Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
  • visibility 921
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Ketergantungan ekonomi Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan dinilai tak bisa terus dibiarkan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong pemerintah daerah untuk mulai beralih dan memperkuat sektor hilirisasi komoditas unggulan sebagai fondasi ekonomi jangka panjang.

Menurut Sumadi, sudah saatnya Berau membangun kekuatan ekonomi baru dengan memaksimalkan potensi sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit dan kakao, yang hingga kini belum tergarap secara maksimal.

“Kita punya kebun sawit yang luas dan potensi kakao yang besar. Tapi semua itu hanya jadi bahan mentah, belum kita manfaatkan secara optimal. Kita harus berpikir maju dengan membangun industri pasca tambang,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ia menilai, keberadaan lahan perkebunan yang melimpah harus dibarengi dengan kehadiran industri pengolahan di daerah. Pendirian pabrik kelapa sawit maupun kakao, menurutnya, merupakan langkah strategis dalam menciptakan nilai tambah dan memperkuat ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Sebagai perbandingan, Sumadi menyinggung Kota Bontang yang meski tak memiliki luas kebun sawit seperti Berau, telah lebih dulu memiliki industri pengolahan yang mampu mendongkrak nilai produk lokal mereka.

“Bukan soal besar kecilnya produksi mentah, tapi bagaimana kita bisa mengolahnya. Selama ini kita ekspor bahan mentah ke luar daerah, dan kembali membeli produk jadinya dengan harga lebih tinggi. Ini harus diubah,” katanya.

Lebih jauh, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menyoroti pentingnya peran Bakti Praja, lembaga yang berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah daerah dan calon investor. Ia berharap lembaga tersebut bisa lebih aktif dalam menarik minat investasi, khususnya untuk sektor agribisnis dan manufaktur.

“Bakti Praja harus bisa menginisiasi kehadiran investor. Jika ada industri yang masuk, maka nilai produk lokal kita naik, lapangan kerja terbuka, dan ekonomi rakyat bergerak. Ini keuntungan ganda,” jelasnya.

Sumadi menekankan bahwa arah pembangunan daerah ke depan harus berorientasi pada sektor-sektor yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pengembangan industri hilir, kata dia, bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, tapi juga soal kemandirian dan keberlanjutan daerah di masa depan.

“Berau punya semua yang dibutuhkan: lahan, komoditas, dan tenaga kerja. Sekarang tinggal bagaimana kita serius mengelola itu dengan visi jauh ke depan,” tutupnya.

Seruan ini sejalan dengan semakin kuatnya desakan nasional untuk mendorong hilirisasi komoditas dan diversifikasi ekonomi di daerah-daerah yang selama ini bergantung pada sumber daya alam tak terbarukan. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Keamanan Dokumen Pemerintahan Jadi Prioritas, Berau Perkuat Sistem Digital dan Fasilitas Arsip Fisik

    ‎Keamanan Dokumen Pemerintahan Jadi Prioritas, Berau Perkuat Sistem Digital dan Fasilitas Arsip Fisik

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.779
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Penguatan sistem elektronik dan fasilitas penyimpanan fisik kini menjadi dua pilar utama untuk memastikan keamanan informasi dan mencegah kehilangan arsip penting. ‎Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menyampaikan bahwa transformasi digital bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga untuk menjaga agar dokumen pemerintahan tidak mudah hilang, rusak, atau disalahgunakan. ‎“Kita ingin […]

  • Kakam Sambakungan Dilaporkan atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

    Kakam Sambakungan Dilaporkan atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 852
    • 0Komentar

    BERAU – Penerbitan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) di kawasan Gunung Sarundung, RT 01 Kampung Sembakungan, Kecamatan Gunung Tabur, berbuntut panjang. Seorang pria berinisial Bdr dan kepala kampung dilaporkan atas dugaan pemalsuan surat hak atas tanah ke Maporles Berau. Pemangku Adat Kampung Sambakungan, Achmad Maulana didampingi Kuasa Hukumnya, Arjuna Mawardi menyampaikan, dirinya bersama kliennya telah […]

  • Berau Fokus Tingkatkan Skor Integritas, Rekomendasi KPK Jadi Acuan

    Berau Fokus Tingkatkan Skor Integritas, Rekomendasi KPK Jadi Acuan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.836
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan hal tersebut saat membuka Sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang, Kamis, 4 September 2025. Sri menegaskan praktik korupsi harus dipandang sebagai musuh bersama. Karena itu, seluruh […]

  • Berau Masuk Wilayah Rawan Karhutla, BPBD Kaltim Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Puncak Kemarau

    Berau Masuk Wilayah Rawan Karhutla, BPBD Kaltim Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Puncak Kemarau

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Kabupaten Berau masuk dalam daftar wilayah dengan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tertinggi di Kalimantan Timur. Menjelang puncak musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur memperkuat langkah mitigasi di sejumlah daerah yang dinilai rawan. Kepala Pelaksana BPBD Kalimantan Timur Buyung Budi Purnomo mengatakan musim kemarau tahun ini belum berlangsung sepenuhnya […]

  • Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

    Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.462
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di tengah luasnya hamparan hutan alam yang masih mendominasi 75 persen daratan Berau, satu komoditas tumbuh menjadi penopang ekonomi hijau masyarakat: kakao. Tanaman yang awalnya dikembangkan secara tradisional di kampung-kampung ini kini menjelma menjadi produk unggulan yang tak hanya merambah pasar nasional, tetapi juga menarik perhatian pembeli internasional. Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan […]

  • Bupati Berau Lantik Dua Pejabat Kepala Kampung, Diminta Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan

    Bupati Berau Lantik Dua Pejabat Kepala Kampung, Diminta Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 486
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Bupati Berau Sri Juniarsih melantik Edwin Sofyan dan Jaidi sebagai pejabat kepala kampung di Balai Mufakat, Senin, 6 April 2026. Keduanya diminta segera menjalankan tugas dengan fokus pada penguatan tata kelola pemerintahan kampung dan pelayanan kepada masyarakat. Edwin Sofyan ditunjuk sebagai Pejabat Kepala Kampung Suaran hingga Desember 2027. Adapun Jaidi menjabat Pejabat […]

expand_less