Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Baturunan Parau: Simbol Gotong Royong

Baturunan Parau: Simbol Gotong Royong

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
  • visibility 540
  • print Cetak

Gunung Tabur – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-71 Kabupaten Berau dan ke-214 Kota Tanjung Redeb, Pemerintah Kabupaten Berau bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) serta Kesultanan Gunung Tabur menggelar prosesi Baturunan Parau pada Senin (16/9/2024) di Museum Kesultanan Gunung Tabur.

Prosesi Baturunan Parau, atau menurunkan perahu, merupakan bagian integral dari adat dan istiadat masyarakat Gunung Tabur. Kegiatan ini menjadi simbol penguatan tali kebersamaan di Bumi Batiwakkal dan telah menjadi agenda rutin tahunan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Tanjung Redeb dan Kabupaten Berau.

Tradisi ini pertama kali diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau beberapa tahun lalu dan sejak saat itu berkembang menjadi tradisi yang terus dilestarikan. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat setempat, pemangku adat, serta tokoh agama, yang semuanya turut serta dalam prosesi tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, menjelaskan bahwa Baturunan Parau adalah tradisi yang diwariskan turun-temurun, yang mengajarkan makna semangat gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat. “Tradisi ini merupakan bagian tak terpisahkan dari adat istiadat kita,” ujarnya.

Menurut Said, prosesi ini mencerminkan simbol kebersamaan di antara masyarakat yang bekerja bersama secara ikhlas untuk membangun kekompakan dan gotong royong. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Ilyas Natsir, menambahkan bahwa kegiatan ini melambangkan kesatuan hati masyarakat Gunung Tabur dalam menjalin kesejahteraan dan keharmonisan. “Dengan bersatu padu, kita dapat menghindari perpecahan dan terus membangun secara bergotong royong,” ungkapnya.

Dalam prosesi ini, sebelum perahu diturunkan ke Sungai Segah, dilakukan pembacaan doa oleh sesepuh adat yang dikemas dengan kearifan lokal. Muhammad Said dan anggota Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya juga turut serta membantu menurunkan perahu ke sungai, menunjukkan partisipasi aktif dalam tradisi ini.

Kegiatan Baturunan Parau menjadi momen penting dalam merayakan sejarah dan budaya lokal serta memperkuat semangat kebersamaan di kalangan masyarakat Gunung Tabur.(yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Asal Jadi! DPRD Berau Tekan Kontraktor Jaga Kualitas Pembangunan

    Jangan Asal Jadi! DPRD Berau Tekan Kontraktor Jaga Kualitas Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 704
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sejumlah proyek infrastruktur yang tengah berjalan di Kabupaten Berau mendapat sorotan dari DPRD setempat. Anggota DPRD Berau, M Ichsan Rapi, menegaskan bahwa pengawasan ketat harus dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar dan mampu bertahan dalam jangka panjang. “Kami meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau untuk lebih konsisten dalam […]

  • Hasil Uji 24 Jam Keluar, Kualitas Udara Berau Masuk Kategori Tidak Sehat

    Hasil Uji 24 Jam Keluar, Kualitas Udara Berau Masuk Kategori Tidak Sehat

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    BERAU– Kualitas udara di Kabupaten Berau masuk kategori tidak sehat berdasarkan hasil pengukuran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau selama 24 jam, pada 28-29 Agustus 2026. Pengukuran dilakukan di halaman Kantor DLHK Berau, Tanjung Redeb, sejak pukul 14.00 WITA pada Jumat hingga waktu yang sama pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Pemeriksaan dilakukan UPTD Laboratorium […]

  • Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

    Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.462
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di tengah luasnya hamparan hutan alam yang masih mendominasi 75 persen daratan Berau, satu komoditas tumbuh menjadi penopang ekonomi hijau masyarakat: kakao. Tanaman yang awalnya dikembangkan secara tradisional di kampung-kampung ini kini menjelma menjadi produk unggulan yang tak hanya merambah pasar nasional, tetapi juga menarik perhatian pembeli internasional. Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan […]

  • Dir Intelkam Polda Kaltim Ingatkan Bahaya Proxy War terhadap Kedaulatan

    Dir Intelkam Polda Kaltim Ingatkan Bahaya Proxy War terhadap Kedaulatan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.164
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ancaman perang proksi (proxy war) kian nyata di tengah dinamika global. Hal ini menjadi pokok pembahasan dalam sebuah talk show bertema menjaga kedaulatan negara, yang menghadirkan Dir Intelkam Polda Kaltim, Kombes Pol Agus Sutrisno sebagai narasumber. Kombes Pol Agus menekankan, konflik modern tidak lagi selalu muncul lewat konfrontasi langsung, melainkan melalui adu […]

  • Pjs Bupati Berau Apresiasi Revisi RTRW untuk Sinkronisasi Pembangunan Daerah

    Pjs Bupati Berau Apresiasi Revisi RTRW untuk Sinkronisasi Pembangunan Daerah

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kabupaten Berau menggelar rapat pembahasan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Berau, pada Selasa (19/11/2023), bertempat di Gedung Balai Mufakat Tanjung Redeb. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk pejabat pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya. Kepala Bidang Penataan Ruang […]

  • Mulai 1 Oktober, Bayar Pakai QRIS sampai Rp100 Ribu Bebas MDR, Ini Aturan Barunya

    Mulai 1 Oktober, Bayar Pakai QRIS sampai Rp100 Ribu Bebas MDR, Ini Aturan Barunya

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    JAKARTA — Bank Indonesia memperluas kebijakan Merchant Discount Rate atau MDR QRIS sebesar 0 persen mulai 1 Oktober 2026. Kebijakan tersebut membuat transaksi QRIS hingga Rp100 ribu pada merchant kecil, menengah, maupun besar tidak dikenai MDR. Sebelumnya, kelompok merchant tersebut dikenai MDR sebesar 0,7 persen. Bank Indonesia menilai perluasan MDR nol persen dapat menekan biaya […]

expand_less