Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Pentingnya Dukungan RKB di Kampung untuk Pendidikan Berkualitas

Pentingnya Dukungan RKB di Kampung untuk Pendidikan Berkualitas

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
  • visibility 884
  • print Cetak

*DPRD*

 

RKB di Perkampungan Juga Harus Diperhatikan

 

Tanjung Redeb – Adanya pengalokasian anggaran untuk bidang pendidikan khususnya untuk sarpras sekolah, harus merata. Hal ini ditegaskan salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029, Suharno beberapa waktu lalu.

Dirinya menyebut jika kebutuhan sarpras pendidikan seperti ruang kelas belajar (RKB) haruslah diperhatikan hingga ke perkampungan, karena sampai sekarang masih banyak sekolah yang masih kekurangan RKB.

“Jangan hanya di perkotaan saja karena Berau ini juga ada 100 kampung yang dimana masyarakatnya juga masih membutuhkan support pendidikan salah satunya tambahan RKB,” ujarnya.

Dirinya pun mengakui jika Pemkab Berau memang memberikan perhatian lebih untuk sarpras pendidikan ini, dan ini memang patut didukung. Namun, catatan pentingnya adalah anggaran yang ada harus dimanfaatkan secara maksimal.

“UU itu mewajibkan anggaran pendidikan itu 20 persen. Itu sebetulnya tidak bisa ditawar-tawar apapun alasannya. Saya sangat tidak setuju kalau nanti dikatakan lagi anggaran itu kurang karena terpecah juga ke OPD lain,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Disdik Berau Mardiatul Idalisah menjelaskan jika di 2024 ini total anggaran Rp 71 miliar disiapkan untuk pembangunan RKB SD dan SMP. Namun, anggaran itu mayoritas untuk RKB di wilayah dalam Kota Tanjung Redeb.

“Kita gunakan anggaran murni tahun ini. Total fisiknya di SD itu Rp 31 miliar, SMP Rp 35 miliar, dan TK Rp 5 miliar. Itu sudah termasuk DAK. Kita tidak bisa gunakan anggaran dari ABT karena waktunya tidak cukup,” bebernya.

Untuk pembangunan RKB itu dilakukan sesuai hasil usulan dari sekolah, Musrenbang, dan monitoring langsung dari Dinas Pendidikan. Beberapa sekolah yang menjadi sasaran pembangunan untuk di Tanjung Redeb, seperti SD 19, SMP 3, dan SMP 1.

“Kalau satu RKB itu, rata-rata Rp 300 juta, kalau SMP Rp 350 juta. Karena beda luasannya. Terus untuk SD Rp 300 juta itu kalau tidak bertingkat. Kalau bertingkat mahalnya di pondasi,” tutupnya. (Adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Kukar Tahan 4 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Factory Sharing pada Sentra UKM Sebesar Rp2 Miliar Lebih

    Kejari Kukar Tahan 4 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Factory Sharing pada Sentra UKM Sebesar Rp2 Miliar Lebih

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    TENGARONG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya menahan empat orang tersangka perkara dugaan korupsi pembangunan factory sharing pada Sentra UKM di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun Anggaran 2022. Nilai dugaan korupsi dalam kasus ini ditaksir sebesar Rp2.017.834.934. Penahanan empat tersangka yang dilakukan oleh Jaksa Penyidik Seksi Tindak Pidana […]

  • Akses Long Duhung–Long Keluh Terputus, Penanganan Darurat Libatkan Swasta

    Akses Long Duhung–Long Keluh Terputus, Penanganan Darurat Libatkan Swasta

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    BERAU – Akses jalan di wilayah Hulu Kelay dilaporkan terputus sejak sepekan terakhir. Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau bergerak cepat dengan menggandeng pihak swasta untuk melakukan penanganan darurat. Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, menyampaikan bahwa kerusakan jalan diperkirakan terjadi pada pekan lalu. Titik jalan […]

  • TBM Enggang Jagad Dorong Literasi Pesisir, Targetkan 100 Tulisan Warga Eka Sapta

    TBM Enggang Jagad Dorong Literasi Pesisir, Targetkan 100 Tulisan Warga Eka Sapta

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    BERAU – Taman Bacaan Masyarakat atau TBM Enggang Jagad menggelar Lokakarya Pengembangan Budaya Baca dan Tulis di Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, pada 1–3 September 2026. Sebanyak 150 peserta dari kalangan remaja, pegiat literasi sekolah hingga kader pemberdayaan masyarakat dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Pembukaan Lokakarya Pesisir Eka Sapta dihadiri Camat Talisayan Mutmainah, perwakilan […]

  • DPRD Berau Minta DLHK Rutin Lakukan Normalisasi Drainase Perkotaan

    DPRD Berau Minta DLHK Rutin Lakukan Normalisasi Drainase Perkotaan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Vitalis Paulus Lette, meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau bersama instansi terkait untuk lebih rutin melaksanakan normalisasi drainase di wilayah perkotaan. Permintaan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir yang menyebabkan sejumlah titik rawan tergenang air. Vitalis menegaskan bahwa kondisi drainase […]

  • Ratusan Massa Demo Tolak Kenaikan Tarif Air, DPRD Berau Batalkan Kebijakan Perumdam Batiwakkal

    Ratusan Massa Demo Tolak Kenaikan Tarif Air, DPRD Berau Batalkan Kebijakan Perumdam Batiwakkal

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 679
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Berau menggelar aksi di depan Kantor DPRD Berau pada Selasa pagi (7/1). Aksi ini dipicu oleh kebijakan kenaikan tarif air minum yang diterapkan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Batiwakkal, yang dianggap memberatkan warga. Kenaikan tarif yang mulai berlaku sejak 29 September 2025 tersebut […]

  • Mimpi Wisata Sungai Berau Tertunda

    Mimpi Wisata Sungai Berau Tertunda

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2.945
    • 0Komentar

    BERAU — Rencana pengadaan kapal pinisi untuk mendukung wisata sungai di Kabupaten Berau belum akan direalisasikan dalam waktu dekat. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau mengalihkan fokus pada penguatan fasilitas dasar di destinasi wisata. Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, mengatakan wacana pengadaan kapal pinisi telah diusulkan sejak dua tahun lalu sebagai bagian dari pengembangan wisata […]

expand_less