Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Warga Soroti Antrean SPBU Berau, DPRD Kaltim Minta Pengetap dan Penyaluran BBM Ditertibkan

Warga Soroti Antrean SPBU Berau, DPRD Kaltim Minta Pengetap dan Penyaluran BBM Ditertibkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 113
  • print Cetak

BERAU – Antrean Panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Berau menjadi keluhan masyarakat. Salah seorang warga yang sedang mengantri mengaku menduga panjangnya antrean dipengaruhi aktivitas pengisian BBM menggunakan jeriken yang dilakukan oleh pengetap.

Ingta, salah satu warga yang mengaku mengantre di SPBU Sambaliung, mengatakan dirinya melihat sejumlah kendaraan membawa jeriken saat berada di lokasi.

“Di depan saya itu antrean pengetap. Dia bawa jeriken. Nah, petugasnya itu masa membiarkan? Padahal kan nggak boleh,” ujarnya, Kamis (23/07/2026)

Menurutnya, kondisi tersebut membuat masyarakat harus mengantre lebih lama untuk mendapatkan BBM. Ia juga menduga praktik tersebut berpengaruh terhadap cepat habisnya stok BBM di SPBU.

“Selama ini bensin habis itu bukan karena stoknya sedikit, tapi pengetap-pengetap itu. Mereka menjual lagi dengan harga yang selangit, akhirnya masyarakat yang dirugikan,” katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, Anggota DPRD Kalimantan Timur, Syarifatul Syadiah menilai persoalan pengetap BBM bukan hal baru. Ia mengatakan salah satu langkah yang telah diterapkan adalah penggunaan barcode oleh Pertamina untuk membatasi pembelian BBM bersubsidi.

“Ini sebetulnya fenomena sudah lama. Kami melihat ada upaya dari Pertamina dengan mengaktifkan barcode, yang berlaku satu kendaraan satu barcode. Mudah-mudahan bisa mengantisipasi panjangnya antrean,” katanya.

Namun, menurutnya pengawasan di lapangan tetap diperlukan. Ia berharap Pertamina dapat berkoordinasi dengan Satpol PP dan aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan penertiban apabila ditemukan pelanggaran.

“Kalau ditertibkan bersama Satpol PP dan APH, mudah-mudahan pemanfaatan BBM bisa lebih tepat sasaran. Kasihan masyarakat kecil kalau harus terus mengantre,” ujarnya.

Ia juga menyinggung penjualan BBM eceran yang menurutnya seharusnya memenuhi ketentuan perizinan.

“Penjual-penjual itu semestinya harus ada izin. Satpol PP perlu mendata siapa yang sudah berizin dan siapa yang belum, sehingga persoalan yang sudah bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat bisa ada solusinya,” tutupnya. (Pf/*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriahkan CFD Balikpapan, Polda Kaltim Hadirkan Layanan Publik dan Hiburan di HUT Bhayangkara ke-79

    Meriahkan CFD Balikpapan, Polda Kaltim Hadirkan Layanan Publik dan Hiburan di HUT Bhayangkara ke-79

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.082
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Dalam semangat memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polda Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) yang dirangkaikan dengan berbagai layanan publik dan hiburan di Lapangan Merdeka, Balikpapan, Minggu (22/6/2025). Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat meskipun sempat diguyur gerimis. Mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” CFD kali ini diisi dengan jalan sehat, senam […]

  • ‎Perkuat Pertanian Berau: Tambah Penyuluh, Dongkrak Produktivitas Petani

    ‎Perkuat Pertanian Berau: Tambah Penyuluh, Dongkrak Produktivitas Petani

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.834
    • 0Komentar

    ‎BERAU – Upaya memajukan sektor pertanian di Kabupaten Berau kembali mendapat sorotan. Minimnya jumlah tenaga penyuluh pertanian dianggap menjadi salah satu faktor yang menghambat peningkatan produktivitas dan daya saing pertanian lokal. ‎Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu potensi unggulan daerah yang harus ditopang dengan dukungan sumber daya manusia […]

  • Dana Karbon untuk Kampung: Madu Kelulut dan Kompos Jadi Mesin Ekonomi Hijau Berau

    Dana Karbon untuk Kampung: Madu Kelulut dan Kompos Jadi Mesin Ekonomi Hijau Berau

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb— Di tengah luasnya lanskap hutan Kalimantan Timur, Kabupaten Berau mulai menata model ekonomi baru yang lebih hijau dan lebih berpihak pada masyarakat. Pemerintah daerah memajukan program perhutanan sosial bukan hanya sebagai kebijakan lingkungan, tetapi sebagai jalan agar masyarakat sekitar hutan dapat hidup sejahtera tanpa menebang hutan yang menjadi pelindung mereka sendiri. Sekretaris Daerah […]

  • Nurung Soroti BBM hingga Pasar Ikan: Produksi Harus Naik, Tapi Serapan dan Budidaya Juga Wajib Dikuatkan

    Nurung Soroti BBM hingga Pasar Ikan: Produksi Harus Naik, Tapi Serapan dan Budidaya Juga Wajib Dikuatkan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung, mendesak Pemerintah Kabupaten Berau, khususnya Dinas Perikanan, untuk bekerja lebih agresif mengejar target produksi ikan 35 ribu ton per tahun. Dorongan itu muncul setelah ia menelaah capaian semester pertama 2025 yang baru menyentuh 13.027,66 ton, atau belum mencapai separuh dari target tahunan. Menurut Nurung, angka tersebut seharusnya […]

  • Sri Juniarsih Pastikan Pemerintah Berau Serius Tangani Reboisasi dan Tolak Praktik Ilegal

    Sri Juniarsih Pastikan Pemerintah Berau Serius Tangani Reboisasi dan Tolak Praktik Ilegal

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 4.104
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan komitmennya untuk memperbaiki kerusakan hutan melalui program reboisasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan perusahaan-perusahaan di daerah. Ia mengungkapkan, kerja sama reboisasi akan diluncurkan pada 22 Oktober mendatang sebagai langkah konkret memulihkan hutan yang rusak akibat aktivitas ilegal. Dalam kesempatan itu, Bupati […]

  • Hujan Mengguyur Kaltim Sepekan ke Depan, BMKG: Mayoritas Wilayah Masih Kategori Menengah

    Hujan Mengguyur Kaltim Sepekan ke Depan, BMKG: Mayoritas Wilayah Masih Kategori Menengah

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 426
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Langit Kalimantan Timur diperkirakan masih akrab dengan hujan hingga sepekan ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda memprakirakan sebagian besar wilayah provinsi ini akan diguyur hujan dengan intensitas menengah pada periode 11–20 Februari 2026. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor, mengatakan secara […]

expand_less