1.040 Mahasiswa Berau Sudah Terima Gratispol
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 22
- print Cetak

Berau – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Gratispol Connect di Aula Universitas Muhammadiyah Berau, Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi forum sosialisasi Program Gratispol sekaligus ruang dialog antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat mengenai pelaksanaan program kuliah gratis di Kalimantan Timur.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengatakan Program Gratispol merupakan investasi jangka panjang pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurut dia, pembangunan daerah harus dimulai dari peningkatan kualitas pendidikan.
“Kalau ingin membangun Kalimantan Timur, harus diawali dengan ilmu. Pendidikan adalah investasi terbaik bagi masa depan daerah,” ujarnya.
Rudy menjelaskan Program Gratispol ditujukan bagi mahasiswa semester satu hingga semester delapan yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kalimantan Timur. Di Kabupaten Berau, sebanyak 1.040 mahasiswa telah menerima manfaat program tersebut dengan total anggaran sekitar Rp4 miliar.
Ia juga mengajak para mahasiswa memanfaatkan kesempatan itu untuk meningkatkan kompetensi, menguasai perkembangan teknologi, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan global.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas pelaksanaan Program Gratispol yang dinilai membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan tinggi. Menurut dia, program tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Program Gratispol menjadi kabar baik bagi masyarakat Berau. Kami berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas diri, sehingga nantinya mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah,” kata Sri Juniarsih.
Selain memberikan bantuan biaya kuliah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga menyalurkan insentif bagi guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp500 ribu per bulan yang dibayarkan sekaligus untuk enam bulan.
Pemerintah provinsi juga menyalurkan bantuan kepada 360 penjaga rumah ibadah sebagai bagian dari dukungan terhadap pelayanan sosial dan keagamaan di masyarakat. (*afn)
- Penulis: admin
