Perburuan Biota Laut Jadi Alarm bagi Pariwisata Maratua, Bupati Berau: Laut Berau Harus Dilindungi
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 8
- print Cetak

TANJUNG REDEB — Aktivitas yang diduga mengancam biota laut dilindungi di perairan Maratua menjadi peringatan bagi keberlanjutan pariwisata bahari Kabupaten Berau yang selama ini bertumpu pada kekayaan ekosistem bawah laut.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan kelestarian laut tidak boleh dikorbankan oleh aktivitas wisata maupun kegiatan lain yang bertentangan dengan ketentuan.
Menurut dia, Maratua merupakan salah satu destinasi unggulan Berau. Keindahan laut, terumbu karang, dan keberagaman biota menjadi modal utama kawasan tersebut menarik wisatawan.
Karena itu, setiap aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem harus menjadi perhatian bersama.
“Bupati Berau mengecam keras setiap aktivitas yang merusak laut Maratua, baik menggunakan speargun, mengebom maupun cara-cara lain yang dilarang oleh aturan,” tegasnya.
Sri Juniarsih meminta pengawasan di kawasan perairan diperkuat setelah aktivitas wisatawan di salah satu resort di Maratua menjadi perhatian masyarakat.
Instansi terkait juga diminta mengambil langkah sesuai kewenangan, termasuk meminta penjelasan dari pengelola resort mengenai aktivitas yang berlangsung di kawasan tersebut.
“Saya minta pengawasan diperketat. Siapapun yang terbukti melanggar aturan yang berlaku,” ujarnya.
Bupati mengatakan perlindungan laut tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Pelaku usaha pariwisata, masyarakat, hingga komunitas penyelam juga memiliki peran dalam menjaga ekosistem.
Setiap temuan mengenai aktivitas yang dilarang atau berpotensi merusak lingkungan diminta segera dilaporkan kepada instansi terkait.
“Laut Berau adalah kekayaan Berau. Kita jaga, kita lindungi, dan jangan siapapun yang dapat merusaknya,” tegas Sri Juniarsih.
Menurut Sri Juniarsih, keberlanjutan pariwisata Maratua tidak dapat dipisahkan dari kondisi lautnya. Menjaga ekosistem berarti sekaligus menjaga daya tarik wisata dan kekayaan alam Berau untuk jangka panjang. (afn/adv)
- Penulis: admin

