Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Strategi Berau Hadapi Transisi Ekonomi Non-Tambang

Strategi Berau Hadapi Transisi Ekonomi Non-Tambang

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • visibility 616
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau resmi mengesahkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 menjadi peraturan daerah. Penetapan dilakukan melalui rapat paripurna, Kamis, 4 September 2025, ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan Ketua DPRD Dedy Okto.

Seluruh fraksi di DPRD menyatakan sepakat. Namun, masing-masing menyertakan sejumlah catatan sebagai rekomendasi pelaksanaan agar target pembangunan lima tahun ke depan dapat tercapai.

Bupati Sri Juniarsih menyebut penyusunan RPJMD telah melewati proses panjang, termasuk menerima masukan dari legislatif.

“Berdasarkan rancangan akhir RPJMD ini, visi pembangunan Berau adalah Mewujudkan Berau yang Maju, Unggul, Berkelanjutan, Makmur, dan Sejahtera,” kata Sri dalam sambutannya.

Enam Misi Pembangunan

Visi itu dijabarkan ke dalam enam misi. Pertama, pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan dan layanan kesehatan yang berkualitas serta terjangkau. Kedua, pengentasan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan sosial lewat perluasan kesempatan berusaha dan penciptaan lapangan kerja.

Ketiga, pembenahan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, inovatif, dan berbasis teknologi digital. Keempat, percepatan dan pemerataan pembangunan yang berkeadilan melalui pengembangan potensi ekonomi lokal.

Kelima, penguatan ekonomi kreatif dan inovatif untuk meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat. Keenam, pengembangan sektor pariwisata dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

“Seluruh visi dan misi tersebut dituangkan dalam program delapan plus yang akan menjadi arah pembangunan Berau,” ujar Sri.

Fokus Pariwisata dan Ekonomi Hijau

Sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029, Berau ditetapkan sebagai kawasan pengembangan pariwisata nasional. Wilayah prioritas meliputi Kecamatan Maratua, kawasan konservasi Derawan, hingga Kawasan Strategis Nasional Jantung Kalimantan.

Ia menegaskan, pembangunan ke depan tidak hanya bertumpu pada sektor tambang. Pemerintah daerah akan mendorong transisi menuju ekonomi hijau dengan memaksimalkan potensi pangan unggulan dan komoditas non-tambang.

“Seluruh sektor potensial ini harus benar-benar diperhatikan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutur Sri. (Adv/akmal)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permintaan Global Melejit, Potensi Logam Tanah Jarang RI Terancam Penyelundupan Ilegal

    Permintaan Global Melejit, Potensi Logam Tanah Jarang RI Terancam Penyelundupan Ilegal

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di tengah proyeksi lonjakan permintaan magnet rare earth dunia yang diperkirakan menembus 180 kiloton pada 2050, kekayaan alam Indonesia kini menjadi pusat perhatian internasional. Namun, Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin memperingatkan bahwa posisi strategis Indonesia ini masih terancam oleh praktik ilegal yang membawa hasil tambang domestik keluar tanpa pengawasan, sebelum diperketat oleh […]

  • Kemarau Batasi Sumber Air di Kaltim, Dinkes Ingatkan Risiko Diare dan Penyakit Lingkungan

    Kemarau Batasi Sumber Air di Kaltim, Dinkes Ingatkan Risiko Diare dan Penyakit Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Terbatasnya sumber air membuat masyarakat menyimpan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, Dinas Kesehatan Kalimantan Timur mengingatkan penyimpanan dan penggunaan air yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu masalah kesehatan. Air tercemar dan sanitasi lingkungan yang buruk berpotensi menjadi […]

  • Ramadan Tiba, BI Siapkan Rp2,18 Triliun untuk Antisipasi Lonjakan Uang Tunai di Kaltim

    Ramadan Tiba, BI Siapkan Rp2,18 Triliun untuk Antisipasi Lonjakan Uang Tunai di Kaltim

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 799
    • 0Komentar

    Samarinda – Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, kebutuhan uang tunai kembali melonjak. Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan langkah antisipatif: mengguyur peredaran uang layak edar hingga Rp2,18 triliun di wilayah ini. Program itu dikemas dalam tajuk SERAMBI 2026 Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri dengan tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh […]

  • Usulan Pertalite Berau 83.201 Kiloliter, BPH Migas Hanya Setujui 47.312 Kiloliter

    Usulan Pertalite Berau 83.201 Kiloliter, BPH Migas Hanya Setujui 47.312 Kiloliter

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BERAU– Kuota Pertalite untuk Kabupaten Berau pada 2026 disebut jauh di bawah jumlah yang diajukan Pemerintah Kabupaten Berau. Dari usulan sebesar 83.201 kiloliter, BPH Migas hanya menyetujui 47.312 kiloliter. Artinya, terdapat selisih 35.889 kiloliter antara jumlah yang diminta pemerintah daerah dan kuota yang disetujui. Persoalan tersebut mencuat dalam mediasi aksi Gerakan Masyarakat Sipil (GMS) Berau […]

  • Polres Berau Siap Tindak Mobil Berknalpot Brong Mulai 1 Mei

    Polres Berau Siap Tindak Mobil Berknalpot Brong Mulai 1 Mei

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Satuan Lalu Lintas Polres Berau akan mulai menindak tegas kendaraan roda empat yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar atau knalpot brong mulai 1 Mei 2026. Masyarakat diminta segera mengganti knalpot kendaraan sebelum batas waktu yang ditentukan. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Berau, AKP Rhondy Hermawan, mengatakan kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya keluhan […]

  • Jangan Biarkan Silpa Hampiri Anggaran 2024

    Jangan Biarkan Silpa Hampiri Anggaran 2024

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 670
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Memasuki triwulan ketiga atau triwulan akhir tahun anggaran 2024, maka serapan anggaran setiap OPD harus dimaksimalkan. Hal ini agar tidak terjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) seperti di tahun anggaran sebelumnya. “Jangan sampai ada terjadi lagi yang namanya Silpa, seperti di tahun 2023 yang Silpanya mencapai hampir […]

expand_less