Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Mengaku Wartawan, Pria di Tanjung Redeb Ditangkap Usai Diduga Peras Tukang Molding Rp3 Juta

Mengaku Wartawan, Pria di Tanjung Redeb Ditangkap Usai Diduga Peras Tukang Molding Rp3 Juta

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 215
  • print Cetak

BERAU – Seorang pria berinisial RU (47) diamankan Unit Reskrim Polsek Tanjung Redeb, Polres Berau, atas dugaan tindak pidana pemerasan terhadap seorang pekerja usaha molding kayu di Tanjung Redeb.

RU ditangkap pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 14.00 Wita di kawasan Jalan Dr Soetomo, Tanjung Redeb, setelah dilaporkan oleh korban berinisial HY (50).

Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Amin Maulani, membenarkan adanya penanganan kasus dugaan pemerasan tersebut. Saat ini, kata dia, pelaku telah diamankan dan masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

“Benar, kami telah mengamankan seorang pria terkait dugaan tindak pidana pemerasan. Saat ini yang bersangkutan masih dalam proses penyidikan untuk melengkapi seluruh alat bukti dan keterangan yang diperlukan,” ujar AKP Amin Maulani, Selasa (2/6/2026).

Kasus tersebut bermula ketika korban yang bekerja sebagai tukang molding kayu didatangi pelaku yang mengaku sebagai wartawan. Berdasarkan laporan yang diterima polisi, pelaku sebelumnya beberapa kali mendatangi tempat tinggal maupun lokasi kerja korban dengan meminta sejumlah uang dengan alasan biaya operasional, seperti uang bensin dan uang rokok.

Karena tidak ingin berurusan panjang, korban disebut beberapa kali memenuhi permintaan tersebut.

Namun pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 11.30 Wita, pelaku kembali mendatangi rumah korban di kawasan Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb. Saat itu korban sedang tidak berada di rumah.

Di lokasi tersebut terdapat tumpukan kayu meranti dan keruing milik pihak lain yang sedang dikerjakan korban sebagai usaha jasa molding kayu. Pelaku kemudian diduga mengambil foto tumpukan kayu tersebut.

Beberapa hari kemudian, tepatnya Sabtu (30/5/2026) malam, pelaku mengirimkan sejumlah tautan berita dan tabloid yang memuat informasi mengenai kayu yang berada di lokasi kerja korban.

Polisi menduga pelaku menggunakan pemberitaan tersebut untuk menekan korban agar menyerahkan sejumlah uang.

“Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga mengirimkan berita dan tabloid kepada korban kemudian menawarkan solusi dengan meminta sejumlah uang. Korban merasa tertekan dan ketakutan sehingga mengikuti permintaan tersebut,” kata AKP Amin Maulani.

Dalam aksinya, pelaku diduga meminta korban membeli 80 eksemplar tabloid dengan harga Rp150 ribu per eksemplar atau senilai Rp12 juta.

Karena korban mengaku tidak memiliki uang sebanyak itu, pelaku kemudian menurunkan permintaannya menjadi 20 eksemplar tabloid dengan total pembayaran Rp3 juta.

Menurut keterangan polisi, korban merasa tidak memiliki pilihan lain karena terus mendapat tekanan dan khawatir terhadap dampak pemberitaan yang dikirimkan pelaku.

Merasa keberatan dan menjadi korban pemerasan, HY akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Redeb.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Tanjung Redeb langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan terduga pelaku pada hari yang sama.

Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp3 juta yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

“Barang bukti yang kami amankan saat ini berupa uang tunai sebesar tiga juta rupiah. Penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang ada,” jelas AKP Amin Maulani.

Kapolsek menambahkan, pihaknya akan menangani perkara tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku dan memastikan seluruh proses penyidikan berjalan secara profesional.

“Kami mengimbau masyarakat apabila mengalami tindakan serupa atau merasa menjadi korban pemerasan agar segera melapor kepada pihak kepolisian sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • H-8 Menuju Pilkada 2024, Warga Berau Berharap Tidak Ada Pertikaian Karena Politik 

    H-8 Menuju Pilkada 2024, Warga Berau Berharap Tidak Ada Pertikaian Karena Politik 

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 690
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Pilkada serentak tahun 2024 tinggal 8 hari lagi. Masyarakat di beberapa kecamatan menunjukkan antusiasme dan kesiapan mereka dalam menyambut pesta demokrasi ini. Terutama di Kecamatan Tanjung Redeb, yang berharap pilkada kali ini berlangsung damai tanpa ada pertikaian yang disebabkan oleh politik. Jubaidah, seorang warga Tanjung Redeb, mengungkapkan bahwa sebagai bagian dari masyarakat, ia […]

  • Mangrove di Berau Dapat Program Rehabilitasi Gratis 

    Mangrove di Berau Dapat Program Rehabilitasi Gratis 

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 975
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Akhir tahun 2024 ini, Kabupaten Berau mendapatkan program rehabilitasi mangrove dari Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Republik Indonesia secara gratis. “Betul untuk Provinsi Kaltim ada beberapa daerah yang mendapatkan program ini, salah satunya Berau. Dan semua dananya untuk menjalankan program ini nanti dari pusat, daerah tinggal menjalankan saja,” ujar Pelaksana Harian (Plh) […]

  • Sri Juniarsih Soroti Pentingnya Sinergi TNI-Polri dan Pemkab dalam Menjaga Stabilitas Berau

    Sri Juniarsih Soroti Pentingnya Sinergi TNI-Polri dan Pemkab dalam Menjaga Stabilitas Berau

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 530
    • 0Komentar

    BERAU — Malam pergantian komando di Kodim 0902/Berau, Sabtu, 23 Mei 2026, berubah menjadi panggung pesan tentang stabilitas, kolaborasi, dan tantangan pembangunan daerah. Di hadapan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, organisasi perempuan, perwakilan perusahaan, dan tamu undangan lain, tongkat komando Dandim resmi berpindah dari Kolonel Infanteri Wirahady Harahap kepada Letkol Infanteri Muhammad […]

  • Tekankan Digitalisasi Promosi Wisata untuk Tingkatkan Kunjungan 2025

    Tekankan Digitalisasi Promosi Wisata untuk Tingkatkan Kunjungan 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Ketua DPRD Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto, kembali menyoroti pentingnya langkah strategis dalam mendorong perkembangan sektor pariwisata daerah menjelang akhir tahun. Setelah sebelumnya meminta OPD terkait untuk memperhatikan kesiapan fasilitas dan infrastruktur, kini Dedy menekankan perlunya penguatan promosi pariwisata melalui kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, promosi yang masif dan merata merupakan kunci untuk meningkatkan […]

  • Listrik Byarpet Empat Kali Semalam, Warga Berau Geram dan Minta PLN Bertanggung Jawab

    Listrik Byarpet Empat Kali Semalam, Warga Berau Geram dan Minta PLN Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.159
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Lagi, PLN di Kabupaten Berau membuat masyarakat naik pitam. Terhitung sampai empat kali dalam semalam listrik byarpet. Yang membuat geram adalah listrik yang tidak langsung padam melainkan turun tegangan terlebih dahulu kemudian mati total, yang bisa membuat tegangan listrik anjlok dan merusak alat elektronik. “Kami bayar tidak pernah telat tapi pelayanan listrik […]

  • Tekan Biaya Produksi, Pedagang Tahu Berau Kurangi Margin Tanpa Naikkan Harga

    Tekan Biaya Produksi, Pedagang Tahu Berau Kurangi Margin Tanpa Naikkan Harga

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    BERAU — Kenaikan harga kedelai mulai dirasakan pelaku usaha tahu dan tempe di Kabupaten Berau. Meski biaya produksi meningkat, sebagian pedagang memilih tidak menaikkan harga jual demi menjaga pelanggan. Trisno (40), penjual tahu gejrot di kawasan Jalan Hj Isa I, mengatakan harga bahan baku tahu mengalami kenaikan dari Rp500 menjadi Rp600 per biji. “Awalnya lima […]

expand_less