Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Pemkab Berau Pacu Industri Hijau, Sampah Diubah Jadi Sumber Nilai Ekonomi

Pemkab Berau Pacu Industri Hijau, Sampah Diubah Jadi Sumber Nilai Ekonomi

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 300
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui pengembangan ekonomi sirkular. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi daerah untuk membangun fondasi ekonomi yang lebih beragam dan tidak lagi bergantung pada sektor pertambangan serta minyak dan gas.

Komitmen itu ditegaskan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Berau Circular Future 2025 yang digelar di Hotel Mercure, Senin (29/6/2026).

Dalam sambutannya, Sri Juniarsih mengatakan visi pembangunan Kabupaten Berau periode 2025–2029, yakni “Mewujudkan Berau yang Maju, Unggul, Berkelanjutan, Makmur, dan Sejahtera”, hanya dapat diwujudkan melalui transformasi ekonomi yang bertumpu pada sektor-sektor berkelanjutan.

Menurutnya, Kabupaten Berau perlu memperkuat sektor pariwisata, pertanian, perikanan, industri pengolahan, hingga pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular sebagai penopang pertumbuhan ekonomi pada masa mendatang.

Ia menilai sampah tidak lagi dapat dipandang semata sebagai persoalan lingkungan. Sebaliknya, limbah memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sumber daya ekonomi yang mampu menciptakan investasi, membuka lapangan kerja, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ke depan kita harus mempersiapkan fondasi ekonomi yang lebih beragam, lebih tangguh, dan lebih berkelanjutan. Sampah harus mulai kita lihat sebagai sumber daya ekonomi yang memiliki nilai tambah, mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong investasi, serta menjadi bagian dari rantai industri masa depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan dukungannya terhadap rencana pengembangan Kawasan Industri Sampah Sirkular (KISS) di Kabupaten Berau.

Menurut Sri Juniarsih, konsep tersebut merupakan salah satu terobosan yang relevan dengan tantangan pembangunan saat ini karena menghadirkan ekosistem industri hijau yang terintegrasi, mulai dari proses pemilahan, pengolahan, hingga menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

Ia berharap keberadaan kawasan tersebut nantinya mampu memberikan manfaat berlapis, mulai dari meningkatnya investasi, terbukanya lapangan kerja baru, menguatnya peran bank sampah, hingga meningkatnya pendapatan daerah dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, Sri Juniarsih berharap pelaksanaan FGD tidak berhenti pada tahap diskusi, tetapi menjadi langkah awal yang konkret dalam mewujudkan industri hijau di Kabupaten Berau.

Ia mendorong seluruh pihak untuk segera menyusun peta jalan implementasi, memperkuat kelembagaan bank sampah, mengembangkan teknologi pengolahan modern, hingga merealisasikan kawasan industri yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi agar cita-cita menjadikan Berau sebagai daerah yang maju, berdaya saing, dan ramah lingkungan dapat terwujud. Pembangunan harus terus berjalan, namun kelestarian alam tetap terjaga demi kesejahteraan masyarakat Berau,” pungkasnya. (ADV/TNR)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi Tantangan Anggaran, Bupati Berau Tekankan Kolaborasi dan Kinerja Tepat Sasaran di RKPD 2027

    Hadapi Tantangan Anggaran, Bupati Berau Tekankan Kolaborasi dan Kinerja Tepat Sasaran di RKPD 2027

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Bupati Berau Sri Juniarsih menekankan pentingnya sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Berau Tahun 2027, Selasa, 7 April 2026. Dalam forum tersebut, Sri menyatakan berbagai masukan dari peserta Musrenbang menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama di tengah kondisi yang penuh tantangan. “Di […]

  • Kapal Terbalik di Perairan Talisayan, Enam ABK Masih Hilang

    Kapal Terbalik di Perairan Talisayan, Enam ABK Masih Hilang

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.706
    • 0Komentar

    ‎TALISAYAN – Sebuah kapal bernama Maritim 148 milik H. Supian dilaporkan terbalik di perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Minggu (26/10/2025) siang. Kapal yang mengangkut 14 Anak Buah Kapal (ABK) itu karam akibat cuaca ekstrem. Hingga sore ini, delapan ABK berhasil ditemukan, sementara enam lainnya masih dalam pencarian. ‎ ‎“Kami masih melakukan pencarian. Kapal sudah berada di […]

  • Melaut ke Rompon, Tiga Nelayan Asal Tanjung Redeb Dilaporkan Hilang Kontak

    Melaut ke Rompon, Tiga Nelayan Asal Tanjung Redeb Dilaporkan Hilang Kontak

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 630
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Tiga nelayan asal Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, dilaporkan hilang kontak setelah melaut di perairan utara luar Pulau Derawan. Laporan tersebut diterima oleh Polsek Tanjung Redeb pada Jumat malam, 6 Maret 2026. Kapolsek Tanjung Redeb AKP Amin Maulani mengatakan laporan disampaikan oleh seorang warga bernama Salma yang khawatir karena ketiga nelayan tersebut […]

  • Pemkab Berau Dorong Pertashop untuk Urai Antrean BBM di SPBU

    Pemkab Berau Dorong Pertashop untuk Urai Antrean BBM di SPBU

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 33
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau dan Pertamina mendorong pembukaan Pertashop untuk mengurai antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU. Langkah itu diharapkan dapat memperluas distribusi bahan bakar minyak hingga kecamatan dan kampung. Penumpukan kendaraan di SPBU selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Kehadiran Pertashop di titik strategis dinilai dapat […]

  • Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipida

    Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipida

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Samarinda – Koalisi Pers Kalimantan Timur mengecam keras tindakan intimidasi, represif, serta penghapusan data terhadap wartawan saat meliput aksi 214 di Kebugernuran Kaltim. Peristiwa ini merupakan bentuk pembungkaman kerja jurnalistik dan pelanggaran serius terhadap kebebasan pers yang dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Insiden terjadi di dua lokasi berbeda dengan total empat […]

  • Sri Juniarsih Ingatkan Pegawai Pemkab: Hilangkan Ego, Utamakan Kepentingan Masyarakat

    Sri Juniarsih Ingatkan Pegawai Pemkab: Hilangkan Ego, Utamakan Kepentingan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 8.943
    • 0Komentar
expand_less