Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Viral Kolam Air Panas Dekat Limbah Sawit, Disbudpar Berau Angkat Bicara

Viral Kolam Air Panas Dekat Limbah Sawit, Disbudpar Berau Angkat Bicara

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 1.281
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Sebuah unggahan di media sosial mengundang kekhawatiran publik terkait keberadaan kolam air panas asin di wilayah Kabupaten Berau yang disebut berdekatan dengan lokasi pembuangan limbah pabrik minyak kelapa sawit. Unggahan tersebut menampilkan foto kolam air panas dengan keterangan singkat “SAVE”, yang kemudian ramai dibagikan warganet di Facebook.

Menanggapi isu tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Ilyas Natsir, menegaskan bahwa lokasi yang dimaksud dalam unggahan tersebut bukanlah objek wisata kolam air panas yang berada di Kampung Biatan Bapinang.

“Setelah kami telusuri, itu bukan air panas Biatan Bapinang, melainkan berada di wilayah Kampung Tabalar Muara. Lokasinya juga masih cukup jauh dari pemukiman maupun titik pembuangan limbah pabrik CPO,” ujar Ilyas saat ditemui pada Kamis, 31 Juli 2025.

Menurutnya, hingga saat ini tidak ditemukan indikasi pencemaran atau dampak limbah terhadap kolam air panas yang ada. Ia juga memastikan telah berkoordinasi dengan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di kedua kampung tersebut, baik di Biatan Bapinang maupun Tabalar Muara. Hasil koordinasi menunjukkan bahwa kondisi lingkungan di sekitar kolam masih dalam kategori aman.

Lebih lanjut, Ilyas mengakui bahwa pihaknya belum menjalin koordinasi secara langsung dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau terkait isu ini. Namun, informasi yang dihimpun dari lapangan menunjukkan bahwa tidak ada ancaman serius terhadap ekosistem atau kualitas air.

Untuk kolam air panas di Kampung Tabalar Muara, lanjut Ilyas, saat ini belum masuk dalam daftar resmi objek wisata daerah. Hal itu disebabkan suhu airnya yang tergolong sangat panas dan belum memungkinkan untuk aktivitas wisata seperti di Biatan Bapinang.

“Memang ke depannya kawasan ini berpotensi dikembangkan menjadi objek wisata. Tapi untuk saat ini, belum ada rencana pengelolaan lebih lanjut karena suhunya masih terlalu tinggi untuk digunakan pengunjung,” ujarnya.

Disbudpar Berau memastikan akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menjaga agar potensi wisata alam, termasuk kolam air panas, tetap aman dan lestari bagi masyarakat serta wisatawan.(lit)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bikin Warga Berau Pusing, Gas Melon Makin Susah Ditemukan

    Bikin Warga Berau Pusing, Gas Melon Makin Susah Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 882
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (gas melon) kembali menjadi keluhan bagi masyarakat, terutama pedagang kecil. Salah satunya, Idawati, seorang pedagang kaki lima yang mengaku seringkali kesulitan mendapatkan pasokan gas melon untuk menjalankan usahanya. “Sering sekali saya harus mencari gas ke beberapa pangkalan, tapi seringkali habis. Kalau pun ada di tingkat pengecer, harga sudah […]

  • Nurung Soroti BBM hingga Pasar Ikan: Produksi Harus Naik, Tapi Serapan dan Budidaya Juga Wajib Dikuatkan

    Nurung Soroti BBM hingga Pasar Ikan: Produksi Harus Naik, Tapi Serapan dan Budidaya Juga Wajib Dikuatkan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung, mendesak Pemerintah Kabupaten Berau, khususnya Dinas Perikanan, untuk bekerja lebih agresif mengejar target produksi ikan 35 ribu ton per tahun. Dorongan itu muncul setelah ia menelaah capaian semester pertama 2025 yang baru menyentuh 13.027,66 ton, atau belum mencapai separuh dari target tahunan. Menurut Nurung, angka tersebut seharusnya […]

  • Hasil Uji Lab Air Sungai Terkait Tumpahan 7.000 Ton Batu Bara Belum Diterima Pjs Bupati Berau

    Hasil Uji Lab Air Sungai Terkait Tumpahan 7.000 Ton Batu Bara Belum Diterima Pjs Bupati Berau

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 939
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb-  Tumpahan sekitar 7.000 ton batu bara di Muara Mantaritip, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, masih dalam proses pemeriksaan laboratorium oleh perwakilan PT Berau Coal. Hingga kini, hasil uji laboratorium terkait dampak pencemaran batu bara tersebut belum tersedia. Pejabat Sementara Bupati Berau, Sufian Agus, menyatakan bahwa penyelidikan terkait insiden ini terus berlanjut, terutama menyangkut potensi […]

  • Fasilitas Umum Terdampak Banjir Segah Segera Dibangun Ulang

    Fasilitas Umum Terdampak Banjir Segah Segera Dibangun Ulang

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 517
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dampak banjir bandang di beberapa kampung di Kecamatan Segah pada waktu lalu, menghanyutkan bangunan sekolah hingga tempat ibadah, menjadi prioritas Pemkab Berau. Sebagai infrastruktur dasar, pembangunan ulang bangunan itu akan disegerakan. Ditemui Senin (2/6/2025) siang, Kepala Baplitbang Berau, Endah Ernany Triariani menjelaskan jika anggaran pembangunan ulang sekolah itu sudah ada. Hal ini […]

  • Mahasiswa Berusia 21 Tahun Asal Berau Ditemukan Tak Bernyawa di Kos Samarinda, Jenazah Dievakuasi ke RS AWS

    Mahasiswa Berusia 21 Tahun Asal Berau Ditemukan Tak Bernyawa di Kos Samarinda, Jenazah Dievakuasi ke RS AWS

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Seorang mahasiswa berinisial AF (21), warga Kabupaten Berau, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Folder Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian korban dengan mengumpulkan keterangan saksi dan sejumlah alat bukti. Penemuan jenazah tersebut dilaporkan kepada aparat kepolisian yang kemudian langsung mendatangi lokasi bersama Tim Inafis […]

  • Minim Pembinaan, DPRD Berau Khawatir Generasi Muda Enggan Jadi Petani

    Minim Pembinaan, DPRD Berau Khawatir Generasi Muda Enggan Jadi Petani

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Sakirman, menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor pertanian sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan para petani. Ia menegaskan bahwa selama ini petani masih sangat bergantung pada metode pertanian konvensional tanpa didukung peningkatan kapasitas diri. “Petani kita masih sangat bergantung pada hasil pertanian tanpa […]

expand_less