Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Berau Dilanda Panas Menyengat: BMKG Prediksi Puncak Kemarau September 2024

Berau Dilanda Panas Menyengat: BMKG Prediksi Puncak Kemarau September 2024

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
  • visibility 938
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Masyarakat Kabupaten Berau akhir-akhir ini mengeluhkan kondisi cuaca yang terasa panas dan gerah, baik pada siang maupun malam hari. Suhu udara yang terasa panas ini, disebabkan karena adanya pemanasaan permukaan akibat pembentukan awan dan curah hujan yang berkurang.

“Kondisi tersebut terjadi karena wilayah Kabupaten Berau secara umum sudah memasuki musim kemarau sejak awal Juli lalu. Hal ini ditandai dengan nilai curah hujan kurang dari 50 mm pada dua dasarian (per sepuluh harian) berturut-turut pada Juli Dasarian I dan Dasarian II,” terang Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau, Ade Heryadi dihubungi Selasa (10/9/2024).

Dikatakannya, berdasarkan update Dinamika Atmosfer Dasarian III Agustus 2024, puncak musim kemarau di wilayah Kabupaten Berau diprakirakan akan terjadi pada bulan September 2024 ini.

Adapun laporan kondisi cuaca seminggu terakhir di Kabupaten Berau, berdasarkan hasil pengamatan di Stasiun Meteorologi Kalimarau – Berau sebagai berikut:
* Suhu udara rata-rata berkisar 26-29°C
* Suhu udara maksimum mencapai 34.9°C
* Suhu udara minimum berkisar 23-25°C
* Total curah hujan (per 9 Oktober 2024) sebesar 3.3 mm
* Kelembaban udara rata-rata berkisar 82-85%

Dijelaskan Ade, kejadian suhu tertinggi selama periode 30 tahun di Kabupaten Berau terjadi pada Mei 2015 lalu, yang mencapai 37 derajat Celsius. Tentunya potensi itu bisa saja terjadi di tahun ini juga.

Kejadian yang sama pun bisa saja terulang selama beberapa kali bahkan di tahun ini. Karena tutupan awan di langit Berau banyak yang terbuka, sehingga pancaran sinar matahari tidak terhalang tutupan awan dan langsung menembus ke bumi.

“Posisi matahari mempengaruhi sinar yang masuk, panasnya matahari pada musim pancaroba akan membuat Berau merasakan teriknya matahari. Tapi Indonesia tidak termasuk negara yang terkena gelombang panas seperti di daerah Asia lainnya, contohnya Thailand, Myanmar dan Kamboja. Lantaran posisi dan karakteristik negaranya yang berbeda. Bahkan, dari karakteristik suhu udara di Berau belum akan mencapai angka 40 derajat Celsius,” pungkasnya. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisata Berbasis Kampung Dibangun, Berau Siapkan Paket Jelajah Pesisir

    Wisata Berbasis Kampung Dibangun, Berau Siapkan Paket Jelajah Pesisir

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong pengembangan pariwisata melalui konsep paket wisata terintegrasi yang menghubungkan laut, budaya nelayan, dan destinasi unggulan pesisir. Gagasan ini mulai diuji melalui Pilot Trip Paket Wisata Menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) via Pelabuhan Tanjung Batu, yang dilaksanakan 12 November dan berlanjut dengan Focus Group Discussion (FGD) pada […]

  • Warga Gang Bahtera Sambut Baik Pemaparan Program Unggulan MPAW

    Warga Gang Bahtera Sambut Baik Pemaparan Program Unggulan MPAW

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 681
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pasangan calon nomor urut 1, Madri Pani dan Agus Wahyudi menyampaikan program-programnya kepada ratusan masyarakat yang hadir di Gang Bahtera, Jalan Murjani II, Tanjung Redeb. Kehadiran Madri Pani-Agus Wahyudi bahkan disambut dengan tarian. Di hadapan ratusan pasang mata yang hadir diacara tersebut, Madri Pani berorasi dan bersyukur, karena dapat bertemu langsung dengan masyarakat […]

  • Tarif Air Masih Mengacu 2011, Perumda Batiwakkal Tetap Berkontribusi untuk PAD

    Tarif Air Masih Mengacu 2011, Perumda Batiwakkal Tetap Berkontribusi untuk PAD

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Perumda Air Minum Batiwakkal Berau menyerahkan dividen tahun buku 2025 senilai Rp429.364.100 kepada Pemerintah Kabupaten Berau, Selasa, 28 Juli 2026. Setoran tersebut menjadi kontribusi perusahaan daerah itu terhadap Pendapatan Asli Daerah atau PAD Berau. Penyerahan dividen tersebut juga menjadi bentuk pertanggungjawaban Perumda Batiwakkal sebagai badan usaha milik daerah. Perusahaan tetap berupaya memberi […]

  • Pengangguran di Berau 5,15 Persen, Pemkab Genjot Job Fair dan BLK

    Pengangguran di Berau 5,15 Persen, Pemkab Genjot Job Fair dan BLK

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 580
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Berau pada Agustus 2024 tercatat 5,15 persen. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan tantangan yang harus dijawab pemerintah daerah, terutama dengan bertambahnya penduduk usia produktif serta derasnya arus pencari kerja dari luar daerah. Berau memang menjadi magnet karena memiliki upah minimum tertinggi di Kalimantan Timur. Dinas Tenaga Kerja […]

  • Sebelum Dilantik, Caleg Harus Siap LHKPN

    Sebelum Dilantik, Caleg Harus Siap LHKPN

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Tarakan – Calon legislatif terpilih di tahun ini, mendapatkan amanah untuk melakukan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN). Hak tersebut diungkapkan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Divisi Teknis Penyelenggara Tarakan, Asriadi. “Sebelum ditetapkan, maka calon legislatif dari masing-masing parpol yang potensial ini harus melaporkan LHKPNnya,” ungkap Asriadi. Lebih lanjut dikatakan Asriadi hingga kini pihaknya belum […]

  • Bawaslu Kaltim Dorong Kemandirian, Ingin Bisa Eksekusi Langsung Pelanggaran Pemilu

    Bawaslu Kaltim Dorong Kemandirian, Ingin Bisa Eksekusi Langsung Pelanggaran Pemilu

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 738
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Anggota Bawaslu Provinsi Kalimatan Timur, Galeh Akbar, mendorong penguatan kewenangan Bawaslu agar lebih mandiri dalam menangani pelanggaran pemilu. Ia menilai, Bawaslu harus mengeksekusi langsung pelanggaran administrasi tanpa menunggu keputusan KPU. “Kalau sebelumnya hanya bersifat rekomendatif, kini Bawaslu bisa langsung memutus pelanggaran administrasi. Ini langkah besar bagi penegakan integritas pemilu,” ujarnya dalam kegiatan […]

expand_less