Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mulai 1 Oktober, Bayar Pakai QRIS sampai Rp100 Ribu Bebas MDR, Ini Aturan Barunya

Mulai 1 Oktober, Bayar Pakai QRIS sampai Rp100 Ribu Bebas MDR, Ini Aturan Barunya

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
  • visibility 69
  • print Cetak

JAKARTA — Bank Indonesia memperluas kebijakan Merchant Discount Rate atau MDR QRIS sebesar 0 persen mulai 1 Oktober 2026. Kebijakan tersebut membuat transaksi QRIS hingga Rp100 ribu pada merchant kecil, menengah, maupun besar tidak dikenai MDR.

Sebelumnya, kelompok merchant tersebut dikenai MDR sebesar 0,7 persen. Bank Indonesia menilai perluasan MDR nol persen dapat menekan biaya transaksi pelaku usaha sekaligus memperluas manfaat digitalisasi pembayaran.

Kebijakan itu diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.

Untuk merchant kategori Usaha Mikro atau UMI, Bank Indonesia tetap mempertahankan MDR QRIS 0 persen untuk transaksi hingga Rp500 ribu.

Dengan demikian, mulai Oktober nanti terdapat dua skema utama. Merchant usaha mikro memperoleh MDR nol persen untuk transaksi maksimal Rp500 ribu, sedangkan merchant kategori lainnya mendapatkan MDR nol persen untuk transaksi hingga Rp100 ribu.

Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan kebijakan sistem pembayaran harus memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menjaga daya saing perekonomian nasional.

“Respons kebijakan ini berangkat dari satu optimisme bahwa kebijakan ini menjadi wujud nyata sumbangsih Bank Indonesia bersama industri sistem pembayaran bagi bangsa Indonesia, sekaligus menjadi hadiah kemerdekaan untuk masyarakat. Oleh karenanya, kebijakan ini dibangun atas prinsip keseimbangan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, membuka ruang tumbuh bagi merchant, serta menciptakan peluang baru bagi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran, dengan tetap menjaga keberlanjutan industri,” ujarnya.

Kartu Kredit Indonesia Masuk QRIS

Pada saat yang sama, Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia atau ASPI juga meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI).

Instrumen ini disiapkan sebagai alternatif pembayaran dengan fasilitas penundaan pembayaran atau deferred payment yang seluruh proses transaksinya dilakukan melalui sistem domestik.

Berbeda dengan kartu kredit konvensional yang selama ini identik dengan kartu fisik, KKI dapat digunakan sebagai sumber dana ketika pengguna melakukan pembayaran menggunakan QRIS.

Transaksi dapat dilakukan melalui QRIS pindai atau scan maupun QRIS Tap.

Sejak 17 Agustus 2026, delapan Penyelenggara Jasa Pembayaran telah menerbitkan KKI. Mereka terdiri atas BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata Bank, Bank Mega, serta Bank Syariah Indonesia yang mengembangkan skema pembiayaan syariah.

Bank Indonesia menyatakan fitur dan layanan KKI masih akan terus dikembangkan.

Peluncuran instrumen tersebut menjadi bagian dari strategi memperbesar penggunaan infrastruktur pembayaran domestik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sistem pembayaran dari luar negeri.

QRIS Tembus 65,77 Juta Pengguna

Perluasan insentif MDR dilakukan ketika penggunaan QRIS terus tumbuh.

Data Bank Indonesia menunjukkan jumlah pengguna QRIS hingga Juni 2026 mencapai 65,77 juta orang. Sepanjang Januari hingga Juni 2026 saja terdapat tambahan 6,23 juta pengguna baru.

Pertumbuhan juga terjadi pada sisi pedagang.

Jumlah merchant yang menerima pembayaran melalui QRIS telah mencapai 44,86 juta merchant. Sebanyak 96,68 persen di antaranya merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Besarnya basis pengguna tersebut beriringan dengan lonjakan transaksi.

Sepanjang semester pertama 2026, Bank Indonesia mencatat 12,55 miliar transaksi QRIS dengan nilai transaksi mencapai Rp1,12 kuadriliun.

Nilai transaksi tersebut tumbuh 93,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan itu menunjukkan QRIS tak lagi hanya menjadi alternatif pembayaran. Dalam beberapa tahun terakhir, sistem tersebut berkembang menjadi salah satu infrastruktur utama transaksi ritel masyarakat.

Dorong Ekonomi Digital Domestik

Bank Indonesia menempatkan peluncuran KKI dan perluasan MDR QRIS nol persen sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi dan keuangan digital nasional.

Bagi pelaku usaha, MDR nol persen berarti semakin kecil biaya yang harus ditanggung untuk transaksi dalam nominal tertentu. Sementara bagi konsumen, KKI menambah pilihan sumber dana ketika melakukan pembayaran melalui ekosistem QRIS.

Kedua kebijakan tersebut juga diarahkan untuk memperbesar porsi transaksi yang diproses melalui infrastruktur pembayaran dalam negeri.

Bank Indonesia menyebut pengembangan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan asosiasi, penyelenggara jasa sistem pembayaran, serta pemangku kepentingan lainnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030 sekaligus mendukung agenda penguatan ekonomi digital dan kemandirian ekonomi nasional.

Dengan puluhan juta pengguna dan merchant yang telah terhubung, QRIS kini bergerak ke tahap berikutnya. Bukan lagi sekadar memperluas tempat pembayaran, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi instrumen kredit domestik dan kebijakan biaya transaksi yang semakin rendah. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Berau Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Dugaan Pelanggaran

    Bawaslu Berau Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Dugaan Pelanggaran

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 995
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Berau menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) di seluruh kecamatan se-Kabupaten Berau, Senin (23/9/2024). Penertiban tersebut dilakukan Bawaslu bersama dengan Satpol PP. Diungkapkan Ketua Bawaslu Berau, Ira Kencana penertiban tersebut sudah sesuai Peraturan KPU terkait dengan pemasangan APK pada masa kampanye. Sejumlah APK yang tidak sesuai dengan aturan, diturunkan […]

  • Banjir Masih Mengepung Tanjung Selor, Akses Lalu Lintas Terganggu

    Banjir Masih Mengepung Tanjung Selor, Akses Lalu Lintas Terganggu

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 884
    • 0Komentar

    Tanjung Selor – Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Sungai Kayan sejak beberapa hari terakhir menyebabkan banjir kiriman yang masih mengepung sebagian besar wilayah Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Hingga Senin siang, 19 Mei 2025, genangan air setinggi lutut orang dewasa masih merendam sejumlah ruas jalan utama, menghambat aktivitas warga. Pantauan IT-News.id pada pukul […]

  • HUT ke-72 Berau Tanpa Perahu Panjang, Disbudpar: Bukan Batal, Hanya Ditunda

    HUT ke-72 Berau Tanpa Perahu Panjang, Disbudpar: Bukan Batal, Hanya Ditunda

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 848
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kabupaten Berau tahun ini tidak semeriah biasanya. Sejumlah agenda besar dipastikan ditunda, termasuk pawai pembangunan dan lomba perahu panjang. Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Retno, mengatakan hampir seluruh rangkaian kegiatan perayaan mengalami penyesuaian. Ia menegaskan, penundaan bukan berarti pembatalan. “Pawai maupun […]

  • Spanduk Larangan Terpasang, Dokumentasi di Masjid Agung Resmi Dilarang

    Spanduk Larangan Terpasang, Dokumentasi di Masjid Agung Resmi Dilarang

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 917
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pengurus Masjid Agung Baitul Hikmah Tanjung Redeb resmi mengeluarkan larangan pengambilan dokumentasi berupa foto maupun video di area masjid. Keputusan ini diambil menyusul berbagai insiden yang dinilai mencoreng kesucian dan citra masjid sebagai tempat ibadah. Ketua Pengurus Masjid Agung Baitul Hikmah, M. Kafrawi, menyebut larangan tersebut sebagai bentuk respons atas kejadian tak […]

  • Skema Kredit Lunak Harus Masif, UMKM Butuh Informasi Lebih Luas

    Skema Kredit Lunak Harus Masif, UMKM Butuh Informasi Lebih Luas

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 538
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengimbau perbankan untuk memberikan kemudahan akses permodalan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau. Dikatakan Said, ketersediaan modal usaha menjadi salah satu kunci utama dalam pengembangan UMKM selain pelatihan dan promosi. “Saat ini, kondisi ekonomi masih belum stabil dengan banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). […]

  • HUT Ikapakarti Berau Dongkrak Ekonomi UMKM, Omzet Tembus Rp5 Miliar

    HUT Ikapakarti Berau Dongkrak Ekonomi UMKM, Omzet Tembus Rp5 Miliar

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 614
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Perayaan HUT ke-21 Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Berau tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi perekonomian lokal. Selama 10 hari berlangsung, gelaran pesta rakyat ini berhasil mendongkrak omzet UMKM hingga mencapai Rp5 miliar. Puluhan UMKM dari berbagai sektor, mulai dari kuliner hingga fesyen, tumplek blek di lokasi […]

expand_less