Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemenkes Turun Langsung, RSD Soemarno Diuji Naik ke Tipe B

Kemenkes Turun Langsung, RSD Soemarno Diuji Naik ke Tipe B

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 707
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Upaya Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor, untuk naik kelas dari rumah sakit Tipe C ke Tipe B memasuki tahap krusial.

Tim gabungan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan visitasi lapangan guna memastikan kesiapan rumah sakit tersebut.

Visitasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, Dinkes Kabupaten Bulungan, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Kaltara, hingga Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Kehadiran tim lintas lembaga ini menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara menyeluruh dan objektif.

Kepala Bidang Pengembangan dan Humas RSD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Heriyadi Suranta, menyebut visitasi sebagai tahapan penting dalam verifikasi lapangan.

“Visitasi ini bertujuan memastikan seluruh persyaratan kenaikan status rumah sakit telah terpenuhi sesuai standar yang ditetapkan,” ujarnya kepada IT-News.id, Rabu (28/1).

 

Menurut Heriyadi, tim visitasi menilai berbagai aspek utama, mulai dari sarana dan prasarana, ketersediaan serta kompetensi sumber daya manusia (SDM), kelengkapan fisik bangunan, hingga sistem administrasi dan pelayanan rumah sakit.

“Verifikasi lapangan menjadi penentu kesiapan RSD. Kenaikan dari Tipe C ke Tipe B menuntut kesiapan yang lebih komprehensif, baik dari sisi layanan medis, fasilitas penunjang, maupun tata kelola rumah sakit,” jelasnya.

Meski visitasi telah dilakukan, hingga kini pihak rumah sakit masih menunggu hasil resmi dari tim penilai.“Sampai hari ini kami belum menerima hasil penilaian secara resmi. Hasil visitasi tersebut nantinya akan menjadi dasar penerbitan Surat Keputusan kenaikan status rumah sakit,” katanya.

Heriyadi menambahkan, keputusan akhir terkait kenaikan status RSD berada di tangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Jika seluruh persyaratan dinyatakan terpenuhi, Surat Keputusan (SK) penetapan RSD sebagai rumah sakit Tipe B akan diterbitkan oleh Gubernur Kalimantan Utara.
Dengan dilaksanakannya visitasi ini, manajemen RSD berharap peningkatan status dapat segera terwujud.

“Kami optimistis, peningkatan tipe rumah sakit akan berdampak langsung pada mutu layanan kesehatan, sehingga RSD mampu memberikan pelayanan yang lebih luas dan komprehensif bagi masyarakat Bulungan dan wilayah sekitarnya,” pungkasnya.(Lia)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Kasus Narkotika Terungkap di Berau, Barang Bukti 42,84 Gram Sabu Dimusnahkan

    Empat Kasus Narkotika Terungkap di Berau, Barang Bukti 42,84 Gram Sabu Dimusnahkan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    BERAU – Satuan Reserse Narkoba Polres Berau memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 42,84 gram pada Selasa, 5 Mei 2026. Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan empat kasus narkotika dengan lima orang tersangka. Pemusnahan dilakukan di Ruang Gelar Satresnarkoba Polres Berau dan disaksikan sejumlah pihak, mulai dari unsur pengadilan, kejaksaan, penasihat hukum, hingga instansi […]

  • Si Jago Merah Lahap Rumah Warga di Biatan, Satu Balita Meninggal Dunia

    Si Jago Merah Lahap Rumah Warga di Biatan, Satu Balita Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    BERAU – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Kampung Manunggal Jaya, Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau, Rabu (24/6/2026) sore. Dalam peristiwa tersebut, seorang balita berusia 2 tahun 8 bulan dilaporkan meninggal dunia. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 16.30 Wita dari Pos Polisi Kecamatan Biatan. […]

  • MUI: Kurban Presiden Lewat APBN untuk Kepentingan Masyarakat dan Sah Secara Syar’i

    MUI: Kurban Presiden Lewat APBN untuk Kepentingan Masyarakat dan Sah Secara Syar’i

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut penggunaan anggaran negara untuk pengadaan sapi kurban tidak bermasalah dengan hukum Islam ditengah Polemik penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembelian hewan kurban Presiden Prabowo Subianto. Ketua Bidang Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh, menjelaskan bahwa pembelian sapi kurban melalui anggaran negara dapat dibenarkan secara syariat karena […]

  • Tak Hanya Komoditas, Udang Galah Segah Kini Dibidik Jadi Daya Tarik Wisata

    Tak Hanya Komoditas, Udang Galah Segah Kini Dibidik Jadi Daya Tarik Wisata

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 524
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Potensi udang galah di aliran Sungai Segah terus didorong menjadi salah satu sumber penggerak ekonomi masyarakat sekaligus daya tarik wisata di Kabupaten Berau. Upaya tersebut terlihat melalui kegiatan Fun Fishing Udang Galah yang digelar di Kampung Bukit Makmur, Kecamatan Segah, Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang diikuti 21 peserta itu tidak hanya menjadi ajang […]

  • Giliran Upah Minimum yang Bakal Dinaikkan Prabowo

    Giliran Upah Minimum yang Bakal Dinaikkan Prabowo

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 742
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Selain menaikkan gaji dan insentif guru, Presiden Prabowo Subianto juga menetapkan kenaikan upah minimum buruh sebesar 6,5 persen di tahun 2025. Hal ini pun akan segera diterbitkan dalam aturan tertulis minggu depan. Dikutip dari Biro Pers Sekretariat Presiden, untuk kenaikan upah minimum ini termasuk tinggi dibandingkan rata-rata kenaikan tahun 2024 ini yakni yang […]

  • Karamnya Kapal Batu Bara di Muara Mantaritip, Nelayan Pilanjau Resah akan Dampak Limbah

    Karamnya Kapal Batu Bara di Muara Mantaritip, Nelayan Pilanjau Resah akan Dampak Limbah

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kapal tongkang bermuatan 7.000 ton batu bara yang karam di Muara Mantaritip beberapa waktu lalu, memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat Pilanjau, khususnya para nelayan yang bergantung pada usaha tambak dan trol. Kapal berkapasitas 300 feet itu diduga milik PT Berau Coal, yang baru saja mengangkut batu bara dari Site Suaran. Dilansir dari […]

expand_less