanjutan yang menggabungkan aspek ekonomi, sosial, dan konservasi lingkungan.

“Untuk jangka pendek kami fokus pada tanaman ketahanan pangan, sedangkan jangka menengah diarahkan pada tanaman unggulan seperti kakao dan kopi,” jelasnya.

Roby menambahkan, setiap pengembangan program akan didahului studi kelayakan untuk memastikan keberlanjutan usaha. Analisis awal menunjukkan usaha tani jagung memiliki R/C ratio sebesar 2,08, menandakan secara ekonomi layak dengan potensi keuntungan mencapai Rp15,7 juta per hektare.

“Analisa ini memang masih tematik, tapi sudah menunjukkan prospek yang positif. Dengan penerapan teknologi tepat guna dan pendampingan pemerintah, kami optimistis produktivitas akan meningkat,” kata Roby.

Komitmen Sosial dan Lingkungan

Selain pengembangan pertanian, PT HSB juga melaksanakan sejumlah kegiatan lain di wilayah operasinya. Di antaranya pengembangan persemaian tanaman hutan skala besar, reklamasi pascatambang, serta perbaikan infrastruktur jalan di sekitar kawasan hutan.

Roby menyebut, seluruh upaya ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.

“HSB ingin menjadi contoh bahwa pengelolaan hutan bisa berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tutupnya.

 

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Long Ayap Dilanda Banjir Terparah, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Mendesak

    Long Ayap Dilanda Banjir Terparah, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Mendesak

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 661
    • 0Komentar

    SEGAH – Banjir di Kampung Long Ayap Kecamatan Segah mulai mengkhawatirkan. Selain ketinggian debit banjir yang sudah mencapai 5 meter dengan arus yang cukup deras, banjir pada Selasa (27/5/2025) membuat beberapa bangunan hanyut.   “Posko Kesehatan Desa (Poskesdes), SD, Perumahan Guru, Aula Adat, hingga Gereja habis lenyap terbawa arus banjir,” terang salah satu warga Kampung […]

  • Berau Targetkan Kemandirian Pangan dengan Sinergi Lintas Sektor

    Berau Targetkan Kemandirian Pangan dengan Sinergi Lintas Sektor

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 906
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya lewat panen padi di Kampung Buyung-Buyung yang berlangsung Agustus 2025 lalu. Panen raya ini menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan di Bumi Batiwakkal. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyebut kegiatan ini tidak […]

  • Kampung Pegat Bukur Siap Gelar Lomba Perahu Naga Kelas 10 Sambut Nataru 2026

    Kampung Pegat Bukur Siap Gelar Lomba Perahu Naga Kelas 10 Sambut Nataru 2026

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 366
    • 0Komentar

    SAMBALIUNG— Dalam rangka menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kampung Pegat Bukur, Kecamatan Sambaliung akan menggelar Lomba Perahu Naga Kelas 10. Ajang olahraga tradisional ini akan berlangsung pada 3–4 Januari 2026 di perairan Kampung Pegat Bukur. Untuk memastikan kelancaran pertandingan, panitia telah menjadwalkan technical meeting pada 29 Desember 2025, yang akan dihadiri seluruh […]

  • RAPBD 2025 Disetujui di Angka Rp5,2 Triliun

    RAPBD 2025 Disetujui di Angka Rp5,2 Triliun

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 536
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Setelah dipaparkan oleh Bupati Berau beberapa waktu lalu, kemudian dibahas bersama DPRD Berau dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2025 disepakati di angka Rp5,2 Triliun. Dalam kesepakatan RAPBD itu bisa dirincikan untuk pendapatan Rp4,7 Triliun lebih, belanja Rp5,2 Triliun, defisit di angka Rp488 Miliar […]

  • Sedimentasi Drainase Jadi Biang Kerok

    Sedimentasi Drainase Jadi Biang Kerok

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Banjir yang selalu terjadi pasca hujan deras di beberapa titik Kota Tanjung Redeb, mendapat perhatian khusus dari Anggota DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. Menurutnya, banjir yang kerap terjadi hingga merendam rumah-rumah warga itu, terjadi akibat adanya sedimentasi pada drainase yang ada. Kemudian kapasitas drainase yang tidak mumpuni untuk menampung air hujan juga […]

  • Verifikasi Bantuan Kebakaran Teluk Bayur Berlanjut, Dinsos Pastikan Sesuai Prosedur

    Verifikasi Bantuan Kebakaran Teluk Bayur Berlanjut, Dinsos Pastikan Sesuai Prosedur

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Hingga kini, Dinas Sosial (Dinsos) Berau masih memverifikasi jumlah bantuan materiil yang akan diberikan kepada korban kebakaran di Sungai Kuyang Kecamatan Teluk Bayur beberapa waktu lalu. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kadinsos Berau Iswahyudi menjelaskan jika jumlah bantuan diberikan nantinya mengikuti aturan yang sudah ada, yakni bantuan khusus untuk bencana. “Ada yang namanya […]

expand_less