Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » APBD Harus Dinikmati Merata Oleh Masyarakat

APBD Harus Dinikmati Merata Oleh Masyarakat

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
  • visibility 802
  • print Cetak

(16/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau pada 2024 mendatang menyentuh angka Rp 4 triliun. Jumlah ini meningkat dibandingkan APBD 2023 yang sebesar Rp 3,8 triliun.

Juru Bicara (Jubir) Fraksi PDI-P DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong, mengungkapkan, dengan bertambahnya jumlah anggaran, pembangunan harus dilakukan berkesinambungan.

“Pemkab Berau harus melaksanakan pembangunan yang berkesinambungan, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, pemulihan perekonomian Berau. Hal ini berdasarkan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” katanya.

Mangunsong menjelaskan, pada penyususnan Rancangan APBD, hanya dilakukan oleh anggota Banggar dan TAPD saja. Namun, untuk realisasi anggaran tetap dilakukan oleh pihak OPD yang berwenang.

“Hampir semua fraksi memberikan catatan, artinya itu yang harus dilaksanakan oleh pemerintah yang ujungnya adalah OPD,” jelasnya.

Kendati demikian, dirinya berharap, dengan ditetapkannya APBD 2024, nantinya dapat direalisasikan secara merata guna kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan setelah anggaran ditetapkan, kedepannya bisa memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Berau telah menetapkan APBD 2024 pada rapat paripurna DPRD Berau pada tanggal 7 November 2023. APBD tersebut difokuskan pada pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Rinciannya, anggaran infrastruktur sebesar Rp 1,9 triliun, anggaran pendidikan sebesar Rp 900 miliar, dan anggaran kesehatan sebesar Rp 500 miliar.

Dengan ditetapkannya APBD 2024, diharapkan pembangunan di Kabupaten Berau dapat berjalan secara berkesinambungan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎DPRD Desak Pemkab Berau Hadir Lebih Nyata untuk Pelaku Ekraf: “Jangan Hanya Seremonial”

    ‎DPRD Desak Pemkab Berau Hadir Lebih Nyata untuk Pelaku Ekraf: “Jangan Hanya Seremonial”

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 756
    • 0Komentar

    ‎BERAU – Pembangunan sektor ekonomi kreatif (ekraf) kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi III DPRD Berau, Grace Warastuty Langsa, menegaskan bahwa pertumbuhan ekraf di daerah tidak cukup hanya didorong melalui pernyataan dukungan dan kegiatan seremonial. ‎ ‎Menurutnya, Berau memiliki fondasi kuat untuk menjadi pusat ekraf berbasis budaya dan kearifan lokal. Namun, potensi tersebut akan sulit berkembang […]

  • Pemprov Kaltim Beri Insentif Rp500 Ribu per Bulan untuk Guru, 1.541 Pendidik di Berau Kebagian

    Pemprov Kaltim Beri Insentif Rp500 Ribu per Bulan untuk Guru, 1.541 Pendidik di Berau Kebagian

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 950
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan program insentif bagi tenaga pendidik di seluruh daerah, termasuk di Kabupaten Berau. Pada 2026, tercatat sebanyak 1.541 guru dan tenaga pendidik di Berau masuk dalam daftar penerima insentif yang disiapkan pemerintah provinsi. Secara keseluruhan, sebanyak 26.975 guru TK, SD, MI, SMP, MTs, serta ustaz dan ustazah pondok pesantren […]

  • Karamnya Kapal Batu Bara di Muara Mantaritip, Nelayan Pilanjau Resah akan Dampak Limbah

    Karamnya Kapal Batu Bara di Muara Mantaritip, Nelayan Pilanjau Resah akan Dampak Limbah

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.051
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kapal tongkang bermuatan 7.000 ton batu bara yang karam di Muara Mantaritip beberapa waktu lalu, memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat Pilanjau, khususnya para nelayan yang bergantung pada usaha tambak dan trol. Kapal berkapasitas 300 feet itu diduga milik PT Berau Coal, yang baru saja mengangkut batu bara dari Site Suaran. Dilansir dari […]

  • Derawan Tak Cukup, Berau Mulai Membidik Ekowisata Pedalaman

    Derawan Tak Cukup, Berau Mulai Membidik Ekowisata Pedalaman

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BERAU– Ketergantungan Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan mulai diarahkan menuju babak baru. Pemerintah daerah menempatkan pariwisata sebagai salah satu sektor yang diharapkan mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat dalam jangka panjang. Arah tersebut masuk dalam pembangunan daerah periode 2025–2029. Namun pekerjaan rumahnya tidak sederhana. Berau tak hanya harus mendatangkan lebih banyak wisatawan, tetapi juga memastikan uang […]

  • Long Ayap Dilanda Banjir Terparah, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Mendesak

    Long Ayap Dilanda Banjir Terparah, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Mendesak

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 884
    • 0Komentar

    SEGAH – Banjir di Kampung Long Ayap Kecamatan Segah mulai mengkhawatirkan. Selain ketinggian debit banjir yang sudah mencapai 5 meter dengan arus yang cukup deras, banjir pada Selasa (27/5/2025) membuat beberapa bangunan hanyut.   “Posko Kesehatan Desa (Poskesdes), SD, Perumahan Guru, Aula Adat, hingga Gereja habis lenyap terbawa arus banjir,” terang salah satu warga Kampung […]

  • Peran Krusial BPK Diperpanjang, Sri Juniarsih Serukan Kolaborasi Demi Kemajuan Kampung

    Peran Krusial BPK Diperpanjang, Sri Juniarsih Serukan Kolaborasi Demi Kemajuan Kampung

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 838
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Total 556 Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) di 100 kampung se-Kabupaten Berau dikukuhkan perpanjangan masa jabatannya menjadi 8 tahun pada Jumat (13/9/2024). Dalam pengukuhan itu, Bupati Berau Sri Juniarsih dengan tegas meminta agar BPK bisa lebih intens membangun komunikasi. “Khususnya komunikasi dengan Kepala Kampung (kakam). Anggota BPK berasal dari wakil penduduk kampung, berdasarkan […]

expand_less