Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » DPRD Berau Soroti Banyaknya Warga Pendatang yang Belum Miliki KTP Kalimantan Timur

DPRD Berau Soroti Banyaknya Warga Pendatang yang Belum Miliki KTP Kalimantan Timur

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 312
  • print Cetak

TANJUNG REDEB– Anggota DPRD Berau, Frans Lewi, menyoroti masalah yang cukup signifikan terkait banyaknya warga pendatang yang telah lama menetap dan bekerja di Berau, namun belum memiliki KTP Kalimantan Timur (Kaltim). Fenomena ini terjadi khususnya di kawasan pesisir, yang mayoritas dihuni oleh warga yang bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit.

Sebagai Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi menjelaskan bahwa sebagian besar pendatang tersebut berasal dari wilayah Indonesia timur, yang datang untuk mencari nafkah di sektor perkebunan. Meskipun telah bertahun-tahun tinggal di Berau, banyak dari mereka yang belum melakukan proses pemindahan domisili dan mendapatkan KTP Kaltim.

“Sebenarnya mereka bukan transmigran, tetapi warga pendatang dari Indonesia timur yang masuk ke wilayah pesisir Berau. Mayoritas mereka bekerja di perkebunan kelapa sawit, namun sayangnya banyak dari mereka yang belum memindahkan domisili KTP-nya ke Berau,” ungkap Frans Lewi.

Menurut Frans, masalah ini perlu segera diatasi, karena kepemilikan KTP yang sah sangat penting sebagai bentuk pengakuan terhadap status kewarganegaraan dan untuk mempermudah akses layanan publik.

Tanpa KTP yang sesuai, warga pendatang bisa kesulitan dalam berbagai hal administratif, seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga hak-hak sipil lainnya.
Frans juga meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah kampung agar dapat melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap warga pendatang.

Pendataan ini dianggap sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh penduduk yang telah menetap di Berau mendapatkan dokumen kependudukan yang sah dan tepat.

“Disdukcapil harus lebih aktif dalam berkoordinasi dengan pemerintah kampung untuk melakukan pendataan warga pendatang, agar mereka segera memiliki dokumen kependudukan yang sah dan diakui. Ini adalah langkah penting untuk memastikan administrasi kependudukan di Berau berjalan dengan baik,” jelasnya.

Frans Lewi juga menekankan bahwa langkah ini bukan hanya untuk kepentingan administratif semata, tetapi juga untuk mendorong integrasi sosial yang lebih baik antara warga pendatang dan masyarakat lokal. Dengan tercatat secara sah, warga pendatang akan merasa lebih diterima dan memiliki hak yang setara dalam kehidupan bermasyarakat.

Diharapkan, melalui upaya koordinasi dan pendataan ini, masalah kepemilikan KTP di Berau dapat segera teratasi, dan para pendatang yang sudah lama tinggal di daerah ini bisa mendapatkan hak-hak mereka secara penuh sebagai warga negara. (adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi dengan Swasta Jadi Jalan Tengah Diskoperindag untuk UMKM

    Kolaborasi dengan Swasta Jadi Jalan Tengah Diskoperindag untuk UMKM

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Keterbatasan anggaran membuat Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau harus melakukan penyesuaian dalam pelaksanaan program kerja, khususnya yang berkaitan dengan pelatihan dan pendampingan pelaku usaha.   Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yuanita, mengatakan bahwa sebagian besar tugas Diskoperindag berfokus pada pembinaan, pendampingan, pelatihan, serta pengawasan di lapangan, termasuk pengawasan distribusi LPG […]

  • BKSDA Berau Kembalikan Bekantan ke Habitat

    BKSDA Berau Kembalikan Bekantan ke Habitat

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    BERAU — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur melalui Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Berau melepasliarkan satu ekor bekantan (Nasalis larvatus) di kawasan hutan Kampung Meras, Kecamatan Kelay, Rabu (22/04/2026). Kepala Seksi KSDA Wilayah I Berau, Yulian Sadono, mengatakan satwa tersebut sebelumnya diamankan oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau […]

  • Miris! Kekerasan Seksual Anak di Berau Didominasi Pelaku Orang Terdekat

    Miris! Kekerasan Seksual Anak di Berau Didominasi Pelaku Orang Terdekat

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 916
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Kabupaten Berau dikejutkan oleh laporan enam kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur hanya dalam tiga minggu pertama Januari 2025. Angka ini seolah menjadi alarm bagi masyarakat, menandakan perlunya langkah nyata untuk melindungi generasi muda dari ancaman di sekitarnya. IPTU Siswanto, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau, menjelaskan bahwa dari […]

  • 119 Driver Ojol Disambangi Bupati Berau saat Sahur On The Road di Malam ke-26 Ramadan

    119 Driver Ojol Disambangi Bupati Berau saat Sahur On The Road di Malam ke-26 Ramadan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas membagikan paket sahur dan bingkisan kepada para pengemudi ojek online (ojol) di Tanjung Redeb pada malam ke-26 Ramadan, Minggu (15/3/2026) dini hari. Kegiatan ini dilakukan dengan menyambangi langsung sejumlah pangkalan ojol di wilayah tersebut. Pembagian paket sahur dilakukan di tiga titik, yakni di Jalan Mangga II, Jalan […]

  • Pemanfaatan Lahan Menganggur: Kemandirian Pangan Berau Harus Dimulai dari Produksi Sendiri

    Pemanfaatan Lahan Menganggur: Kemandirian Pangan Berau Harus Dimulai dari Produksi Sendiri

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 838
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, kembali menyoroti pentingnya memaksimalkan pemanfaatan lahan menganggur sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan daerah. Ia menilai potensi pertanian di Berau masih jauh dari optimal, sehingga pemerintah perlu menjadikannya agenda prioritas. Menurut Sumadi, banyak lahan yang sesungguhnya layak dikelola untuk pertanian, namun hingga kini belum digarap secara serius. […]

  • Perbaikan Tersandera Status Aset

    Perbaikan Tersandera Status Aset

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BERAU – Kawasan tracking mangrove di Teluk Semanting ditutup sementara akibat kerusakan yang dinilai cukup parah dan berpotensi membahayakan pengunjung. Hingga kini, upaya perbaikan belum dapat dilakukan karena terkendala status aset serta keterbatasan anggaran daerah. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Hj. Samsiah, mengatakan penutupan dilakukan demi menjaga keselamatan wisatawan. Kondisi jalur tracking yang rusak […]

expand_less