Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Tak Sanggup Rawat, Warga Berau Laporkan Anak Beruang Madu ke Petugas

Tak Sanggup Rawat, Warga Berau Laporkan Anak Beruang Madu ke Petugas

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 149
  • print Cetak

BERAU – Seekor anak beruang madu yang sempat dipelihara warga di Jalan Gunung Panjang, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, dievakuasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Berau, Rabu, (5/8).

Evakuasi dilakukan setelah pemilik sementara satwa tersebut, Didin, melaporkan keberadaan anak beruang ke Mako Induk Disdamkarmat Berau sekitar pukul 09.20 Wita. Ia mengaku sudah tidak mampu lagi merawat satwa dilindungi tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, anak beruang itu sebelumnya diperoleh Didin dari seseorang di Kecamatan Segah. Karena masih berusia sangat muda, ia khawatir satwa tersebut tidak akan bertahan hidup apabila langsung dilepasliarkan ke habitatnya.

Didin kemudian memutuskan membawa pulang dan merawat anak beruang tersebut. Namun, seiring waktu, biaya perawatan yang cukup besar, terutama untuk memenuhi kebutuhan susu khusus, membuatnya tidak lagi sanggup memeliharanya.

Laporan itu langsung ditindaklanjuti Disdamkarmat Berau dengan berkoordinasi bersama BKSDA untuk melakukan evakuasi.

Komandan Regu 4 Disdamkarmat Berau, Yohanis Datu Tasik, mengatakan personel bergerak ke lokasi setelah menyiapkan perlengkapan pendukung operasi.

“Setelah persiapan sarana dan prasarana pendukung, personil segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi bersama tim BKSDA,” kata Yohanis.

Sebanyak tiga personel Disdamkarmat bersama satu unit kendaraan operasional diterjunkan ke lokasi. Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam, dimulai pukul 09.26 Wita dan selesai pada pukul 10.22 Wita.

Yohanis mengapresiasi keputusan warga yang memilih melapor kepada petugas dibandingkan terus memelihara satwa liar yang dilindungi.

“Langkah warga yang melapor sangat tepat agar satwa ini mendapatkan penanganan yang sesuai dan bisa diselamatkan,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, anak beruang madu tersebut diserahkan kepada BKSDA untuk dibawa ke Pusat Rehabilitasi Satwa Long Sam. Di lokasi tersebut, satwa akan menjalani pemeriksaan kesehatan, perawatan, serta proses rehabilitasi sebelum dipertimbangkan untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya.(*afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lion Air Group Buka Rute Baru ke Pulau Maratua, Tarik Wisatawan dengan Tarif Terjangkau!

    Lion Air Group Buka Rute Baru ke Pulau Maratua, Tarik Wisatawan dengan Tarif Terjangkau!

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 911
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Setelah mengumumkan jadwal penerbangan rute Berau-Yogyakarta, Kepala Kantor BLU UPBU Kalimarau, Ferdinan Nurdin kembali mengumumkan penerbangan rute Bandara Kalimarau-Pulau Maratua. Ia menyebut penerbangan tersebut akan dimulai pada 1 Agustus hingga 26 Oktober 2024 dengan menggunakan pesawat ATR 72-600 Wings Air, Lion Air Group. “Ada angin segar, mulai Agustus mendatang penerbangan dengan […]

  • Dugaan Keracunan Makanan di PT SMJ: 50 Karyawan Dilarikan ke RS, 4 Dirawat Inap

    Dugaan Keracunan Makanan di PT SMJ: 50 Karyawan Dilarikan ke RS, 4 Dirawat Inap

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 979
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – 50 karyawan PT SMJ diduga keracunan makanan Jumat kemarin. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie kepada media ini. “Betul tadi malam ada lebih dari 30 karyawan perusahaan PT SMJ itu diduga keracunan makanan,” ujarnya. Dikatakannya, sejak malam tadi, pihaknya telah melakukan investigasi terkait dugaan keracunan makanan tersebut. “Pagi tadi […]

  • Soal Adanya Dugaan Karyawan Tambang Tewas, RSUD: Data Medis Bersifat Rahasia

    Soal Adanya Dugaan Karyawan Tambang Tewas, RSUD: Data Medis Bersifat Rahasia

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 779
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – ANS Karyawan PT HPU yang diduga mengalami kecelakaan kerja, rupanya sempat mendapat perawatan di RSUD dr Abdul Rivai. ANS mendapat perawatan di RSUD dr Abdul Rivai pada 10 Juli lalu. Direktur RSUD dr Abdul Rivai, Jusram membenarkan bahwa ANS sempat dirawat di rumah sakit. “Benar atas nama tersebut (Nama Korban, Red) tercatat […]

  • Wakil Ketua DPRD Berau Ingatkan Pemkab: Mitigasi Bencana Tak Boleh Setengah-Setengah

    Wakil Ketua DPRD Berau Ingatkan Pemkab: Mitigasi Bencana Tak Boleh Setengah-Setengah

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 595
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Ketua DPRD Berau, Elita Herlina, mengingatkan Pemerintah Kabupaten Berau agar tidak abai terhadap kesiapsiagaan bencana, terutama di kampung-kampung yang jauh dari pusat kota. Ia menekankan pentingnya kelengkapan sarana mitigasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di seluruh wilayah. “Musibah bisa datang kapan saja dan di mana saja. Karena itu Pemkab […]

  • Gamalis: Guru TK sebagai Pondasi Masa Depan Bangsa

    Gamalis: Guru TK sebagai Pondasi Masa Depan Bangsa

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 645
    • 0Komentar

    BERAU – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) PGRI dijadikan momen untuk memperkuat semangat para pendidik PAUD dan TK di Kabupaten Berau. Dalam acara yang dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, serta anggota IGTKI PGRI, Wakil Bupati Berau, Gamalis, memberikan penghargaan atas peran penting guru TK dalam pembentukan karakter […]

  • Data Valid Jadi Kunci Efektivitas Pembangunan Desa di Berau

    Data Valid Jadi Kunci Efektivitas Pembangunan Desa di Berau

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 708
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB— Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menekankan urgensi pemutakhiran data profil desa dan kelurahan sebagai fondasi utama penyusunan rencana pembangunan daerah. Menurut Said, pembaruan data tersebut perlu dilakukan secara berkala, minimal setiap tahun, agar perencanaan bisa akurat dan tepat sasaran. Data yang harus diperbarui mencakup berbagai aspek, mulai dari luas lahan pertanian, peternakan, perikanan, […]

expand_less