Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Upaya Hijau Kaltim Berbuah Manis, Terima Insentif 114,7 Juta Dolar AS

Upaya Hijau Kaltim Berbuah Manis, Terima Insentif 114,7 Juta Dolar AS

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
  • visibility 568
  • print Cetak

Beraunews.id, Samarinda  – Provinsi Kalimantan Timur menerima pembayaran berbasis kinerja (result based payment/RBP) sebesar 114,7 juta dolar AS dalam bentuk insentif dari hasil pengurangan emisi gas rumah kaca yang telah diverifikasi oleh Bank Dunia.

“RBP ini berasal dari dua program, yakni program Forest Carbon Partnership Facility – Carbon Fund (FCPF-CF) senilai 110 juta dolar, dan program Green Climate Fund (GCF) senilai 4,7 juta dolar,” ujar Kepala Kanwil Ditjend Perbendaharaan Kaltim M Syaibani di Samarinda, Jumat.

Dilansir dari media antaranews.com, insentif ini diberikan atas keberhasilan menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor Forestry and Other Land Use (FOLU) sebesar 22 juta ton carbon dioxide equivalent (CO2e) pada periode 2019-2024.

Dana karbon dari program FCPF ini disalurkan kepada sembilan pemda dan pemerintah desa, kecuali untuk Kota Samarinda dan Kota Bontang yang tidak mendapat dana serupa pada tahun ini.

Sebelumnya pada (Rabu/17/7), saat menjadi narasumber dalam Diseminasi Laporan Perekonomian Kaltim Semester II 2024 gelaran Bank Indonesia Kaltim, Syaibani juga mengatakan bahwa persentase pembagian dana karbon sebesar 110 juta dolar AS (setara RP1,7 triliun) tersebut tidak sama per instansi.

Rinciannya adalah untuk desa/kelurahan sebesar 41 persen, pemerintah daerah 37 persen, untuk masyarakat adat 12 persen, dan untuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebesar 10 persen penyaluran anggaran mulai 2023 hingga tahun ini.

Sedangkan dari program GCF, total untuk Indonesia menerima RBP GCF sebesar 103,8 juta dolar dari pengurangan emisi tahun 2014-2016 sebanyak 20,3 juta ton CO2e. Dari total komitmen tersebut, pada 2024 ini Provinsi Kaltim memperoleh alokasi sebesar 4,7 juta dolar AS.

“Kedua RBP ini disalurkan melalui Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BLU BPDLH) Kementerian Keuangan,” ujar Syaibani.

Sedangkan desa/kelurahan penerima dana FCPF-CF antara lain dua kelurahan di Balikpapan memperoleh alokasi Rp214,4 juta, di Kabupaten Berau ada 79 kampung dengan total anggaran Rp27,57 miliar, serta di Kutai Barat ada 81 kampung dengan total Rp16,33 miliar.

Kemudian Kabupaten Kutai Kartanegara 68 desa dengan total Rp9,88 miliar, Kutai Timur 83 desa Rp25,33 miliar, Mahakam Ulu 46 kampung Rp17,38 miliar, Kabupaten Paser 68 desa Rp19,26 miliar, dan Kabupaten Penajam Paser Utara 14 desa sebesar Rp3,37 miliar. (antaranews)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragis, Seorang Nelayan di Bulungan Meninggal Dunia Saat Memancing

    Tragis, Seorang Nelayan di Bulungan Meninggal Dunia Saat Memancing

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Ismail, seorang nelayan berusia 45 tahun, ditemukan meninggal dunia di perahunya saat mencari ikan di Sungai Tuan, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, pada Senin pagi, 11 Mei 2026. Diduga, ia tewas akibat tersetrum oleh alat setrum ikan yang digunakannya sendiri. Kombes Pol Rofikoh, Kapolresta Bulungan, mengonfirmasi insiden tersebut setelah menerima laporan […]

  • Bupati Berau Minta BPH Migas Evaluasi Kuota BBM, Singgung Harga Eceran Tak Masuk Akal

    Bupati Berau Minta BPH Migas Evaluasi Kuota BBM, Singgung Harga Eceran Tak Masuk Akal

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 35
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Berau meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengevaluasi kecukupan kuota bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayahnya. Persoalan yang disorot bukan hanya kelancaran distribusi, tetapi juga keterbatasan kuota yang dinilai perlu menjadi bagian dari evaluasi agar kebutuhan masyarakat terpenuhi. Permintaan itu disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dalam […]

  • Diskominfo Berau Ajak Media Perkuat Sinergi Informasi Publik yang Kredibel

    Diskominfo Berau Ajak Media Perkuat Sinergi Informasi Publik yang Kredibel

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 555
    • 0Komentar

    Redaksi Berau – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Berau gelar seminar relasi media lokal dalam rangka mewujudkan sinergi antar media dan pemerintah daerah dalam memberikan informasi yang aktual terhadap publik. Sebagaimana diketahui bahwa media sangat berperan penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama informasi. Tentunya pemerintah daerah sangat berharap produk informasi yang disampaikan oleh […]

  • Tiang Listrik di Tengah Lahan Warga Gunung Tabur, PLN: Bukan Aset Kami

    Tiang Listrik di Tengah Lahan Warga Gunung Tabur, PLN: Bukan Aset Kami

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    BERAU — Seorang warga di Jalan H.A.R.M Ayoeb, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, mengeluhkan keberadaan tiang listrik yang berdiri tepat di tengah lahannya. Tiang tersebut dinilai menghambat rencana pembangunan rumah sekaligus aktivitas ekonomi keluarga. Pemilik lahan, Baco, mengatakan telah berulang kali mengajukan permohonan pemindahan tiang kepada pihak terkait, namun hingga kini belum mendapat tindak lanjut. […]

  • Puluhan Kasus Inkrah Dituntaskan, Kejari Bulungan Musnahkan Sabu dan Barang Bukti Lainnya

    Puluhan Kasus Inkrah Dituntaskan, Kejari Bulungan Musnahkan Sabu dan Barang Bukti Lainnya

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Kejaksaan Negeri Bulungan memusnahkan barang bukti dari 62 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah pada Rabu, 6 Mei 2026. Puluhan perkara tersebut terdiri dari kasus narkotika, tindak pidana umum, hingga perkara lainnya. Barang bukti yang dimusnahkan meliputi narkotika jenis sabu seberat sekitar 35,95 gram, minuman beralkohol, pakaian, peralatan tambang, hingga […]

  • Anggur Muscat Viral Diduga Mengandung Residu Kimia Berbahaya, DPRD Berau Dorong Pengawasan

    Anggur Muscat Viral Diduga Mengandung Residu Kimia Berbahaya, DPRD Berau Dorong Pengawasan

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 768
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggur muscat yang kini sedang viral di masyarakat diduga menyimpan potensi bahaya bagi kesehatan manusia. Bahkan, salah satu penelitian menunjukkan bahwa anggur ini mengandung residu bahan kimia yang dapat berdampak negatif jika dikonsumsi secara berlebihan. Menanggapi kabar tersebut, Elita mendesak dinas terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap pangan, terutama buah-buahan impor yang masuk ke […]

expand_less